NovelToon NovelToon
Love You, Encik Shin!!

Love You, Encik Shin!!

Status: tamat
Genre:Romantis / Pernikahan Kilat / Bepergian untuk menjadi kaya / Keluarga & Kasih Sayang / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:312.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: kamiya san

Latar cerita: negara upin ipin dan susanti

Tak ingin bangkrut habis-habisan, Dhiarra, 24 tahun, rela datang dan tinggal di rumah Shin Adnan, adik angkat lelaki ayah tiri, bersama para saudara tirinya.

Dhiarra sedang jungkir balik akibat ulah ayah tiri yang terjerat kasus korupsi dana negara. Dan kini justru membawa lari sang ibu serta menguras keuangan Dhiarra.

Karena iba dan rasa bersalah, Shin menawari Dhiarra sebagai sekretaris pribadi sekaligus desainer perusahaannya. Dhiarra yang jelita itu menyanggupi sambil menunggu sang kekasih datang menyusul untuk menikahi.

Shin Adnan yang tampan ibarat bujang mapan dan matang yang sedang menjaga calon istri orang.
Dan masalah susah itu hadir saat hati Dhiarra dan juga Shin merasa tidak tenang jika saling berhadapan..

Plagiat minggir!! Tenggelam saja ke lautan!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kamiya san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

7. Gangguan Pagi Hari

Pagi-pagi di hari minggu, hari yang indah membuang waktu. Sebebas inginmu untuk membuangnya ke mana, dengan siapa dan juga untuk apa.

Begitupun Dhiarra, hari masih sedikit gelap pagi ini. Namun gadis itu telah segar, cantik dan rapi. Turun dari teras tinggi kamarnya menuju setapak jalan di halaman. Dhiarra akan menuju kembali ke rumah Yuaneta di Batu Berendam.

Dhiarra bergegas melajukan langkah kaki saat dari arah setapak jalan di samping, samar seseorang sedang berjalan cepat ke arahnya. Gadis itu malas berhadapan dengan salah satu pun penghuni rumah yang tidak pernah menunjuk keramahan sedikit pun. Terlebih mantan istri dan anak-anak sang ayah tiri, Hazrul. Hanya Shin sajalah yang cukup bersikap baik, meski itu hanya karena kesanggupan janji pada Hazrul.

"Hei, perempuan...! Lawa (cantik) sangat nampak! Nak pergi kat mana pagi-pagi macam ni?!" Tangan sebelah kiri Dhiarra disambar dan dipegang erat seseorang yang sambil berbicara padanya.

"Apa hal kau, Hisyam?! Lepas tanganku!" Orang yang memegang pergelangan tangan Dhiarra adalah Hisyam. Anak lelaki ayah tiri yang bungsu.

"Cakap saja pergi mana?! Nak ku hantar, tak?" Hisyam masih terus mencengkeram kuat tangan Dhiarra.

"Aku akan pergi ke Sentral. Tak payah kau hantar!" Dhiarra berkata tajam pada saudara tiri lelaki yang bersikap tak sopan itu.

Hisyam berusia 25 tahun, hampir sama dengan Dhiarra. Hisyam berbadan sangat besar, lebih besar dari Shin. Itulah, Dhiarra masih mencoba bersabar, tak ingin terlalu banyak mengeluarkan tenaga untuk menghadapi tingkah Hisyam padanya.

"Jomlah, ku hantar, Dhiarra, tak yah jual mahal kau! Perempuan Indon pun!" Hisyam merendahkan Dhiarra sebagai gadis Indonesia.Memang begitulah, perempuan Indonesia kebanyakan akan dipandang sebelah mata, sebagai wanita gampangan di negara itu.

"Syam, apa kau buat?!" Suara tegas dan keras dari arah samping Dhiarra dan di belakang Hisyam menggertak cukup nyaring pagi itu.

"Aku nak hantar kat Sentral sahaja, uncle Shin!" Hisyam perlahan melepas pegangan tangannya pada tangan Dhiarra.

"Apa gadis yang ingin kau antar itu mau?!" Shin menghardik Hisyam dengan sorot mata berkilatnya.

"Saya tak mau, encik Shin. Saya bisa pergi sendiri. Hisyam paksa saya!" Dhiarra berseru pada om tirinya dengan pandangan jengah pada Hisyam.

"Kau dengar cakap dia tak, Hisyam ?" Shin berkata pelan namun sangat tegas dengan pandangan yang mengiris.

Hisyam terdiam, ditatapnya Dhiarra dengan pandangan yang terselubung dan mencurigakan. Seperti ada yang sedang direncanakan lain waktu. Dhiarra sangat paham akan arti ekspresi Hisyam padanya. Gadis itu merasa harus ekstra hati-hati pada Hisyam.

"Dhiarra, kau akan pergi Sentral lagi? Suka sangat kau ke sana? Apa yang kau buat kat sana?" Hisyam telah berlalu dari hadapan Shin dan Dhiarra. Kini Shin beralih memandang pada Dhiarra dan penampilannya.

"Jumpa kawan, encik Shin." Dhiarra selalu memberi alasan yang sama pada Shin.

"Apa kau tak bosan, terus berjumpa kawan? Apa IC Malaysia yang kau pegang itu, hanya untuk berjumpa kawan, Dhiarra?" Shin merenung tajam lebih meneliti mata cantik Dhiarra. Gadis itu serba salah dengan perlakuan Shin seperti itu padanya.

" Baiklah Dhiarra, sekali lagi..kau boleh buat apapun kerja yang kau mau. Asal kau tak pernah buat hal yang memalukan sekaligus merugikanku. Kau paham, Dhiarra?" Shin telah bergeser menjauhkan diri dari Dhiarra. Memberi kesempatan untuk gadis itu berjalan maju, keluar dari halaman rumahnya dan pergi ke mana pun yang diinginkan.

"Terimakasih, encik Shin. Saya janji tak kan bual hal-hal yang sesat. Permisi, encik. Saya pamit..." Dengan hati lega,gadis itu berjalan tergesa, berlalu melewati Shin yang tidak juga mengalihkan pandangan darinya. Dhiarra mulai merasa segan setiap berjumpa Shin 5ak sengaja. Om tirinya itu terlalu berwibawa dan berkharisma. Terlebih di mata gadis muda srpertinya, Dhiarra segan.

Ada debar cemas yang samar jika Dhiarra tengah berhadapan langsung dengan Shin. Rasa tak nyaman jika Shin menatapnya. Om tirinya itu seperti sedang selalu mematai apa yang akan dilakukan Dhiarra di belakangnya.

1
My atee
Luar biasa
Ike Styaningsih
semangat terus karyanya 👍🏻👍🏻👍🏻
Annisa Sekar
luar biasa
Kamiya San: Love you, Kak
total 2 replies
Annisa Sekar
Kecewa
Debbie Teguh
duh iler cb ditampung ya, iiizz ambilkan ember buat ncik shin wkwkwk
rika atthoriq
luar biasa bagus
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘandini💘🦉☆⃝𝗧ꋬꋊ
luar biasa 👍👍👍
HeraAnalia M Nasir
ok
Ester Hadasa Ruru
cerita yg menarik
Kamiya San: jangan bintang 4 dong kak... bintang 5 yaaa
author nangis... rate bintangku biasanya 5.. dpt tambahan dr kakak 4 .. Ratenya turun jadi 4.9
tolong ditukar ya... Terimakasih...😭😭😭
total 1 replies
hania putri
nah loh, papa udah warning shin
hania putri
masih aja lu ogeb diara.. harus nya dr percakapan terakhir pun kamu udah harus ngertiiiii.
hiiiiih gemes deh gue
hania putri
mirip judul di sinetron ikan terbang 😂
hania putri
semua status ada papa, cucu, besan dan menantu. paket komplit pokok nya
hania putri
nah kan, ada apa dgn adrian?
hania putri
dayus itu artinya apa ya kk?
semacam pecundang kah?
hania putri
eh mulut nya ya, ga boleh itu teriak2 begitu 😂
hania putri
sedih banget deh
hania putri
kepala atas bawah nyut2an ya om 😂
hania putri
mulai jujur, bagus diara.
hania putri
diara mulai galon ni yee
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!