NovelToon NovelToon
One Night Stand With My CEO

One Night Stand With My CEO

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Contest / Patahhati / Balas Dendam / Badboy / Mafia / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / CEO / Tamat
Popularitas:25.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dhea Novita

[TERBIT NOVEL]

Demi sebuah kontrak kerjasama mereka harus mendapatkan tanda tangan pria tua menyebalkan. Selain menyebalkan pria tua itupun berpikiran kotor, ia memasukkan obat pada minuman Alicia, melihat ada yang janggal Richard berusaha menemukan celah keluar agar mereka berdua bisa segera terlepas dari perangkap pria tua itu.

Namun tak disangka, malam itu pun menjadi cinta satu malam yang susah dilupakan oleh Richard, malam terindah yang pernah ia dapati bersama perempuan yang belum pernah ia pikirkan sebelumnya.

Disetiap pertemuannya dengan Alicia pun membuat Richard selalu menginginkannya lagi dan lagi. "Kau milikku, dan kau tidak akan pernah bisa lepas dariku!"

CEO Series #1

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dhea Novita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penilaian

"Apakah aku pernah mendengar penolakan?" Tanya Richard mengintimidasi. Alicia menggelengkan kepalanya. Belum pernah Richard mengajaknya makan siang bersama kalau buka ada rapat dengan klien diluar perusahaan. Tunggu! Apa ini artinya ia akan rapat dijam makan siang?. Tanpa pemberitahuan terlebih dahulu?.

...°•°•°•°•°...

"Apakah kita ada rapat makan siang?" Tanya Alicia pelan, Richard menekal tombol lift dan mereka masuk kedalamnya.

"Tidak." Jawab Richard santai.

"Lalu makan siang ini untuk apa sir?" Lagi-lagi Alicia bertanya. Richard berdecak dan membalikkan badannya menghadap Alicia, wanita itu diam seketika, sepertinya ia salah bicara.

"Tidak biasanya kau seberisik ini." Ceruk Richard, kini Alicia benar-benar bungkam. Tubuh Alicia semakin kaku saat Richard mendekatinya.

"Makan siang ini untuk ucapan terimakasih semalam. Kau tau apa?" Tidak, jangan bertanya itu. Batin Alicia menjerit.

"Mendapatkan tandatangan?" Cicit Alicia. Richard tersenyum miring dan menggelengkan kepalanya.

"Terimakasih atas One Night Stand luar biasa semalam." Richard menekan disetiap kata ONS. Blush, wajah Alicia mulai memerah kembali, kaki-kakinya terasa menjadi jelly yang tak mampu menahan tubuhnya sendiri.

°°

Mereka makan dalam diam, lebih tepatnya Alicia yang kaku saat memasukkan makanan tersebut kedalam mulutnya. Sedangkan Richard mengambil daging dengan tingkat kematangan medium dengan garpunya, memakan perlahan dan mengunyah dengan sangat lembut, ia memperhatikan wajah Alicia yang baru ia sadari sangat menarik.

"Apakah rambut mu begitu mengganggu hingga tak pernah kau urai?" Tanya Richard. Hanya beberapa kali ia melihat Alicia mengurai rambut, sisanya Alicia selalu menggulung rapi rambutnya seperti resepsionis, kadang hanya di ikat kuda. Padahal yang Richard lihat, wajah Alicia begitu cantik dengan rambut panjangnya yang terurai.

"Aku tak nyaman dengan rambut panjang, terlalu panas." Jawab Alicia.

"Apa aku harus menambah AC diruangan mu?" Alicia yang mendengar itu langsung merutuki kebodohannya, ia memberikan alasan yang tidak masuk akal sepertinya.

"Bukan begitu sir. Aku lebih nyaman seperti ini." Richard mengangguk dan kembali memasukkan potongan steak kedalam mulutnya.

"Badan mu bagus. Kenapa selalu memakai kemeja kebesaran?"

'uhukk.' Alicia tersedak makanannya. Ia buru-buru minum air putih yang berada didekatnya. Apa tidak ada hal yang lebih penting yang dapat Richard tanyakan? Tadi rambut, sekarang kemejanya, pasti rok dan sepatu nya pun akan Richard tanyakan.

"Jangan gugup seperti itu." Richard mengulum senyumnya, tidak menyangka Alicia akan seterkejut itu.

°°

Alicia menatap bingung pada jalan yang mereka tempuh. Ini bukan jalan menuju kantor.

"Kita akan kesuatu tempat." Ucap Richard menyadari gerak-gerik Alicia yang terus menatap bingung gedung-gedung tinggi yang mereka lewati.

"Kemana?" Raut wajah Alicia kini terlihat sedikit panik.

"Pikirkan saja yang baik-baik." Ucap Richard santai. Ia kembali fokus mengemudi dan menepikan mobilnya diparkiran yang cukup luas. Alicia sedikit membuka mulutnya, dihadapannya kini sebuah gedung elite dikota ini, baju, sepatu, tas dan perhiasan lengkap ada disini. Semuanya barang-barang bermerek, seperti kemeja dan celana yang ia ambil pagi buta tadi. Alicia sedikit meringis saat menyadari setelan bermerek itu berada di rumahnya, bergabung tak terhormat dengan pakaian-pakaian kotornya.

"Ayo turun." Ucapan Richard menyadarkan Alicia dari pikirannya. Alicia keluar dan memutari bagian depan mobil. Richard berdecak saat ia menyadari berjalan sendiri, Alicia berjalan dibelakangnya menjaga jarak.

"Kau bukan pengawal ku kan?" Tanya Richard.

1
rahmawaty
cantikkk sekali mobilnya
rahmawaty
ulalalaa nya kurang hottt thor😅😅
JR Rhna
🤣🤣🤣
Arfano Mauza
pling suka sama cewe bebas tp tau batas👍👍👍
Gktau
Luar biasa
Elly Rasmanawati
/Rose//Rose//Rose/....neh bunga dariku biar othor tambah cemungut...
Elly Rasmanawati
Luar biasa
Patimahhh 123
udah bolak balik tapi tetep sukaaa
Yuni Sufriati
Luar biasa
Neno Arya
happy ending
Neno Arya
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Neno Arya
USA tamat ya Thor
Neno Arya
apapon keadaanya
Neno Arya
nama nya besan ya hr's baik lah..!!
Neno Arya
itulah sifat manusia gk suka liat org LA in bahagia
Neno Arya
iri ya Felly sama Alicia
Neno Arya
seru Justin Dan Jessy
Neno Arya
trs lab berkarys nukha
Neno Arya
APA kira Jessy akan bertemu dgn Justin ya..!!asyik dong
Neno Arya
walau sikon TDK baik alhamdullillah Alicia bs bertemu dgn ayah kandung nya..biar lah marten memetik. buah Dr hasil perbuatanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!