Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bujuk Mommy
Kini anggota Wolf pack memasuki gedung sekolah melanjutkan aktivitas mereka masing masing, Kecuali para inti wolf pack yang kini sedang duduk di rooftop lantai tiga.
" Zo gimana nasib motor lo, Kan gak tau tuh cewek orang mana dan siapa." lino
memulai percakapan.
" Ho'oh, mana berani lagi tuh cewek asal bawa motor loe pergi gitu aja lagi, Kita kita yg temenan lama dari piyik aja kagak ada yg berani bawa tuh motor lo semenjak. " ucap Farel menggantung, Karena mereka tau selama ini gak ada yang diizinin pakai motor kesayangan Kenzo itu bahkan sang daddy pun tak di perbolehkan oleh kenzo menggunakan nya.
" Hufff Gue juga kagak ngerti." ucap kenzo dengan menghembuskan nafas nya berat.
" Gak ngerti gimana. " tanya miko si rambut panjang sepundak itu.
" Ya gue juga gak tau, rasanya ya gak gimana gimana Dan kalian liat sendiri gue masih bisa santai." jujur kenzo sendiri pun bingung, pasalnya itu motor adalah pemberian seseorang yang sangat berharga baginya, maka dari itu dia se posesif itu ke motor nya.
Sontak mereka yang mendengarkan penuturan kenzo pun menoleh serentak.
" Iya sih, kita juga was was tadi pas tuh cewek teriak bawa motor lo, Tapi kita kita juga kaget pas lo malah biasa aja, gue kira lo bakal ngejar tuh cewek dan marah marah. " terang Farel Yang diangguki oleh yg lain.
" Eh, tapi apa lo gak takut tuh motor bakal di bawa kabur tuh cewek???. "_tanya Calvin yang semenjak tadi diam kini dia pun ikut bertanya, setelah selesai menghisap benda nikotin itu.
" Hm, Ngga, karena tuh cewek dua bakal jadi murid baru di sekolah ini. " jawab Kenzo dan itu membuat mereka semua lega.
" Tapi gila, gerakan tuh cewek nyaris gak ke baca loh zo, gue kira itu cewek menye menye gak tau nya menyimpan granat tersembunyi. " tutur Farel dengan geleng geleng kagum, dan mereka pun serempak mengingat kejadian tadi.
" Ho'oh, gue tadi udah sempet gemes tapi setelah tadi wow, Mana santai gitu lagi." ucap lino menimpali.
"Tapi itu cewe yang satu bisa bisa nya duduk santai diaspal sambil ngemil sedangkan kembaran nya lagi lagi nge bacot ma tuh kevin. " lino dengan menggeleng heran.
" Gimana gak santai ngemil kalo jarak gak jauh dari dia ada si calvin yang jagain." celetuk miko.
" Tapi gak mungkin, biar pun ada gue gak mungkin sampe sempet sempet nya tuh cewek ngemil duduk santai, Gue yakin tuh si kembar sama sama bisa beladiri. " tutur calvin, yang diangguki yang lainnya.
" Bisa jadi, fiks Cewek idaman gue tuh yang gak menye menye pokoknya awas ya cewek yang pake topi tadi incaran gue. " celetuk Farel.
" Iya kalo tuh cewek mau sama loe kampret!!. "_ ejek lino sambil melempar permen ke arah nya.
***
Brom
Brom
Kini keduanya telah sampai di kediaman Alexander Dan menaiki tangga untuk istirahat karena lelah.
Kini jam menunjukkan
pukul 16:45
Hoaammmm
Euunnggh
Mereka berdua merenggangkan badan nya dan mendudukkan diri nya di tepi ranjang, setelahnya ia bergegas mandi bergantian dan keluar dari kamar menuruni tangga.
Tap
Tap
" Hai princess princess daddy. " sapa daddy, dan mereka pun menoleh dan berjalan mendekat dan memeluk sang daddy.
" Hai dad. " ucap mereka serempak dan sang daddy pun mengecup kening kedua putrinya.
Cup
Cup
" Bagaimana tadi? Apa kamu suka sekolah di sana?. " tanya sang mommy, dan mereka pun duduk di ruang tamu.
" Yeah besok kita akan mulai sekolah dan kita juga tanda tangan. " jelas Raisa
" Oh baiklah, mommy harap kalian betah bisa belajar dengan nyaman di sana. "nasehat shelia
" Yeah, ku harap seperti itu. " Rania menimpali.
"Jangan berbuat masalah dan daddy harap kalian tidak akan mengecewakan kami. " nasehat daddy dan serempak si kembar mengangguk.
"Oh iya, nanti malam mommy akan ikut daddy ke luar kota selama seminggu dan kalian akan di temani Rian di sini untuk menjaga kalian dan nanti pagi sudah ada para maid yang datang untuk mengurus makan kalian dan rumah ini, dan untuk sekolah kalian bisa pake mobil di garasi, tidak ada yg boleh bawa motor. " ucap shelia memperingati Dan Raisa pun mengangguk, namun tidak dengan Rania yang mengajukan protes.
" Yeah kok gitu sih,, gak asik ah, please boleh ya mom." rengek Rania Namun shelia tetep menggeleng, Dan kini Rania pun melirik ke arah daddy, seakan paham kode dari Rania sang daddy pun menegakkan posisinya namun.
" Kalo Daddy bujuk mommy supaya izinin Rania naik motor, mommy gak akan berangkat ikut daddy ke luar kota. " ancam shelia segera beranjak dari sana melangkahkan kakinya menuju lantai atas.
" Eh, Jangan dong sayang, aku gak ada loh bujuk bujuk kamu, Itu terserah kamu, aku setuju setuju aja. " bujuk doni segera bangkit, dan sebelum melangkah menyusul sang istri ia pun menoleh ke arah Rania.
" Maaf sayang, lebih baik kamu menurut aja kemauan mommy mu itu yah." ucap nya sambil berlalu menyusul sang istri, itu berhasil membuat bahu Rania merosot.
" Udah sih, gak papa... Kan entar pagi loe bisa tuh naik motor yang tadi loe bawa, walau entah punya siapa sih, Tar balik juga loe bisa tukeran motor sama Rian dan Rian sama gue naik mobil. " ucap Raisa.
Membujuk Rania Dan yah, itu berhasil membuat Rania tersenyum penuh arti.
" Yah, lo bener." ucap nya tersenyum.
Eh, ngomong ngomong tuh motor punya siapa ya, Kan kita gak tau jadi gimana cara balikin nya coba? " tanya Raisa
" Eh iya juga ya, ah.. Tar gampang deh besok gue bawa aja tuh motor ke sekolah tar juga yang punya tuh motor pasti bakal nyari kan? "
"Iya juga ya.."