NovelToon NovelToon
JERAT CINTA SI KEMBAR

JERAT CINTA SI KEMBAR

Status: tamat
Genre:Duda / Tamat
Popularitas:132k
Nilai: 5
Nama Author: Mom AL

Spinn off "HASRAT SEPUPU (PENGKHIANATAN)"

Lahir dari rahim yang sama, wajah yang sangat mirip, lahir di hari, bulan dan tanggal yang sama.

Meskipun begitu, Amman dan Ammar memiliki watak yang jauh berbeda. Amman adalah pria pekerja keras dan penyayang, sementara Ammar adalah sosok pria yang suka menghambur-hamburkan uang tanpa menghiraukan betapa sulitnya bekerja.

Memiliki banyak kesamaan selain watak, ternyata kedua pria kembar itu juga memiliki tipe wanita yang berbeda.

Keduanya juga tidak terlalu akrab lalu bagaimana jadinya jika kekasih Amman menikah dengan Ammar dan begitupun sebaliknya?

Yuk kawal kisah 2A (AMMAN DAN AMMAR)!

Simak kelanjutannya berikut!!!

So happy reading and stay tune 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mom AL, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 JERAT CINTA SI KEMBAR

Keesokan harinya.

Pukul delapan malam, keluarga kecil Arsalaan datang ke kediaman Miller untuk melamar Putri Tuan Brian Miller yaitu Audrey.

Mobil mereka telah sampai dihalaman rumah dan mereka langsung turun dari mobil tersebut.

"Ayo, nak." Aresha mengajak Amman masuk ke dalam, dengan segala kegigihannya untuk membujuk sang Putra dan pada akhirnya Amman mau menikah dengan Audrey demi baktinya kepada kedua orang tua.

Mereka semua masuk ke dalam rumah.

Sesampainya di dalam.

"Selamat malam, Tuan Miller." Amir memeluk tubuh rekan bisnisnya.

"Malam, Tuan dan Nyonya Arsalaan. Selamat datang di rumah sederhana milik saya." ucap Brian dengan sedikit merendah.

"Wah, rumah megah dan mewah seperti ini Anda bilang sederhana? Sungguh Anda benar-benar bukan pria yang sombong, Tuan Miller." ujar Amit sambil duduk di sofa ketika Brian mempersilahkan.

Ammar ingin duduk tetapi dia melihat ke sekeliling sejenak untuk mencari sang kekasih.

"Maaf, Paman. Dimana letak kamar mandi?" ucap Ammar membuat semua mata tertuju padanya.

"Nak, kita baru sampai dan kamu langsung mencari kamar mandi?" Aresha bertanya.

"Ya, Mah. Aku sudah tidak tahan untuk buang air kecil saat dalam perjalanan tadi." sahut Ammar dengan berbohong.

"Baiklah tidak masalah. Kamar mandi ada di lantai atas dan pintu nomor tiga, itu kamar tamu dan kamu bisa buang air di kamar mandi itu." Brian menunjukkan.

"Terima kasih, Paman. Kalau begitu aku permisi dulu." Ammar segera pergi menaiki anak tangga.

Ammar terus berjalan menyusuri setiap pintu yang dia lewati, dia sengaja untuk mencari kamar milik Audrey.

"Dimana kamarnya?" gumam Ammar sambil terus berjalan.

Pintu kamar nomor dua.

Ammar terhenti dan dia melihat dari celah pintu, dirinya tersenyum ketika mendapati kamar sang kekasih.

Ammar melihat ke sekeliling terlebih dahulu, dia ingin memastikan keadaan akan agar bisa masuk ke dalam kamar milik Audrey.

Ceklek!

Setelah dirasa aman, akhirnya Ammar masuk ke dalam kamar Audrey.

Sementara Audrey yang tengah duduk di kursi meja rias langsung terkejut karena kedatangan Ammar yang tiba-tiba.

"Kak Ammar!" pekik pelan sambil menutup mulut.

Ammar menutup pintu dan berjalan menghampiri Audrey.

Audrey sendiri beranjak dari kursi dan sesampainya didekat Ammar, dirinya langsung memeluk tubuh Ammar.

"Kak," lirih Audrey dengan sedih.

"Audrey! Audrey, kenapa kamu mau menikah dengan kakakku? Mengapa kamu bersedia Audrey? Bukankah kita sudah sepakat untuk menikah." Ammar memeluk tubuh Audrey dengan erat.

"Hiks... Maafkan aku, kak. Aku sudah berusaha menolak permintaan Papa, tetapi Papa tetap bersikeras ingin menjodohkan aku dengan kakakmu." Audrey menitikkan air mata.

"Lalu apa yang akan kamu lakukan? Apa kamu tetap ingin melanjutkan perjodohan ini?" Ammar melerai pelukan.

Audrey hanya menunduk karena bingung harus menjawab apa. "Bagaimana aku bisa menolaknya lagi kak?"

"Kita kabur dari rumah in! Pergilah bersamaku dan aku berjanji tidak akan mengecewakanmu, kita akan hidup bahagia bersama Audrey."

Audrey menggeleng. "Tidak bisa, kak! Aku tidak ingin terjadi sesuatu dengan Papa jika kita harus kabur. Aku adalah anak Papa satu-satunya, akulah harapan Papa kak. Aku tidak ingin membuat Papa kecewa denganku."

"Tapi, Audrey —" ucapan Ammar terpotong karena ketukan pintu.

"Audrey! Apa kamu sudah selesai? Amman dan keluarganya sedang menunggu kamu dibawah!"

"I—iya, Pa—! Sebentar lagi Audrey keluar!" teriak Audrey menjawab ucapan sang Papa.

"Baiklah, Papa tunggu kamu dibawah!"

"Ya."

Brian pergi dari depan pintu kamar sang Putri.

Setelah Brian pergi, Audrey bergegas menatap wajahnya dari pantulan cermin.

"Maafkan aku, kak. Mungkin kamu rasa aku sudah mengecewakan dirimu, tetapi inilah jalan yang Tuhan berikan untuk kita." air mata kembali menetes di pipi mulus milik Audrey.

Audrey dengan cepat menghapus air matanya dan beralih pergi dari hadapan Ammar.

"Audrey," Ammar memanggil nama Audrey dengan lesu.

Pintu kamar tertutup dan Ammar mengusap wajahnya dengan kasar.

"SIAL! KENAPA HIDUPKU HARUS BERJALAN SEPERTI INI? KENAPA KISAH CINTAKU HARUS BERAKHIR TRAGIS!" teriak Ammar dengan frustasi, untung saja kamar milik Audrey kedap suara jadi tidak akan ada yang bisa mendengar teriakan Ammar.

**YUK KENALAN DENGAN AUDREY MILLER 🤗

TBC

HAPPY READING

JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK SERTA DUKUNGAN, TERIMA KASIH BANYAK 🙏**

1
koen
cerita gak jelas
turun dr mobil masuk LIFT apartemen PASTI ADA SECURITY, KNP SAAT ITU ANISA TDK BERONTAK, EEH sdh masuk kamar baru NIAT KELUAR...
PAARARAAH KAMU THOR
koen
katanya org "sangat kaya",
Bill 5jt aja KAGET JANTUNGAN
thor thor..
wkwkwkkkkk
Tia Chintya
waaaaah..celline sama Adisti bersaing kuat buat merebutkan hari Ammar.. tp kyk nya Adisti fine2 z.. Celine siih lebih ke obsesi
Tia Chintya
apa Lidia dan Leon..dari cerita novel yg apa yaa lupa.. lagi . tp bang Leon nya itu seorang polisi,
Tia Chintya
iya Nisa..pergi sejauh jauh nya..biar si iblis Ammar merasa menyesal
Tia Chintya
kasihan Nisa... tolongin siapa saja tolongin Anisa..
Tia Chintya
nih yg jd si Audrey.. Udah tau mantan nya melecehkan Anisa ..tp masih mau di peluk heran deh..
Tia Chintya
knp Thor.. knp harus Anisa.. kasian Anisa.. dia GK bersalah.. Ammar kau kan menyesaaaal
Neng Hastin93
😭😭😭😭😭😭 outhornya nyebelin bgt ihh... knp banyak bawang dsni air mataku jdi g bisa berhenti mengalir...
uhuuyyyyyy
jessi sifatnya kyk ammar
uhuuyyyyyy
weesss gak main main nich adisti..gk dpt Ammar tp dpt komandan polisi👍👍😀😀
🖤: Bisa juga ya kan, kak 🌹
total 1 replies
uhuuyyyyyy
walaah ammarrrr kamu itu lho kan sdh jadi seorang buapak kok msh kyk ABG aja🤔😀
🖤: Puber kedua 🤣
total 1 replies
uhuuyyyyyy
sediih😭😭
uhuuyyyyyy
😭😭😭
uhuuyyyyyy
naah lhooo kalah kan sama maura🤭🤭
uhuuyyyyyy
waaah ammar vs maura
uhuuyyyyyy
apa audrey akan di jodohkan sama Ammar ya
uhuuyyyyyy
Amman itu yg baik perilaku n hatinya...klo Ammar itu yg suka bar bar🤭
uhuuyyyyyy
haizzzh ikut gen sapa sich ammar kok gt
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
kok udah tamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!