(Novel kisah tentang perselingkuhan dan pelakor)
Eva gadis manja dan keras kepala dia sangat dicintai Orang Tuanya, tapi kenyataan pahit harus diterima Eva disaat Orang Tuanya akan bercerai karena Papahnya mencintai Wanita lain.
Untuk membalas rasa sakit hatinya Eva akan menghancurkan kebahagian Papahnya dan Wanita itu. Dengan membuat Rafto menjadi Budak cintanya dia akan melakukan segala cara hanya untuk Eva
Akan kah misi Eva berhasil atau malah terjebak akan permainannya sendiri...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanazel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertemu
Rafto sebenarnya ga mau melepaskan ciuman ini, tapi dia melihat Eva sudah kehabisan napas dengan berat hati melepaskannya lalu menyatukan kening dengan Eva.
"Istirahatlah," ucap Rafto pergi setelah mengecup bibir dan kening Eva.
Eva duduk diam di tempat tidur, dengan senyum sinis Memikirkan semua yang terjadi. Dengan tangan mengepal erat cincin Berlian yang tadi dia beli "liat saja kau dan maaf Rafto aku akan memanfaatkan dirimu untuk misiku." ucap Eva.
Di dalam kamar, Rafto yang tak henti-hentinya menyentuh bibir yang tadi bekas mencium Eva, tersenyum bahagia karena Eva mulai membuka diri untuknya. Lalu dengan semangat melanjutkan pekerjaan yang tertunda seharian ini.
Eva duduk di cafe yang mana ia datangi karena sudah diatur oleh Papahnya. Ia duduk dengan percaya diri dengan make up sempurna, pakaian bermerk dari atas sampai bawah. Eva duduk santai menikmati secangkit chocalate dingin.
"Apa kamu Eva Amelia, Putri Reno?" tanya seseorang yang menghentikan kegiatan Eva.
"Iya," balas Eva acuh tak acuh tanpa menatap orang tersebut.
"Hallo, namaku Mulandari, panggil saja Mulan. Aku kekasih Reno dan pemilik Cafe ini," ucap Mulan penuh hangat.
Eva hanya diam, merasa terkejut bahwa wanita didepannya yang bilang kekasih Papah ternyata masih muda.
"Eva," panggil Mulan yang menghentikan aksi melamun Eva.
"Umur berapa?" tanya Eva tanpa basa basi.
"30 tahun" jawab Mulan dengan senyum
"Berapa tahun kalian bersama?" tanya Eva.
"5 tahun kami bersama." balas Mulan.
"Cih, ini untukmu," kata Eva mengeluarkan cincin Berlian itu.
"Untukku serius?" tanya Mulan bingung karena dia tau harganya pasti mahal.
"Tentu saja biar pantas menjadi bagian dari keluarga Allura." kata Eva santai.
"Terimakasih, ini sangat indah," kata Mulan dengan senyum bahagia mengira Eva telah menerima dirinya bagian dari keluarga Allura
"Harganya lebih mahal dari tubuh mu loh, asal kamu tau aja," ujar Eva dengan nada merendahka.
"Apa maksudmu Eva?" tanya Mulan.
"Sudah berapa kali di pake Papahku?" tanya Eva tanpa membalas ucapan Mulan.
Mulan yang mendengar ucapan Eva terkejut secara tidak langsung dia menghina harga dirinya.
"Yang pasti aku lebih memuaskan dari pada ibumu itu," kata Mulan dengan suara mulai meninggi.
"Berarti memang kamu perempuan ga tau diri. Oh ya apa cafe ini milik Papahku juga?" kata Eva sinis.
"Aku tak pernah menjual diri kepada siapapun, kami saling saling mencintai. Lagi pula orang tua mu akan segera bercerai. Tenang saja ini cafe milikku sendiri," balas Mulan yang sudah mulai terprovokasi ucapan Eva.
"Kamu mau tau ga, Papahku itu mudah jatuh cinta loh, hust ini rahasia," balas Eva dengan jari telunjuk di bibirnya.
"Tak mungkin Reno sangat mencintaiku. Buktinya kami sudah bersama 5 tahun." ucap Mulan.
"Liat saja nanti, lambat-laun dia akan berpalng dari mu." kata Eva sinis.
"Kamu anak manja tidak tau apa pun yang terjadi, jadi diam lah dirumah dan habiskan saja hidupmu dengan berfoya-foya." balas Mulan kesal.
"Tentu saja. Orang Tuaku kaya, jadi anak manja ini tidak susah mencari uang, tak seperti mu menjadi Sugar daddy. Ih menjijikan," ucap Eva meledek.
"Yak kau," teriak Martha tak terima akan ucapan Eva.
"Baiklah, aku pergi dulu ya," ucap Eva sambil berjalan pergi dengan muka puas.
"Kau harus memberitahu Reno, bahwa Putrinya sangat tidak sopan dan perlu di didik," kata Emi ibu Mulan yang tiba tiba datang setelah mendengar semua hinaan yang keluar dari mulut Putrinya Reno.
"Tak perlu Ibu," ucap Mulan sambil berusah menenangkan diri.
"Kamu itu bodoh ya, Putrinya Reno sedang mengancam mu secara tak langsung dengan membuat Reno berpaling dari mu," kata Emi kesal akan kebodohan Putrinya.
"Tak mungkin, Reno sangat mencintaiku," balas Mulan sambil memikirkan ucapan Ibunya.
"Pokoknya kamu harus segerakan pernikahan kalian, sebelum semut kecil itu berulah." balas Emi lalu pergi meninggalkan Mulan.
Yuk ikutin kelanjutan kisah perjalan hidup Eva.
Jangan lupan vote & komen/saran Biar Aku makin semangat melanjutkan ceritanya
maaf baru hadir
semangat 😁👍
salam dari :
- menikah karena skandal
- balas dendam cowok kampungan
🥀ceosomplak & MDD
Semangat ngetiknya 💪💪
Salam dari "Awal Tanpa Cinta" dan "Aku yang dijual" 😍