NovelToon NovelToon
Dijodohkan ? Siapa Takut

Dijodohkan ? Siapa Takut

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Cintamanis / Perjodohan / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 5
Nama Author: riena

" Hei Leha, turun gak ? " Ibunya Juleha berkacak pinggang di bawah pohon mangga.

" Bentaran ! Nanggung "
Masih dengan santai nangkring diatas pohon mangga.

Bagaimana kisah perjalanan rumah tangga antara Juleha dan Zainal dan pasangan lainnya yang menikah karena minta dijodohkan ? ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Juleha dan Zainal ( Part. 7 )

Hingga menjelang Waktu Ashar semua pekerjaan sudah hampir rampung, hanya tinggal membereskan sedikit saja, itu bisa dilakukan oleh Bapak dan ibunya Juleha, dan tentunya Juleha dan Zainal juga, karena yang belum beres hanya kondisi di dalam rumahnya bapaknya Juleha.

" Sudah, pengantin baru istirahat saja dikamar, jangan sampai kelelahan nanti malam belum apa apa sudah KO "

Pesan Mahmud menepuk bahu Zainal sebelum dirinya pamit pulang, rumahnya berada di kampung sebelah.

" Bisa saja "

Zainal mengelap keringatnya dengan punggung tangannya.

" Aku pulang ! "

Mahmud sudah naik diatas jok motornya.

" Hati hati ! "

Zainal berbalik masuk ke dalam rumah, dia ingin tidur sebentar setelah mandi dan sholat Ashar.

Saat membuka pintu kamar, dan sudah berada di dalam, Zainal menatap tidak percaya kearah kasur.

Juleha tidur dengan menggenggam uang dari amplop yang tadi malam tidak sempat dibukanya.

Terlihat amplop amplop kosong yang masih berserakan di atas lantai

Pantas saja dari tadi tidak kelihatan, rupanya sedang menghitung kekayaan dia.

Zainal terkekeh sendiri melihat Juleha yang tertidur dengan bibir yang tersenyum.

Mimpi apa dia ?

Zainal berjalan masuk ke dalam kamar mandi.

Setelah sholat Ashar, Zainal membaringkan tubuhnya disebelah Juleha yang masih terlelap.

Ia merasa lucu sendiri melihat tingkah Juleha, hanya demi belum siap jika Zainal meminta haknya, mengaku sedang datang bulan, tetapi ketika sholat subuh, dia mau berjamaah dengan Zai.

" Dek, dek " Zainal mengusap pelan pipi Juleha, kalau Juleha tidak tidur, Zainal belum berani mengusap pipi Juleha.

Zainal akan memberikan waktu pada Juleha agar menjadi terbiasa dengan kedekatan mereka.

Juleha membuka matanya perlahan, seketika sedikit terlonjak kaget, uang yang berada dalam genggaman tangannya berhamburan di atas kasur.

" Sholat dulu, nanti sambung lagi tidurnya "

" Eh, iya "

Juleha buru buru bangun dan ngacir ke dalam kamar mandi, bukannya apa apa, ketika membangunkan tadi, telapak tangan bang Zai masih melekat di pipi juleha, jantung Juleha rasanya sudah dag dig dug ser.

Zainal hanya tersenyum melihat Juleha sembari mengumpulkan kembali lembaran rupiah yang berserakan di atas ranjang.

Zainal terus menatap wajah Juleha yang sedang melipat mukena.

" Ngapa sih bang senyum senyum gitu ? " ujarnya duduk di tepi ranjang, Zainal memilih berbaring.

" Gak ada, tidur sini temani Abang ! "

Sembari menepuk nepuk bantal yang dipakai Juleha tadi.

" Uangnya sudah Abang letakkan didalam laci "

Tunjuk Zainal pada laci meja rias karena bola mata Juleha mencari cari.

Perlengkapan isi kamar yang sekarang mereka gunakan semuanya dibelikan oleh Zainal sebagai pemberian dari pihak pengantin pria.

" Leha sudah gak ngantuk lagi bang "

" Temani Abang aja "

Zainal menarik pelan tangan Juleha.

" Jangan tarik tarik bang, ntar copot tangan Leha "

" Kalau tidak boleh ditarik, maunya dielus, ya sudah sini tangannya Abang elus ! "

Tanpa menunggu jawaban dari Juleha, Zainal mulai mengelus punggung tangan Juleha.

Wajah Juleha memerah.

" Geli bang, udah ah "

Juleha menarik tangan-nya tapi ditahan oleh Zainal.

" Gini aja geli dek, belum yang lain " Zainal menahan senyumnya.

" Abang "

" Apa ? " Zainal sudah menahan tawanya melihat Juleha yang kehilangan kata kata, padahal badannya lumayan lelah tadi setengah harian membantu beberes, tetapi semuanya lenyap setelah bercanda dengan Juleha.

Memang benar ya, istri itu tempatnya menghilangkan segala keletihan dan ketegangan, apa lagi kalau sedang tertekan, cari istri lalu, Eeaa, ajak tertawa bersama.

" Nanti malam kita jalan jalan yuk ! " Zainal mengalihkan pembicaraan.

" Kemana ? "

Tuh kan, sekarang bukan lagi tangan Zainal yang mengelus punggung tangan Juleha, tetapi sudah mulai memainkan jari jemari tangan Juleha, kemajuan.

mundur dikit bang Zai !

" Kamu mau kemana dek ? "

terlihat Juleha berpikir sebentar.

" Keliling kampung aja ya bang ! "

" Oke dek, sekarang temani Abang tidur ya, biar nanti malam gak ngantuk dan kuat buat begadang "

Zainal mengedipkan matanya genit.

Maksudnya ini apa ?

...*****...

...🌿🌿🌿🌿🌿...

1
Itin
baru sadar cerita sebelumnya sudah ku baca karena Sudak like bab nya
..
Mini Amora
fresh bgttt baca cerita ini, menghibur sekali thor karyamu...ceritanya sederhana selayaknya kehidupan nyata.. 😍
Nunuk Bunda Elma
kangen Bang Zai dan leha
maraton bacanya
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂👏🏼👏🏼👏🏼🙏🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
pipi gemoy
✌🏼
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂
Mira bete lagi nih, Thor ada dendam ya sama mira👻
👍🏼👏🏼🙏🏼☕
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂👻
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
haduh porsinya pas Pasan bang jali👻
pipi gemoy
disini cwok nya garcep semua 😂👻🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂
emang somplak mereka
hore Mahmud otw nikah juga Ama Lusi 👻🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂
rezeki nomplok si Abdul nikah nga modal 👻
pipi gemoy
nah ketemu mantan bang Zai 😂
awas ada yang kebakar leha👻
pipi gemoy
suit suit😂🌹
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂😂
bang Zai ada yang kepanasan 👻
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂😂👻
pipi gemoy
hadir Thor☝🏼
Mam AzAz
mampir baca ulang karena kangen 😄😄
Malem Sihombing
Luar biasa
Siti Sofia
sok sok an nolak nih abdul ..entar juga kelepek klepek ..hadeeuuh
Mmh dew
🩷🩵🩶🩵🩷
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!