NovelToon NovelToon
Tragedi Malam Itu

Tragedi Malam Itu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:23.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Amanda Ferina

Sinopsis: Namanya adalah Anisa Ahmad, setelah tragedi malam itu dunia perempuan tersebut hancur dalam hanya satu detik. Hal yang paling ia jaga seumur hidupnya direnggut begitu saja dengan hanya satu malam.

Plaaakkk

Satu tamparan mendarat mulus di pipi halus perempuan manis berhijab itu. Nisa yang mendapatkan tamparan dari ayahnya langsung tersungkur di lantai dengan tangan memegang wajahnya yang memerah akibat bekas tamparan yang ia dapatkan.

Gadis cantik dalam setelan gamis dan berhijab yang baru saja usianya memasuki tahap dewasa itu pun menangis melihat kemarahan sang ayah. Ia terus terisak pilu, sedangkan orang-orang yang di sana menyaksikan kejadian itu menatap prihatin kepada Nisa.

Sang ibu yang melihat anaknya tersungkur lemah pun tak kuasa membendung air matanya. Ia ingin sekali meraih tangan sang anak dan menuntunnya berdiri, namun ia tidak bisa melakukan itu karena anak laki-laki tertuanya menahan sang ibu untuk membantu Nisa.

"Pa! Nisa bisa jelasin semuanya ke papa kalau Nisa tidak bersalah!" Lirih Nisa seraya memeluk kaki sang ayah.

Namun permintaan dari anaknya tadi ia tidak hiarukan sama sekali. Satu tetesan air mata jatuh dari pelupuk matanya. Sebenarnya ia juga ikut sedih dan bahkan sangat sedih atas kejadian yang menimpa anaknya.

"Jelasin apa? Jelasin jika kamu telah hamil di luar nikah. Dan bahkan menjadi aib keluarga kita sekarang!!"

"Pa Nisa minta maaf! Nisa diperkosa Pa. Tolong maafin Nisa," cicit Nisa pilu.

Keluarga Nisa cukup terpandang di kalangan masayrakat dikarenakan keluarga permpuan itu merupakan keluarga yang terkenal ketaatannya kepada Allah SWT. Sang ayah merupakan seorang ustad yang cukup terkenal dan sering diundang untuk mengisi acara kegiatan religi di berbagai kota bahkan manca negara. Sedangkan sang ibu adalah seorang guru ngaji.

"Pa tolong maafin Nisa!" Pinta perempuan itu sekali lagi dan semakin mengeratkan pelukannya di kaki sang ayah.

"Bi tolong bawa barang-barangnya kemari!" Spontan pembantu yang di panggil bibi tersebut menyerahkan barang-barang milik Nisa yang sudah ia kemas. "Nih!!! Cepat kamu angakat kaki dari rumah ini dan jangan pernah kembali lagi," usir sang ayah sembari melemparkan barang-barang milik perempuan itu tepat di depan wajahnya.

"Tapi, Pa. Hiks hiks, Nisa bisa jelasin semuanya. Nisa nggak salah Pa."

"Jangan pernah kau sebut aku lagi dengan papamu, karena aku tidak menganggap kamu anak ku lagi. Cepat kau pergi dari sini atau aku yang menyeret mu keluar."

Dengan berat hati Nisa memunguti barangnya dan beridiri. Ia menatap keluarganya satu persatu sebelum ia benar-beanr meninggalkan ruamh ini yang penuh dengan kenangan. Kemudian ia pergi dari sana bersama dengan anak yang dikandungnya.

Gimana kehidupan Nisa selanjutnya? Jom cari tau dengan baca ni Novel.

Warning: Cerita ini hanya Fiksi dan tidak terlalu mengangkat kisah Religi. Utamakan membaca Al-qur'an dari pada novel.

No plagiatttttt....
Plagiat menjauh dari sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amanda Ferina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Sakit perut

Di tengah gelap nya malam, pancaran sinar rembulan terlihat sangat indah menyinari bumi yang menambah kesan terang bagi kehidupan di sana. Nisa sedang termenung di dalam kamarnya di tepi jendela sambil mengamati pemandangan langit yang penuh akan taburan bintang-bintang.

Pandangannya hanya satu, yaitu tertuju kepada bintang yang jatuh dari langit. Pemandangan tersebut berhasil mengembangkan senyum wanita rapuh itu.

Tak lama seorang wanita paruh baya masuk kedalam kamar perempuan itu sambil membawa nampan yang berisi susu ibu hamil serta roti ditangannya. Ia menutup pintu kamar Nisa dan berjalan menghampiri perempuan itu yang belum menyadari bahwa ada orang yang masuk kedalam kamarnya.

Aisyah meletakan nampan tersebut keatas meja nakas, lalu mendekati Nisa yang sedang asik memandangi bintang-bintang yang bersinar. Wanita itu pun menepuk bahu anaknya untuk menyadarkan Nisa yang sedang terbang tinggi bersama lamunannya.

Nisa terkejut dengan tepukan sebuah tangan dipundaknya dari belakang, dengan cepat ia memutar badannya dan menatap sang ibu yang sedang berdiri.

"Ada apa ma?" Tanya Nisa halus.

"Minumlah susu dulu nak untuk menguatkan stamina dan kandungan mu. Serta mama juga ada bawakan kamu roti, makanlah terlebih dahulu. Jangan terlalu larut dengan kesediahan mu itu."

Nisa mengangguk seraya memgambil air susu dari tangan Aisyah. Sebelum meminum air susu tersebut, Nisa terlebih dahulu membaca doa lalu menegaknya habis hingga menyisakan susu yang kental belum larut.

Kemudian Aisyah mengambil gelas susu tersebut dan meletakannya kembali di nampan. Lalu ia mengambil roti tawar dan meneyrahkannya kepada Nisa.

Dengan cepat Nisa menepis tangan sang ibu yang menyodorkan roti tawar tersebut kepada dirinya. Lantas perempuan itu langsung berlari ke dalam toilet yang letaknya tak jauh dari mereka berada.

Huek huek huek

Di dalam kamar mandi, Nisa memuntahkan semua isi perutnya paska mencium bau yang menyengat dari roti tawar tersebut dan mampu membuat dirinya mual.

Aisyah masuk ke dalam dan langaung memijat tengkuk Nisa. Pijatan dari Aisyah mampu membuat Nisa merasa lebih baikan. Ia mengangkat kepalanya, dan mata Nisa bertemu dengan mata Aisyah.

"Ma perut Nisa sakit," ucap Nisa manja. Nisa akhir-akhir ini memang suka bersikap manja dengan ibunya, dan kadang merengek meminta sesuatu di tengah malam, jika tidak dituriti ia akan mengambek dan berakhir menangis di kamar sendirian.

"Yaudah sayang, kita baring aja dulu di kasur, biar mama elusin nanti perutnya ya."

Nisa mengangguk. Aisyah dan Nisa pun keluar dari toilet dan berjalan menghampiri ranjang ukuran quen size milik perempuan itu. Nisa pun merebahkan badannya di kasur yang empuk sambari menunggu sang ibu yang mengambil minyak angin.

Aisyah naik ke atas ranjang kemudian ia menyibakan baju wanita tersebut sehingga terpampaang lah perut Nisa yang mulus dan putih. Aisyah pun menumpahkan setetes minyak kayu putih ke telapak tanganya, lalu ia mengeluskan tangan yang sudah di tumpahi minyak putih tersebut ke permukaan perut Nisa. dan perempuan itu pun menikmati elusan tangan dari Aisyah.

"Ma!"

"Hm."

"Apa Nisa sanggup ngandung tanpa suami yang nemanin Nisa ya ma?"

"Pasti sanggup sayang, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini."

"Ma bagaimana misalnya kalau papa tau Nisa sedang hamil? Dan gimana reaksi kaka kalau dia tau Nisa sedang ngandung, apa kaka akan marah dengan Nisa?"

"Nisa, kamu jangan mikirin itu dulu. Kan mama udah bilang, kalau urusan papa, biar mama yang jelasin."

"Beneran ya ma," kata Nisa menatap sang mama penuh dengan janji.

___________

Tbc

1
Rossie Raesita
ko ada ya orang tua anak nya jelas"sdh d perkosa,ko d biarian aja gak d urus,🥴apa lagi sampe hamil,haduuuhh
Ramlah Kuku
nikah aja
Ramlah Kuku
kena karma lu arsen
novi 99
aku suka baca klo konfliknya berat .. jadi bacanya gak lempeng...

tapi kadang suka gemas sama pemeran utamanya.
Yolia Agustina
Luar biasa
ir
kenapa karakter dan nama Nisa itu ga di cerita mana pun org nya selalu lemah, bisanya cuma nangis nangis dan nangis mulu, punya temen bisa bela diri belajar kek, umur udah 23 di tindas org bisanya cuma nangis
ir
ceritanya bagus tapi sayang banyak kalimat yg salah 😫
ir
jadi si Alex alias si Arsen ini suka celap celup kah?
ir
kak profesional not propesional
profesi not propesi
psikopat not pesikopat
jika komen ku di baca semoga bisa memperbaiki tulisan kaka di buku² selanjutnya
ir
seharusnya jangan di usir pak Ahmad, bawa aja keluar kota cariin guru home schooling
Risa Textile
Luar biasa
Delvia Dina
mudah2 gabriel tau bahwa arsen adalah ayah suatu hari nanti
Ririn Danayanti
la kalo yg ini cocok visual antara ayah dan anak
itanungcik
Biasa
itanungcik
Buruk
Ririn Danayanti
np hanya squel terus thor
Rere Salsa
klo saya sebagai org tua Nisa,pasti datangi keluarga laki2 ,biar berembuk
Aston Renaldo
Kecewa
Aston Renaldo
Buruk
devaloka
jir menjijikan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!