NovelToon NovelToon
Kawin Kontrak

Kawin Kontrak

Status: sedang berlangsung
Genre:Ketos / Dosen / Nikahmuda / Mafia
Popularitas:2.6k
Nilai: 5
Nama Author: Felicia Sonda

CEO yang dijodohkan oleh orang tuanya sewaktu kecil. tetapi CEO memiliki kekasih. akhirnya CEO membuat surat kontrak pernikahan selama enam bulan. Dan dia juga membuat surat cerai yang sudah dia tandatangani.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Felicia Sonda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6. CEO baru

******

"Selamat pagi Saraku sayang" sapa dina yang melihat bintang masuk keruangan

"Pagi juga dina sayang."

"Ra kamu sudah dengar kalau ceo baru kita akan masuk hari ini"

"Belum. Emang iya"

"Iya. Tadi bu rini suru kita ke aula kalau sudah jam delapan"

"Oooww."

"Kok cuma oww si. Katanya ceo baru masih mudah dan ganteng loh"

"Aaa bodoh amat. Mau gagah mau jelek, bukan urusan saya. Saya cuma mau kerja dengan tenang sentosa"

"Iii kamu tidak asik"

"Yuk kita ke aula, sudah jam delapan ini"

Dina dan Sara berjalan menuju aula perusahaan. Setiba disana, aula sudah dipenuhi dengan karyawan karyawan DWIGUNA GROUP.

"Ra kita ke situ yuk." Kata dina

"Yuk"

"Hai bi, din," tegur doni

"Hai don." Sapa dina dan Sara

Tak lama semua orang sudah berkumpul semua, datanglah han dan dimas keatas panggung.

"Itu bukannya dimas" batin Sara

Karena kaget melihat ada dimas diatas panggung, bintang memundurkan badannya bersembunyi ke belakang dina.

"Kamu kenapa si ra" kata dina heran melihat kelakuan Sara

"Tidak apa apa din."

"Wiii gila cakep benar tu orang" kata dina antusias melihat kedatangan ceo baru.

Saat naik dimas sempat melihat bintang, namun dia memutuskan pandangannya. Tidak mau Sara tahu kalau dia melihatnya.

Dimas mulai mengeluarkan sepatah katanya. Banyak yang dimas sampaikan kepada karyawan karyawannya. Semuanya demi kepentingan perusahaan.

Selang beberapa jam sudah berlalu, penyambutan telah selesai. Semua karyawan kembali ke ruangan masing masing.

"Ra pak dimas ganteng bangat ya" kata dina

"Biasa saja"

"Kamu ini tidak bisa melihat mana yang ganteng dengan tidak"

"Ra nanti siang kita makan bareng ya. Saya mau ajak kamu ke sesuatu. Kali ini maaf ya din saya tidak ajak kamu" kata doni yang datang menghampiri mereka.

"Tidak apa kok. Saya paham kalau orang lagi pedekate ya begitu" kata dina

" Kita mau kemana don" tanya Sara

"Nanti kamu juga akan tahu. Oke sampai nanti ya, saya keruangan ku dulu." Kata doni yang kini melaju pergi ke ruangannya

"Kayaknya doni suka sama kamu de" kata dina

"Tak mungkin. Orang aku jelek begini"

"Kamu tidak percaya, tunggu saja tidak akan lama lagi dia akan nembak kamu"

"Aaa diam lah.

Lanjutkan pekerjaanmu"

Sara dan dila melakukan pekerjaannya kembali.

Ditempat lain.

"Jadi dia kerja di perusahaan ini ternyata." batin dimas

"Tunggu, tadi pagi pria yang bertemu saya di lift apartemen Sintia sepertinya wajahnya tidak asing. Tapi dimana saya bertemu dia.! Dia berbicara sendiri dengan dirinya.

Karena rak mendapatkan apa apa, dimas berhenti memikirkannya.

"Aaa sudahlah, saya mau telfon sintia dulu. Dia lagi apa ya." Dimas menelfon sintia beberapa kali tapi tak kunjung diangkat. Sedangkan orang yang ditelfon lagi tidur bermesraan bersama selingkuhannya tanpa sehelai benang pun kecuali selimut yang menutupi. Hingga telfon yang kedua pun sintia tak kunjung mengangkat telfon.

"Mungkin dia masih tidur. Nanti saja aku telfon lagi." Kata dimas sabil melihat hpnya yang telfonnya tak kunjung diangkat.

Karena telfonnya tak diangkat sang kekasihnya, dimas memulai pekerjaan pertamanya di perusahaan tersebut.

"Han tolong bawakan saya berkas bulanan di perusahaan ini sekarang" kata Dimas dibalik telfon

"Baik tuan" jawab han

Asisten han menelfon bagian keuangan menyuruh membawakan laporan keuangan yang diminta dimas.

Tak lama munculah ibu rini selaku ketua dibagian keuangan.

"Selamat siang pak" kata ibu siska

"Siang. Apa kamu bawa yang saya minta" kata dimas

"Iya pak. Ini laporan beberapa bulan lalu".

"Apa semuanya baik baik saja?"

"Untuk sekarang masih aman pak"

"Oke baiklah. Simpan disini dulu. Saya akan mempelajarinya dulu. Kamu boleh pergi"

"Baik pak. Saya permisi. Ow.ia tolong panggilkan saya asisten han di luar.

Ibu rini pun keluar dan tak lupa memanggil asisten han sesuai instruksi dimas.

"Ada apa tuan memanggil saya" kata han

"Tolong ambilkan saya semua nama nama karyawan baru di perusahaan ini"

"Untuk apa tuan" kata han heran. Yang asisten han tahu, atasannya tidak mengurus karyawan siapa saja yang baru masuk ke perusahaannya.

"Ambilkan saja yang saya mau."

"Iya iya. Begitu saja marah"

"Apa kau mengatakan sesuatu han"

"Tidak tuan. Saya akan mengurus yang anda minta".

Han keluar dari ruangan dimas dan mulai pekerjaannya. Dia meminta semua file karyawan baru dari bagian HRD perusahaan. Tak butuh waktu lama, apa yang diminta asisten han pun sudah dia dapatkan. Asisten han termasuk karyawan di perusahaan yang juga disegani, karena merupakan tangan kanan CEO.

"Ini semua nama nama karyawan baru di perusahaan ini" kata asisten han yang sudah berada diruangan dimas

"Letakkan saja disitu. Saya masih memeriksa laporan keuangan ini."

"Apa masih ada yang anda butuhkan"

"Tidak ada kamu lanjutkan saja pekerjaanmu."

"Baiklah. Saya permisi"

Asisten Han keluar dari ruangan dimas dan melanjutkan pekerjaannya.

"Aaa saya penasaran wanita itu dibagian mana. Saya lihat dulu saja, nanti saya lanjutkan melihat ini" katanya sendiri

Dimas membuka file file karyawan yang baru. Semua nama nama yang bukan dia cari dia lewatkan. Hingga dia mendapatkan atas nama bintang.

"Oww jadi dia dibagian administrasi." Dimas membaca setiap inci biodata Sara. Karena penasarannya sudah terjawab, dimas melanjutkan pekerjaannya lagi memeriksa keuangan perusahaan.

Tok tok

"Siang tuan. Apa tuan mau memesan makan. Ini sudah masuk jam makan siang." Kata asisten han

"Hhmm pesankan saja saya makanan seperti biasanya"

"Baik"

Asisten han keluar untuk membeli makanan yang akan dimakan atasannya. Saat keluar dari lift, asisten han melihat Sara. Mereka saling tatap dan

"Nona Sara kerja disini juga" tanya asisten han.

"Bapak tadi bilang apa?. Apa bapak kenal dengan teman saya.?" Tanya dina

"Tidak. Kami tidak saling kenal. Cuma satu kali pernah bertemu. Iya kan pak" bintang memberikan kode kalau jangan sampai dina tahu yang sebenarnya. Bintang belum siap untuk itu semua. Apalagi dimas dan Sara sama sama tidak menyukai satu sama lain.

"Iya. Kalian mau keluar makan?"

"Iya pak. Kami duluan ya" kata Sara yang menarik tangan dina.

"Asisten han juga tampan ya. Tidak kalah dari pak dimas" kata dina

"Semua laki laki kamu bilang gagah ya"

"Beneran ra. Asisten han benar benar gagah."

"Sudah sudah, ngomong ngomong doni mana si. Katanya mau makan sama sama."

"Tu dia datang. Pangeran kamu"

"Iiii apaan si"

"Maaf ya pekerjaan saya banyak tadi." Kata doni

"Iya tidak apa don. Kita juga baru baru nyampai kok" kata Sara

"Pesan saja don, kami sudah pesan soalnya" kata dina

"Oke"

Ketika makan sudah lengkap dimeja, mereka makan dengan lahap dan sambil ngobrol. Begitulah mereka kalau bertemu, selalu ada saja yang mereka bicarakan.

1
Mak Lyly
rada lierur sara pa bintang masih nyimak/Smile/
Felicia Sonda: makasih kak sudah mampir
total 1 replies
Mưa buồn
Gak kecewa sama sekali! 😃
Felicia Sonda: makasih kak sudah mampir
total 1 replies
paulina
Kece abis!
Felicia Sonda: makasih kak sudah mampir
total 1 replies
Dayra Malay
Sumpah keren banget, saya udah nungguin update tiap harinya!
Felicia Sonda: makasih kak sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!