NovelToon NovelToon
Nairi Ku Tersayang

Nairi Ku Tersayang

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:62.8k
Nilai: 5
Nama Author: Indah mala

Hai Teman-teman" Perkenalkan ini Novel baru Mala. Sebenarnya ini Novel pindahan dari akun lama Mala, Semoga suka.

"Halo namaku NAIRI, dan aku adalah gadis kampung biasa.
"hem...." Tidak terlalu cantik dan hidup sederhana.

Aku memiliki sahabat yang bernama Lina. Dia gadis yang baik, pengertian dan yang pastinya selalu ada disaat aku butuh dukungan.

Yuk langsung intip kisahku. 🤭🤭🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah mala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kejutan

🍒 Happy Reading 🍒

Lina

Kini semua sudah berkumpul diruang kluarga sambil memakan makanan yang dibuat Mama Aska .

"Nak!, Kamu tinggal disini dulu ya, sama Mama Papa . Karna Mama sering kesepian. Papamu jarang dirumah, kadang keluar kota, karna kerjaan. Dan Aska juga selalu sibuk bekerja. Apalagi dia lebih memilih tinggal dirumahnya sendiri." Kata Mama Renata, sambil memegang tangan Nairi.

Nairi merasa canggung, dia belum terbiasa, apa lagi keluarga Aska keluarga yang terpandang. Sedangkan dia hanya gadis desa yang tidak berpendidikan. Rasanya masih belum percaya, ia berada dirumah yang mewah ini.

Biasanya kalau dirumah mewah, Nairi hanya bekerja. Kalau bukan sebagai Baby Sister, ya sebagai asisten rumah tangga. Itu yang membuatnya melamun hingga tepukan bahu menyadarkan Nairi.

"Eh!" Iya apa tadi?". Sontak membuat semua orang tertawa.

"Ada apa Nak?, kamu melamun?'' Tanya Mama Aska.

"Enggak Ma!, Nairi hanya berpikir, pernikahan Nairi yang begitu cepat.'' Jawab Nairi.

"Ya nggak papa sayang!, semakin cepat semakin baik. Iya kan Pa?'' Tanya mama Aska kepada Tuan Aditama.

''Tentu sayang!'' Kamu jangan banyak pikiran, santai saja, semua sudah diurus oleh Mamamu. Sambil melihat Mamanya Aska.

''Baiklah!, Bismilliah.'' Guman Nairi. Yah semoga ini yang terbaik.

"Gimana sayang?, Nggak papakan, untuk sementara tinggal disini dulu, nemenin Mama. Nanti kalau kalian sudah menikah, Aska akan membawa kamu tinggal dirumah yang aska tempati.'' Ucap Mama Renata.

"Heem iya Ma." Jawab Nairi. Meski dia sendiri bingung harus ngapain. ''Tinggal disini!''

''Ah mungkin dengan membantu bersih- bersih rumah, biar tidak menganggur,'' Guman Nairi.

................

Tanpa terasa, Nairi sudah 5 hari tinggal bersama keluarga Aska . Ya kurang 3 hari lagi dia akan menikah.

"Kenapa aku rasanya gugup sekali!, Aku sudah mulai belajar membiasakan diri kan!'' Guman Nairi yang masih melamun didepan meja riasnya.

"Kemudian terdengar ketukan pintu kamarnya.

Tok...tok...tok.

''Non Riri!'' Panggil Lila, salah satu Asisten rumah tangga Mama Aska.

Ya dirumah besar ini, ada 10 asisten rumah tangga, yang sudah di bagi sendiri-sendiri tiap apa yang dikerjakan. Ada sopir, ada tukang kebun, memasak dan bersih-bersih. Dan Nairi disini, dia dipanggil Riri. Katanya biar lebih gampang manggilnya.

"Iya!, masuklah Lila.'' Kata Nairi.

"Non Riri dipanggil nyonya!, disuruh kebawah.'' kata Lila.

''Ah iya! Aku akan turun!'' Teriak Nairi dari dalam kamar.

Lila itu, dikususkan untuk membantu segala keperluan Nairi. Jadi kusus untuk mengurusi Nairi selama tinggal disini.

Dan Nairi kadang, dia hanya membantu memasak Mama Aska saja. Soalnya segalanya sudah di urus karyawan Mama Aska.

Nairi pun turun kebawah, setelah dipanggil Lila. Saat dia masih menuruni tangga, dia melihat seorang gadis sedang berbincang-bincang dengan Papa Mama Aska.

"Seperti kenal kalau dilihat dari belakang.'' Guman Nairi. Kemudian Nairi menghampiri Mama Aska.

''Mama panggil Nairi?'' Tanya Nairi.

Namun saat bersamaan, gadis itu pun menoleh.

"Nairi!''

''Loooo!'' Linaaaaa.'' Teriak Nairi langsung memeluk Lina.

''Aku kangen tau.'' Kata Nairi.

''Iya! aku juga Nai.'' Kata Lina.

''Kok kamu bisa tau Alamad rumah ini?'' Tanya Nairi.

''Ah iya, tadi Asisten pribadi Aska yang menjemputku, siapa ya tadi namanya? lupa aku.'' Ucap Lina, sambil memegang kepalanya, seakan mencoba mengingat nama Asisten pribadi Aska.

"Ah Stev ya!'' Kata Nairi.

''Ah iya! betul betul betul.'' Ucap Lina menirukan dengan gaya salah satu acara kartun.

Sontak seisi ruangan jadi riuh karena ucapan Lina.

Kemudian Lina menjelaskan kedatangannya kesini, diminta Aska untuk menemani Nairi sampai selesai pernikahannya.

''Ah so sweet banget tau aska itu!'' Kata Lina.

"Ah kamu belum tau aja gimana dia itu, udah pemaksa suka seenak jidadnya ngambil keputusan.'' Ucap Nairi.

"Lina dan Nairi mengobrol hingga larut sore,

dia juga sudah disiapkan kamar disebelah nairi. Saat makan malam, tiba-tiba ada suara bel rumah.

''Yah sepertinya ada tamu!'' Guman Nairi.

"Nai, tolong bukakan pintunya sayang,'' Kata Mama Aska.

"Tumben Mama menyuruhku, biasanya aku gak boleh apa-apa.'' Batin Nairi, lalu pamit untuk membukakan pintu.

''Iya siapa - ... Loo Aska, kenapa? Tumben gak langsung masuk.'' Kata Nairi.

"Ah, aku ada kejutan untukmu,'' Ucap Aska.

"Hemm,'' Aku udah dapet kejutan hari ini, apa masih ada lagi,'' Tanya Nairi.

''Tentu saja masih ada.'' Jawab Aska sambil membukakan pintu mobilnya.

"Jeng jeng jeng.'' Kata Aska, menirukan instrumen musik yang biasanya digunakan untuk sebuah acara.

''Looo Ayah, Ibu, Dika!, kalian datang.'' Kata Nairi, lalu menangis sambil memeluk Ayah dan Ibunya.

''Kakak!, aku sangat kangen sama kaka,'' Kata Dika lalu ikut memeluk Nairi.

Kini semua berkumpul dirumah Mama Aska. Lina izin 1 minggu, Lina mau menemani Nairi sampai acara selesai. Ayah Ibu dan Adik Nairi, mereka akan pulang setelah acara selesai juga. Karna didesa juga mengadakan acara kecil-kecilan untuk pernikahan Nairi dirumahnya didesa.

................

2 Hari Menjelang Pernikahan.

"Nak ayo siap-siap!, nanti kita pergi belanja." Kata Mama Renata.

''Ya Mama!'' Jawab Nairi, Lalu ia pun pergi ke atas kekamarnya, untuk berganti baju. Setelah selesai dia turun kebawah menghampiri Mama.

''Sudah sayang?'' Tanya Mama.

"Iya Mam,'' Nairi memakai celana jins panjang dengan atasan kaos. Karena dia pikir mamanya akan belanja sayuran kepasar.

Ternyata Lina juga ikut. Sedang Ayah dan Dika duduk berbincang dengan Papa Aska.

''Wah Ibu juga ikut ?," Wah Mah mau kepasar mana?'' Tanya Nairi. Karna mobil yang membawa mereka sudah melewati pasar yang bisa tempat mereka belanja.

Mama hanya tersenyum, lalu berkata:

"Kita tidak belanja sayur sayang, Ibu Nairi yang menjawab.

Lalu mobil pun berhenti, sepertinya didepan sebuah butik. "Hei tunggu..tunggu!, ini kok kaya butik yang jual baju pengantin si,'' Guman Nairi.

Dan saat turun, Nairi juga melihat ada mobilnya Aska.

"Aska juga didalam?'' Tanya Nairi pada Mamanya Aska.

"Iya sayang!'' Kamu sama Aska, hari ini mencoba baju pengantin yang akan kalian pake nanti.'' Kata Mama Aska.

''oooooo.'' Kata Nairi.

''Ya Nairi!, Kau hanya ber oh ria saja sih.'' Kata Lina,

''Seharusnya kamu bilang wow gitu.'' Imbuhnya lagi.

"Trus, aku harus bilang wow sambil salto gitu Lin?'' Ucap Nairi. Dan semua orang tertawa terbahak-bahak.

''Aska sudah sampai sayang?'' Tanya Mama Renata.

''Iya Mah, Aska juga baru sampai,'' Aska menjawab sambil mematikan ponselnya, lalu menghampiri kami dan menyuruhku duduk. Setelah itu salah satu pegawai toko itu keluar lalu menyuruh Nairi untuk mencobanya, ada 3 atau 4 baju.

"Sepertinya Mama sama Aska sudah mempersiapkannya.'' Guman Nairi.

Tak butuh waktu lama, Nairi sudah mencoba baju satu per satu. Dan semua terlihat bagus dibadan Nairi, bahkan Aska sampai tidak berkedip melihat Nairi yang cantik dengan balutan kebaya has adat jawa.

Yah pernikahan mereka mengusung adat jawa tradisional, dan untuk resepsinya menggunakan pakaian moderen atau gaun.

Setelah selesai, semua kembali lagi kerumah. Sedang Aska dia kembali lagi kekantor. Sesampainya dirumah, Nairi langsung kekamar. Setelah membersihkan diri Nairi duduk termenung dipinggir ranjang.

"Dia sedang bergelut dengan pikirannya, ia tidak menyangka kebahagiaan akan datang dikehidupannya yang telah hancur. Meski Nairi masih bingung dengan perasaanya terhadap Aska.

Saat pikiran Nairi melayang entah kemana, sampai-sampai ketokan pintu kamar saja dia tidak mendengar.

Ceklek.

Suara pintu terbuka, ternyata Lina yang masuk kamar Nairi. Lina melihat sahabatnya itu sedang termenung yang entah sedang memikirkan apa?.

"Nai kamu baik-baik saja kan." Tanya Lina.

''Ah Lina!, sejak kapan kamu ada disini?. Nairi yang baru sadar dari lamunannya, kaget melihat Lina yang sudah berdiri disampingnya.

1
Adinda
💕💕💕💕🖤🖤🖤🖤💚💚💚
Adinda
👍👍👍👍👍👍👍
Adinda
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Adinda
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Adinda
👌👌👌👌👌👌
Adinda
👍👍👍👍👍👍
Adinda
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Adinda
⭐⭐⭐⭐⭐
Dhina ♑
nasib tragis Nairi
Dhina ♑
berbagai berkas dan laptopnya
Dhina ♑
ulang lagi
Lina aza
sahabat nairi Samaan namanya denganku😇
𝑀𝒶𝓁𝒶: iya kah, wah bagus dong kak, soalnya sahabat nairi baik hati kaka pun sama. terimakasih sudah mampir di karya jelek Mala
total 1 replies
Nunuk Mulyati
lhooooo
Dhina ♑
thor pesan kopi sama pisang goreng nya
ngiler nih

Ya Allah baik banget mama nya Aska, apa begitu nanti sampai jadi menantu benar-benar?
Dhina ♑
kasihan Nairi, tahu ga???
Miss Dara
like thor
Dhina ♑
Nairi, semoga keputusan kali ini tidak salah
walaupun sebuah kesepakatan
semoga indah pada waktu nya
Aska
semoga kau serius
semoga bisa membuka hati Nairi
Dhina ♑
😥😥😥 Nairi, begitu tragis nasib kamu, punya suami, tapi tidak memberikan nafkah

kali ini Nai, semoga kamu tidaklah bernasib buruk lagi
Aska pasti baik
Flora
Like ku terbang untuk author tersayang
Ceritamu sangat sayang dilewatkan
Semoga kunjunganku tidak membuatmu bosan

Salam dari yuppy
"Diikuti makhluk ghaib"
Asni J Kasim
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!