NovelToon NovelToon
Ibu Untuk Putraku

Ibu Untuk Putraku

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:21.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Malam Sunyi

Ramma Ardiyan Dirgantara (Ramma) 35 tahun, seorang duda anak satu yang ia beri nama Rendy Jonathan Dirgantara. ramma memiliki kebiasaan buruk yaitu selalu minum obat tidur, karena dia selalu di ganggu sama mimpi buruk yang selalu datang setiap malam.

Ramma selalu sedih jika Rendy bilang dia ingin punya mami baru, sedangkan pacar ramma yang bernama sonya tidak mau menikah dengan ramma karena alasan karir, sampai ramma bertemu dengan seorang gadis cantik yang bernama Andriani Vita Melinda, yang mau menjadi ibu dari rendy.
Ramma menikah dengan Vita hanya untuk jadi mami buat Rendy bukan istri untuk ramma, tapi setelah pengorbanan yang dilakukan vita kini mulai timbul perasaan cinta di antara mereka.

hubungan Ramma dengan orangtua mendiang istrinya sangat baik, bahkan nenek dan kakek Rendy itu selalu menolong saat keluarga Ramma dan Vita mengalami gangguan dari orang luar, orang tua dari mendiang istri ramma itu bisa menjadi baik kalau sama orang baik dan bisa sebaliknya bahkan jauh lebih parah. sehingga kebanyakan orang tidak mau mencari urusan dengan keluarga ramma, karena mereka tidak mau sengsara seumur hidup kalau sampai mengusik keluarga itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malam Sunyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 7

“VITAAA akhirnya kamu sampai juga, kamu tau ini jam berapa kan? Kenapa baru sampai” ucap ningsih teman satu kerja Vita

“ Iya aku tau...aku telat, ini karena tadi lama menunggu bus datang, pasti aku di cari in yah sama bu sekar” jawab Vita

“Iya Vit, tadi kata bu sekar, saat kamu sudah datang kamu harus langsung datang ke ruangannya sekarang” ucap ningsih

“Yahh udah aku ke ruangan bu sekar dulu yahh” jawab Vita dan hanya di balas anggukan sama temannya ningsih

Vita berjalan ke arah ruangan atasannya yaitu bu Sekar, bu Sekar terkenal sangat kejam bahkan dia tidak segan-segan memotong gaji karyawan satu persen per satu menit telat, dan juga tidak segan-segan untuk memecat karyawan yang tidak masuk kerja tanpa ada kabar. Kini Vita ingin menyiapkan hatinya untuk mendengarkan semua hujatan dan cacian dari atasannya itu, karena dia kemarin bolos kerja dan sekarang dia telat untuk masuk kerja.

TOK...TOK...TOK...(suara pintu di ketuk)

“Permisi bu, apa tadi ibu memanggil saya?” kata Vita sambil menunduk

“Ohhh Vita.... hebat yah kamu.... masih punya nyali kamu untuk datang ke sini menemui saya” ucap bu sekar sambil berjalan mengelilingi Vita

“Saya minta maaf bu, saya tau saya salah karena kemarin tidak masuk kerja dan sekarang ini saya telat datang” kata-kata Vita yang mencoba tetap tenang walaupun dalam hatinya kini dia sangat takut sekali

Sekar sangat marah sama Vita, bahkan sudah banyak sekali kata-kata kasar yang keluar dari mulut nya untuk Vita, sedangkan Vita hanya bisa mendengarkan itu dan menahan rasa sakit hatinya dan berusaha keras agar tidak menangis.

*******

Dilain sisi ramma sangat penasaran dengan Vita, seorang gadis biasa yang bisa membuat putranya nyaman dan bahagia, sehingga dia menyuruh anak buahnya untuk mencari tau tentang vita dan asal usul Vita pokoknya semua yang bersangkutan dengan Vita, harus segera di laporkan kepada Ramma.

TOK....TOK...TOK.... (suasuara pintu di ketuk)

“Masuk” ucap Ramma dari dalam ruangannya

“Permisi pak Ramma, saya mau ngasih bapak laporan” ucap orang suruan Ramma

“Silahkan duduk, dan ceritakan

sekarang” jawab Ramma

“Jadi begini pak Ramma, nonna itu bernama Andriani Vita Melinda dia mahasiswi semester 6 jurusan seni di salah satu kampus milik bapak, dia di adopsi sama keluarganya sebagai pancingan agar keluarganya bisa memiliki keturunan, dia berasal dari panti asuhan kasih bunda, dan kedua orang tua nona Vita sudah meninggal bunuh diri karena terhimpit ekonomi. Nona Vita di adopsi saat umur 5 tahun, dan setelah satu tahun orang tua angkat nona Vita hamil dan memiliki 1 orang anak perempuan yang bernama Reni Amira yang bisa di panggi Reni, setelah kelahiran reni nona Vita hidupnya sangat susah bahkan nona Vita harus mencari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, mulai jualan, bersih-bersih di rumah orang bahkan memulung untuk mendapatkan uang untuk dirinya sendiri dan keluarganya. Nona Vita bisa sekolah karena beasiswa yang dia dapatkan saat duduk di bangku kelas 1. Nona vita di ijinkan sekolah dengan satu syarat, dia harus sudah selesai mengerjakan tugas rumah seperti masak dan membersihkan rumah, itu yang selalu nona Vita kerjakan setiap pagi, setalah itu lalu berangkat sekolah dan setelah pulang langsung kerja lagi dan begitu seterusnya” cerita dari anak buah Ramma yang bernama pak Budi

“lalu...bagaimana dengan keluarganya, apa mereka tidak melakukan apa-apa di rumah” tanya Ramma

“Ayah nona Vita bekerja tapi tidak bisa menghidupi semua keluarganya, uang yang di dapat sangat pas-pasan, jadi ibunya meminta nona Vita untuk membantu bekerja sebagai balas budi karena di ijinkan tetap tinggal di rumah mereka “ jawab pak Budi

“ mereka benar-benar tidak memiliki hati” ucap Ramma yang marah karena memperlakukan Vita layaknya binantang

“Terima kasih pak budi, kerja anda memang sangat bagus dan memuaskan,” ucap Ramma

“Iya pak, sama-sama, apa ada tugas lagi pak?” tanya pak Budi

“Untuk saat ini tidak ada, biarkan saya yang akan menyelesaikan masalah ini dengan cara saya sendiri, pak Budi boleh istirahat dulu, kalau saya butuh pak Budi lagi saya akan menghubungi bapak lagi” jawab Ramma

pak Budi sudah meninggalkan ruangan kerja ramma, dan kini ramma sedang duduk dan memikirkan apakah Vita calon ibu terbaik buat Rendy, jika di lihat lihat Rendy sama Vita sudah memiliki ikatan yang sangat dekat, Rendy juga sangat sayang sama Vita, dan Vita juga sangat sayang sama Rendy, tapi yang jadi masalah ramma sendiri tidak memiliki perasaan apapun sama Vita, sedangkan Ramma delum bisa melupakan Sonya dan berharap kalau kekasinya itu berubah fikiran.

kepala Ramma kini sangat pusing, sehingga dia membutuhkan kopi untuk menetralkan fikirannya, tapi yang dia inginkan saat ini adalah kopi buatan Vita, sehingga Rendy memutuskan untuk pergi ke rumah makan tersebut dan meminta Vita untuk membuatkan kopi pahit kesukaan dia.

Sesampainya Ramma ke rumah makan tersebut, dia langsung duduk dengan celingak-celinguk mencari keberadaan Vita yang tidak kelihatan, sehingga Ramma memanggil pelayan lain untuk bertanya dimana Vita sekarang.

“Iya tuan, anda mau pesan apa” tanya ningsih pada Ramma

“Saya mau pesan kopi hitam pahit yah, tapi yang di buat oleh pelayan yang bernama Vita yah” ucap Ramma

“Maaf tuan Vita sudah di pecat dari sini, baru saja dia pergi ke arah sana” ucap Ningsih yang membuat Ramma kaget

“Kenapa? Kok bisa dia di pecat?”tanya Ramma

“Itu karena Vita kemarin tidak masuk kerja tuan, dan hari ini Vita datang terlambat ke sini, jadi dia lngsung di pecat sama bu Sekar yang selaku bos di sini” jawab Ningsih

Mendengar itu Ramma langsung mencari keberadaan Vita, karena langit sudah mendung dan akan segera turun hujan, pasti Vita akan kehujanan, jadi Ramma terus melihat ke kanan dan ke kiri untuk melihat apakah ada Vita di pinggir jalan.

******

Vita kini sedang berjalan sendiri, dengan pandangan kosong dan tidak memperdulikan orang yang ada di sekitar mereka, saat sedang sedih begini yang di cari Vita adalah tempat yang sepi agar dia bisa menangis sesuka hati dia tanpa ada orang lain tahu. Kini hujan sudah turun tapi Vita terus berjalan mencari tempat yang tidak banyak orang untuk mengeluarkan semua isi hatinya, akhirnya Vita menemukan sebuah taman yang kecil dan tidak ada seorang pun yang ada di taman tersebut, Vita memutuskan untuk duduk di salah satu bangku yang ada di taman tersebut dan dia mulai meneteskan air matanya bersama dengan air hujan yang sudah membuat tubuhnya basah kuyup, jika di lihat sekilas mungkin Vita sedang mandi air hujan, tapi jika di perhatikan lebih akan terlihat air yang keluar dari kedua matanya.

Ramma terus mencari Vita, bahkan dia menyuruh pak Yusuf dan mbak Tina untuk menjemput Rendy di sekolahnya, karena ini sudah waktunya untuk Rendy pulang sekolah. Mata Ramma akhirnya berhenti di sebuah taman kecil yang ada seorang gadis yang tengah duduk termenung, dan sesekali mengusap wajahnya yang di guyur hujan.

“Itukan Vita...kenapa dia duduk sendiri disini pakai hujan-hujanan segala, kayak anak kecil saja” ucap Ramma yang melihat Vita di taman yang kosong

Posisi Vita kini meringkuk menaikkan kakinya di bangku taman dan memeluk kedua kakinya lalu mnyembunyikan wajahnya, seperti orang yang sedang menangis.

“Tunggu.... apa dia menangis sekarang?” Ramma yang bertanya pada dirinya sendiri, lalu Ramma turun dari mobil dan membawa payung ke arah Vita

Vita yang merasa dirinya sudah tidak terguyur hujan lagi sepontan mendongakkan kepalanya ke atas dan melihat payung hitam besar, dan mata Vita lalu turun mengikuti siapa pemilik payung tersebut, dan betapa terkejutnya ternyata orang itu adalah papi Rendy.

1
Mimi Sanah
hahahaha
Marni Ais
aduh tor aku nyari novel ini udah ketemu Alhamdulillah seneng banget bisa mbaca LG trus yg 2 novel blom ke temu tor pusing pala berby tor tlg dong tor minta bantuan nya dari KK KK author yg baik dan ramah mksh yg satu novel cewek nya penjual roti keliling yg satu nya namanya Maya punya anak namanya Aska atau syapa ya itu yg suaminya kerja jd pengacara trus cerai
Suyatno Galih
ini yg gak peka loe apa maira sih Bram, loe laki apa banci sih bram
harwanti unyil
jadi ikut nangis aku 😅😅
harwanti unyil
pertemuan yg baik
neni onet
vita pasti pelayan cafe yang pintar ngeracik kopi pahit kesukaan papa Rendy neeh 😁
Ismalinda
cerita bagus mudah di pahami
Nadifah zahra
bagus
Erha Print
menjelang sore
Erha Print
baca ni novel kayak main tebak tebakan... bikin lier...
Erha Print
pernah
Erha Print
alin
Erha Print
maunya kamu
Erha Print
Alesan kamu
Erha Print
kakek
Erha Print
membuat malu
Erha Print
memberikan
Erha Print
berbicara.. atau.. berkata
Erha Print
tangannya
Erha Print
menghina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!