NovelToon NovelToon
Douluo Dalu : Legenda Pemanah Ilahi

Douluo Dalu : Legenda Pemanah Ilahi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Fantasi
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: mianno

Update 1 × 10 bab per 7 hari

*******************

Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.

Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.

Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.

Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aura yang Tidak Seharusnya Ada

Ruangan itu mendadak menjadi sunyi.

Tatapan Elder Xu dan Mo Han langsung tertuju pada Li Yu’er tanpa berkedip. Tekanan soul power samar memenuhi udara di sekitar mereka, membuat suasana terasa berat.

Li Yu’er bisa merasakan punggungnya mulai dingin.

Barusan Freya hampir muncul.

Meski hanya sepersekian detik, aura divine yang keluar tetap terlalu mencolok bagi spirit master kuat seperti mereka.

Mo Han perlahan menyipitkan mata.

“Barusan…”

“Apa kau melakukan sesuatu?”

Nada suaranya terdengar tenang, tetapi Li Yu’er tahu dirinya sedang dicurigai.

Dalam hati ia langsung memaksa dirinya tetap tenang.

Panik hanya akan membuat keadaan semakin buruk.

Li Yu’er segera menundukkan kepala sedikit lalu berkata,

“Aku tidak tahu, Senior.”

“Tubuhku tiba-tiba terasa panas.”

Mo Han tidak langsung menjawab.

Tatapannya masih terkunci pada Li Yu’er.

Sementara di sampingnya, Elder Xu juga terlihat berpikir keras.

Aura tadi terlalu aneh.

Suci.

Murni.

Namun juga memberi tekanan yang sulit dijelaskan.

Bahkan soul power mereka berdua sempat bergetar sesaat.

Hal seperti itu seharusnya mustahil berasal dari spirit master level rendah.

Mo Han akhirnya melangkah mendekat.

Li Yu’er diam-diam menahan napas.

Pria itu mengangkat tangan lalu meletakkannya di bahu Li Yu’er.

Dalam sekejap, soul power hangat memasuki tubuhnya.

Pupil mata Li Yu’er sedikit mengecil.

“Pemeriksaan soul power…”

Mo Han sedang memeriksa tubuhnya.

Li Yu’er segera menekan Freya sedalam mungkin ke dalam kesadarannya.

Ia bahkan tidak berani membiarkan sedikit pun divine aura bocor keluar.

Beberapa detik berlalu.

Mo Han perlahan mengerutkan alis.

Ia tidak menemukan sesuatu yang aneh.

Soul power Li Yu’er sangat murni dan stabil.

Tidak ada tanda masalah.

Namun justru karena itulah ia merasa semakin aneh.

Aura tadi jelas bukan ilusi.

Elder Xu akhirnya berkata pelan,

“Mungkin resonansi dari roh bela dirinya.”

Mo Han tidak langsung membantah.

Spirit weapon berkualitas tinggi memang kadang memiliki fenomena khusus saat awakening awal.

Meski begitu…

instingnya masih merasa ada sesuatu yang disembunyikan anak ini.

Ia akhirnya menarik kembali soul power-nya.

“Untuk sementara cukup.”

“Tapi kalau tubuhmu terasa aneh lagi, segera laporkan.”

Li Yu’er mengangguk tenang.

“Baik, Senior.”

Meski wajahnya terlihat biasa saja, di dalam hati ia diam-diam menghela napas lega.

Untung mereka tidak menemukan apa pun.

Kalau keberadaan twin martial soul terbongkar sekarang…

situasinya akan sulit dikendalikan.

Mo Han kembali duduk di kursinya sambil mengetuk meja perlahan.

“Besok pagi kita akan berangkat menuju Moon Spirit Forest.”

“Kau akan mendapatkan soul ring pertamamu di sana.”

“Untuk malam ini, kau bisa beristirahat di area asrama Spirit Hall.”

Li Yu’er sedikit mengangguk.

Seorang pelayan segera datang membawanya keluar ruangan.

Setelah pintu tertutup—

suasana di dalam ruangan kembali sunyi.

Mo Han menyipitkan mata sambil menatap pintu.

“Apa menurutmu anak itu menyembunyikan sesuatu?”

Elder Xu terdiam beberapa saat sebelum menjawab,

“Entahlah.”

“Tapi aura tadi… bukan aura biasa.”

Mo Han perlahan mengangguk.

Ia sudah menjadi Spirit Ancestor selama bertahun-tahun.

Namun tadi, untuk sepersekian detik, ia benar-benar merasakan tekanan dari aura Li Yu’er.

Hal itu terlalu aneh.

Seorang anak enam tahun seharusnya mustahil membuat soul power miliknya bergetar.

Elder Xu kemudian berkata pelan,

“Namun satu hal pasti.”

“Bakat anak itu sangat tinggi.”

“Kalau dibimbing dengan benar, masa depannya mungkin tidak kalah dari para genius pusat Spirit Hall.”

Tatapan Mo Han sedikit berubah.

Pusat Spirit Hall…

tempat berkumpul monster-monster sejati.

Kalau seseorang bisa mendapat penilaian seperti itu, maka potensinya jelas luar biasa.

Namun entah kenapa…

ia tetap merasa Li Yu’er jauh lebih berbahaya dibanding yang terlihat.

Sementara itu.

Li Yu’er mengikuti pelayan menuju area asrama Spirit Hall.

Gedung asrama terlihat jauh lebih bagus dibanding rumah-rumah biasa di desa. Bangunannya besar dengan koridor panjang dan pencahayaan terang.

Banyak anak seusia Li Yu’er terlihat berjalan di sekitar area itu.

Beberapa mengenakan seragam Spirit Hall.

Tatapan mereka langsung tertuju pada Li Yu’er.

Anak baru.

Dan dibawa langsung oleh Elder Xu.

Jelas bukan orang biasa.

Pelayan akhirnya berhenti di depan sebuah kamar.

“Ini kamarmu mulai sekarang.”

Li Yu’er membuka pintu perlahan.

Ruangan di dalam cukup sederhana tetapi bersih.

Ada tempat tidur, meja kecil, lemari, dan jendela besar menghadap kota.

Setelah pelayan pergi, Li Yu’er akhirnya duduk perlahan di atas tempat tidur.

Ekspresinya langsung berubah serius.

“Freya semakin sulit dikendalikan…”

Ia memejamkan mata perlahan.

Kesadarannya tenggelam ke dalam dunia spiritual miliknya.

Dan di sana—

ia melihat dua cahaya berbeda.

Yang pertama adalah Moonlit Arrow.

Busur perak bercahaya bulan melayang tenang di sisi kanan.

Aura dingin dan lembut menyelimuti area sekitarnya.

Sementara di sisi kiri—

cahaya emas menyilaukan memenuhi ruang spiritual.

Sosok Valkyrie bersayap enam berdiri diam dengan tombak emas di tangannya.

Meski tidak bergerak, tekanan yang dipancarkannya jauh melampaui Moonlit Arrow.

Li Yu’er mengerutkan alis.

Perbedaan kualitas kedua roh bela diri ini terlalu besar.

Moonlit Arrow masih bisa dianggap masuk akal di dunia Douluo.

Namun Freya…

terlalu abnormal.

Bahkan aura sucinya terasa mirip keberadaan dewa.

“Tunggu…”

Li Yu’er tiba-tiba menyadari sesuatu.

Dalam novel asli Douluo Dalu, roh bela diri tipe angel sangat berkaitan dengan garis keturunan Seraphim milik keluarga Spirit Hall.

Dan salah satu pemilik angel spirit terkuat adalah Qian Renxue.

Namun aura Freya miliknya terasa berbeda.

Lebih liar.

Lebih agresif.

Dan entah kenapa memiliki aura perang yang sangat kuat.

Li Yu’er perlahan membuka mata.

Tatapannya berubah rumit.

Kalau suatu hari nanti Freya terlihat oleh orang-orang Spirit Hall…

mereka pasti akan langsung memperhatikannya.

Apalagi keluarga angel spirit memiliki posisi sangat tinggi di Spirit Hall.

“Untuk sekarang aku harus tetap menyembunyikannya.”

Li Yu’er berjalan menuju jendela lalu memandangi Kota Luo’an di malam hari.

Lampu-lampu kota terlihat terang dari kejauhan.

Ini baru langkah awalnya di dunia Douluo.

Namun ia sudah mulai merasakan tekanan besar.

Di dunia ini…

kekuatan berarti segalanya.

Dan sekarang dirinya memiliki kekuatan yang bahkan mungkin terlalu berbahaya.

Saat Li Yu’er sedang berpikir—

tok tok tok.

Suara ketukan pintu terdengar.

Li Yu’er sedikit mengernyit lalu membuka pintu.

Seorang anak laki-laki berdiri di luar.

Usianya sekitar dua belas tahun dengan rambut coklat pendek dan seragam Spirit Hall.

Tatapannya langsung jatuh pada Li Yu’er.

“Jadi kau anak baru itu?”

Nada suaranya terdengar agak arogan.

Li Yu’er menjawab datar,

“Ada perlu?”

Anak itu sedikit mendengus.

“Namaku Zhao Kai.”

“Aku dengar kau punya innate full soul power.”

Li Yu’er langsung mengerti.

Berita tentang dirinya rupanya sudah menyebar.

Zhao Kai menyilangkan tangan sambil berkata,

“Semua orang membicarakanmu seharian.”

“Katanya kau genius besar dari desa kecil.”

“Tapi aku tidak percaya.”

Tatapan Li Yu’er tetap tenang.

“Lalu?”

Zhao Kai sedikit mengernyit melihat reaksi datar itu.

Biasanya anak seusia mereka akan gugup atau marah ketika diprovokasi.

Namun Li Yu’er justru terlihat terlalu tenang.

Zhao Kai akhirnya berkata,

“Besok sebelum berangkat ke Moon Spirit Forest…”

“Ayo spar denganku.”

“Aku ingin melihat seberapa hebat genius baru Spirit Hall.”

Setelah mengatakan itu, Zhao Kai langsung pergi tanpa menunggu jawaban.

Li Yu’er memandang punggung anak itu beberapa saat sebelum menghela napas kecil.

“Anak-anak tetap anak-anak…”

Namun matanya perlahan berubah tajam.

Spar?

Mungkin ini kesempatan bagus untuk memahami kemampuan Moonlit Arrow miliknya lebih dalam.

1
Dayu Mency
kok berputar" terus, padahal sebelumnya udah beberapa kali jumpa sama limit douluo
Fajar Fathur rizky
cepat update bab 46 thor
Äï
tiba² sembilan tahun njirr itu perjalanan dari akademi sampe ke rumah guru nya menghabiskan tiga tahun kah? secara pas 6thn roh bangkit, dateng ke akademi blm 2h langsung di ajak berburu roh pertama dapet cincin 100 tahun besok nya, dapet guru langsung otw ke rumah nya guru nya, blm 3h udh ujian ketemu patung freya, besok nya ke aula utama di situ cincin roh 100 tahun berubah jadi 800 dan blm sebulan sejak roh mc bangkit tp umur udh naik dari 6 tahun jadi 9 tahun. 👍
Äï
dah deg dag deg mulu njirr udh kaya indosiar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!