NovelToon NovelToon
Suami Khayalan

Suami Khayalan

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Romansa Fantasi
Popularitas:146.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Marimar

Kisah Jerry, Eza dan Nilo seorang wanita 21 tahun yang sangat suka sekali berdiam diri di Rumah dan memiliki ilusi yang sangat kuat.
Bahkan Nilo bisa menceritakan bagaimana rupa suaminya itu, bagaimana mereka menikah, bagaimana mereka melewati malam pertama dengan begitu detail. Namun itu semua hanyalah khayalan Nilo.

Nilo tersesat antara kehidupan nyata dan imajinasinya.

Akankah Nilo tersadar dan bagaimana Nilo menemukan cinta sejatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marimar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps. 7

“Nilo........” suara Gizz terdengar dari luar kamar memanggil Nilo.

Ini adalah hari libur, biasanya Gizz selalu mengajak Nilo untuk berjalan-jalan mengunjungi tempat-tempat yang belum pernah mereka kunjungi.

Jerry terperanjat mendengar suara Gizz dari dalam kamar Nilo.

“Nilo, aku masuk ya.” panggil Gizz di depan pintu kamar sembari mengetuk pintu kamar Nilo.

Gizz pun masuk dan melihat Nilo yang masih tertidur, wajahnya memerah karena melihat sedikit pundak Nilo yang tidak tertutup oleh selimut, dan tidak memakai apa pun di balik selimut.

Jerry sedang bergantung di jendela kamar Nilo untuk bersembunyi dari Gizz, Jerry akan jatuh dari lantai 2 jika ia tidak kuat menahan beban tubuhnya.

“Hei ini sudah jam 8, bangun.” Gizz membangunkan Nilo dengan menepuk-nepuk pundak Nilo setelah menutup pundak Nilo dengan terlihat.

“ Aaaa.. kenapa kamu di sini?” Nilo terbangun dan menarik selimut untuk menutupi tubuhnya yang sudah tertutup itu, matanya melihat ke sekeliling penjuru kamar, mencari keberadaan J, namun Nilo tidak melihatnya.

“Bersiaplah, ayo jalan-jalan, aku menunggu mu di bawah.” ucap Gizz santai, ia sudah terbiasa masuk ke dalam kamar Nilo dan mendapati Nilo belum bangun dari tidurnya.

“Ya, cepat keluar.” ucap Nilo meminta Gizz segera keluar.

Gizz melihat ke arah jendela yang terbuka.

“Mengapa jendela ini terbuka? ” Gizz berjalan menuju jendela yang terbuka, Jerry yang mendengar ucapan Gizz segera bergeser dari tempatnya, tangannya mulai kebas, sudah terlalu lama ia bergantung di sana. Gizz melihat-lihat di sekitarnya lalu menutup jendela itu, Gizz pun keluar dari kamar Nilo setelah menutup dan mengunci jendela tersebut.

“Nasib buruk apalagi ini, setelah semuanya di renggut dari ku, aku akan di temukan tak bernyawa hanya karena jatuh dari lantai 2.” gumam Jerry melihat di bawahnya adalah gudang perkakas kebun.

Tak..tak..tak... Jerry menggedor jendela kamar Nilo dengan sangat kuat sembari menahan beban tubuhnya hanya dengan 1 tangannya.

“Nilo...” panggil Jerry.

Nilo membuka jendela dari asal suara gedoran yang ia dengar. Jerry yang telah bergeser ke posisinya semula langsung memanjat masuk ke dalam kamar Nilo sesaat setelah Nilo membuka jendela.

Jerry kelelahan dan berbaring di lantai kamar Nilo. seluruh tangannya kebas ia menggerak-gerakkan tangannya agar rasa tidak nyaman itu hilang.

“Apa yang kamu lakukan, bagaimana jika kamu jatuh?” Nilo melihat ke bawah dan bergidik ngeri.

Jerry tak menjawab napasnya terengah-engah karena kelelahan. Nilo bersimpuh di samping Jerry, memijat lembut tangan Jerry yang tengah sakit itu.

“Kamu itu wanita, bagaimana bisa membiarkan seorang pria masuk ke dalam kamar mu?” ucap Jerry dan menunjuk tubuh Nilo yang hanya tertutup jubah handuk, kesal mengetahui Gizz masuk ke dalam kamar Nilo di saat Nilo bahkan tidak sedang memakai pakaian.

Rasanya ada yang aneh, gumam Jerry di dalam hati setelah mengucapkan kalimat itu pada Nilo, Jerry merasa apa yang ia katakan berbalik padanya, karena dia juga seorang pria yang masuk ke dalam kamar Nilo.

“Ah itu hanya Gizz, tidak perlu di permasalahkan.” ujar Nilo dan membantu Jerry untuk bangun dari lantai.

Mata mereka bertemu seketika Jerry merasa sangat malu, namun tidak dengan Nilo yang biasa saja.

Bagaimana, wajahnya bisa setenang itu. Gumam Jerry melihat wajah Nilo tak terlihat malu seolah tidak terjadi apa pun.

“Oh ya sayang, malam ini kamu sangat luar biasa, darimana kamu mendapatkan gaya-gaya baru itu?” tanya Nilo manja setelah melingkarkan tangannya di pinggang Jerry, ia memeluk Jerry dari depan.

Nilo bertanya dengan santainya, ia tidak tau bagaimana debaran jantung lawan bicara di depannya.

Entahlah wajah Jerry sudah tidak bisa di gambarkan lagi, jantungnya sedang bermain trampolin di sana, ingin rasanya ia menyembunyikan wajahnya saat itu namun tidak tau harus ia letakkan dimana.

“Gizz sedang menunggu mu bukan? cepatlah bersiap.” Jerry mengalihkan pembicaraannya, ia ingin turun namun tidak mungkin, Gizz akan melihatnya.

“ Apa kamu mau mandi bersama?” tanya Nilo.

“Tidak.” dengan cepat Jerry menjawab pertanyaan Nilo yang semakin tidak beres.

Nilo kecewa mendengar ucapan Jerry, biasanya selalu saja mengikuti apa pun yang Nilo lakukan termasuk mandi bersama, bagaimana mungkin pria yang sedang berada di kamarnya saat ini adalah Jerry bukan J yang selama ini ada dalam khayalan Nilo dan selalu bersikap sesuai keinginan Nilo.

Jerry duduk di window seat, ini adalah salah 1 tempat yang sangat nyaman di kamar Nilo, selain cahaya view dari kursi itu juga sangat bagus.

Di lain tempat, tampak Divine yang sedang duduk di samping Gara yang masih memejamkan mata. Di India masih sangat pagi. Divine baru saja bangun dan memandangi wajah pria yang sangat ia cintai itu.

Gara membentangkan tangannya saat membuka mata, meminta Divine untuk memeluknya. Divine pun mengikuti apa yang suaminya itu inginkan, Divine memeluk Gara dengan tubuhnya berada di atas tubuh Gara.

“Selamat pagi sayang.” ucap Divine.

“Pagi istriku, aku hanya ingin di kamar hari ini!” ujar Gara, ia merasa tak bebas saat berada di luar.

“Bukankah kemaren juga kita di kamar saja?”

“Oh iya, tapi pokoknya tetap aku mau di kamar saja.” Gara hanya ingin bersama istrinya dan meraba bokong Divine. Gara membalikkan posisi mereka hingga kini Divine berada di bawahnya.

“ Sayang?” ujar Divine yang sudah mengerti suaminya akan melakukan apa.

Gara menciumi leher Divine untuk membuat Divine juga menginginkan dirinya.

Pakaian yang sudah rapi mulai berantakan karena Gara, namun Divine tidak dapat menghentikannya ia sangat menikmati semua sentuhan Gara pada dirinya dan juga tidak ingin Gara merasa, Divine tak menginginkan dirinya.

Gara meraba sesuatu yang harusnya ia pastikan sejak awal.

“Apa ini sayang?” Gara mempertanyakan sesuatu yang ia sentuh di **** ********** Divine mirip sebuah bantalan kecil dan tipis.

“Aku sedang haid sayang.” ucap Divine dengan menahan tawanya, sudah sejak awal ia ingin mengucapkannya namun tak ia lakukan.

Gara memukul lembut bokong Divine dan membaringkan tubuhnya ke tempat tidur di sebelah Divine..

“Apa yang Ben lakukan?” tanya Gara.

“Hah, kenapa dengan Ben?” ujar Divine bingung tiba-tiba Gara mempertanyakan Ben.

“Ya dia mengatur honeymoon kita, kenapa dia tidak mengatur haid mu?” ujar Gara melihat ke arah Divine.

“Hei sayang, haid itu bukan sesuatu yang bisa di atur?” Divine mencubit kedua pipi Gara, gemas mendengar yang Gara ucapkan.

“Bahkan diriku sendiri tidak bisa mengaturnya.” tambah Divine.

Gara mengambil ponselnya membuka note.

Divi harus periksa ke dokter, sesuatu terjadi di dalam sana, sering berdarah.

Begitu yang Gara simpan ke dalam note di ponselnya.

“Tapi ini bagus sayang, artinya sudah 2 bulan ini, aku mendapatkan haid yang teratur. Mungkin saja bayi .” ucap Divine, namun langsung di hentikan oleh Gara saat mendengar Divine menyebut bayi.

“Ayo berjalan-jalan hari ini, tidak akan ada yang aku dapat hari ini di kamar ini.” ucap Gara.

“Dasar mesum!” ujar Divine.

“Aku hanya mesum dengan mu istriku.” jawab Gara.

Sementara Nilo baru saja pergi meninggalkan Jerry sendiri.

Hari yang sangat berbeda, biasanya ia tidak pernah selama ini berada di hadapan ku.

Nilo merasa ada banyak perubahan pada J, biasanya J akan menghilang begitu saja, namun sejak tadi malam hingga pagi ini J terus ada di sisi Nilo.

“Gizz, akhir-akhir ini suami ku lebih natural.” ucap Nilo pada Gizz.

“Maksud mu?” tanya Gizz sembari terus menyetir mobilnya.

“Iya, J dulu sering menghilang begitu saja,terlebih saat ingin ku perkenalkan pada dirimu, namun sejak pertemuan kita di Mal itu dia terkadang sudah tidak seperti itu lagi.” jawab Nilo.

“Ahh pasti dia dulunya malu, dan sudah tidak malu lagi sekarang.” tambah Nilo, ia menemukan jawabannya sendiri.

Sementara Gizz memikirkan hal yang lain, ia berpikir yang berbeda itu adalah Jerry. Gizz berencana dan berpikir menyusun kalimat agar apa yang ia ucapkan bisa di terima oleh Nilo.

1
Yasmin Risno
cerita author bkin aku pusing......
olle
kak up nya jangan tersendat2 dong penasaran bgt sm ceritanya sy sih lebih like nilo jerry
Fabro Os
makasih kak dah up lagi....
Fabro Os
Evan kembar g, sih kak?
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ya Allah Thorrrrr
kangen banget aku Ama Nilo
penasaran aku gak ilang² lho Thor Ama novelmu ini
setiap up adaaaa aja misterinya😁
Jan lama² ya Thor up nya aku setia nunggu lho😚
Olle Riu Olle
penasaran happy ending nya thor, jangan lama2 dong up nya
Shalwa Sabil
lanjut thour
💜⃞⃟𝓛ㅤ ᴀʀᴜɴᴀ
ampun dah Thor...
kelakuan Evan... jadi suka akunya sama doi🤭
Jerry kemana Thor? kangen juga ama cerita si Deddy satu ini😁
Iniaku: Follback kak
total 1 replies
Shalwa Sabil
lanjut thour
Fabro Os
makasih kak dah up lagi.....
Irsa Arini
lha langsung aja tidak pakai trik dulu kamu evan
D'wie author
Waduh,siapa tuh cewek? Jgn khayalan jg kyk J dulu ya! Trs Gou itu siapa ya? Jgn2 anak Gara sama Divine.Hmmm...🤔
D'wie author
Eza, itu Nilo putrimu yg kau abaikan. Kau tak tahu Nilo hamil Krn perbuatanmu, dasar lelaki menyebalkan.
D'wie author
Kasian ya Jerry, hatinya mati sepeninggal Nilo. Tempo hr jg aq gk rela Nilo mati,kasian Jerry soalnya.
D'wie author
Baru tw kisah anak Nilo dilanjutin.😌
Nouna Jumie
🤣🤣🤣🤣 Evan berguru dlu sama papah mertua wkwwk
Gitaemutz
hahaha
Shalwa Sabil
waduh evan2..lanjut kak...penasaran kpn evan bisa nembus nilo...hhhh
Shalwa Sabil
lanjut thour
Marfuad Namlia
jangan d bikin pusah thoor nilo ama evan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!