NovelToon NovelToon
Suamiku Bossku

Suamiku Bossku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:59.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: Elvani Rosita Dewi

Clara seorang gadis cantik yang terpupuler dikampusnya, hidupnya bagaikan seorang pemeran sinetron yang mempunyai lika-liku dan masalah kehidupan yang tidak ada habisnya, pacarnya menghiantinya dan akhirnya dia harus rela menikahi orang yang tidak dia cintai demi bertahan hidup. Bagaimana kisah selanjutnya..? Selamat membaca.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elvani Rosita Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7 Suamiku Bossku

Suara ponsel berulang kali berbunyi tapi Clara tidak mendengarnya. Cakra yang berusaha membuka matanya berjalan menuju tempat tidur dan mengambil hp dari dalam tas Clara.

"Clara sayang.. Aku benar-benar minta maaf, bisakah kita bertemu sebentar? Aku akan menjemputmu dan menyelesaikan masalah ini."

"Oh, jadi namanya Clara?" Cakra menjawab telfon dari William.

"Siapa kau? Mana Clara? Kenapa bisa Hpnya ada di tanganmu." William terdengar sangat marah mendengar laki-laki yang mengangkat telpon darinya.

"Clara? Oh gadis itu... dia sedang tertidur pulas. Maaf, aku tidak bisa membangunkanya karena dia sangat kelelahan semalam."

"Apa..? Hei..." Tut.. tut... tut... Suara panggilan telpon terputus. William mencoba menelpon kembali nomor Clara tapi sekarang sudah tidak aktif.

*******

Dilain tempat William terlihat sangat marah dan melempar hpnya di atas kasur." Jangan bilang Clara sedang di culik? Yah ampun ini semua salahku. Mengapa aku membiarkannya berjalan sendiri dimalam hari." William memegang kepalanya dan merasa sangat frustasi. "Hana..? iya Hana mengapa aku melupakannya." William mengganti pakaiannya dan bergegas naik ke atas motornya berharap bisa bertemu Hana secepatnya.

William sudah berada didepan gerbang kampus. Dia memperhatikan setiap orang masuk ke dalam kampus, tapi Hana belum juga menunjukkan batang hidungnya. Setelah sekitar 1 jam dia menunggu akhirnya Hana turun dari mobil dengan mengunakan pakaian hitam putih.

"Hana.?" Suara William terdengar begitu nyaring.

"William.. Clara dimana? Apa dia lupa hari ini kita akan ada acara pelepasan mahasiswa untuk magang perusahaan Central Pratama.

"Aku sebenarnya datang kesini untuk menanyakan Clara padamu." William terdengar sangat putus asa.

"Bukannya kemarin dia seharian bersamamu?" Clara balik bertanya kepada William.

William hanya terdiam. "Tidak mungkin aku menjelaskan pada Hana bahwa kami bertengkar karena masalah ****."

"William..?"

"Eh.. Hana aku pamit pulang kalau kamu bertemu Clara bisa hubungi nomorku." William memberikannya nomor telponnya kepada Hana.

"Baiklah.. byee.., mereka itu memang aneh, dari pada repot pacaran mengapa mereka tidak menikah saja.." Hana masih berdiri di tempatnya melihat William yang sudah hilang dari depan matanya.

*****

Hana dan teman-temannya sudah berangkat menggunakan bis kampus menuju kantor tempat mereka akan magang selama 6 bulan kedepan.

"Hana, dimana clara? Ibu Wirda berdiri di depannya melihat kursi yang ada di sampingnya kosong. Semua orang di kampus mengetahui mereka sangat dekat dan dimana ada Hana maka disitu juga ada Clara.

Hana hanya menggelengkan kepalanya. "Belum ada kabar bu, pesanku belum di baca dan nomornya tidak aktif."

"Beri tahu dia besok langsung menghadap kepada direktur perusahaan untuk menjelaskan alasannya karena tidak bisa hadir dihari pertamanya magang."

"Iya bu, Clara.. Clara.. Apa hidupmu serumit ini." Hana terkadang kasian melihat sahabatnya itu tapi dia tidak mau terlalu jauh mencampuri urusan pribadi Clara.

Di apartemen. Clara yang sudah bangun melihat langit-langit kamar. Matanya langsung melotot dan memutar kedua bola matanya melihat sekeliling tempatnya berada.

"Di mana aku? Pria itu...apa dia.. semalam apa yang telah kami lakukan..? oh astaga jangan-jangan dia sudah mencabuliku."

Clara memeriksa bajunya dan badannya ternyata pakaiannya masih lengkap. "Oh syukurlah." Ucapnya sambil mengelus dadanya.

"Hpku, astaga ini lowbat. Bagaimana aku bisa keluar dari sini? Dia mengunci pintunya. Tapi kemana dia? Sepertinya dia benar-benar sangat kaya dalam kamar ini penuh dengan barang-barang antik dan sangat berkelas."

Clara yang merasa gerah akhirnya mandi dan merendam badannya ke dalam bathup.

1
Arnoldina Caet
Kecewa
Sarah Yuniani
Clara sama Cakra kok gak negur anak nya sih .. Calvin udah keterlaluan
Sarah Yuniani
sip Clara jangan mau ditindas
Sarah Yuniani
ceritanya seru
Sarah Yuniani
hahahah keriput dan tuwirr
Sarah Yuniani
gemess
Sarah Yuniani
kok saya sih
Sarah Yuniani
sudah baik dikasih tumpangan tempat tinggal .. dasar clara
❀∂я🤎AnitaPraditaM⃟3💋
orang tua ribut melulu, pasti rumah bagai neraka bagi Clara
Ida S
Luar biasa
tris tanto
dia yg mutusin dia yg stress
tris tanto
knp jd diputer yak siapa yg salah siapa yg disalahin
tris tanto
emng gk nungguin dirs yak,kok liat diph ft hananya
tris tanto
knp kd gugu claranya yg tegas dong bgmnpun kamu yg sah lho
tris tanto
lha ktny nunggu siap kirain akna ada sdkt drma mslh ninaninu ee tau2 udh ninaninu
tris tanto
ditanyain bpknya gk bisa jwb soa perasaan cakra ke clara,,tp ada bb dimn cakra takut kehilngn clara,disini adeknya bilng msh mencintai fely,,
tris tanto
lha ngapain jg nemuin claraaa,,jd dipermalukan kan
tris tanto
malem masing galauuuuuooo kok pagi2 udh mau nyatain perasaan,,lha cpt ment to
Tami Satra
sabar cakra nunggu halal dulu
antha mom
thor kamu ya jangan sampai Clara kenapa napa sama kehamilan nya,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!