Kayla menangis tersedu di dalam kamarnya mengingat semua hal yang telah di alaminya, belum lagi bayi yang sedang ia kandung dia tidak tahu meminta tanggung jawab kepada siapa. Hamil tanpa tahu yang menghamilinya siapa, tidak di anggap anak lagi oleh ayahnya tanpa mau mendengarkan penjelasan dari Kayla ayahnya langsung menganggap Kayla bukan bagian dari keluarga Wicaksono lagi. Hal itu membuat ibu dan kaka tirinya senang. Yang terjadi pada Kayla tak lepas dari rencana Ibu dan kaka tirinya sehingga Kayla hamil. Meskipun begitu ia tidak pernah berencana menggugurkan bayi yang telah tumbuh di rahimnya, ia mempertahankan kandungannya hingga lahir kedunia. Bayi kembar yang terlahir sebagai anak jenius.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Misdayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8. Pendekatan
Halli readers thor balik lagi.
The Killer white Rose.
Perjalanan Cinta Alana.
mari mampir kesana juga.
thor minta maaf karena typo bertebaran'
Prycillia datang ka kantor Ferdinand untuk mengajaknya makan siang.
Setelah kejadian di mall beberapa hari yang lalu, Prycillia langsung mengadukan perbuatab Ferdians terhadapnya hingga membuat tante Hara ibunya Ferdinand marah dengan Ferdinand sebagai syarat agar ibunya memaafkannya dia harus menuruti keinginan Prycillia.
Hal itulah yang membuat Prycillia dengan percaya diri datang ke kantor Ferdinand untuk mengajaknya makan siang. Saat ini Ferdinand masih ada ralat sehingga Prycillia terpaksa menunggu.
Duduk di ruangan kerja Ferdinand sambil melihat kesekitar, kemudian bangkit dari duduknya untuk memeriksa meja Ferdinand.
''Aku begitu penasaran dengannya, apakah ada sesuatu yang dia sembunyikan dariku. Seperti foto-foto para wanitanya misalnya.'' Prycillia bergumam.
Prycillia memang mengetahui jika Ferdinand adalah seorang cassanova yang playboy. Wajahnya yang tampan serta kekayaan yang melimpah membuatnya di inginjan banyak wanita, namun Prycillia beruntung karena ke dua orang tuanya dan orang tua Ferdinand sehingga dia bisa di jodohkan dengan Ferdinand. Meliissa juga bingung entah kenapa Ferdinand selalu menolaknya, mengingat Ferdinand adalah seorang playboy yang sellau mengencani semua perempuan dari semua kalangan apa lagi jika perempuna itu cantik Ferdian dengan mudah di pikat. Melihat dirinya sendiri Prycillia menyadari jika dirinya sempurna dan tidak ada cela.
Asik memeriksa meja Ferdinand kemudian dia membuka laci satu persatu hingga dia menemukan sebuah map coklat yang membuatnya sedikit pensaran karena di map tersebut tertulis nama seorang perempuan.
Di bukanya map itu di bacanya dengan rinci, setlahnya dia tutup kembali dan meletakkan map tersebut ketempat asalnya agar Ferdinand tidak mengetahui jika map tersebut di sentuh olehnya.
''Sialan siapa perempuan itu? Kenapa Ferdianand menyimpan data dirinya. Aku tau Ferdinand tidak akan tertarik dengan latar belakang orang lain jika hal itu tidak menarik untuknya. Aku juga harus mencari tahu.'' Prycillia bergumam tak karuan saat dia duduk di sofa.
Dia ambilnya ponslenya dan mengirim pesan kepada seseorang untuk memata-matai Robert tangan akana Ferdinand atau asistennya, karena dari gerak-gerik Robertlah Prycillia akan tahu apa yang di cari Ferdinand.
Tak berselang lama setelah Prycillia duduk di sofa pintu ruangan Ferdinand terbuka dan nampaklah sosok pemilik ruangan datang, melangkahkan kakainya masuk kedalam dan mengacuhkan Prycillia menganggap Prycillia seperti tidak ada di ruangan tersebut.
Prycillia yang di perlakukan seperti itu tentu saja kesal bukan main. Dia berdiri melangkah menuju Ferdinand dengan anggun. Ferdinand hanya acuh ketika Prycillia mendekatinya, Prycillia dengan berani duduk di pangkuan Ferdinand dan membelai dada bidang lelaki itu.
Jujur saja siapa yang tidak terpesona dengan paras Prycillia yang cantik serta body yang ideal, lelaki manapun akan terpesona begitu juga Ferdinand. Namun karena perjodohan dan status pertunangan itu membuat Ferdinand enggan dekat dengan Prycillia karena dia tidak ingin terikat dengan Prycillia. Jika hanya sekedar pacaran Ferdinand mau-mau saja namu jika sudah ke tahap lebih serius Ferdinand enggan untuk kearah sana.
“Sayang ayo kita makan siang.” Ajak Prycillia kepada Ferdinand. Ferdinand menghela nafasnya pasrah kemudian menyuruh Prycillia bangkit dari pangkuannya dan mengajaknya makan siang di luar. Mendapati reaksi Ferdinand seperti itu tentu saja membuat Prycillia senang karena bisa berdua dengan Ferdinand.
*****
Saat ini Kayla sedang edrada di salah satu ruangan di gedung ZZ Entertainment, seperti yang pernah mereka sepakati sebelumnya bahwa Kayla juga ikut andil dalam pemilihan pemeran film yang di adaptasi dari karya novelnya.
Satu persatu sudah mereka casting namun peserta berikutanya cukup membuat Kayla sedikit terkejut karena tepat di hadapannya saat ini berdiir seorang perempuan yang ia benci. Melissa saudari seayahnya sedang ikut casting dalam projek filmnya. Kayla mencoba professional dan tetap member nilai yang cukup bagus kepada Melissa.
Hal yang serupa juga di alami Melissa dia sangat terkejut karena yang menjadi salah satu juri adalah saudarinya, kesal yang di rasaknnya karena merasa kalah dengan Kayla. Dia tidak ingin gagal untuk casting kali ini namun kepercayaan dirinya hilang ketika melihat yang menjadi juri adalah Kayla.
*****
Beberapa hari telah berlalu Ferdinand hari ini bisa sedikit bernafas lega karena Prycillia tidak berkunjung di karenakan sedang keluar kota bersama keluarganya. Ferdinand sebenarnya bisa saja mengusir Prycillia namun ancaman dari ibunya yang mengatakan akan langsung menikahkan mereka jika Ferdinand ketahuan memperlakukan Prycilia dengan buruk. Ibunya Ferdinand memang bisa berbuat nekad selama ini memang ibunya juga ingin menikahkan mereka namun hal itu di tentang oleh ayahnya Ferdinand karena Ferdinand di anggap masih belum mampu membina rumah tangga dan ayahnya Ferdinand tidak ingin membuat anak temannya menderita jika menikahkan Prycillia dan Ferdinand sekarang.
Saat ini Ferdinand sedang berada di depan gedung sekolah, entahnapa yang ada di pikirannya ketika saatb di kantor tadi dia begitu ingin melihat si kembar. Alhasil sekarang dia berada di depan sekolah itu untuk melihat si kembar dan memikirkan cara bagaimana agar bisa dekat dengan mereka. Ide jahil terlintas di benaknya. Di telponnya Robert dan meminta Rbert untuk mensabotase mobil yang biasanya di kenderai baby sister si kembar agar mogok dan tidak bisa menjemput mereka.
Ara murid berhamburan keluar sekolah menuju jemputan amsing-masing namund ua bocah tampan itu masih berdiri karena tidka mendapati Lia yang biasanya sudah anteng menunggu mereka di depan sekolah atau di tempat parker. Tidka ingin kakinya pegal karena menunggu Lia mereka memutuskan pergi ketaman di sekolah mereka. Andrew ingin menghubungi Lia namun mereka baru ingatb jika meraka tidak membawa ponsel.
“Kalian yang di bandara waktu itu kan?” Tiba-tiba saja Ferdinand bertanya dan berdiri di depan mereka.
Samuel menatap ferdinand dengan waspada sedangkan Andrew menatap Ferdinand penuh bahagia, karena sampai detik ini dia maasih menganggap jika Ferdinand memang ayah mereka karena wajahnya yang mirip dengan Samuel.
“Iya uncle, kami yang di bandara itu.” Ucap Andrew dengan tersenyum.
“Kenapa kalian belum pulang? Bukannya ini sudah waktunya pulang.” Ferdinand bertanya seolah-olah dia tidak tahu apa-apa.
“Sister Lia belum menjemput kami.” Sahut Andrew lagi. Kemudian dia ingin meminjam ponsel kepada Ferdinand untuk menanyai di mana posisi Lia.
“Uncle boleh minjam ponselnya. Aku ingin menghubungi Lia.” Andrew mencoba meminta bantuan.
Sebenarnya Ferdinand enggan karena dia tidak ingin baby sister si kembar cepat datang dan membuatnya kehikangan kesempatan untuk dekat dengan mereka.
“Baiklah, ini ponsel uncle. Tapi apak kalian hafal nomornya?” Tanya Ferdinand kepada mereka.
“Tentu saja.” Andrew menjawab sambl mengukurkan tangannya untuk mengambil ponsel yang di sodorkan Ferdinand.
Setelah menghubungi Lia dan Lia memberitahu bahwa dua sedang di bengkel karena memperbaiki mobil yang tiba-tiba mogok dan menyuruh mereka menunggu sekitar 30 menit membuat Andrew manyun.
“Bagaimana jika ikut uncle ke kedai ice cream?” Ferdinand mencoba menawarkan.
“Apa boleh? Kebetulan aku snagat haus uncel.” Tanya Andrew.
“Tentu saja boleh.”
“Jangan Drew, kagta mama kita tidak boleh ikut dengan ofrang asing.” Kali ini Samuel angkat bicara saat semenjak tadi dia diam.
“Kalu begitu amri kita kenalan dan berteman agar uncle bukan orang asing di mata kalian.” Jawab Ferdinand dan mengulurkan tangannya.
“Kenalkan Uncle Ferdinand Alex Lee.”
“Andrew Harley Raymond.” Ucap Andrew dan menjabat tangan Ferdinand.
Kemudian berganti dengan Samuel yang begitu enggan menjabat tangan Ferdinand.
Saat ini merekla tengah asik emncicipi ice cream, Andrew begitu antusias sedangkan Samuek biasa saja. Awalnya Samuel tidka ingin ikut namun karena Andrew bersikeras ingin ikut membuat Samuel terpaksa mengikuti mereka. Ia tidka mungkin membiarkan Andrew bersama orang asing.
*****
Aslan Wijaya saat ini tengah kalang kabut karena mendapati bahwa salah satu pegawai kepercayaannya menggelapkan dana yang jumlahnya begitu fantastis, perusahaanya di ambang kehancurahan. Aslan di sibukkan dengan membujuk kenalannya untuk mendapatkan kucuran dana namun tidak seorangpun yang bisa membantunya. Tapi masih ada satu nama yang akan dia hubungi untuk mendapatkan bantuan.
bersambung....
jangan lupa like, komen dan vote setelah membaca🤗🤗🤗
npa trima sarat it lbih baik ubah prsahaan atas nmamu di kn warisan kakekmu