NovelToon NovelToon
Creator Hero : The Last Hero

Creator Hero : The Last Hero

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Isekai / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:142.4k
Nilai: 5
Nama Author: YatoNime Crack

Seri kedua dan terakhir dari The Legends Of Creator Hero.

[Diharapkan membaca The Legends Of Creator Hero terlebih sebelum membaca Last Hero]

Pria yang terikat oleh cinta dan kesedihan akan mengemban nasib dunia. Amatsumi Rigel mempersembahkan jiwa dan raga untuk melindungi dunia yang bukan miliknya.

Benang merah kian tersambung dan teka-teki yang disembunyikan dunia mulai terungkap. Rahasia akhir dari perang Ragnarok dan Hari Yang Dijanjikan akan tiba. Amatsumi Rigel yang dikenal sebagai Creator Hero akan menjumpai akhir perjalanannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YatoNime Crack, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch. 7 — Pertaruhan dan Masa Depan

"Tahap Tiga : Kelahiran Para Dewa!"

Melepas segel menuju gerbang ke tiga, nyala rune di tangan kanan semakin terang dan bertambah satu garis, yang menjadikannya tiga garis sesuai dengan tahap yang ada.

Kekuatan hampa berkumpul pada tangannya, terhadap serangan yang mendekatinya yang hanya beberapa detik lagi mencapainya, dia tersenyum. Menghapus kekuatan semacam itu akan sulit, tetapi lain halnya jika menyerap atau—

"Enyah dari hadapanku..."

—menghancurkannya akan menjadi jalan yang boleh jadi bagus. Dia secara lembut mengepalkan jarinya dan bersamaan dengan jarinya yang terkepal, serangan di depannya menghilang bagaikan ilusi.

Cahaya hitam dan putih yang saling mengejar dan membentuk bola tidak stabil benar-benar lenyap, pemandangan yang sulit dipercaya oleh mata. Red, Acnologia, bahkan orang lain yang menyaksikannya tidak percaya dengan mata mereka.

Kekuatan yang pernah melenyapkan ratusan naga, kekuatan yang bahkan melenyapkan Kaisar Naga diatasi dengan begitu mudahnya..., siapapun tidak akan percaya dengan hal itu. Dewa masih mungkin melakukannya, namun ini hanya seorang manusia yang mendapat gelar Pahlawan, apa hal itu mungkin?

Untuk pertama kalinya dalam kehidupan, dia sampai kehabisan kata-kata untuk diucapkan. Rahangnya tidak bergerak, bukannya tidak bisa, tetapi tidak mau melakukannya. Lantas, kata-kata yang bisa dia ucapkan hanya—

"Kau..., apakah kau manusia?"

—pertanyaan yang tak lazim. Sesuatu yang seharusnya sudah jelas tidak perlu lagi ditanyakan, dia tahu dengan betul hal itu. Namun, kekuatan sedahsyat itu bukanlah sesuatu yang akan dimiliki manusia. Kendati dia benar-benar bukan manusia, tetapi Dewa dengan wujud manusia, maka...

"Entahlah, aku sendiri tidak tahu apa diriku yang sekarang ini. Aku benar-benar tidak tahu, tetapi, aku dapat dengan jelas menyatakan bahwa diriku masih manusia."

Rigel tidak tahu harus menganggap dirinya apa. Dia pernah berbagi tubuh dengan Antares, mendapatkan kekuatan Void dari Dewa, bertarung layaknya monster tanpa akal, segala hal itu sama sekali tidak menggambarkan manusia.

Dia hanya bisa memastikan bahwa hati manusianya masih berada di tempat, jiwanya yang ternodai masih berbentuk manusia, raganya yang tak jelas masihlah berwujud manusia.

"Sekarang, mari bersungguh-sungguh...—"

Rune membakar tangannya dengan kekuatan yang meluap-luap dari terakhir kali menggunakannya. Alirannya serasa membakar, menggelitik..., menenangkan. Perasaan hampa tak dikenal menyelimuti dirinya hingga ke pembuluh darah.

"Aku terlalu meremehkan. Apa yang kuanggap kutu air kini menunjukkan taringnya..."

Dia tahu dengan jelas bahwa kekuatan itu bukanlah sesuatu yang sangat, amat, teramat menyenangkan. Instingnya yang berkata seperti itu. Berusaha memberikan peringatan bahaya jika terlalu meremehkan.

Bukan pilihan yang buruk, Acnologia. Menggunakan Yamikari lebih awal termasuk keputusan tepat, cermat, bagus, cerdik, sampai-sampai mengerikan.

Meskipun tidak ada bedanya menggunakannya sekarang ataupun nanti, yang jadi masalah adalah dia tidak akan mengetahui lebih awal bahwa kekuatan itu mampu mematahkan Yamikari semudah mengupas kulit kacang.

"Sepertinya kamu mulai ketakutan, kadal. Aku berjanji akan memberikan kematian mudah bila dirimu menerima kekalahan dan berlutut di hadapanku."

Rigel tahu dengan jelas perkataannya sendiri konyol, dia tahu itu namun dengan lantang menyatakannya. Dia sama sekali tidak meletakkan harapan bahwa Acnologia akan mematuhinya begitu saja. Bahkan jika dia merasa takut, dia memiliki keyakinan bahwa rasa takut hanya membawanya ke pertarungan yang lebih mengerikan.

Bagian paling buruknya, dia harus menyerap kehidupan di tempat ini dan bahkan menggunakan penghancuran di tahap lima.

Dia tidak mau menggunakannya, meskipun tidak pernah tahu kekuatan apa yang menunggu.

Tahap pertama, Kehampaan, dapat menghapuskan kekuatan sampai batas tertentu, bahkan bisa melemparkan energi yang menghapus sesuatu. Contoh dia melempar energi dalam jumlah kecil ke batu, alhasil akan membentuk lubang super rapih.

Tahap dua, Penciptaan Dunia, hampir tidak ada bedanya dengan tahap pertama yang menghapuskan segala macam bentuk dan kehidupan. Tahap dua dapat membentuk energi tidak stabil yang dapat meledak dan melenyapkan segala bentuk fisik apapun yang berada dalam jangkauannya.

Tahap tiga, Kelahiran Para Dewa, kekuatan lanjutan dari kehampaan yang memungkinkan Rigel bergerak di zona waktu yang melambat ataupun terhenti, dalam batas waktu tertentu. Tahap tiga ini juga memungkinkannya memperkuat penggunaan Territory of Void.

Lalu tahap empat dan lima, tahap yang sangat mengerikan di mana segala hukum yang ada di dunia, baik fisika maupun sihir tidak lagi berlaku. Kekuatan yang menentang kehendak Dewa dan dunia itu sendiri, mungkin cocok disebut begitu.

..."Hah, takut? Cobalah jika kamu bisa membuatku takut, manusia!"...

"Sesuai permintaanmu!"

Acnologia menerjang dan Rigel juga menerjang. Mereka bersatu dengan angin sampai-sampai mata manusia biasa yang tidak terlatih dengan baik tidak akan bisa mengikuti pergerakannya.

Berusaha menggali luka demi luka, pukulan demi pukulan, hantaman demi hantaman, benturan demi benturan, mereka berusaha mengambil nyawa satu sama lainnya.

Pertaruhan antara manusia terkuat melawan naga terkuat membludak dengan kehancuran tak tertandingi. Bola hitam putih dan bola biru, semburan api dan ledakan api, cakar naga dan tinju manusia saling berbenturan dengan liar.

"Tidak ada celah pertempuran yang bisa aku manfaatkan. Jika masuk dengan sembarangan—"

—aku akan mati sia-sia.

Red dengan jelas merasakan bahwa pertempuran di depannya sudah berada di dimensi yang berbeda. Sekali lagi, tentang manusia bernama Amatsumi Rigel, dia harus mengevaluasi segala hak tentangnya sekali lagi.

Entah berapa kali sudah dia melakukannya, dia lupa. Terlalu banyak dirinya merubah evaluasi terhadap Rigel sampai tidak lagi ingin menghitungnya.

Red berencana untuk melihatnya saja, tetapi dia mengurungkan niatnya itu. Tujuannya datang ke sini bukan untuk melihat pertarungan mereka, tetapi menyelamatkan ras mereka dari tangan Acnologia.

Selain itu, dia sangat terkejut dengan Ratu peri ikut bertempur dan menuju sarang Acnologia untuk alasan yang tidak terlalu dia pikirkan.

"Tetap saja, mencurigakan jika dia memiliki minat kepada manusia, terutama para Pahlawan yang dia benci."

Seringkali dia memikirkannya semenjak melihat Rigel dan Sylph berdampingan. Dia terlalu banyak mengabaikan berbagai hal sampai melewatkan bagian penting yang seharusnya dia perhatikan.

"Untum sekarang, mari kira bunuh campuran menjijikkan!"

Dia melebarkan sayapnya dan bergabung dengan naga lain ke medan perang.

"Gila, sepertinya keputusan kita tidak salah menyerahkan yang di sana kepada Rigel," ujar Petra selagi melihat pertarungan hebat di belakangnya.

"Dari manapun kau melihatnya, kekuatannya bukan sesuatu yang dimiliki manusia. Aku bersyukur bahwa ada orang seperti dirinya di pihak kita!" seru Marcel.

Bila mana sejak awal Rigel tidak pernah berada di sisi yang sama, kesulitan mereka takkan terelakkan. Dengan kemampuan Creator yang membawa senjata modern ke dunia ini, kekuatan tempur negara maupun individual sangatlah kuat.

"Bukan waktunya untuk mengobrol! Selagi Acnologia terfokus kepada Rigel, kita harus memanfaatkan kesempatan ini untuk menghancurkan dalang di balik kekacauan!" ujar Sylph yang memimpin jalan selagi menjerat monster yang menghadang dan membiarkan para Pahlawan yang membunuhnya.

"Itu benar, semakin cepat kita mengalahkan dalangnya—"

"—semakin cepat kita bisa menolong Rigel!"

Takumi mengkhawatirkan sesuatu, tentang apa yang diberitahukan Rigel beritahukan kepadanya dan Yuri, tentang tahap empat kekuatannya yang teramat mengerikan.

Takumi tidak ingin Rigel mengotori tangannya semakin jauh, tidak ingin membuatnya menanggung dosa lebih banyak lagi dan yang penting dari yang paling penting..., dia tida ingin Rigel kehilangan jati dirinya.

Pertarungan besar dan pertaruhan besar yang dimiliki semua orang, karena masa depan mereka tengah dipertaruhkan.

1
R AN L
sleeping prince, kukira hiatus
Harzam zam
Luar biasa
Ardianovich
Ending yang nyesek ya, secara keseluruhan novel ini teramat bagus. sungguh betapa hebatnya author yang membuat novel ini, saya mengapresiasi hal tersebut. Terimakasih atas novel yang hebat ini. Terimakasih Rigel dan semua pejuang! sampai jumpa
Yatooo: Ya, terima kasih atas penilaian yang sangat menyanjung ini! Rigel akan terus mengembara dan menjelajahi berbagai cerita yang akan saya buat, sampai dia menemukan akhir yang dia cari! Terima kasih sudah menyediakan waktu untuk membaca novel ini! I hope we meet again in another story!
total 1 replies
Ardianovich
Terimakasih Marcel atas perjuanganmu
Yatooo: Algojo kita sudah berjuang dengan baik
total 1 replies
Ardianovich
Akhirnyaa dimulai
Ardianovich
yoyo! akhirnya sampe juga diriku ke sekuel kedua
Melvin430
jadi keinget Godzilla sama kong
Xeviorynz
Gimana ya, bagus banget endingnya. Bingung memilih antara ini Happy And atau SadEnd
Yatooo: ini adalah seri terakhir, atau final. Jadi, ini adalah akhir dari perjalanan Rigel di seri Creator Hero. Namun Rigel akan muncul dibeberapa karya saya yang lain sebagai figuran ataupun deutragonis/Smile/
total 5 replies
Xeviorynz
nyesek
Xeviorynz
kok malah sad sih
uwa_botak
ada beberapa celah yg bisa dijadikan awal untuk membuat kisah lainnya. sebut saja kemunculan salazar, atau perkataan azartooth bahwa semesta sangat luas dan mungkin ada banyak dunia lainnya... yahh, semua saya kembalikan kepada author. terima kasih untuk kerja kerasnya, terima kasih telah menyelesaikan kisah ini. semoga akan ada kisah - kisah lainnya yg akan mempertemukan kita melalui dunia baca... 🙏🙏
Yatooo: Tentu! Jalan menuju akhir besar yakni Pillar of Creation masih panjang! Terima kasih telah bertahan dan membaca sampai kisah ini berakhir, saya menantikan kehadiran anda di karya saya yang lainnya jika anda berkenan!
total 1 replies
uwa_botak
kisah perang yang epik, disampaikan dengan penarasian yang tak kalah epik... good job 👍👍
Tommy Andi
masterpiece
lucas
akhirnya selesai membaca novel ini ... untuk ending nya mengingatkan ku dengan novel kedua yang ku baca the novel extra dimana mc nya di lupakan dan hanya beberapa yang mengingat kalo author pembaca manhwa pasti juga udah liat manhwa nya...
Yatooo: Jadi, jika berbincang tentang sekuel selanjutnya tentang reinkarnasi Takumi dkk, mungkin saya takkan menceritakannya. Biar pembaca yang mengimajinasikan.

And then, Rigel akan jadi tokoh yang muncul di beberapa novel fantasi saya yang lainnya. Saya juga sudah membuat novel yang menceritakan tentang Aludra dan memiliki kaitan dengan Rigel sehingga patut dinantikan.

Juga, terima kasih atas pendapatmu tentang endingnya. Itu adalah apresiasi yang benar-benar berarti buat saya!
total 3 replies
Ruinz
bagus
Bustanul Huda Al Ihsan: Sipppppp
total 1 replies
Sasuke
hmm foto terakhirnya kok kayak mirip subaru dari re zero ya?
Yatooo: Betul sekali. Gw menggunakan ilustrasi subaru dari rute Greed
total 1 replies
InSaf
Priscilla??
InSaf
weeehhhh... 👍👍
InSaf
baca nya aja bikin badan pikiran ikut lelah... gak kebayang klo terlibat langsung
InSaf
cakeeepp
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!