NovelToon NovelToon
Perjuangan Cinta Juna

Perjuangan Cinta Juna

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Romansa
Popularitas:502.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: mommy Ziah

Kisah Naya Ariska gadis muda dan cantik harus rela menjual tubuhnya kepada Pengusaha tampan dan terkenal sukses. Demi untuk membiayai ibunya yang Operasi karena penyakit kanker yang di derita ibunya.
Juna Ricard Permana. Pengusaha tampan dan terkenal sukses ini, lelaki pecinta one night stand. Baginya semua wanita sama. Hanya menginginkan uang dan kepuasan saja.
Tanpa di duga, ketika ia mengoyak kesucian gadis cantik yang rela menjual tubuhnya demi uang? membuat Juna merasakan getaran yang aneh yang tidak biasa.
Bagaimana kisah mereka? ikuti setiap episodenya ya.. hanya di Novel toon. 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy Ziah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 08 Terlambat

Juna benar-benar sangat puas. Ia tidak menyangka seorang Naya mampu memberikan kepuasan yang teramat sangat. Padahal wanita itu belum pernah melakukannya sama sekali. Tapi setelah mendapatkan mahkotanya Naya mampu menggetarkan seluruh tubuhnya. Rasanya berbeda dengan wanita yang sudah sering tidur dengannya, ia tidak pernah merasakan hal itu sama sekali.

Sedangkan dengan Naya, ia merasa menyesal setelah melakukan itu. Naya merasa dirinya benar-benar sudah menjadi wanita murahan sama seperti wanita yang ada di club' malam. Tetapi mau gimana lagi, ini Uda menjadi keputusan nya. Demi kesembuhan ibunya, ia rela mengorbankan dirinya.

"Ibu maafkan Naya Bu.. Naya terpaksa Bu.. ini demi ibu. Naya harap suatu saat nanti ibu mau maafin Naya." gumamnya dalam hati.

"Minum ini! aku tidak mau kau tiba-tiba datang meminta pertanggung jawaban padaku." perintah Juna dengan memberikan pil KB ke Naya.

Naya langsung mengambil pil itu, lalu meminumnya tanpa mau menatap Juna.

'Cih, siapa juga yang mau punya anak dari lelaki brengsek seperti mu.' gumam Naya dalam hati.

"Kau tidurlah disini dulu. Besok baru aku kasih uangmu. Lagian ini sudah larut malam, akan sulit mencari taksi di sekitar sini." Ucap Juna langsung pergi keluar dari kamar.

"Tu-tuan tunggu!" Juna menghentikan langkahnya kemudian menatap datar Naya.

"Ada apa lagi?!" tanya Juna sembari menaikan salah satu alisnya.

"Ma-maaf tuan saya harus pulang sekarang. Saya tidak punya banyak waktu, sa-saya mau uangnya sekarang juga." ucap Naya jujur. Karena ia tidak bisa berlama-lama, ia butuh uangnya sekarang juga. Masalahnya Dokter Heri sudah menelponnya terus.

"Ck! kau ini dasar tidak sabaran. Semua wanita sama saja, hanya gila uang!" ucap Juna kesal. "kau berikan saja nomor rekening mu, aku akan mentransfer langsung!" Juna pun mengambil ponselnya lalu mengetikkan nomor yang di sebutkan oleh Naya.

"Sudah saya transfer. Sekarang kau boleh pergi!" Naya pun pergi dari hadapan Juna.

"Tunggu!" Juna menghentikan Naya yang akan pergi. Kemudian Juna menatap wajah cantik Naya. Jantung nya kembali berdetak saat menatap wajah polos itu.

"Iya tuan, ada apa?!"

"Terimakasih! karena kau sudah memuaskan saya malam ini. Kau adalah ****** pertama yang membuat saya puas."

Deg

Ada rasa sesak yang Naya rasakan, saat Juna mengatakan dirinya ******. Naya hanya mengangguk saja, setelah ia langsung pergi keluar dari rumah mewah milik Juna. Naya berharap ia tidak akan pernah bertemu lagi dengan Juna.

Satu jam Naya tiba di rumah sakit, tapi sayang saat sampai di ruangan ibunya di rawat. Naya melihat tubuh ibunya sudah di tutup oleh selimut berwarna putih.

"Dokter ada pa ini?" tanya Naya bingung. Di tambah ia melihat Rafa adiknya ada di ruangan ibunya juga dengan mata yang berkaca-kaca.

"Rafa kamu disini? ini ada apa Rafa kenapa wajah ibu di tutupi kain?!" tanyanya lagi.

"Dokter, saya sudah ada uangnya. Ayo sekarang Dokter bisa operasi ibu saya." ucap Naya.

"Naya, maaf ibu kamu tidak bisa di selamatkan." ucap Dokter Heri pada akhirnya. "Kamu sangat terlambat Naya, sudah saya katakan ini tidak main-main." jelas Dokter Heri.

"Tidak, Dokter berbohong kan? Dokter bilang ibu saya akan segera di operasi dan saya sudah dapatkan uangnya Dokter. Sekarang Dokter bisa operasi ibu saya. Ayo Dok bawa ibu saya segera ke ruangan Operasi." Ucap Naya yang belum mau percaya.

"Naya, mohon maafkan kami. ibu kamu sudah meninggal. Kankernya sudah menyebar keseluruhan jaringan tubuh ibu kamu dan dia tidak bisa bertahan." ucap Dokter Heri lagi.

"Gak, gak mungkin Dok. Dokter bo-bohongkan? Rafa Dokter bohongkan?" Naya menggoyang kan bahu Rafa yang masih belum percaya. Sedangkan Rafa langsung memeluk kakaknya. "Enggak kak, ibu sudah meninggal kak.." ucap Rafa sembari terisak.

Naya pun sambil menangis berjalan mendekat ke ranjang ibunya. Kemudian membuka perlahan selimut yang menutupi seluruh tubuh ibunya. Dilihatnya tidak ada lagi selang yang menempel di tubuh ibunya, yang ada wajah pucat sang ibu.

"Ibu...!!" Teriak Naya histeris melihat sang ibu sudah tidak bernyawa lagi. "Gak Bu. Ibu gak boleh tinggalin Nay dan Rafa Bu.. Ibu Naya mohon jangan tinggalin kami. Kami tidak memiliki siapa-siapa lagi disini kecuali Ibu. Bangun Bu..hiks.. Nay mohon.. bangun Bu.. hiks.. hiks.. Ibu tahu, Nay sudah ada uangnya.. buat operasi ibu. Tapi Ibu, bangun ..? biar bisa di operasi." Naya terus saja berbicara sembari terisak.

"Kak.." Rafa mendekat ke Naya.

"Ibu, Rafa.. Ibu gak mau bangun. Hiks.." Naya menggoyang kan tubuh ibunya agar terbangun.

"Kak, sudah. Mungkin ini memang yang terbaik untuk ibu. Agar ibu tidak kesakitan lagi kak.. hiks.."

"Ta-tapi Raf, kakak uda punya uangnya untuk operasi Ibu.. Tapi kenapa Ibu gak mau nunggu sebentar saja. Ibu malah ninggalin kita Raf.." Naya memeluk adiknya yang masih terus menangis. Ia belum bisa terima ibunya sudah tiada.

1
Khairunnisa Hassan
banyak pelakor tak tahu diri
Russyulfi
lanjut lagi thor jangan lama2 up nya
Kamsiyah
udh lama kok gak ada klanjutan nya...gimana ni...di tunggu2 bikin penasaran
Naxena
k
Vera Mudya
favorit gw luke,Zhao Lo sgi..cocok thor😍
Niwayan Padmini
koreksi Thour bukan kota Bali,, pulau Bali,,
kayanya Naya hamil
Niwayan Padmini
koq dibuat meninggal Nayanya thour,, eeemmm jd penasaran jangan2 naya diumpetin ama Rafa..
Niwayan Padmini
emak sm si sinta bibit2 ulet bulu nich..
Niwayan Padmini
cari masalah nich mamanya Juna
Niwayan Padmini
ohhh bang juna aq mauuuuuu
Kamsiyah
iya,,lanjut ya...lama menanti kelanjutan nya ni
Russyulfi
lanjut thor
nanang taksii.
keren
Russyulfi
lanjut lagi thor
Hari Saktiawan
visual Nya orang mana
Russyulfi
jangan lama lama thor up. semangat thor buat lanjutin cerita nya
Heryta Herman
hihihi...si rafa usil...
Heryta Herman
si gusti sengaja itu
Heryta Herman
sejuk hati dengar juna menyayangi mereka berdua yg yatim piatu..
Kamsiyah
moga cpt ketemu lh ya,,biar bisa sama bahagia lgi kasihan buat mama dn sinta beri pelajaran yg setimpal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!