NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Terjebak Pernikahan Dengan Gus

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:164.9k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Keira tidak pernah menyangka—keputusan sederhana untuk bersembunyi di sebuah rumah kosong justru mengubah seluruh jalan hidupnya. Niatnya hanya menghindar dari masalah yang mengejarnya, mencari tempat aman untuk sesaat. Namun takdir seolah punya rencana lain.
Sebuah kesalahpahaman terjadi.
Dan dalam hitungan waktu yang begitu singkat… Keira terikat dalam pernikahan dengan seorang pria yang bahkan belum pernah ia kenal sebelumnya.
Gus Zayn.
Pria yang datang ke rumah itu bukan untuk mencari masalah—melainkan hanya menjalankan permintaan temannya untuk mensurvei sebuah rumah yang akan dibeli. Ia tak pernah membayangkan, langkahnya hari itu justru menyeretnya ke dalam sebuah ikatan suci yang sama sekali tidak ia rencanakan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 8 Ibu mertua

Langkah Keira terasa pelan.

Bukan karena ia sengaja memperlambat… tapi karena pikirannya belum benar-benar ikut berjalan bersama tubuhnya.

Kerikil-kerikil kecil di jalan setapak berbunyi lirih di bawah sandal mereka. Suara itu berulang. Teratur. Hampir menenangkan… kalau saja isi kepala Keira tidak seramai ini.

Azizah berjalan di depan.

Sesekali menoleh.

Memastikan Keira tetap mengikuti.

Sementara—

di belakang—

langkah Gus Zayn terdengar stabil.

Tidak terburu-buru.

Tidak juga tertinggal.

Seperti… menjaga jarak.

Dan justru itu yang membuat Keira semakin sadar akan keberadaannya.

Tanpa menoleh pun… ia tahu.

Pria itu ada di sana.

Dekat.

Tapi tidak menyentuh.

Dekat…

tapi terasa jauh.

Keira menarik napas pelan.

Udara malam terasa lebih dingin sekarang.

Atau mungkin… hanya perasaannya saja.

Tangannya tanpa sadar menyentuh sisi hijab yang baru saja ia pakai.

Masih terasa asing.

Seperti sesuatu yang bukan miliknya.

Tapi juga… tidak sepenuhnya ia tolak.

Perasaan itu aneh. Ia melirik ke samping.

Taman yang tadi terlihat begitu indah sekarang masih sama.

Bunga-bunga itu masih bermekaran.

Angin masih berhembus pelan.

Hanya… dirinya saja yang terasa berbeda.

Langkah mereka terus berlanjut.

Masuk ke area yang lebih dalam.

Bangunan-bangunan pondok mulai terlihat lebih jelas. Beberapa lampu di teras menyala hangat. Dari kejauhan, suara lantunan ayat suci masih terdengar—mengalun pelan, seperti mengisi ruang kosong di antara malam.

Keira mendengarkan. Dan entah kenapa—

dadanya terasa sedikit lebih ringan dari sebelumnya.

“Mbak…” suara Azizah memanggil pelan.

Keira menoleh perlahan.

“Iya?”

“Kita sudah sampai,” ucap Azizah

Lampu di teras menyala lembut. Ada kursi kayu di depan. Dan pintu yang sedikit terbuka.

Keira berhenti. Jantungnya kembali berdegup.

Lebih pelan dari tadi…tapi tetap terasa.

“Ini…?” tanyanya pelan.

“Kita ke temu ummi dulu ya mbak.” ucap Azizah

Keira menelan ludah. Ia tidak langsung melangkah. Kakinya seperti tertahan.

Seolah ada batas tak terlihat yang ia ragukan untuk dilewati.

Azizah menyadari itu. Ia tersenyum kecil.

“Masuk aja, mbak. Nggak apa-apa kok, ummi nggak galak mbak.”

Keira menganggukkan kepalanya, ia akhirnya melangkahkan kakinya naik ke teras.

Dan saat ia hampir sampai di depan pintu—

sebuah suara terdengar dari dalam.

“Assalammualaikum” suara itu terdengar sangat lembut.

Azizah langsung menjawab, “Waalaikum salam, mi.”

Langkah Keira terhenti.

Ummi.

Jantungnya kembali berdetak lebih cepat.

Pintu itu terbuka lebih lebar.

Dan seorang wanita keluar.

Usianya tidak muda lagi.

Tapi wajahnya… tenang.

Sorot matanya lembut.

Ada sesuatu di sana yang membuat hati orang yang melihatnya… langsung merasa tenang.

Wanita itu pertama kali melihat Azizah.

Lalu—tatapannya berpindah ke Keira.

Dan berhenti di sana.

Beberapa detik.

Tidak ada ekspresi kaget.

Tidak ada tatapan aneh.

Hanya… memperhatikan.

Dengan cara yang sangat halus.

Keira langsung menunduk.

Tangannya meremas ujung bajunya.

Ia tidak tahu harus bagaimana.

Harus menyapa?

Atau harus diam?

Atau… harus menjelaskan semuanya?

Sementara ia sendiri bahkan belum sepenuhnya paham.

“Ini…” Azizah hendak bicara.

Tapi terhenti.

Seolah bingung harus mulai dari mana.

Keira menahan napas.

Detik terasa lebih panjang.

Sampai akhirnya— wanita itu melangkah mendekat. Perlahan.

Lalu sesuatu yang tidak Keira duga terjadi.

Tangan wanita itu terangkat. Menyentuh lembut kepala Keira. Sangat pelan. Sangat hati-hati.

“Capek ya, nak?” ucapnya lembut dan nadanya terdengar hangat. Dan… tulus.

Keira terdiam matanya langsung membesar sedikit. Ia tidak mengangkat kepala. Tapi tubuhnya… terasa membeku.

Capek? Kalimat itu sederhana.

Tapi— tidak ada yang menanyakannya seperti itu… sejak tadi.

Tidak ada yang peduli apakah ia lelah.

Semua hanya menarik. Menuduh. Memaksa.

Tapi wanita ini menyentuhnya dengan lembut.

Dan bertanya… apakah ia lelah.

Tanpa sadar mata Keira mulai memanas. Ia menggigit bibir bawahnya menahan sesuatu.

“Maaf… ya,” lanjut wanita itu pelan.

Keira langsung mengangkat wajahnya.

Tatapan mereka bertemu.

“Rumah ini mungkin terasa asing buat kamu,” ucapnya lagi. “Tapi… kamu nggak sendiri di sini.”

Hening.

Keira tidak langsung menjawab. Dadanya terasa penuh.

Sesuatu di dalam dirinya… seperti retak sangat pelan.

"Jangan sungkan sama siapapun. Perkenalkan, nama saya ummi Halimah, saya ummi Gus Zayn dan juga Azizah." Ucap Ummi Halimah lagi sambil tersenyum lebar.

Keira mendadak kaku, ia tak bisa berkata apapun.

"Sekarang saya juga ummi-mu, jadi jangan sungkan dan takut seperti ini ya nak..."

Deg

Mata Keira membesar dengan jantung yang berdesir hebat...

1
Cah Dangsambuh
yasalaam al kamu nyaman ya tidul sama mas ojol sampe kebawa ngimpi,,,keyra anakmu kwi lho ga mau kasih kesempatan mas ojolnya zizah buat icip icip dikit🤭
Marini Suhendar
Awas Ya Al..pagi" d omelin abi sama umi😄
Cah Dangsambuh
kak mo nanya,,kemarin notif up dari jam 1 siang tapi bolak balik di bukablum ada nah ada bisa ku baca tadi malam trus ini ada notif up lagi lagi lum nongol apa hpku yang lemot atau gimana kak aku ga sabar buka tapi nihil terus,,maaf soalnya aku gaptek banget🙏🙏🙏🙏
Cah Dangsambuh: oke makasih berarti hpku yg tua🤣🤣🙏
total 3 replies
Cah Dangsambuh
al kamu ganggu bibi ya tar malah umi sama abi kamu yang punya malam panjang,atau jangan jangan ini ide abi kamu supaya kamu gangguin bibi🤣🤣🤣
Marini Suhendar
aihh...aku yg senyum "😄😄😄
Cah Dangsambuh
ahirnya oenantian panjang walaupun banyak rintangan takdir allah tetap memilih dan mereka tetap bersatu dalam takdirnya,di jum'at hari yang begitu agung mereka mengikrarkan janji di hadapan allah SWT yuk yang nunggu nunggu beberapa hari kita langsung meluncur kondangan👍👍👍💪💪💪
Cah Dangsambuh
ya allah saking groginya sampe berulang ulang. awas raka besok harus lancar ya🤭🤭👍
Cah Dangsambuh
yuk kita siapin baju yang bagus uang yang banyak buat kondangan ke umi
Cah Dangsambuh
kurang kak,ujug ujug berganti bulan padahal pingin juga tau proses sadar dan pemulihan sampe ke persiapan lamaran tapi yowislah ga papa masih terima kasih mas ojolnya selamat dan menepati janjinya untuk mbanya💪💪💪🙏
𝐈𝐬𝐭𝐲
Alhamdulillah rasanya ikutan dag-dig-dug....
𝐈𝐬𝐭𝐲
semoga ada keajaiban...
dewi
mewek AQ thor bacanya.....
Rio Mario
Alhamdulillah
pdm
baca smp bab ini kok ikut mewek... pdhl blm tau permasalahannya apa. berasa lg motong bawang merah /Cry/
pdm
ohhh cm mimpi toh...
pdm
yukkk ramaikan gaes. jujur ini novel bagus bgt kenapa msh sepi...
pdm
ini ceritanya siang apa malam hari sih. kok ada kupu² dan rembulan. memang ada yah kupu² kluyuran mlm hr? (bkn kupu² mlm loh ya]
Cah Dangsambuh
allahu akbar,lahawla walaquwata illah tiada daya dan upaya selain pertolonganmu ya allah para medis yang sibuk aku ikut tremor,gugup seakan mau napas takut salah napas🙏🙏🙏
Marini Suhendar
Raka berjuanglah...jangan biarkan mereka yg menyayangimu menangisss😭😭😭
Herman Lim
wah jgn mati donk dah tgg bertahun² masa akhir ngenes bgt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!