NovelToon NovelToon
TERJEBAK CINTA META

TERJEBAK CINTA META

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Romansa-Percintaan bebas / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:310.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tiwi_02

Meta adalah salah satu siswa kelas 3 SMA yang banyak disukai oleh cowok-cowok di sekolahnya. Meta tidak hanya cantik namun juga pintar secara akademik. Meta mempunyai cinta monyet bernama Rendi semasa smp. Tapi entah kenapa sewaktu mereka berpacaran Rendi begitu saja meninggalkan meta waktu itu. Selama hampir 3 tahun Rendi menghilang tanpa ada kabar berita. Tetapi meta selalu menanti, karena dihatinya hanya ada Rendi. Bahkan meta tak menghiraukan Ardian yang selalu mendekatinya setiap hari dengan mengirimkan surat cinta untuknya. Meta juga mempunyai teman dekat yang selalu berharap cintanya. Bukan hanya Ardian yang mengharap cintanya, namun juga devan, tapi meta hanya menganggap Devan sebagai sahabat, meski sebenarnya banyak perjuangan Devan yang dia tunjukan untuk meta. Tak disangka setelah 3 tahun berlalu akhirnya Rendi pun datang kembali ke kehidupan meta lagi. Apakah mereka akan bersatu kembali? Ataukah justru Devan yang akan memenangkan hati meta?


^_^hai....jangan lupa kasih like dan vote ya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiwi_02, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Posesif

Pagi ini begitu cerah, hari ini kelas meta ada pelajaran olahraga di jam pertama. Para siswa bersiap menuju lapangan. Mereka akan melakukan senam pagi. Dari tadi Devan memperhatikan meta yang melakukan pemanasan, sampai akhirnya Devan mencari tempat untuk berada di samping Meta.

"Eh met gimana kemarin... si cunguk itu gak gangguin kamu kan?" kata Rendi mendekati Meta sambil memperhatikan gerakan senam yang dipandu guru olahraga.

Sesaat Meta melihat kalo Rendi menengok ke belakang melihat Devan mendekati Meta. Tampak jelas Rendi tidak suka Devan mendekati meta seperti itu.

"Si cunguk?" tanya meta heran.

"Iya si anak baru yang songong itu.....dia gak ngapa-ngapain lo kan?lagian kenapa sih kok dia ngotot banget pengen ngomong sama kamu"

Priiiiitttttt.... priiiiitttttt....

priiiiitttttt....

Pak Yanto yang tidak lain adalah guru olahraga tiba-tiba membunyikan sempritan dan menghampiri Devan.

"Hei kamu jangan ngobrol terus..ikutin gerakannya yang bener malah pada asyik ngobrol lagi!"

"Iya maaf pak...."kata Devan sambil menggaruk kepalanya yang sebenarnya tidak gatal.

"Tuh kan dimarahin...udah fokus senam aja...!" kata meta menasehati Devan.

Mereka melanjutkan senam mereka, Rendi yang ada dibarisan depan sendiri dari tadi memandangi meta dengan Devan.

Kelas olahraga pun dilanjutkan dengan pertandingan basket. Kelas dibagi menjadi 2 tim. Pak Yanto menunjuk kapten tim, dan si anak baru yakni Rendi diangkat sebagai ketua basket tim A, dan sudah bisa ditebak Devan tak Sudi bahkan ingin menjadi lawan Rendi.

Kali ini Devan ingin menunjukkan kehebatan permainan basketnya, dia tak mau pertandingan basket kemarin menurunkan reputasinya sebagai ketua tim basket sekolah saat ini meski ini hanya pertandingan biasa saja.

Benar saja Rendi yang semula tak ingin terlalu meladeni permainan Devan berubah menjadi panas karna Devan mulai bermain kasar. Bahkan dia sengaja mendorong Rendi.

Rendi pun tak tinggal diam dengan permainan Devan.

Rendi melakukan shooting dan poin menjadi 1-0.

Anak-anak lain yang menyaksikan pertandingan itu seakan menjadi suporter dadakan menyemangati kedua tim.

Sedari tadi meta mencuri pandang ke arah Rendi, meski dia berusaha senatural mungkin supaya anak-anak yang lain tidak tahu kalo mereka pacaran.

Dinda pun dari tadi meneriaki nama Rendi, bahkan saat break dengan sengaja Dinda memberikan air mineral pada Rendi.

Meta hanya bisa memandang mereka, meski dalam hatinya menahan amarahnya karna Dinda dengan sengaja selalu mencari perhatian Rendi. Tapi meta harus berusaha tidak menunjukkan kecemburuannya di depan teman-temannya sekalipun dengan Rika sahabatnya.

Meta duduk di samping lapangan menunggu giliran untuk main basket selanjutnya.

Priiiiitttttt.....

Pak Yanto meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir. Skor terakhir 3-2 kemenangan untuk tim Rendi. Lagi-lagi Devan kalah tanding basket dengan Rendi.

Tiba saatnya giliran tim Meta, dan tentu saja sama dengan Rendi dan Devan, Dinda pun juga tak Sudi untuk satu tim dengan rival bebuyutannya itu.

Pertandingan dimulai, meta berusaha mendribel bola melewati pemain lawan. Entah karena sengaja atau tidak dari tadi Dinda selalu membuat masalah dengannya, seakan Dinda sudah mengincarnya untuk berlaku curang.

Bruuuuuukkkkk..

Meta terjatuh saat mendribel bola.

"Eh lo kalo maen yang sportif dong..." teriak Rika emosi melihat sahabatnya terjatuh karena didorong oleh Dinda.

"Oh ya...gue udah sportif keles....temen lo aja nih yang terlalu lemah...baru kesenggol dikit aja udah jatuh....."kata Dinda yang malah lebih ngotot.

"Udah Rik...biarin aja...aku gak papa kok!" kata Meta sambil membersihkan lutut dan sikunya yang perih karna terjatuh lagi.

Meta pun meminta ijin pak Yanto untuk ke uks mengobati lukanya.

"Aku temenin ya met?" kata Rika.

"Gak usah Rik, aku sendiri aja gak papa kok..cuma luka kecil ini, dikasih obat merah juga sembuh!"

"Ya udah deh."

Pak Yanto memberikan peringatan pada Dinda yang tadi sampai membuat cidera meta. Tapi bukannya dia sadar justru dia merasa senang kalo meta cidera.

Di UKS meta mencari obat merah tapi sebelumnya dia mencari air dan kapas untuk membersihkan lukanya. Meta duduk di kursi dan meletakan obatnya di atas meja. Melepaskan kaos kakinya yang terlihat kotor setelah jatuh tadi.

"Biar aku bantuin sini."

Meta terkejut melihat Rendi yang tiba-tiba mengikuti dia ke UKS.

"Eh ngapain kamu ke sini...nanti dilihat anak-anak lain."

"Bagus dong kalo ada yang lihat, biar sekalian pada tahu." kata Rendi cuek.

Rendi membantu meta melepaskan kaos kaki meta.

"Eh gak papa biar aku sendiri aja!"

"Ssssttt...kamu duduk yang manis terus diem aja..biar aku bersihin dulu lukanya, kamu kan gak bisa kasih obat ke sikumu sendiri kan!"

Meta pun hanya menurut, walaupun dalam hatinya was-was kalo ada yang memergokinya bersama rendi. Rendi pun membersihkan luka di kaki dan lengan meta, memberikan obat merah dan memasangkan plester.

"Kamu tadi sama Devan ngobrolin apa?Dia ngedeketin kamu lagi?"

"Gak...cuma tanya Maslah kemarin aja...tapi belum sempet aku jawab malah udah dimarahin pak Yanto"

"Aku gak suka kamu deket-deket sama Devan!"

Deg...meta kemudian juga teringat Ardian yang selama ini sering mengirimkan surat cinta untuknya bahkan setiap hari, dan saat ini meta belum berani cerita ke Rendi tentang hal itu.

"Devan itu sudah aku anggep seperti sahabatku."

"Ya apa pun itu, aku gak mau kamu deket dengan cowok manapun."

"Posesif!"

"Biarin!''

"Buktinya kamu juga deket-deket sama si Dinda tuh!"

"Dinda yang deketin aku, bukan aku yang deketin dia kan!"

"Sama aja aku juga gak suka kamu deket-deket sama dia!"

Seseorang datang dan tiba-tiba berlari ke arah meta.

"Met kamu gak papa kan? katanya kamu sakit karna jatuh tadi, kamu gak papa kan?"

"Gak papa kok cuma luka kecil!" jawab meta singkat.

"Eh kamu siapa? berdua-duaan sama meta disini!"

"Justru aku yang mesti nanya sama kamu kenapa tiba-tiba di sini maen nyelonong masuk aja!" kata Rendi mulai emosi karna kedatangan pengganggu.

"Kenalin gue Ardian, calon pacarnya Meta...orang paling keren di sekolah ini, kalo gak salah Lo anak baru itu kan, yang katanya jago basket itu!"

Rendi melirik meta saat mendengar orang ini menyebutkan kalo dirinya calon pacar meta.

"Apa?Calon pacar meta Lo bilang....baru calon kan?"

"Maksud Lo apa dengan kata-kata calon itu."

"Eits...eits udah udah gak usah ribut aku mau masuk kelas karna kakiku udah gak papa!"

Meta pun berlalu dengan kakinya yang sedikit pincang berjalan ke kelas.

Tanpa menggubris Ardian yang ada di situ, Rendi pun langsung menyusul meta ke kelas.

"Eh anak baru mau kemana lo....!"

Rendi pun tak menggubris omongan Ardian dan berlari menyusul meta.

1
Baby Almee
meninggalkan jejak
Cyberworrior
aku rela begadang demi nungguin karyamu, thor!
thesunriseshack
seru bgt Thor di cepetin lahh update nya
Nissaulva
jadi gimna ni ceritanya ngk mau di lanjutin?
Drone Ground
Thor hayuu kita ke pelaminan aja biar bisa baca ceritamu tiap h
Diambil Oleh Anggur
Tuh kan, baru juga baca udah bikin kangen aja nih cerita~
CandycaneMissy
wahhh..bagus banget ceritanya,q suka banget.....cepat lanjutin ceritanya yha mbm.q tunggu kelanjutan ceritanya,seru banget.....
Dewa Yunani
Udah aku masukin ke rak buku dong~ Aku tinggalin jejak komen juga di sini biar author semangat~~
Tiwi 02: Terimakasih 🙏🙏 jangan lupa vote dan like ya....😄😘
total 1 replies
TwilightQueenbee
Lanjut dong Thor! Aku mah nangis kalau cerita ini gak lanjut :(
Wajah Boneka
Ceritanya seru banget thor! Enak ya Thor bisa keliling dunia dalam khayalan. Aku mah apa atuh belum bisa nulis apa-apa :(
Tiwi 02: ayo tetap semangat...aku juga baru belajar nulis kok😃
total 1 replies
LiveChic
sukses selalu authorr 🤗🤗 aku selalu mendukung mu
Mata Diam
Hai, kak. Aku suka alurnya.. bisa ngebawa aku kayak ada di dalem cerita~!!
morelight
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
Penghargaan Pink
Thor makasih karena sudah berkarya!! Aku suka! Lanjutkan Thor!
Grace Shower
Terima kasih author...stelah baca chapter ini saya dapat ilmu baru lagi mantap.....
༺Leͥgeͣnͫd༻ᴳᵒᵈ
semangat thor buat up an selanjutnya😇
skyeandstaghorn
Go author! go author go! Biar author semangat, aku kasih ini :* saranghae
enjouecollectif
Aaaa! Author kece! Crazy up thor!
Labuh Ardianto
udah mampir ya bawa like 💕 kalau ad waktu mampir balik semangat up nya🤍
Garang Anggriawan
Thor, aku kepo lanjutannya!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!