NovelToon NovelToon
Selir Tawanan Kaisar

Selir Tawanan Kaisar

Status: tamat
Genre:Reinkarnasi / Fantasi Timur / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Chicklit / Tamat
Popularitas:237.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ciber Ara

Li Jihyun dijadikan selir sebagai tawanan kaisar Long Jian. Tapi Li Jihyun bukanlah gadis biasa melainkan reinkarnasi dari seorang pembunuh bayaran terkemuka di abad 21. Dengan ingatan di kehidupan sebelumnya dia pun berusaha bertahan hidup dan menguasai istana. Apakah Li Jihyun berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ciber Ara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 7

Kasim Bo menelan ludah susah payah. “Ma-Maafkan saya Yona. Saya sudah menghina anda tadi,” ujar Kasim Bo membuat Yona membeku. Gadis sialan aku akan membalasmu nanti, rutuk Kasim Bo dalam hati.

“Yona apa kamu memaafkannya?” tanya Li Jihyun menatap Yona yang bengong. Gadis itu terkesiap saat menyadari tatapan Li Jihyun.

“Iya nona. Saya sudah memaafkannya,” sahut Yona dengan cepat. Dia tak mau jika nanti Kasim Bo menaruh dendam pada Li Jihyun.

“Bagus. Sekarang angkat kepalamu dan antarkan aku menemui yang mulia kaisar,” ujar Li Jihyun membuat mata Yona segera berbinar.

“Saya akan merias anda lebih dulu,” ucap Yona penuh semangat tapi digelengkan oleh Li Jihyun. Membuatnya seketika murung.

“Tidak perlu. Aku hanya bertemu dengannya sebentar. Jadi jangan perlu lakukan hal yang merepotkan,” tolak Li Jihyun mengalihkan perhatiannya pada Kasim Bo. Kasim Bo menepuk nepuk debu yang menempel pada pakaiannya. Dalam hatinya dia tak berhenti mengumpat akan sikap Li Jihyun yang kurang ajar. Tapi Li Jihyun tak peduli sedikit pun. Bahkan dia menyeringai lebar.

“Cepatlah! Jika terlambat sedikit saja aku akan mengadukanmu pada yang mulia. Kamu tidak lupa kan kalau hukuman kaisar adalah mutlak,” goda Li Jihyun membuat wajah Kasim Bo memucat. Dia segera mempercepat gerakannya. Sementara Li Jihyun tersenyum tipis. Tidak buruk juga, batinnya sumringah.

“No-Nona anda harus menjaga sikap selama bertemu yang mulia. Anda mendengarkan saya, kan?” pinta Yona dengan wajah memelas.

“Baiklah. Aku cukup bersikap baik saja kan? Itu tidak masalah. Sekarang aku pergi dulu,” ujar Li Jihyun berjalan mengikuti langkah Kasim Bo yang terlebih dulu pergi. Sepanjang lorong beberapa dayang yang menyaksikan adegan Kasim Bo tadi bersujud pada selir yang disebut tawanan kaisar menjadi gosip hangat. Semua dayang sibuk berbisil bisik sambil melirik ke arah mereka.

Kasim Bo hanya bisa menundukkan pandangan karena malu. Astaga! Semoga saja gosipnya tidak menyebar ke telinga yang mulia, doanya dalam hati sambil terus berjalan. Sesekali ekor matanya melirik ke belakang. Gadis itu terlihat sangat santai meski berjalan dibawah tatapan orang banyak. Mereka memang pasangan gila. Bagaimana jika nanti selir Li menjadi permaisuri? Oh, semoga saja itu tidak terjadi. Membayangkan negeri ini kacau balau saja membuatku takut, batinnya mengusap bulu kuduk yang meremang.

Kenapa Long Jian memanggilku? Sepertinya ada masalah? Apa ini berkaitan dengan ide menanggulangi kemarau? Pikir Li Jihyun mengusap dagu. Langkah Kasim Bo sudah berhenti tepat didepan pintu aula. Dia melirik Li Jihyun yang masih memegangi dagunya seolah berpikir keras. Namun suara langkah Kasim Bo tidak terdengar gadis itu secara spontan ikut berhenti. Dia menatap Kasim Bo penuh tanya. Kasim Bo menarik napas.

“Selir Li Jihyun datang menghadap yang mulia Kaisar Long Jian,” teriak Kasim Bo membuat gadis disebelahnya langsung menutup telinga. Kasim Bo mengembuskan napas dan membukakan pintu. Tak lupa dia membungkuk hormat.

“Silakan masuk selir Li. Yang mulia sudah menunggu anda,” Li Jihyun memasuki aula yang sangat luas. Tempat yang biasanya digunakan untuk rapat dengan pejabat ataupun menteri. Diruangan yang sepi dan sedikit terang tampak dari kejauhan seseorang duduk di singasana.

Li Jihyun segera membungkuk hormat. Meskipun dia enggan. “Selamat pagi yang mulia kaisar. Saya selir Li Jihyun datang menghadap anda,” sapa Li Jihyun sopan.

Long Jian yang mendengar perkataan Li Jihyun tersenyum tipis. Semakin lama dia menjadi semakin penasaran pada Li Jihyun. Gadis yang seharusnya membunuhnya justru dengan senang hati membantu. Tapi itu tidak gratis melainkan dia harus memberikan bayaran yang terbilang mahal. Seperti posisi selir agung yang ingin didapatkan Li Jihyun agar posisinya semakin kuat. Meski nanti dia harus melewati hal yang sulit dan berat demi posisi itu. Tapi dia tak peduli asal bisa melindungi orang disekitarnya dari penindasan.

“Aku sudah mengatakan ide yang kamu sampaikan. Tapi kamu ingat dengan perjanjian kita?” tanya Long Jian menopang dagunya. Matanya yang sehitam kelamnya malam menatap tajam. Gadis itu tersenyum dan mengangkat kepalanya. Bertatapan dengan kaisar langsung bisa dijatuhi hukuman berat. Apalagi kaisarnya adalah Long Jian yang terkenal sebagai tiran. Bahkan dia takkan segan membunuh menteri yang setia padanya. Cuma karena kesalahan kecil.

Long Jian menyeringai. Wajahnya sudah berubah menggelap. “Beraninya selir rendahan sepertimu mengangkat kepala tanpa perintah dariku?” kata Long Jian dengan nada meninggi. Tangannya terkepal erat memukul pegangan singasana. Li Jihyun menghela napas sambil menggelengkan kepala.

“Maafkan saya sudah bertindak lancang yang mulia. Tapi sebagai calon selir agung. Bukankah kepala saya tidak pantas terus menunduk?” tanya Li Jihyun dengan nada mengejek. Long Jian mengatupkan rahang rapat. Suara gemerutuk gigi terdengar.

“Baiklah. Jika rencana itu gagal. Aku ingatkan padamu agar bersiap menghadapi kematian,” ancamnya membuat Li Jihyun tersenyum.

Dia memang masih anak-anak. Ancamannya saja selalu sama seperti kemarin, batin Li Jihyun menatap prihatian Long Jian.

Mendapat tatapan Li Jihyun yang meremehkannya membuat dia semakin gusar. Semakin dibiarkan dia semakin bertindak kurang ajar. Apa dia tidak takut sedikit pun padaku? Geram Long Jian dalam hati. Matanya tak lepas menatap Li Jihyun.

“Jika tidak ada yang mau disampaikan lagi saya permisi dulu,” pamit Li Jihyun membungkuk dan berbalik.

“Li Jihyun siapa yang menyuruhmu pergi?” tanya Long Jian menghentikan langkah Li Jihyun. Kepalanya tertoleh ke belakang.

“Bukankah urusan kita sudah selesai?” tanya Li Jihyun santai. Tak lupa senyumnya tersungging di bibir.

Gadis sombong! Sebenarnya apa yang membuat dia seberani ini menantangku? Apa dia tidak takut mati? Tapi jika dia mati maka usahaku menaklukan negeri ini menjadi sia sia, batin Long Jian mulai frustasi. “Kamu … kamu … hanya selir tawanan. Nekat sekali kamu melawanku yang merupakan kaisar. Apa kamu tidak takut perbuatanmu ini berdampak pada orang sekitar?” tanya Long Jian tersenyum licik. Alis matanya terangkat sebelah.

Li Jihyun terdiam. Tangannya terkepal erat. Seharusnya dia tak usah memperdulikan mau negeri ini hancur atau tidak. Lagipula itu bukan urusannya. Bahkan kaisar terdahulu pun melakukannya semata hanya formalitas agar pendukungnya selamat. Tapi dia yang bukan siapa siapa bagi kekaisaran. Hanya karena dipuja sebagai titisan dewa yang menyelesaikan semua masalah membuat dia juga ikut mengobarkan diri hanya untuk menyelamatkan rakyat yang tersisa. Sebenarnya sejak kapan perasaan itu muncul? Padahal dulu dia tak peduli sedikitpun. Asal dibayar dia akan membunuh siapapun tanpa belas kasih. Tapi untuk pertama kalinya dalam hidup.

Dia merasa harus melindungi seseorang misalnya Yona. Dan beberapa pendukung kaisar terdahulu yang masih bersembunyi di suatu tempat. Juga rakyat yang tidak bersalah yang masih harus dilindungi dari pembantaian kaisar gila didepannya.

1
Baboros
Novel yang bagus. Andai saja konflik utamanya kamu menggunakan permainan pikiran dan trik bukan fisik mungkin novel ini akan lebih bagus.
orang yang hidupnya penuh dengan kekerasan seperti itu biasanya punya masa lalu yang kelam dan tidak akan mudah mencelakai orang yang di anggap mainannya karena mereka akan kesepian nantinya.
biasanya mereka akan menggunakan toko itu sebagai bahan permainan atau bahan gabut. permainan pikiran seperti novelku Mr. R 😊🥰🥰✌️✌️✌️🙏🙏🙏🙏
Baboros
gadis kecil itu sepertinya selir li di kehidupan sebelumnya, Krend
Baboros
kenapat tidak pake karakter Indo dan kawinkan dengam budaya Indo kayak Wiro Sableng, cuma karangan fiktif tapi di terima khalayak luas, Ciber 😊😅😅✌️
Sutami Andriani
👍
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
ciber ara: terimakasih kak
total 1 replies
azka aldric Pratama
MC ceweknya kurang kuat ,masih kalah Ama kaisar 😏😏😏😏
azka aldric Pratama
Thor pas flashback dunia modern GK di tulis jd bingung 🥺🤧🤧🤧
ciber ara: ah itu 😅 ad sedikit kendala waktu penulisannya
total 1 replies
azka aldric Pratama
keren MC ceweknya Badas 👏👏👏 pertahankan 👍👍👍👍
nyebelline♋❗❗❗🤪
ach.... aku penasaran sama gadis itu....
Linda Waty
berikan musuh menikmati kebahagiaan y dulu sebelum kehancuran mendatangkan...
✊ thor ❤️❤️❤️❤️❤️
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐
kereeen,,, 👍👍👍
d tunggu kembali karya barunya thor,,,
semangaaat,,, 🔥🔥🔥
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐: sama2,,, 😊😊
total 2 replies
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐
semangaaat,,, 🔥🔥🔥
MFay
Eng,ing,eng pembalasan akan dimulai! senang saya kalau perempuannya tangguh
ciber ara: terimakasih kak 🙏🙏
total 1 replies
up up up up
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Arlingga✿꙳❂͜͡✯࿐
Crazy up up up,,,
Sitisaipul
kok nanggung sich...lagi tegang nich
Dewi
Sifat Li Jihyun yang selama ini ditahan akhirnya Terluapkan. Keji dan sadis, bayangin pembantai di keluarga Xu
up up up up
Dewi
Kena batunya kedua penjaga itu
Dewi
Musuh dalam selimut, Lien
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!