Tidak pernah terbayangkan jika perempuan urakan sepertiku pada akhir nya bisa menikah dengan lelaki pilihan papa yang katanya tampan, baik dan kaya melintir.
Aku terinspirasi dari pernikahan adikku yang berakhir bahagia karena pilihan papa.
Awalnya semua berjalan sesuai harapan, akad nikah yang sakral, resepsi yang mewah dan perlakuan suamiku yang teramat sangat baik. Tapi itu hanya mimpi selama dua hari di hidupku.
Enrico Putra Deisanto, seorang pengusaha dalam bidang farmasi yang menikahiku saat ini. Dia membawaku pulang ke sebuah rumah megah bak istana dengan puluhan pembantu.
Disinilah kisah hitamku dimulai, aku yang mencintainya pada pandangan pertama harus rela mengubur mimpiku untuk hidup bahagia dengan nya. Akhirnya aku tahu dia menikahiku karena paksaan ibu nya yang sedang sakit parah dan bukan kemauan nya sendiri.
Penderitaanku tak berhenti di situ, dengan santainya dia membawa pulang seorang perempuan yang akan tinggal satu rumah dengan kami. Seorang perempuan yang katanya sangat dia sayangi. Kalian tidak akan bisa membayangkan bagaimana jika seorang suami membawa perempuan lain di depan istri sah nya.
ini kisah saya,
ini cerita saya,
saya pemeran utamanya,
lalu apa posisi perempuan itu?
Aku harap dia hanya pemeran pembantu atau pelengkap latar yang hanya bisa diam, aku tetaplah pemilik suamiku yang sah...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon musbich, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 7
"Tunggu deh, ini kan bukan jalan ke rumah,” kata Chelsea mencoba memperhatikan jalan dan kembali menatap Enrico yang sedang fokus menyetir.
Enrico menghentikan mobil nya di salah satu kedai yang bertuliskan ‘Ice Cream Solves Everything’, dia mulai mematikan mesin mobil nya dan mulai menatap Chelsea yang masih bengong.
“Kenapa diem? Ayo turun, kayak nggak pernah lihat kedai es krim saja,” kata Enrico dingin.
“Ngapain lihat kedai es krim, ngelihat kamu aja uda ngingetin aku dengan es krim di freezer,” celetuk Chelsea.
“Heh?”
“Nggak ngerasa kalo kamu juga dingin?” kata Chelsea mulai membuka pintu mobil dan berjalan kearah kedai diikuti oleh Enrico di belakang nya.
“Mau pesan apa?” Tanya Enrico sambil melihat lihat buku menu.
“Nggak biasanya kamu baik, ini nggak hutang kan? Aku nggak harus bayar es krim yang ku makan kan?”
“Siapa yang bilang harus bayar?”
“Wah, baiklah aku akan memesan eskrim yang banyak,”
“Tapi tidak banyak juga,” celetuk enrico.
“Kamu kan kaya, uangmu tidak akan habis hanya dengan membelikanku es krim di kedai butut ini,”
“Kedai butut?”
“Ya, baru kali ini aku diajak orang kaya ke kedai seperti ini,”
“Memangnya kamu biasa makan dimana?”
“R-Story, kamu tau kan restaurant mewah itu? Aku bahkan bisa makan gratis di sana,” kata Chelsea kesal.
“Kamu pikir uang itu punya kaki trus bisa jalan sendiri ke kantongku? Seenak nya saja mau menghambur hamburkan uang demi makanan,”
“Kalo dasaran nya pelit ya pelit aja sih,”
“Makanya kerja biar tahu rasanya lelah setelah seharian bekerja,”
“Selelah lelah nya bekerja,lebih lelah lagi jadi pengangguran.Nggak pernah ngerasain nganggur sih,” kata Chelsea kesal.
“Bukan nya kamu sudah bekerja melayaniku,”
“Tanpa gaji? Itu rasa nya beda dikit dengan pengangguran,”
“Jadi pesan pak?” Tanya waiter yang memperhatikan mereka berdua.
“Aku pesan rasa coklat, rasa vanilla, sus bertopping mirip pasir ini. Lalu red choux vanilla crème, dan—“
“Cukup!” kata enrico dingin.
“Apa sih? Seenak nya saja kamu menghentikanku memesan semua ini,”
“Kamu tidak akan habis,”
“Aku akan menghabiskannya, aku sedang kelaparan,” kata Chelsea kesal dan mulai menuding beberapa jenis es krim yang ada di buku menu.
“Kamu ini—“
“Sudah,” kata Chelsea memotong ucapan enrico seraya tersenyum pada waiters yang daritadi mencatat pesanan nya.
“Kamu mau pesan apa, sayang?” Tanya chelsea lembut menatap enrico dengan senyuman yang mengembang sempurna.
“Itu saja mbak,” kata enrico cepat pada waiters tanpa memperdulikan Chelsea.
“Sepertinya kamu benar benar pelit, tidak salah jika kekasihmu pergi ke paris meninggalkanmu,”
“Kamu—“
“Benarkan? Hidupmu terlalu menyedihkan hanya dengan memikirkan seorang wanita, kamu tuh pacaran sama orang atau bawang sih? Sedih mulu…” kata Chelsea santai.
“Jangankan es krim, eskalatorpun bisa kubeli,” sahut enrico kesal.
Mereka terdiam cukup lama tanpa obrolan sedikitpun dan mulai sibuk dengan ponsel nya. Satu pesan masuk di ponsel Chelsea.
🐡Hai kakak durhaka, kamu sedang apa?
Mazea🐡
🐡Kencan di kedai es krim,
Chelsea🐡
🐡Kamu kan bisa mengajak suamimu yang kaya itu untuk makan di R-STORY, sekalian membuat dagangan mertuaku laku,
Mazea.🐡
🐡Iya, ini kami sedang kencan di restaurant mewah yang menyediakan berbagai macam jenis es krim juga.
Chelsea.🐡
‘Maafkan kakakmu yang harus berbohong,’ gumam Chelsea dalam hati seraya memasukkan ponsel nya lagi ke tas jinjing milik nya.
Tidak lama kemudian es krim datang dengan berbagai rasa, Chelsea melihatnya dengan wajah berbinar binar.
“Ini satu untukmu, anggap saja aku sedang berbaik hati,” kata Chelsea seraya menyerahkan es krim vanilla nya pada enrico.
“Cih, yang bayar siapa,” gumam enrico kesal seraya menyendok es krim ke mulut nya.
Enrico masih bengong melihat Chelsea yang melahap habis semua es krim nya, perempuan itu benar benar bisa menghabiskan eskrim yang dia pesan. Ini benar benar gila. Dan tanpa sadar laki laki itu mengusap sudut bibir istrinya yang ada setetes es krim sisa di sana menggunakan tissue.
“Aku bisa sendiri,” kata Chelsea cepat menarik tissue di tangan enrico.
“Hem,” enrico berdehem menetralkan suasana yang tiba tiba terasa canggung.
“Jangan terlalu banyak es krim, kamu bisa sakit. Batuk pilek misalnya,”
“Es krim itu malah dapat menenangkan rasa sakit pada tenggorokan,”
“Sok tahu,”
“Hey, temanku banyak yang dokter,” celetuk Chelsea.
“Kamu pikir aku tidak kenal dokter?” gerutu enrico yang tiba-tiba teringat alina yang kebetulan profesinya juga seorang dokter.
“Buktinya kamu tidak tahu jika penyebab batuk dan pilek adalah virus,”
“Nggak takut gendut?”
“Faktor kegemukan itukan tergantung dari perilaku,lingkungan dan genetic. Aku tidak punya genetic gendut,sedangkan perilaku hidupku sehat,”
“Es krim jajanan tidak sehat,”
“Ya tuhan, semua ucapanmu seakan akan melarangku untuk menikmati makanan enak ini. Asal kamu tahu ya kalo es krim ini sehat, banyak kalsium dan nutrisi di dalam nya,” kata Chelsea kesal.
Mereka mulai terdiam lagi karena tidak ada topic yang perlu di debatkan.
“Ice cream solves everything,” kata Chelsea mencoba mengeja tulisan yang menjadi icon kedai tersebut.
“Wah, ternyata es krim bisa menyelesaikan segalanya,” kata Chelsea lagi meskipun laki laki dihadapan nya terlihat malas meladeni nya.
“Oia, tadi kan sudah ku beri satu es krim rasa vanillaku padamu, kan?”Tanya Chelsea hati hati menatap suaminya.
“Hem,”
“Coba deh lihat tulisan itu,” kata Chelsea seraya menunjuk tulisan ‘Ice cream solves everything’.
“Hem,” enrico mulai melihat tulisan itu dengan malas.
“Jika es krim bisa menyelesaikan segalanya, maka hutang sepatuku tadi lunas kan?” kata Chelsea girang.
“Heh?”
“Akhirnya aku bisa melunasi hutangku hanya dengan memberimu es krim vanilla, icon kedai es krim ini benar benar keren!” kata Chelsea terkekeh benar benar memuji icon kedai es krim tersebut.
“Kamu tahu harga sepatu tadi?” Tanya enrico kesal.
“Berapa?” Tanya Chelsea santai.
"20 JUTA!”
“Seenak nya saja kamu ganti dengan es krim vanilla seharga 20 ribu, lagian siapa yang bayar es krim itu, heh?” Tanya enrico kesal.
“Kamu,”
“Trus?”
“Trus es krim nya kan uda jadi milikku, kenapa coba?” kata Chelsea santai.
“Ayo kita pulang, aku bisa gila seharian bersamamu,” kata enrico menuju kasir.
“Enrico,” panggil Chelsea mulai menggandeng lengan suami nya.
“Hem,”
“Jangan abaikan aku kenapa sih,” kata Chelsea mulai kesal.
“Kamu bener bener mirip es krim,” kata Chelsea yang masih terabaikan.
“Hem?” enrico mulai menatap perempuan yang menurutnya cerewet itu.
“Kamu dingin,”
“Heh?” enrico mulai tersulut emosi lagi.
“Tapi manis,” lanjut Chelsea dengan senyuman semanis es krim.
“Hem,” enrico hanya berdehem untuk menetralkan hati nya yang sempat berbunga bunga sedikit atas ujian Chelsea.
“Sebenernya kamu tahu nggak sih perasaanku saat ini ke kamu, kayak eskrim yang belom dimakan trus jatoh ke lantai, SAYANG BANGET!” gumam Chelsea dalam hati.
jangan lupa like, comment and vote ya guys 🙏😁
maaf jika banyak typo, ini ngetiknya di mobil yg sedang berguncang, aku rela nyuekin abang pacar di sampingku demi ngetik ini loh guys, jd mohon tinggalkan comment.... 🙏😁
hepi sunday 🍓🍓🍓
Aku mampir yahh dengan like dan rate nya, Jangan lupa mampir dan feedback ke novel ku yahh ❤Sabda Rindu❤
Terimakasih ditunggu kehadirannya 🥰