Queeny adalah Vampir baik hati.
Memiliki kekuatan dan tangguh.
Queeny ditakdirkan sebagai 'sang Abadi'.
Yang mampu mengendalikan seluruh bangsa vampir.
Akankah Queeny mampu menjadi pemimpin seluruh Clan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Anggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 07
Suasana di ruang rahasia begitu tegang. James bells menghentikan kata katanya dan berjalan menghampiri Queeny. James bells berdiri di belakang Queeny.
"ehemmm.. 'SANG ABADI' adalah Quenny!" James Bells menepuk perlahan bahu Queeny.
Jhony, Rhony, Mattew terkejut. mata mereka seperti terlepas.
"papa?? benarkah ini??"Mattew tidak percaya.
"papa tidak berbobong kan?? Queeny bagaimana mungkin." Jhony mengerutkan dahinya.
"Benar pa, tolong jelaskan kepada kami. Agar kami mengerti situasi saat ini" Rhony bingung.
"baiklah, akan papa jelaskan. Papa dan mama Clara berbeda, kalian tentu tau itu. Mama Clara adalah manusia. Saat bertemu mama Clara, papa sedang sekarat. Mama clara memberi darahnya kepada papa. Papa pun jatuh cinta pada mama clara hingga kami menikah, bagi bangsa vampir menikah dengan manusia adalah sesuatu hal yang sia sia. Itu karena manusia itu akan menjadi mangsa bagi sang vampir, ya.. benar saja, papa mu ini mengigit mama Clara dan membuatnya kritis. Pada saat kritis ternyata mama clara sedang mengandung Queeny. Penasihat clan menyarankan agar papa memberiakan darah papa pada mama Clara untuk hidup mama Clara dan janinnya. Setelah papa berbagi darah, papa melihat hal aneh terjadi. Mama clara sembuh dan sehat kembali. Janin nya pun sehat dan berkembang baik.
saat Queeny lahir, tubuhnya bercahaya, memancarkan aura yang kuat. Dan yang lebih anehnya, di mata Queeny ada api abadi dan kekuatan yang spesial. Tak ada yang tau bahwa api abadi itu nyata, dan itu adalah kekuatan yang hebat. Karena kami hanya menggapnya sebagai mitos! Quenny punya kelebihan 5 clan vampir. Dan tau kelemahan masing masing clan. Tapi papa melarangnya untuk menonjolkannya karena papa takut Queeny akan di buru. Maka dari itu juga papa selalu mengurungnya, hanya pergi jika sekolah dan keperluan clan saja" James menjelaskan panjang lebar.
"oh, pantas saja! ingat saat aku dan Rhon cidera pa?? saat kami kritis, dan Queeny datang meletakkan tangannya pada dahi kami,
saat itu kami merasa dingin dan badan kami sehat kembali. Itukah yang papa maksud dengan kekuatan spesial??" Jhony mengingat kejadian masa lalu.
"ya.. Queen tunjukan kepada kami, api abadi itu." perintah papanya.
Queeny berdiri dari duduknya, Queeny menjauh dari meja dan keluarganya. Quenny menutup ke dua matanya perlahan dan tidak lama membuka matanya kembali, terlihat bola mata Queeny yang mengeluarkan cahaya dan tak lama cahaya itu berubah menjadi api, semua yang melihatnya seperti masuk ke dalam pandangan Queeny. Seperti benar benar berhadapan dengan api yang sewaktu waktu dapat melahap habis tubuh mereka.
Queeny menutup matanya dan dalam sekejam bayangan seram itu menghilangn. Queeny menjentikan jarinya dan muncul lah sosok Queeny lain di sebelahnya. Papanya memberi kode dengan tatapan mata, Queeny mengerti dan menghilangkan sosok yang mirip dengannya. Queeny berjalan mendekati papanya.
"Kalian sudah lihat kan?? Papa minta kalian menjaga Queeny, papa tidak mau Queeny terluka." James merangkul Queeny.
"kalian sudah tau sekrang, jadi papa minta kalian tidak sembarangan mengenalkan Queeny pada orang asing." imbih James menghela nafas panjang.
"baik pa, kami mengerti.." kata Mattew.
"kami akan menjaga Queeny sepeenuhnya pa." Jawab Jhony.
"Dan untuk para istri istriku, tolong bantu awasi jika ada tamu asing yang mencurigakan datang." James mengahampiri istri istrinya.
"baik Tuanku," jawab Amali, Fara, dan Clara.
"dan satu hal lagi, jangan sampai ada yang tahu bawa Queeny adalah 'SANG ABADI' apa kalian mengerti? Jhon, Rhon, Matt??" James menatap ketiga putranya dengan tatapan tajam.
"baik papa." jawab ketiga putranya.
------
KEDIAMAN FOX
-RUANG KERJA STEVE FOX-
Steve fox bembaca berkas berkas perusahaan, Melly duduk disofa dan merajut.
"apa ada masalah sayang?ceritalah.." Melly memecahkan suasana.
"steve membolak balik berkas di meja. Aku khawatir dengan anak James, Queeny." jawab Steve.
"apa kau juga merasakan si cantik itu berbeda?"
Tanya melly.
"ya.. kita clan cloud bisa merasakan kekuatan lawan, saat kami berjabat tangan, aku merasakan kekuatan besar. Yang bahkan aku sendiri tidak tau kekuatan apa itu." Jelas Steve.
"benar, dia juga terlihat sangat pintar, tetapi dia tak menonjolkannya. Dia juga lemah lembut, dan dia juga yang menolong Stanlie saat di serang." Melly menjelaskan.
"benarkah??Jadi sebelum clan hurt datang, Stanlie dan Quenny sudah bertemu?? Queeny sudah mengobati stanlie?" Steve meletakan berkasnya, berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Melly.
"Bicara soal clan hurt, anak laki laki clan hurt sudah pulang dan mengahdiri pesta." Jawab melly menerangkan.
"Dan soal anak perempuannya... ..... ....." Melly mengehentika kata katanya..
"ah sudahlah, biarlah Stanlie memilih cinta nya sendiri. Kitaa tak perlu ikut campur." tambah Melly.
"baiklah, yang terperting dia bisa habagia. Aku tak akan ikut campur." Steve menyandarkan tubuhnya.
Melly tersenyum melihat Steve.
-----
KEDIAMAN ZETO
-RUAMG KERJA MAX ZETO"
"apa?? kalian gagal lagi?" Max geram.
"ampun tuanku, tolong jangan lenyapkan kami."
seseorang berlutut diikuti beberapa orang lainnya.
"ampuni kami tuan Zeto." kata bawahan bawahan memohon pengampunan.
"baiklah! lain kali tidak boleh gagal! kalian boleh pergi sekarag." Max Zeto memberikan perintah.
Max zeto berfikir keras, Max zeto ingin menyelidiki rumah James, tapi selalu gagal.
Exel masuk ruangan dan menyapa papanya.
"pa, aku pergi dulu." Exel berjalan keluar ruangan.
"kemana kamu anak nakal?" Max Zeto bertanya.
"ada janji dengan Stanlie," jawab Exel.
ishhh gak seruu dehh lanjut lagi laah kaaa
vampire maah bebasss ehehee