NovelToon NovelToon
Legenda Ninja Angin

Legenda Ninja Angin

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Barat / Tamat
Popularitas:2.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sulton Mubarok

Dia di hukum atas kesalahannya, Sakuta di buang di jurang kematian, dan bertemu makhluk mitos suci, dan kemudian memberikan-nya beban sebuah Kekuatan besar.

Apakah Sakuta mampu memanfaat kan kekuatan-nya sebagai penyelamat dunia? Atau kah malah sebaliknya?

Jadwal

Updet Kapan sajah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sulton Mubarok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

07

Sakuta, mengangguk pelan, dia memahami kisah yang di ceritakan Ratu ular, dia adalah keturunan pertama dari seekor Dragon dan Iblis tapi tubuhnya mengikuti sang ibu, dia terlahir berbentuk ular.

Tapi dia tidak lepas jauh dari darah keturunan seekor Dragon, Sang Ratu berlutut di hadapan Sakuta, dia memohon menjadikanya seorang sekutu atau sebagai hewan kiciyose, dan menjalin kontrak, dengan Ratu ular, ketika dia mendapatkan kesulitan, dia akan hadir membantunya, dan dapat memanggilnya dengan memakai segel tangan yang di lumuri darah asli, milik Sakuta.

Ratu ular memberikannya sebuah jubah emas, Dan mengeluarkan sebuah gulungan di hadapan Sakuta.

" Aku akan menuliskan namaku disini, Tuan muda juga melakukan sepertiku demikian, selain aku akan mengetahui lokasimu, semua ingatanmu dan apa yang kau lihat pun yang kau dengar dan bicarakan, aku akan tau."

Sakuta menulis namanya dengan darah jari jempolnya.

" Baiklah, aku akan menyimpan tanda kesetianku, Tubuhmu sekarang kebal dengan racun, bahkan darahmu bisa di jadikan, sebuah penawar bagi seseorang yang terkena racun, dan kita sekarang resmi menjadi sekutu." Ratu ular, berlutut kembali di hadapan Sakuta, " Di lembah kematian ini, Tuan tidak akan mungkin menemukan jalan, aku akan membawa tuan melalui jutsu teleportasi milikku."

" Kemana aku akan sampai?."

Ratu ular, membuat sebuah segel tangan, keluar sebuah lubang aneh di hadapan Sakuta.

" Aku tidak yakin, Tuan akan kemana? tapi jutsu teleportasi ku akan mengantarkan tuan, menuju takdirmu!."

" Menuju takdir ku, maksudmu apa?."

Ratu ular hanya memberikan, sebuah katana, dan sarung katana, untuk pusaka berharga peninggalan pahlawan legenda, pemberian Kaisar Dragon.

" Takdir mu menantimu, aku tidak yakin kau akan kemana yang jelas, aku akan melindungimu."

Belum selesai, Sakuta di dorong masuk, Sakuta terperanjat karna dia sekarang di kelilingi makhluk besar, seperti raksasa tapi aura mereka sangat kuat.

Sakuta menghempaskan mereka, dengan tehnik khususnya, ketika mereka mendekat, bersamaan. Sakuta mengambil dua katana miliknya kedua katana tersebut seakan mengalirkan mana di tubuhnya.

" Ini sepertinya masih sebuah ujian untuk ku!."

Sakuta bagai sebuah angin topan, yang mengamuk dan menyayat mereka bagai sebuah tahu, dia tertawa dan menikmati pembantainya.

Tiba-tiba dia berhenti merasakan aura sekuat Dragon, makhluk itu semakin dekat dengan Sakuta, Dia berteriak dan menatap dingin ke arah Sakuta, seolah-olah Sakuta akan menjadi santapa makan malamnya.

Makhluk raksasa yang paling besar di antara paling besar, itu mengeluarkan jutsu api, Air, Petir, dan angin, di atas kepalanya,jutsunya berbasis dan amat mengerikan, pancaran mana dan hembusan energinya menjadi sebuah angin yang kencang.

Sakuta membelalakan matanya, 'Titan, mungkin ini yang di sebut titan, budak para dewa yang kekuatanya hampir setara para penciptanya'.

" BAIKLAH ... AKU AKAN MELADENI KALIAN SEMUA."

Sakuta berteriak, dengan senyuman seorang pembunuh, ledakan mana yang Titan itu hempaskan, ke arah Sakuta, mengeluarkan getaran dan suara bagai sebuah ledakan nuklir.

Sakuta hanya dengan posisi siap berperang, hempasan dasyat itu meledak dan menghilang, Titan yang melihat jutsunya tiba tiba menghilang seakan di serap, mengerutkan dahinya, seakan tidak percaya.

Sakuta terkekeh kecil, dia menghempaskan kembali ke hadapan, Titan tersebut, Sakuta segera melompat bebarengan setelah terdorongnya titan dengan posisi menahan jutsunya, setelah Sakuta mengembalikan ke padanya.

Sakuta sudah berada di atas wajah titan, titan itu membelalakan matanya, Sakuta hanya tertawa sambil menyayat dengan kedua katana yang menempel di tangannya, seakan binatang buas yang membunuh karna dendam pribadinya.

" Mati, Mati, Mati, Mati, Mati, Mati..!"

1
Wahyudhi Hidayat
mantap
setyo adi
Luar biasa
juju Banar
bab nya kelamaan update
AitchAre
galak amat si abang satu ini wkwkwk
AitchAre
Luar biasa
Hary
ceritanya taik banget...
skip and out...!!!
Hary
hmm... pendekar bodoh... 🤣
Hary
Rajel...
Aneh...
😎
putra empati
kok bahagia,,,
wadidauuuuu,,,
Satria Fauzi
Huaaaaayyyy....
Karya Sujana
booommm
bam
Karya Sujana
booommm
Karya Sujana
booommmm
Starlight Antariksa
Sepertinya Sakuta ini punya hati yang terlampau lembut di bandingkan ninja yang lain. Tapi, itu bagus sih memanusiakan manusia.

Semangat thor!
IR WANTO
lc nya jngan terlihat bodoh dong thor..
IG: _anipri
Naif,
Embun Beku
Tarantula bukan karantula
Nugroho Diyono
knp g naga sebutnya, mlh dragon hahaha ngakak kau thor
Taufik Hidayat
Naif sekali
Suharsono Suharsono
lanjutan dari bab ke tak nyambung contoh dari bab 9 ke 10 nggak ada berhubungan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!