kisah asmara antara Justine Anderson Smith di kehidupan sekolahnya dan juga kisah cinta Davin Anderson yang jatuh cinta pada seseorang yang tidak diduga, mereka berdua bersaudara dan saling mengejar cinta sejati mereka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wachid Tiara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
We are BROTHER 7
We are BROTHER 7
Pukul 09.00 pagi, seorang wanita cantik turun dari taksi tepat didepan gedung pencakar langit Anderson corporation, dia memakai blouse hitam bunga-bunga dan rok pensil berwarna pink diatas lututnya.
Dia berjalan memasuki gedung itu, dia mendekati meja resepsionis dan tersenyum ramah pada resepsionis wanita tersebut.
"Maaf mba, saya Kayla, saya..."
"Oh mba Kayla ya, tuan direktur sudah menunggu anda di ruanganya dilantai 20, silahkan" resepsionis itu tersenyum manis pada Kayla yang masih berdiri mematung, tidak mengerti apa yang harus dia lakukan.
Kayla melangkahkan kakinya menuju lift dan menekan angka 20, pintu lift tertutup, dia sungguh cemas saat ini, dia tahu apa yang akan terjadi nantinya.
Ting!
Pintu lift terbuka,Kayla melangkahkan kakinya menuju ke ruangan direktur, dia berdiri tepat di depan pintu ruang direktur, dia mengatur nafasnya sebelum mengetuknya.
Baru saja dia ingin mengetuk nya namun pintu sudah terbuka, terlihat seorang pria keluar dari sana, dia Randy asisten pribadi Davin.
"Nona Kayla?" Tanya tanya Randy.
"Iya" Kayla memaksakan senyumnya.
"Masuklah, tuan Davin sudah menunggu mu didalam." Randy berlalu meninggalkan Kayla yang masih enggan masuk.
"Masuk kemari atau masuk ke penjara!!!" Teriak seseorang dari dalam ruangan itu.
Kayla terkejut bukan main, dia segera masuk dan mendapati seorang pria didepannya, dia menyilangkan tangannya didepan dadanya, tatapan tajam seakan dapat menembus kedalam dirinya, membuat Kayla salah tingkah.
"Dimana dompetku yang kamu curi?" Tanya Davin langsung.
Kayla gelagapan dengan pertanyaan Davin.
'bagaimana mungkin dia tahu?' batin Kayla.
"M-m-maksud bapak apa ya?" Tanya Kayla terbata.
"Jangan uji kesabarannyaku, atau kamu akan mendapatkan hukumannya" ucapnya dengan nada datarnya.
"A-a-ku sudah membuangnya" jawab Kayla masih terbata dia sungguh takut dengan apa yang akan terjadi nantinya.
"Kamu tahu berapa harga dompetku? Dan berapa benda berharga disana?" Tanya Davin dengan tatapan matanya yang tajam.
Kayla mengalihkan pandangannya dari mata Davin.
"Aku tidak tahu, tapi aku akan mengganti semuanya, asalkan jangan masukkan aku ke penjara." pinta Kayla.
"Total bersama dengan minuman yang kamu tumpahkan semalam bisa-bisa sampai kamu tua kamu tidak akan bisa menggantinya, bahkan jika kamu bekerja siang malam tanpa tidur." jelas Davin.
"Lalu bagaimana aku harus menggantinya?" Tanya Kayla ragu-ragu.
Davin tersenyum miring mendengar pertanyaan Kayla.
'kamu wanita yang mudah masuk perangkap ku' pikir Davin.
"Jadilah pembantu di rumahku, pembantu dirumahku sudah tua, aku akan segera memberhentikannya." jawab Davin.
"Untuk berapa lama?" Tanya Kayla
"Kamu hitung saja sendiri, untuk minuman yang kamu tumpahkan saja kamu bisa-bisa bekerja sebagai pembantu selama tiga tahunan, belum lagi dengan dompet ku yang lima kali lipat dari harga wine yang kamu tumpahkan, jadi menurutmu harus berapa lama kamu bekerja sebagai pembantu dirumah ku?"
Davin benar-benar memanfaatkan keadaan untuk menekan Kayla, hatinya bersorak gembira karena bisa menghukum seseorang yang sudah berani mencuri darinya
"Bagaimana?" Tanya Davin, mengagetkan Kayla yang sedang sibuk dengan pikirannya sendiri
"Baiklah" ucapnya, suaranya terdengar lemah
Tersungging senyuman di wajah tampan Davin, dia melihat Kayla yang masih menundukkan wajahnya
"Jadi kenapa kamu mencopet?" Tanya Davin tiba-tiba.
"Karena itu dulu pekerjaan ku" jawab Kayla jujur
Davin mengerutkan keningnya, menatap Kayla dengan sejuta pertanyaan di wajahnya
"Aku seorang yatim piatu, aku mencopet untuk bertahan hidup dan membiayai sekolah ku, aku sebenarnya sudah menghentikannya saat aku sudah di terima di Club malam, namun kemarin-kemarin aku membutuhkan dana lebih untuk membiayai kuliahku, jadi aku terpaksa melakukannya lagi" tambah Kayla.
Davin menghembuskan nafasnya yang berat, dia ingat kalau dia juga seorang yatim piatu, jika saja keluarga Anderson tidak mengadopsinya, maka mungkin dia akan berakhir sama seperti Kayla atau bahkan lebih parah
"Kamu tidak berbohong?" Tanya Davin penuh selidik
"Aku bersumpah aku mengatakan kejujuran" Kayla mengangkat tangannya keatas menandakan dia jujur
"Kamu tahu konsekuensinya jika kamu mencoba menipu ku" ancam Davin
"Aku tidak akan berani melakukannya" jawab Kayla yakin
Davin melihat kejujuran di mata kayla
"Baiklah, ikuti saya" Davin berjalan keluar dari ruangan nya dan menuju lift, Kayla hanya bisa patuh mengikutinya.
Sesampainya di lantai dasar Davin segera menuju ke parkiran.
"Apa kamu membawa kendaraan ke sini?" Tanya Davin saat dia akan membuka pintu mobilnya.
Kayla hanya menggelengkan kepalanya
"Masuk" perintah Davin.
Kayla masuk kedalam mobil sport milik Davin, matanya tidak bisa lepas dengan interior mobil yang sedang dia tumpangi
'keren banget mobilnya' pikir Kayla
Davin hanya tersenyum melihat wajah Kayla yang terlihat begitu takjub melihat bagian dalam mobilnya
Davin melajukan mobilnya menuju Mansion keluarga Anderson, Kayla membulatkan matanya saat memasuki halaman utama dari istana keluarga Anderson yang begitu megah
'kupikir Alex Anderson hanya mempunyai satu putri dan itupun sudah menikah dengan Mr. Smith, lalu siapa Davin Anderson ini? Atau Mungkin dia saudara jauh dari Alex Anderson' pikir Kayla
"Turun!" Perintah Davin mengejutkan Kayla dari pikirannya
Kayla mengikuti Davin turun dan berjalan dibelakang nya dengan perasaan senang bercampur dengan takut
'impian semua orang untuk bisa menginjakkan kakinya di istana Anderson ini, tapi bukan dengan cara yang aku lakukan kali ini, menyedihkan' gerutu Kayla dalam hati
"Kak Jessy?!" Panggil Davin saat melihat kakak angkat nya berada disana bersama ayah angkatnya
'jadi mereka ayah dan anak keluarga Anderson, Jasseline Anderson Smith, dia sangat cantik, walaupun anaknya sudah kelas dua SMA dan itu pasti Alex Anderson, pria yang dikenal sebagai demon king, kalau di lihat, tidak mengerikan seperti yang orang bilang' pikir Kayla saat melihat ayah dan anak itu
"Davin, tumben jam segini sudah pulang?" Tanya Jessy
"Iya kak, ini tadi ada yang mau bekerja menggantikan bik Lastri, soalnya bik Lastri mau pensiun katanya" jelas Davin
Alex dan Jessy menatap Kayla, dan kemudian Alex dan jessy saling pandang dan tersenyum
"Kamu cari pembantu apa cari istri Vin?" Goda Jessy
"Kakak, Davin serius" wajah Davin memerah saat Jessy terus menggodanya
-------
Ngebayangin muka nya Suga BTS cast nya Davin yang pipinya merona author ketawa-ketawa sendiri 😂
Jangan dengerin author, mending like dan komen aja 😝