NovelToon NovelToon
Aku Mencintaimu

Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:25.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alvi Barta Jadul

Via menata kembali kehidupannya setelah orang tuanya meninggal dalam kecelakaan dan kakaknya berakhir dalam kondisi vegetatif di rumah sakit.
Saat inilah Ziga datang menawarkan sebuah pernikahan kontrak.
Apakah akhirnya mereka saling mencintai atau hanya sebatas kontrak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvi Barta Jadul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kau harus membantuku

"Apa aku tidak salah dengar?" tanya Via tak yakin dengan pendengarannya.

"Aku tahu, aku berhutang banyak padamu, tapi mengapa harus ku bayar dengan sebuah pernikahan?" tanya Via yang masih bingung.

"Aku membantumu, dan sekarang aku ingin kau membantuku," jawab Ziga.

"Kita akan melakukan pernikahan , tapi bukan pernikahan yang sebenarnya melainkan sebuah pernikahan kontrak," jelas Ziga enteng.

"Pernikahan kontrak?" tanya Via lagi, gadis itu masih tak mengerti maksud dari perkataan Ziga.

"Iya," jawab Ziga.

"Orang tuaku mengharuskan aku menikah dalam tempo satu bulan, sedangkan aku tak punya calon untuk aku nikahi," jelas Ziga.

Via mengangguk-angguk mendengar penjelasan Ziga.

"Ehm, sebenarnya aku memiliki seorang kekasih, hanya saja kekasihku itu masih terikat kontrak dengan agencinya, jadi kami tak bisa menikah dalam waktu dekat," ucap Ziga jujur.

"Maka dari itu kekasihku mengusulkan agar aku menikah dengan wanita lain dengan perjanjian kontrak supaya orang tuaku tidak kecewa," tambah Ziga.

Via pun mulai mengerti, tetapi gadis itu nampak masih ragu.

"Berapa lama?" tanya Via.

"Apanya?" Ziga balik bertanya pada Via.

"Pernikahan ini," jawab Via.

"Tiga tahun," ucap Ziga.

"Tapi tenang saja, kita hanya berpura-pura sebagai suami istri. Selebihnya kita tidak saling mencampuri urusan pribadi masing masing," jelas Ziga seolah mengerti keraguan Via.

"Kau bisa menjalani kehidupan sehari-harimu seperti biasa dan aku juga akan menjalani kehidupanku seperti biasa," tambah Ziga.

Via terdiam, gadis cantik itu tampak sedang berfikir keras.

Aku harus bagaimana, aku baru mengenal Ziga kurang dari satu hari,. Walau dia kelihatan baik, tapi aku hanya ingin menikah dengan orang yang aku cintai, batin Via.

Hati kecil Via berkecamuk, pernikahan kontrak bukanlah pernikahan yang ada dalam benak Via, bahkan tak sekalipun terlintas dalam benaknya.

"Kau bisa menolakku," ucap Ziga setelah melihat keraguan di wajah Via.

"Tapi, aku tak bisa menjamin perawatan kakakmu," tambah Ziga setengah mengancam.

Via pun memejamkan matanya, di satu sisi dia belum ingin menikah. Apalagi pernikahan kontrak, namun di sisi lain Via sangat mengkhawatirkan keadaan Reza kakaknya.

"Baiklah," jawab Via pada akhirnya.

Senyum kemenangan mengembang di bibir Ziga, tapi kemudian dia berusaha bersikap dingin kembali.

Ya Tuhan mengapa dia sangat tampan, batin Via saat melihat Ziga tersenyum walau hanya sekilas.

"Mana ponselmu?" tanya Ziga membuyarkan lamunan Via.

Walau tak mengerti apa yang di inginkan Ziga, tapi Via dengan patuh menyerahkan ponselnya pada lelaki tersebut.

Ziga memanggil nomornya sendiri kemudian langsung mengembalikan ponsel milik Via.

"Aku telah menyimpan nomormu," ucap Ziga.

"Nanti, aku akan menghubungimu dan kau hanya perlu menyiapkan surat surat yang kita perlukan untuk menikah," tambah Ziga.

"Minggu depan kita bertemu orang tuaku untuk membahas pernikahan ini," lanjut Ziga.

"Iya, aku mengerti," jawab Via

Setelah merasa sudah semua di utarakannya, Ziga pun segera menghubungi Erik untuk menjemputnya di rumah sakit.

"Kau masih ingin berada disini?" tanya Ziga pada Via yang terlihat masih sibuk mengaduk-aduk minuman miliknya.

"Tidak, aku ingin pulang," jawab Via cepat, dia memang merasa lelah dan ingin sekali cepat tiba di rumah untuk mengistirahatkan tubuh dan pikirannya.

"Baiklah, aku akan mengantarmu," sahut Ziga

"Tidak perlu, aku bisa sendiri," tolak Via

Ziga pun meraih dagu Via, dan menatap tajam Via dengan mata amber miliknya.

"Kamu adalah calon istriku," ucap Ziga penuh dengan penekanan.

"Apa aku tidak boleh mengetahui rumahmu?" tanya Ziga sinis.

Via sedikit takut menatap mata Ziga yang tajam seolah menusuk langsung ke jantungnya.

"Iya, baiklah. Ayo kita pulang," jawab Via mengalah sembari melepaskan tangan Ziga dari dagunya.

Via pun melangkah cepat meninggalkan Ziga keluar dari kantin rumah sakit.

Ziga hanya tersenyum melihat tingkah Via, kemudian pria itu pun segera menyusul langkah Via dan menggamit tangan gadis itu lalu menggandengnya.

Via terkejut, lalu gadis itu pun menghentikan langkahnya. Wajah Via memerah, seketika ia merasa gugup dengan sentuhan Ziga.

"Kenapa ?' tanya Ziga.

"Aku juga tak boleh menggandeng tangan calon istriku," ucap Ziga yang membuat wajah Via semakin merona.

Via tak menjawab, gadis itu mencoba tetap tenang dan berjalan kembali sambil bergandengan tangan dengan Ziga.

Di depan rumah sakit, Erik telah menunggu kedatangan Tuan mudanya.

Pria itu terkejut setelah melihat Ziga menggandeng seorang gadis cantik yang tidak ia kenal.

Tapi Erik mencoba bersikap wajar, laki-laki itu segera membukakan pintu mobil untuk Tuan mudanya.

"Silahkan Tuan, Nona," sapa Erik.

Ziga pun mempersilahkan Via masuk terlebih dahulu, tangan Tuan Muda itu di letakkan di bagian atas mobil untuk melindungi kepala Via.

Erik tersenyum melihat tingkah Tuan Mudanya yang tiba-tiba menjadi romantis, padahal selama yang ia tahu, Ziga tak pernah melakukan hal tersebut bahkan pada Sarah yang kini berstatus sebagai kekasihnya.

1
Mama Pesek
ehh! punya pesawat pribadi? kenapa kemaren waktu ke NY, naik pesawat biasa dan booking pesawat kelas 1? 🤔🤔🤔
Mama Pesek
cie....udah sayang sayang aja nih.
Mama Pesek
yaelah....25thn, laki-laki lagi, masih panjang kali. ponakan 2 orang cewek umur segitu juga belum punya gandengan, tapi kami masih santai.
kalo 28 atau 29, mungkin lah mulai khawatir.
Anggiat Silaen
lnjuut kk ceritaa ny seruu.....akuu setia menanti 😊😊👍
Fita Dikiawang
ceritanya bagus
Feni Poenya Abel
👍👍😘😘
laili_TQ
Luar biasa
Aphry
kacang lupa akan kulitnya... cocok banget ama si Via
Ida Blado
heleh paling males kalau cerita hamil kembar,,,,bosen semia novel hamil anaknya kembar,dari yg 2 sampai 5
Ida Blado
aku paling seneng baca baagian begini trs ceweknya pergi dn tk pernah kembali,lalu si cowok hancur 😅
Oh Dewi
mampir ah mana tau seru.
Btw, aku pernah baca novel yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, itu keren banget. Kalo search jangan lupa tanda kurungnya
Ozell
lah salah siapa Via ... jgn nangis, jg sakit hati, kan km jg yg sdh buat ziga spt itu. ingat via, km itu sdh bersuami, km bilang mencintai suamimu eeeehhh malah perhatiin cowok lain, heredere
Ozell
sdh via, kamu cerai aja dg ,ziga, sbg balas budimu ke fello, ya nikah dgnya.... via tdk punya hati nurani yg baik.
Ozell
jika via belum bersuami, sah2 aja mau rawat felo, ini cewek tdk tau statusnya atau apalah, tensin dg via
Nurwana
menarik....
Nurwana
jgn terlalu berharap via klu kamu tdk mau terluka.
Nurwana
mudah-mudahan bukan via dluan yg jatuh cinta, melainkan ziga duluan.
Nurwana
AW AW AW .... panggilannya dah pake sayang.....
Febri Ana
cusss lanjuutt
Febri Ana
mantaapp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!