NovelToon NovelToon
Ikatan Tanpa Cinta

Ikatan Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta
Popularitas:4.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ny.Irawana

Terlahir dari rahim seorang wanita yang mendapat julukan sebagai pelakor atau orang ketiga bukan kemauan Kanza Qiara Mecca. Gadis cantik yang kini sudah menjadi piatu sejak usia nya tiga bulan itu harus menanggung keras nya hidup di keluarga orang yang telah ibu hancurkan. Setiap hari dia selalu mendapatkan perlakuan yang tidak adil dari ibu dan kakak tiri nya. Sosok ayah yang selama ini diaharapkan pun tidak bisa melakukan apa pun melihat hal itu.
Penderitaan Kanza tidak berhenti di situ saja, sebulan sebelum pernikahan sang kakak justru dia mendapati dirinya berada dalam satu kamar dengan calon kakak ipar nya dan hal itu membuat dia harus terjebak dalam sebuah ikatan pernikahan tanpa cinta dengan sosok pria angkuh, dingin dan arogan Kenan Diyaksa.
Bagaimanakah kehidupan Kanza setelah mendapat gelar seorang istri dari calon kakak ipar nya? Apakah kebahagiaan yang selama ini dia harapkan akan dia raih?
Yuk….kepoin karya baru author “ Ikatan Tanpa Cinta “happy reading gaes😍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ny.Irawana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 6 Diperlakukan tidak adil

Sungguh dunia itu terasa tidak adil bagi seorang Kanza Qiara Mecca, kelahiran nya di dunia ini menjadi sebab hancur nya rumah tangga orang lain, dia tumbuh dengan segala umpatan, hinaan dan cacian dari orang - orang sekitar, ayah kandungnya tidak pernah berperan layaknya seorang ayah, dan sekarang dia harus menjalani ujian hidup yang bertubi - tubi seperti ini, sungguh memilukan.

Kanza berjalan menelusuri trotoar sambil membawa sebuah kardus berukuran sedang yang berisi beberapa barang nya di kantor. Setelah menemui HRD tadi dia langsung memutuskan untuk pulang saja. Sesekali gadis itu menyeka keringat yang mengalir di wajah nya, sambil menghela nafas nya dengan berat.

"Seperti nya aku harus mendinginkan kepala ku," ucap Kanza saat melihat sebuah kedai penjual es teh.

Gadis itu menikmati satu cup es teh berukuran jumbo sambil duduk di sebuah bangku yang ada di pinggir jalan sambil melihat orang yang berlalu lalang di hadapan nya.

"Lihatlah orang - orang itu pasti semua sedang berjuang dengan ujian nya masing-masing, ada yang sedang bahagia karena isteri nya hamil, ada yang sedang berjuang dengan penyakit nya, ada yang sedang berjuang untuk melunasi hutang, ada yang sedang bahagia habis di terima pekerjaan dan ada juga yang sedang sedih habis di pecat dari pekerjaan nya seperti aku, hehehe," ucap Kanza sambil terkekeh sendiri.

Setelah menghabiskan SE cup jumbo es teh nya, Kanza pun melanjutkan perjalanan nya. Tujuan nya saat ini bukan ke rumah Kenan, melainkan ke rumah Baskoro. Ada beberapa barang dan berkas yang harus dia ambil.

Sesampainya di halaman rumah ayah nya, Kanza melihat sebuah mobil yang tidak asing bagi nya," seperti mobil Mas Kenan? Ah ...kayak nya bukan, lagian ngapain Mas Kenan siang - siang seperti ini ke sini, paling juga tamu nya Papa."

"Assalamualaikum Pah, Kanza pu...lang," seketika ucapan Kanza terhenti begitu saja saat ke dua netra nya melihat sepasang sejoli yang sedang bermesraan di ruang tamu, siapa lagi kalau bukan sang kakak Arabella dan suami nya Kenan Diyaksa.

Kenan yang terkejut melihat kedatangan Kanza langsung mendorong Arabella dari pangkuannya sampai Arabella jatuh ke lantai.

"Awws...sakit Mas !" teriak Arabella yang merasakan sedikit ngilu di bagian p***tnya.

Kenan tidak menanggapi rintihan sang kekasih, justru tatapan mata nya saat ini tertuju ke arah Kanza yang berdiri mematung di depan pintu.

"Kanza...."

"Maaf kalau aku mengganggu waktu kalian, silahkan lanjutkan lagi kegiatan kalian, aku ke sini hanya ingin mengambil barang dan berkas ku yang ketinggalan," ucap Kanza dengan datar dan cuek, bahkan gadis itu melenggang begitu saja meninggalkan Kenan yang berdiri mematung menatap diri nya.

Kanza memejamkan mata nya sejenak, menahan rasa sakit dalam hati nya dengan apa yang dia lihat beberapa menit yang lalu. Dia tahu harus nya dia tidak boleh punya perasaan seperti itu, tapi entah mengapa perasaan itu datang begitu saja dalam hati nya.

"Eh....ngapain kamu datang ke sini!" ucap Ratih yang baru saja keluar dari kamar nya.

"Kanza cuma mau ngambil barang Kanza yang tertinggal Ma ".

Ratih memindai penampilan Kanza dari atas sampai bawah yang sedikit berantakan," kamu habis di pecat ?" tanya nya dengan nada mengejek.

"Iya Ma.."

"Hahahaha, syukurin ! Itu akibatnya jika kamu berniat jahat pada kakak mu, sekarang kena karma nya kan ? Kamu di pecat dari perusahaan kamu, dan aku yakin semua perusahaan di negeri ini ngga bakal ada yang mau menerima mu bekerja di sana," ucap Ratih tanpa rasa kasihan sama sekali.

Tidak ingin merasa lebih sakit lagi, Kanza pun masuk ke kamar nya, di dalam kamar nya pertahanan Kanza pun runtuh seketika, tangisan yang dia tahan sejak dia keluar dari kantor nya tadi pun sekarang tumpah ruah membasahi pipi nya. Gadis malang itu terduduk lemas sambil memeluk kedua lututnya di balik pintu.

"Bu...Kanza kangen ibu," lirih Kanza di sela - sela tangisan nya, kata - kata itu selalu dia ucapkan saat hati nya sedang tidak baik - baik saja. Sekalipun orang - orang memandang hina dan rendah ibu nya, tapi bagi Kanza ibu nya yang terbaik. Bahkan sampai detik ini pun Kanza masih tidak mempercayai jika ibu nya seorang pelakor.

"Jadi Kanza di pecat dari kantor nya," batin Kenan yang tanpa sengaja mendengar percakapan Kanza dengan Ratih tadi. Ada rasa kasihan dalam diri Kenan pada wanita yang saat ini bergelar sebagai istri nya itu. Sebenarnya dengan kekuasaan yang dia miliki sangat lah mudah bagi seorang Kenan Diyaksa untuk membuat Kanza tetap bekerja di tempat kerja istri nya itu, namun karena gengsi hal itu tidak akan pernah Kenan lakukan.

Setelah berlama - lama di dalam kamar nya, Kanza pun memutuskan untuk keluar untuk minum karena tenggorokan nya saat ini sudah terlalu kering karena terlalu lama menangis.

Pemandangan pertama yang Kanza lihat saat keluar dari kamar nya adalah suasana yang terlihat harmonis di meja makan. Nampak sangat jelas suami nya itu sangat lah akrab dan sangat menikmati kebersamaan nya dengan Arabella dan kedua orang tuanya, bahkan sesekali Kenan tersenyum manis di sela - sela obrolan. Senyuman yang belum pernah dia lihat selama dia mengenal Kenan.

Tatapan Kenan dan Kanza tanpa sengaja bertemu, namun Kanza langsung memutuskan pandangan nya, gadis itu kemudian berlalu ke arah dapur.

"Lho...neng Kanza ada di sini to, kok bibi ngga tahu, tadi kayak nya tuan Kenan ke sini sendirian," Bi Sum langsung menutup mulut nya, dia lupa jika pernikahan Kanza dan Kenan terjadi karena sebuah insiden.

"Maafin bibi Neng.."

"Hehehe...ngga papa Bi santai aja, oh ya bibi masak apa hari ini ?"

"Ah..ini kebetulan bibi masak kesukaan neng Kanza, ada sayur asem, tempe tahu goreng dan sambel terasi, oh ya ada ikan asin nya juga, Neng Kanza mau makan ? bibi siapin ya?"

"Wah...mau banget Bi, kebetulan Kanza udah laper banget," kata Kanza dengan penuh antusias.

Kanza pun menikmati semua hidangan yang di suguhkan oleh Bi Sum di dapur, sambil menikmati makanan nya Kanza pun mengobrol ini itu dengan orang yang selama ini dia anggap sebagai ibu nya itu. Karena semenjak dia masuk ke dalam rumah Baskoro hanya Bi Sum yang dengan tulus menyayangi dan merawat nya.

Setelah perutnya terisi penuh, Kanza pun berniat kembali ke kamar nya. Namun baru saja gadis itu ingin membuka pintu kamar nya, terdengar suara dari arah meja makan.

"Kamu tentu nya tidak lupa kan, apa yang seharusnya kamu lakukan setiap kamu habis makan di rumah ini," ucap Ratih dengan nada sindiran.

"Iya Ma.."

"Emang apa yang harus Kanza lakukan setelah dia makan ?" tanya Kenan merasa bingung dengan apa yang ibu mertua nya katakan pada istrinya itu.

"Dari dulu setelah dia makan ya harus membantu bibi membersihkan seluruh rumah ini sayang, kamu tahu kan dia itu siapa, cuma numpang seperti benalu di rumah ini jadi sebagai seorang benalu ya harus sadar diri lah ! Dan kalau kamu punya pikiran kenapa dia tidak makan bareng kita di meja makan ini, jawaban nya ya cuma satu karena dia tidak pantas berada di sini ! dia hanya pantas berada di belakang bersama ART rumah ini dan menikmati menu yang sama dengan ART rumah ini", jawab Arabella dengan santai sambil menikmati dessert nya.

Kedua tangan Kenan terkepal kuat mendengar apa yang kekasih nya katakan itu.

"Jadi selama ini Kanza di perlakukan seperti itu di rumah ini !"

1
Ny.Irawana
egois ya kak😬
Anna Annawaliana
kenan melihat Kanza sama laki laki lain marah ,cemburu ,egois dia sendiri sama beruang kutub Ara ,seenak jidatnya aja ,,
Anna Annawaliana
manpus kau Kenan pasti kalah sama Arga ,,Kanza memang cerdas ..
Ny.Irawana: jadi deg deg an lho kak😄
total 1 replies
Anna Annawaliana
up lagi thor
Ny.Irawana: ashiap kakak😍
total 1 replies
Anna Annawaliana
aku berdoa kebab gagal dan Arga yang menang,nama Kanza jadi pujian ,,Kenan kau terlalu anggap remeh Kanza
Ny.Irawana: aamiin🤭
total 1 replies
Anna Annawaliana
luar biasa aku suka alur ceritanya
Ny.Irawana: terima kasih kakak atas dukungan nya😍🙏🏻
total 1 replies
Anna Annawaliana
up lagi Thor aku ud merathon baca dari bab 1 sampai 20
Ny.Irawana: sabar ya kaka🤭🥰selalu di usahakan UL tiap hari kok, doain sehat selalu dan terimakasih atas dukungan nya😍
total 1 replies
Anna Annawaliana
pastilah kenan akan menyesal
Ny.Irawana: biasa nya begitu Kak😬
total 1 replies
Anna Annawaliana
kanza itu bukan ojol dia yang punya perusahaan
Anna Annawaliana
Alhamdulillah Kanza di terima di perusahaan Arga
Anna Annawaliana
aku curiga semua yang terjadi sama Kanza ,dalangnya pasti sikunti ara
Anna Annawaliana
Kanza lebih baik hidup sendiri dari pada punya suami ,tapi lebih percaya sama si Kunti ara
Anna Annawaliana
aku mendukungmu Arga jadi pembinor🤣
Anna Annawaliana
Arga cepat tolong kanza
Anna Annawaliana
kumpul kebo kah Ara sama kenan
Anna Annawaliana
🤣🤣🤣🤣ayo Kanza deketin Arga ,buat panasi kenan
Anna Annawaliana
kenan ninggalin Kanza pasti itu pesan dari Ara sang Nene lampir
Anna Annawaliana
sepertinya magendra ini tau siapa sebenarnya kanza
Anna Annawaliana
jangan pedulikan Kenan ,kanza
Anna Annawaliana
mudah" orang yang di tolong sama Kanza bisa kasih pekerjaan. untuknya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!