NovelToon NovelToon
MBA (Married By Accident)

MBA (Married By Accident)

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Tamat
Popularitas:869.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Lautan Biru

Kanaya datang kesebuah bar, hanya untuk mencari pekerjaan dengan berpikir mendapatkan uang cepat. Tanpa pikir panjang Kanaya menerima tawaran pemilik bar jika dirinya akan mendapatkan uang yang dia inginkan asalkan mau melakukan apa yang pemilik bar itu suruh.


Dan saat malam itu Kanaya langsung menyanggupi, siapa sangka jika satu malam itu membuat dirinya hamil, tanpa tahu siapa pria yang sudah meninggalkan benihnya, hingga dirinya bertemu kembali dengan keadaan yang tidak pernah dirinya sangka.


Arfiano putra Abisatya, pria yang sudah meninggalkan benihnya tanpa dia tahu siapa wanita itu dan dari mana asal usulnya, yang Arfiano tahu hanya namanya saja, tanpa mengingat wajah sang wanita.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lautan Biru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hamil

Hampir satu bulan Fikri berada dirumah sakit, dan hari ini Fikri di bawa pulang dengan tanpa rasa sakit lagi. Kanaya sudah kehabisan air matanya untuk menangisi kepergian sang adik. Wanita itu mengantarkan kepergian adiknya di tempat peristirahatan terakhir.

Semua yang dia korbankan seperti sia-sia, uang yang dia dapatkan untuk membayar pengobatan Fikri tidak membuahkan hasil. Karena semua sudah digariskan oleh Tuhan.

"Kay, sudah." Sasi memeluk Kanaya dari samping, hanya tinggal mereka berdua yang duduk disamping pusara Fikri.

"Semua yang aku lakukan tidak bisa membuat Fikri bertahan Sas, tidak bisa." Air mata yang sempat berhenti mengalir, kini kembali jatuh.

Kanaya tidak bisa membendung kesedihannya saat kehilangan Fikri untuk selamanya.

"Sabar Kay, Fikri sudah tenang. Dia tidak lagi merasakan sakit." Sasi memeluk Kanaya.

Untuk kedua kali Kanaya merasa duka mendalam kehilangan orang yang dia cintai dan sayangi, ibunya sudah pergi dan sekarang Fikri yang juga ikut meninggalkan dirinya. Memiliki bapak, tapi Kanaya merasa sudah tidak memiliki apapun.

Sedangkan dari kejauhan, Herman menatap lurus kedepan, dimana putranya telah berpulang lebih dulu.

"Ayo kita pulang." Sasi mengajak Kanaya beranjak dari sana.

"Yang tenang disana dek, kakak akan baik-baik saja." Ucapan Kanaya begitu sesak. Hatinya terasa nyeri mengingat bagaimana mereka berdua bertahan hidup.

.

.

.

Sampainya di rumah, Kanaya duduk disofa ruang tamu, setelah Fikri mengembuskan napas terakhir, Kanaya tidak membawa sang adik pulang, melainkan langsung mengurus pemakaman untuk Fikri, karena menurutnya lebih cepat lebih baik. Tetangga sekitar pun tidak ada yang datang, kerena mereka melihat kelurga Kanaya sebelah mata, mengingat bapaknya seorang preman yang suka berjudi. Dan di takuti banyak orang.

"Minum dulu." Sasi memberikan gelas berisi air putih.

"Terima kasih Sas." Kata Kanaya manatap sahabatnya sekilas.

"Hem, lagi pula kita berteman sudah lama. Sudah sepantasnya saling membantu." Sasi tersenyum.

Kanaya membalas senyum Sasi sekilas. Tapi tiba-tiba perutnya terasa mual dan bergejolak.

"Emph." Kanaya menutup mulutnya. "Huek." Kanaya langsung berlari menuju dapur, wanita itu memuntahkan seluruh isi perutnya.

"Kay, kamu kenapa?" Sasi membantu memijat tengkuk Kanaya yang sedang muntah.

Kanaya hanya menggeleng, perutnya seperti di aduk, membuatnya mual.

Kanaya yang lemas dan sedikit pucat, dibantu Sasi duduk kembali di sofa.

"Kay, apa kamu-" Sasi tidak melanjutkan ucapnya, tapi tatapan Sasi mengisyaratkan akan sesuatu.

"Gak tau Sas, aku sudah telat satu bulan." Katanya dengan lesu.

"Tunggu, aku keluar sebentar." Sasi bergegas pergi menuju apotik, dirinya ingin memastikan jika sahabatnya itu hamil atau tidak.

Sedangkan Kanaya merebahkan kepalanya di bahu sofa, matanya terpejam begitu terasa berat.

Tanganya mengelus perutnya yang rata, apakah dirinya benar-benar hamil?

Jika iya, maka dirinya akan mendapatkan kehidupan kedua dengan hadirnya sang buah hati, Kanaya akan kembali memiliki keluarga di dunia ini untuk selalu membuatnya bertahan.

Memiliki seorang bapak tidak membuatnya merasa memiliki keluarga, tapi bagaimana pun jika tidak ada bapaknya, Kanaya juga tidak ada di dunia ini.

"Kay, coba ini." Sasi tiba-tiba datang menyodorkan benda berbungkus plastik. "Ini aku beli bisa di pakai kapan saja, tidak perlu menunggu bagun tidur." katanya lagi.

Kanaya menerimanya, meksipun sudah yakin dengan hasilnya tapi tidak ada salahnya untuk memastikan.

Sasi menunggu dengan cemas di ruang tengah, wanita itu seperti seorang ibu yang takut jika terjadi sesuatu dengan anaknya.

"Bagaimana?" Tanyanya setelah melihat Kanaya keluar dari dalam kamar mandi.

Kanaya menyodorkan alat berbetuk panjang dan kecil itu. Sasi yang penasaran langsung mengambilnya dan melihat dengan seksama.

"Kay, kamu-" Sasi menatap wajah Kanaya tanpa ekspresi, sedangkan Kanaya hanya tersenyum tipis.

"Aku akan menjadi seorang ibu Sas." Lirihnya dengan bibir bergetar.

Sasi langsung menghamburkan memeluk Kanaya, memeluk erat dengan air mata yang mengalir.

"Sabar Kay, ini anugrah." Kata Sasi dengan penuh haru. "Kita akan besarkan dia bersama." Sasi tersenyum haru menatap wajah Kanaya.

Wanita berusia 32 tahun itu begitu terharu melihat Kanaya yang menerima takdirnya hamil di luar nikah.

"Iya, Sas. Aku akan merawatnya karena dia kelurga ku."

.

.

Semangat Kay💪💪

1
Sri Afrilinda
syuka sama ceritanya thour, sat set dan happy ending semuanya😍🤗💪
Sweet Girl
Lhaaa si Bapak kok bodi saming thooo sami Bu Olive ..
Sweet Girl
Moga-moga aja kamu dibuat bertaubat sama Otor, Man Herman.
Sweet Girl
Gendeng koe Man... Man.
Sweet Girl
ooooaaalaaa ini Herman Bapakke Kanaya... baru ngeh sayah...
hmmm dia mengkambing irengkan anak anaknya.
jangan dikasih uang lagi Arfin.
Sweet Girl
Laporin aja tu Herman ke Otor...
Sweet Girl
Pasti Herman Ndak berani melempar botol yang ada isinya.🤣🤣🤣
Sweet Girl
Jangan kau sia siakan pengorbanan Kakakmu Fik...
Sweet Girl
Khan cuma sekali aja Bos...
mama yogi
suka,ga panjang² ceritanya ...ga ada pelakor 🤩🖤
lia sri yuliati
Luar biasa
Rita Nurleni
Lumayan
Rita Nurleni
Kecewa
Nunung Ainus
Luar biasa
Fina Fitriani
happy ending thor.... dan cerita nya aku suka banget soalnya gak panjang ,singkat jelas dan padat... gak muter2
✾Secret✾
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
✾Secret✾
😂😂😂🤣🤣🤣
Umi Syafaah
Luar biasa
Maya Ratnasari
bartender Thor.
Maya Ratnasari
lava
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!