Yuexin, seorang gadis dari dunia modern yang di abaikan okeh keluarga kandung nya demi sang anak angkat, ia harus mengalami nasib sial. Dirinya mati karena sengaja di dorong oleh saudara angkat nya, bukan nya mati jiwa nya terlempar ke zaman kuno dan masuk ke dalam tubuh seorang gadis miskin yang tidak memiliki keluarga.
lanjut bac yuk ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Uyuuun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bagian 6
Yuexin menghitung dan mencatat berapa kati milik para warga, ia tidak akan menipu para warga. 1 kati umumnya setara dengan 0,5 kg hingga 0,625 kg (500-625 gram), tergantung wilayah penggunaannya. Di Indonesia, 1 kati tradisional sering dianggap sama dengan 625 gram (
kg), sementara di Tiongkok modern 1 kati (jin) dibakukan menjadi 500 gram (kg).
Jika merujuk pada hasil per batang (1 pohon), satu pohon ubi rata-rata menghasilkan 7 kg (14 kati) atau bahkan lebih.
Setelah selesai mencatat Yuexin menghitung uang berapa saja yang akan di terima oleh para warga, Yuexin berbicara kepada mereka mengenai harga yang akan diperoleh warga. Para warga mengusulkan hanya 20 koin per kati saja yang akan mereka terima, mereka ingin 5 koin lagi sebagai upah untuk Yuexin.
"Jangan menolak nya Yuexin, jika kau menolak maka kami semua akan marah ". ucap kepala desa.
"Baiklah aku terima, terimakasih kalian sungguh baik ". ucap Yuexin penuh senyuman.
"Yuexin mengapa kau tidak ikut menjual semua ubi milik mu ? " tanya warga.
"Oh tidak, aku ingin membuat makanan lain dan akan tetap menjual dari olahan ubi ". Jawab Yuexin dan warga tersenyum mendengar itu.
Di kediaman menteri song, nyonya song sudah makan tiga porsi tang Yuan yang di beli oleh pelayan nya.
"Nona itu menjual menu baru nona, makanan ini bernama tang Yuan. "
"Tang Yuan ? Ini sangat enak bahkan lebih enak dari pada makanan di istana kekaisaran " ucap nyonya Song.
Beruntung suaminya telah pergi ke istana kekaisaran begitu juga dengan kedua putranya yang telah pergi ke akademi untuk menuntut ilmu.
'Akhir - akhir ini emosi nyonya sudah lebih baik, setiap hari nyonya selalu terpikirkan putrinya yang hilang 13 tahun yang lalu '. Batin pelayan pribadi nyonya song.
'Andai putriku masih ada'. Batin nyonya song.
Nyonya song kehilangan putri nya 13 tahun yang lalu, seseorang menculik putrinya di kediaman nya sendiri. Entah apa motif sang pelaku sampai menculik putri kesayangan keluarga song.
...---------------...
Pagi hari seperti biasa memasak sesuatu yang baru, kali ini ia mencoba untuk membuat cookies coklat menggunakan oven tradisional. Cookies coklat itu akan ia berikan untuk kedua kakak nya yang sedang berada di akademi kekaisaran. Li Yuxuan sangat menyukai belajar apalagi di bidang politik ia mempunyai mimpi untuk menjadi seorang pejabat di istana kekaisaran. Sedangkan Li Shuo kakaknya ia lebih menyukai hal - hal berbau obat dan racun. Ia bermimpi untuk menjadi tabib terkenal. Sedangkan Li Xiaoshun ia tidak memiliki impian apa pun, ia hanya berharap ia selalu bisa bersama - sama dengan keluarganya.
Namun Yuexin ingin mengajak Li Xiaoshun berbisnis hingga mereka mencapai puncak bisnis terkenal. Tentunya Li Xiaoshun setuju, ia sangat menyukai dunia bisnis dan Yuexin menemukan partner yang tepat untuk dirinya.
" Ini ? ". Li Xiaoshun memegang cookies coklat dengan tatapan bertanya.
"Itu cookies coba lah ".
"Wow, ini sangat enak ". cookies coklat itu sekali di gigit coklatnya akan lumer di mulut memberikan sensasi enak tersendiri. Coklat nya tidak terlalu manis dan ada sedikit pahit dari rasa coklat asli.
"Itu ayam Krispy dengan saus cream saus dan itu ada kentang goreng dengan saus tomat ". Yuexin memperjelas semua masakan nya.
Ia membawa makanan dalam porsi besar untuk kedua kakak nya yang di akademi. Sementara ayah , ibu dan Li Xiaoshun sudah makan dengan puas.
"Kakak ayo kita berangkat ".
"Baiklah ayo, ibu kami pergi dulu ". pamit mereka lalu pergi.
Sesampainya di kedai makan Maiyaizu, tuan Zubei mempersilahkan mereka untuk masuk. Bahan - bahan yang lain sudah di persiapkan oleh tuan Zubei.
"Tuan tapi untuk membuat sisi caramel di atas harus menggunakan flame gun bisa juga menggunakan sendok tapi aku tidak yakin hasilnya akan bagus seperti memakai flame gun ". Jiwa - jiwa bisnis Yuexin kambuh lagi.
Yuexin mengeluarkan flame gun dan ia mengajarkan koki di kedai makan itu cara membuat ubi brulee dan cara menggunakan flame gun.
"Luar biasa, barang ini sungguh canggih dan bagus tuan ! ".
"Dimana saya bisa membeli barang itu ? " tanya tuan Zubei.
"Tuan bisa beli benda ini dariku, aku menjual nya dengan harga 100 keping emas 1 flame gun ".
"Kalau begitu saya beli 3 " ucap tuan Zubei.
Yuexin segera mengeluarkan flame gun milik nya, ia pun mulai menghitung hasil dari harga ubi dan juga flame gun yang ia jual. Setelah selesai Yuexin tidak langsung pergi, ia duduk untuk memesan makanan di sana dan tentunya tuan Zubei menghidangkan makanan terbaiknya.
Pelayan di kedai makan Maiyaizu mulai mempromosikan ubi brulee, orang - orang di ibu kota datang secara ramai hanya untuk menikmati ubi brulee. Dalam kurun waktu 2 jam ubi yang mereka jual habis semua begitu juga dengan beberapa makanan di kedai makan Maiyaizu.
"Luar biasa ! penjualan kita hari ini laris melebihi biasanya ! " ucap asisten pribadi tuan Zubei.
"Nona Yuexin besok berikan saya ubi lagi, kerja sama kita tidak akan pernah putus hahahaha, ini pencapaian luar biasa " ucap tuan Zubei.
Yuexin dan Li Xiaoshun tersenyum, mereka pun pergi namun sebelum itu Yuexin memberikan bingkisan kecil yang berisi cookies coklat buatan nya. Setelah mengantarkan kepergian Yuexin, tuan Zubei memakan cookies pemberian Yuexin.
"Ini ..... ". Rasa lezat yang tidak bisa ia katakan.
Sesampainya di depan gerbang akademi kekaisaran Yuexin meminta penjaga akademi untuk memanggil kedua kakak nya. Li Yuxuan dan Li Shuo datang lalu memeluk Yuexin dengan rindu.
"Yue' er kakak merindukan mu " ucap Li Shuo yang masih setia memeluk Yuexin.
"Cih " Li Xiaoshun berdecih jijik melihat tingkah kakak nya.
"Aku juga merindukan kalian, kakak lihatlah aku berhasil membeli kereta kuda " tunjuk Yuexin ke arah kereta kuda miliknya.
"Wah bagus sekali ".
"Kedatangan ku kesini karena ingin berbagai makanan yang baru ku buat untuk kalian ".
"Wah yue'er ku sangat baik dan sangat menyayangi kami " ucap Li Shuo untuk membuat Li Xiaoshun cemburu.
"Cih, aku tidak akan terpengaruh lagian aku setiap hari makan masakan yang di buat yue'er dan setiap hari yue'er akan membuat masakan enak untuk ku dan juga ayah ibu ".
"Kau - " Li Shuo ingin menghajar Li Xiaoshun karena cemburu begitu juga dengan Li Yuxuan.
"Sudah lah kakak jangan marah, aku akan sering - sering ke ibu kota karna ada bisnis dan aku akan sering berkunjung lalu membawakan makanan enak untuk kalian " ucap Yuexin demi melerai ketiga kakaknya yang akan bertengkar.
"Hubungan anak desa itu dengan adik nya cukup baik " ucap tuan muda song Xuan.
"Apakah kalau mei - mei kita masih ada akan seperti mereka ? " tanya tuan muda kedua song Yanxue kepada saudara nya itu.
Kebahagiaan Yuexin dengan kakak - kakaknya di tatap oleh siswa akademi dengan tatapan iri bagi mereka yang keluarganya tidak harmonis.
"Baiklah kalau begitu aku pulang dulu sampai jumpa besok ". ucap Yuexin.
Lagi dan lagi Li Shuo dan Li Yuxuan memeluk Yuexin lalu mereka mencium kening Yuexin dengan sayang. Begitu juga dengan Yuexin yang membalas mencium pipi kedua kakak nya.
"Yue'er kau tidak adil " Rajuk Li Xiaoshun.
"Baiklah - baiklah (cup) " Yuexin mencium pipi Li Xiaoshun.
"Ayo kita pulang, dah kakak sampai jumpa besok " Yuexin melambaikan tangan nya dari dalam kreta kuda.
"Hati - hati di jalan adik ! ".
"Iya ! ".
zebua
pasti ada sedikit kemiripan kan?