NovelToon NovelToon
Takdir Dan Cinta Nafisa

Takdir Dan Cinta Nafisa

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Tamat
Popularitas:11.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Lilik Bunda Abib

gadis yatim piatu yang harus berjuang hidup sendiri tanpa memiliki sanak saudara. ia melanjutkan kuliahnya dari bea siswa dan bekerja di sebuah tempat karaoke keluarga milik sahabnya.

namun semuanya berubah saat seorang pria yang mabuk memperkosanya. sehingga ia hamil.

bagaimana kelanjutan kisahnya.
nafisa. gadis cantik berusia 20 tahun. seorang mahasiswi di fakultas ekonomi. yg bekerja sebagai waiter di salah satu tempat karoke.

aldiansah Pratama
seorang mahasiswi dan pengusaha. berusia 21 tahun.

Julian Saputra.
pria mapan berusia 28 tahun.
seorang pengusaha muda yg sukses.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lilik Bunda Abib, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 7

Nafisa sibuk mencari pekerjaan dan Aldi menawarkannya untuk menjadi waiters di usaha hiburan miliknya tempat karoke keluarga. Aldi memiliki berbagai usaha. Namun tempat karaoke ini dibukanya, karena dia sangat hobi nyanyi di tempat karaoke bersama teman-temannya. Ini memang bisnis yang ia rintis sendiri. Usaha karoke miliknya. Sudah memiliki beberapa cabang.

*********

Setelah 3 hari tidak kerja, hari ini Nafisa harus kembali bekerja. Sebelum berangkat ke kampus Nafisa mengempalkan tangannya ke udara. “Aku harus kuat. Aku pasti bisa melewati ini semua.” Ia memberikan semangat untuk dirinya sendiri walaupun ia sebenarnya tidak tahu, apakah ia mampu atau tidak. Ingin rasanya ia mencari pekerjaan yang lain. Namun banyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan jadwal kuliahnya.

Nafisa mengunci kamar kosnya.

“Mau kampus Fis,” tanya Rara, seorang mahasiswi jurusan Hubungan Internasional Fakultas Fisipol. Salah satu teman kos Nafisa.

“Iya Ra. Aku mau kampus dan langsung ke tempat kerja.” Jawab Nafisa.

“Kemarin-kemarin kamu gak kerja. Aku kirain dah berhenti.”

“Gak Ra, aku izin sama bos. Capek soalnya.” Jelas Nafisa.

“Enak ya Fi, kalau bos nya teman sendiri.”

“Ya begitulah kira-kira,”jawab Nafisa sambil senyum.

“Dari kemarin kamu gak kerja, kenapa gak keluar-keluar kamar Fi?” tanya Rara penuh rasa penasaran.

“Iya aku banyak tugas.”

“Aku kirain putus cinta. Up..” sambil menutup mulutnya. “Aku lupa, kalau kamu gak punya pacar.” Kata Rara sambil tertawa.

“Dasar kamu ngejek aku ya.” Sambil mencubit pipi temannya. “Dah ya, aku pergi dulu. Soalnya nunggu busway.”

“Hati-hati ya Fis.”

“Iya Ra.”

**********

Nafisa berjalan kaki ke simpang. Ia berjalan menuju halte bus. Ia duduk di halte tersebut menunggu busway. sekitar 15 menit ia menunggu di sana Busway berhenti di halte. Dengan cepat Nafisa naik ke dalam bus tersebut. Ia sudah sangat sering naik busway sehingga ia tau kalau naik bus, harus buru-buru.

Ia ke kampus jam 9 sehingga busway tersebut penuh. Nafas berdiri sambil memegang besi yang ada di atas kepalanya. Ia memakai baju kemeja biru muda dan celana jeans sehingga terlihat jelas bahwa baju tersebut sudah basah oleh keringat. Walaupun busway memakai AC namun dengan penuhnya penumpang membuat AC terasa tidak dingin.

Nafisa turun dari busway dengan keringat disekujur tubuhnya, serta keningnya yang basah oleh keringat. Nafisa hanya memakai riasan wajah yang sangat sederhana. Ia hanya memakai pelembab wajah dan lip close. Namun ia tampak sangat cantik secara alami.

Nafisa masuk ke dalam kelas dan duduk di meja paling pojok. Biasanya ia pasti akan memilih meja yang di depan. Namun kali ini ia seperti orang yang mencari tempat sepi untuk bersembunyi. Nafisa tampak sedang melamun dengan tatapan tidak tau entah ke mana.

Aldi memperhatikan Nafisa.

“Hai. ..” Sapa Aldi.

“Hai juga.?” Nafisa mengangkat kepalanya.

“Ini tugas kamu.” Aldi memberikan jilitan berwarna biru.

Nafisa mengambil makalah yang di berikan Aldi. “Berapa duit ini prin dan jilidnya?” Tanya Nafisa

“Free.” Aldi menjawab singkat.

“Yang bener free ini? Gak potong gajikan bos?” Nafisa tersenyum lebar, memperlihatkan deretan gigi putih nan tersusun rata tersebut.

Aldi paling gak tahan kalau sudah lihat senyum lebar yang terlihat sangat manis dan imut. Senyum itu, adalah kelemahan terbesarnya sehingga apa saja yang diinginkan Nafisa dengan sangat cepat dikabulkannya.

“Ia gak potong gaji.” Kata Aldi sambil mengacak-acak rambut Nafisa.

“Jangan di acak dong.” Nafisa mulai memajukan bibirnya. “Mana gak ada sisir lagi.” Gadis tersebut sudah tampak mengomel.

Aldi merapikan rambut Nafisa pakai jarinya.

Terdengar dehem seseorang dari belakang. “Mau pacaran jangan di sini dong Aldi.”

Aldi menoleh ke arah suara tersebut. “Sirik aja lu Bi.”

Bobi tertawa kecil.

Aldi duduk di samping Nafisa. Kelas mulai ramai, 10 menit lagi dosen akan masuk.

“Nanti kamu kerjakan Fis?” tanya Aldi.

“Ia Al, aku kerja. Kalau gak kerja entar aku di PHK sama bos galak.”

“Galak?” Aldi menyipitkan matanya.

Nafisa ketawa. “Eh aku ada cerita. Mau dengar gak?”

“Cerita apa?”

“Ada orang minang, merantau ke jakarta. Waktu dia lewat di sebuah gang ada tulisan tertempel. Awas ada anjing galak. Terus orang minang itu tertawa. Memang hebat jakarta. Anjing aja bisa tertawa, katanya. Kemudian dia terus berjalan dan ketemu dengan anjing galak tersebut. Ia pun menyapa anjing tersebut. “Hai anjing apa kabar kumu.” Tanya si orang minang dengan logat minang. Sianjing mulai tampak sangar, melihat orang minang terus menggonggongnya. Si orang minang lari sekencang-kencangnya. Di saat sudah berada di tempat yang aman. Si orang minang tadi ngomong gini. Ini orang jakarta bagaimana anjing garang di bilang galak.” Cerita Nafisa sambil tertawa.

Aldy menyipitkan matanya dan mengerutkan keningnya.

“He.....he....... dalam bahasa minang galak itu ketawa.” Jelas Nafisa.

Aldi baru tau makan cerita tersebut dan ketawa ngakak.

“Sebenarnya ceritanya kurang lucu. Hanya saja aku menghargai kamu.” Kata Aldi sambil ngakak.

Nafisa yang jadi sebel di buatnya. Gak henti-hentinya mukul legan pria tersebut.

Tak lama dosen masuk. Mereka mendengarkan dosen menjelaskan materi Nafisa menulis apa yang di sampaikan dosen tersebut di dalam binder kampus miliknya. Mata kuliah yang 2 SKS ini merupakan mata kuliah bersyaratm, sehingga mereka wajah lulus untuk bisa mengambil mata kuliah selanjutnya. Kemudian mata kuliah diakhiri dengan tugas.

“Fis, makan yuk. Berhubung sudah jam 12.” Ajak Aldi kepada temannya itu.

“Boleh. Makan di mana?”

“Kita masuk lagi jam 2 ya?” Tanya Aldi.

“Iya.”

“Masih lama. Kita makan di luar kampus aja gimana. Kita makan di rumah makan padang.”

Mata Nafisa tampak begitu senang. “Boleh.”

*******

Nafisa duduk di dalam mobil Aldi. Sekitar setengah jam mereka sampai di restoran tersebut. Melihat sambal yang terhidang membuat perut Nafisa terasa semakin lapar. Semalam ia hanya makan siang bersama Aldi dan tidak makan malam, pagi juga gak sarapan. Membuat perutnya sudah memberontak minta di isi. Setelah semua terhidang Nafisa memasukkan daging rendang ke dalam piringnya.

“Kamu mau minum apa?” Tanya Aldi.

“Jus sersak,” jawab Nafisa.

“Jus sersak satu jus mangga satu jo,” pinta Aldi.

“Iya mas.”

Nafisa mulai memasukkan nasi ke dalam mulutnya. Tampak ia makan dengan sangat buru-buru seperti orang yang sedang kelaparan. Setelah habis nasi yang di piringnya. Aldi menambahkan nasi ke dalam piring Nafisa. Nafisa memandang melihat Aldi.

“Udah tambah nasinya. Makan yang banyak. Kamu mau pakai apa?” Tanya Aldi.

“Aku mau ayam gulai.”

Aldi mengambilkanya. Nafisa kembali menyuapkan nasi kedalam mulutnya. Aldi senyum melihat Nafisa makan. Ia juga memakan nasinya.

******

like dan komen nya ya reader.

dan jangan lupa vole author ya.

1
Danny Muliawati
tinggal Rendi yg blm bahagia
Danny Muliawati
kan yg nolong kel aldi pdhal Nafisa dulu di jahatin
Danny Muliawati
Nafisa d aldi bahagia sementara Julian d Leni kritis
Danny Muliawati
Nafisa d aldi bahagia sementara Julian d Leni kritis
Danny Muliawati
ibu nya Rendi msh adalah thor
Danny Muliawati
ternyata Rendy kk tiri nya amare 😭😭
Danny Muliawati
klo sdh terkapar bgt kasian sm amere yah ... smga yg terbaik
Danny Muliawati
Nafisa bawaan hamil 😃
Danny Muliawati
Leni hamil sdh ada tanda2 nya smga dugaan Sally betul
Danny Muliawati
wah klo mampir bakal ktm amiee dong duh tambah deg deg
Danny Muliawati
smga yah Rendy acting deg deg euy
Danny Muliawati
kok deg deg an yah
Danny Muliawati
serem amat yah tokoh almare
Danny Muliawati
Rendi smga waspada kenalan dh Airin 🤭
Danny Muliawati
jangan lengah aldi Nafisa target almera
Danny Muliawati
Rendi pasti sdh ngeh kasir itu almera
Danny Muliawati
smga almera mati oleh tingkah nya sendiri sdh niat banget mo bunuh 3 org itu knp hrs nyalahin org lain yah hrs nya kaki diri stuh neng 😄
Danny Muliawati
hamil yah nafisa
Danny Muliawati
Aimere ga ada yg bs nandingin jiwa membunuh nya hrs nya ada yg bs ngelawan pasti lebih seru 🤭
Danny Muliawati
serem banget sih thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!