Kisah remaja Dea yang tenang mulai berubah ketika dia bertemu dengan Andre, siswa baru di sekolahnya dan juga salah satu anggota Scorpio. Dia sempat tenang karena sosoknya sekarang sebagai Dea, gadis tomboi dan merupakan ketua osis. Namun tidak diduga, kalau cowok itu sangat mengenalnya sebagai Dion. Bukan itu saja, dia mengancam bahwa dia akan membongkar identitasnya sebagai pemenang drumer terbaik Kompetisi Berbakat Musik.
Dengan terpaksa, Dea setuju untuk bergabung menjadi anggota Scorpio. Setelah bergabung dengan band itu, Dea mulai menemukan prahara-prahara kehidupan kisah seragam putih abu-abunya. Dia dan anggota Scorpio bertemu dengan Five Lions, musuh mereka, dan Andika, salah satu dari anggota band itu yang menyukai dirinya. Andika juga mengetahui sosok lain dari Dea, sosok sebagai Dion. Dan saat itupula terjadi persaingan untuk mendapatkan cinta dan kepandaiannya.
#SelamatMembaca #Alsaeida
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alsaeida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 2.4
“Hei, Bro,” sapa Andre.
“Sore,” sapa Dea juga.
Rian dan Rio masih terpaku. Bukan karena kedatangan Andre, namun Dea. Mereka masih belum percaya dengan sosok Dea yang merupakan Dion. Tahu sendiri kan? Drum itu adalah musik paling besar dalam sebuah band. Dan memainkannya pun memerlukan tenaga yang besar. Saat memukul dengan menggunakan stick drum, seorang drumer harus berkonsentrasi antara otak kiri dan otak kanan. Sedangkan Bian, cowok pendiam di band Scorpio menanggapinya dengan biasa saja. Yah, memang begitulah sifatnya.
“Oke, langsung saja kita latihan,” perintah Rian.
“Tunggu!” henti Dea. “Aku boleh mengganti pakaian dulu?” pinta Dea.
Rian berpikir. Dia memandang Dea dari ujung rambut hingga ujung kaki. Ganti pakaian? Bukankah dengan seragam itu saja sudah cukup untuk latihan. Perlahan, Rian teringat. Syarat itu. Kemudian dia mengangguk dan mempersilahkan.
Sesaat kemudian, Dea datang. Dia menggunakan kaos merah dan celana jeans panjang. Dan tidak lupa, sebuah topi menutupi wajahnyanya. Rambut panjangnya tidak tampak. Dia menyembunyikan dengan wig yang berada di kepalanya. You are right! Dea berubah menjad seorang Dion saat bermain drum.
Semua mata terpaku tak terkecuali Bian. Kini, sosok wanita yang tadi masih di lihat telah hilang. Seorang cowok. Dea benar-benar kelihatan seperti seorang sosok laki-laki sejati.
“Oke, langsung saja kita latihan,” ucap Andre memecahkan keheningan.
Semua anggota Scorpio segera bersiap-siap. Andre memegang gitarnya. Rio sudah stand by dengan bass kesayangannya. Bian, sudah sejak tadi berdiri di depan mikropon. Dia siap untuk mengeluarkan suara emasnya. Sedangkan Rian, dia sudah siap untuk membuka latihan. Begitupula dengan Dion, dia telah siap untuk memperlihatkan permainan drumnya.
Suara Bian sangat merdu. Bahkan mengalahkan suara serak-serak dari Lady Gaga. Latihan pertama ini, Rian mengusulkan untuk menyanyikan lagu yang hits masa kini. Sebuah lagu berbahasa inggris dengan jugul Just Dance.
What's going on, on the floor?
love this record baby but
I can't see straight anymore
Keep it cool
What's the name of this club?
I can't remember but it's alright, a-alright
Just dance!
Plak… plak… plak… Rian bertepuk tangan. Dia sangat puas dengan permainan dari anggotanya. Mereka bermain dengan sangat indah. Sungguh memukau! Mereka benar-benar sangat berbakat dengan alat musik kesayangan itu. Dan suara Bian. Dia benar-benar memiliki suara yang sangat indah. Amazing! Kata itu yang cocok untuk suara merdu itu.
“Good Job!” puji Rian. “Kalau seperti ini, kita bisa memenangkan perlombaan The Battle of Band satu minggu lagi,” lanjut Rian lagi.
“The Battle of Band? Maksud kamu kita akan bertanding dengan band-band yang lain?” tanya Dea terkejut.
“Ya,” jawab Rian singkat.
“Tapi, waktunya terlalu singkat. Apa kita akan bisa?” kata Rio sedikit khawatir.
“Tidak usah khawatir. Kita adalah seniman musik hebat. Pasti kita bisa mendapatkan kemenangan,” kata Andre semangat. “Benarkan, Bian?” tanya Andre.
Bian mengangguk menyetujui. Lalu, Andre memandang Dea. Matanya seolah memberikan pertanyaan sama kepada Dea. Dea mengangguk setuju. Dia benar-benar sangat yakin bahwa mereka akan mendapatkan kemenangan. Mengapa tidak? Permainan mereka sangat bagus. Andre sangat berbakat bermain gitar. Dia bisa memadukan dengan alat musik lain. Rio, walaupun dia paling pendek di anggota itu tapi dia bermain sangat bagus dengan bassnya. Dan tidak kalah, Rian, ketua band Scorpio, dia bisa mengarahkan anggota Scorpio sehingga bisa bermain dengan baik. Lalu tidak ketinggalan dengan Bian. Cowok pendiam dengan sosok dewasa itu, dia memiliki suara yang sangat merdu.
“Aku yakin kita pasti menang,” kata Dea mengebu-ngebu.
Semua anggota Scorpio terdiam. Tertegun dengan reaksi Dea yang bersemangat. Lalu, mereka tertawa terbahak-bahak. Apakah yang lucu? Dan hanya satu jawabannya. Suara Dea. Suara ceweknya membuat mereka tertawa. Suara melengking yang membedakannya dengan cowok dalam bandnya tersebut. Memang penampilannya seperti cowok tapi suara ceweknya tidak bisa di ubah. Yah, memang tidak bisa di pungkiri, Dea tetaplah seorang cewek.
“Dea, bila kamu berpakaian seperti itu, lebih baik kamu tidak usah berbicara. Kamu kelihatan seperti…,” kata Andre mencoba menahan tawa. “BANCI KALENG,” lanjutnya.
Dea merenggut. Huh! Andre resek. Apa maksunya banci kaleng? Dea benar-benar merasa sangat kesal. Bad mood. Perlahan, dia tersenyum. Kesalnya mulai menghilang. Tidak buruk juga masuk band ini. Mungkin, jalan inilah yang terbaik untuknya dan… Kak Dion pasti bahagia, pikir Dea.
BAK, BIK, BUK, BUM!
LIKE! VOTE! COMMENT!
apa ngk ada visualx yaa kk aku jadi penasaran hehehe😅
Dramanya bagus,,,
Semangat thor,,,
Lanjuuuuttttt
Aku tunggu kedatangan kk di karya aku ya
"Kamu matahari dan aku bulan" Fighting 🥰
harusnya bereaksi dong saat perjanjian itu dibuat..bukan diem aja....
Mampir juga ya ke novelku ya
"Kekasih Sahabatku"
Terima Kasih
-Pengorbanan Cinta Arya dan Isyana
-Antara cinta dan misi
like,komen,rate 5, dan vote 😊
Jangan lupa singgah dicerita aku juga
"pretend lover"
Salingg support thor❤
apakah dia ada trauma ?
atau jangan"......