Dinda damara kerap di panggil Dinda, Berparas cantik tak sedikit orang memanggil nya si cantik,dinda di cintai yang tak lain adalah bos nya.
Bagas saputra pria tampan berasal dari (kota) solo yang terlahir di jakarta.
Seorang CEO yang tampan nama nya terkenal di dunia bisnis..bertemu dengan Dinda seorang gadis berasal dari (kota)bandung berkerja sebagai biasa di perusahan nya.
Wajah Dinda yang cantik nan anggun membuat bagas menicintai
Dinda mampu meluluh kan hati seorang CEO playboy.
Yuk simak selanjut nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dheandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 6
Menjelang subuh dinda bangun dari tidur.
Melihat jam sudah tengah malam,
Dinda buru-buru mandi sholat isha,"
Ya allah hari ini tidur lama sekali sampai-sampai lupa, untung masih ada waktu sholat isha. setelah sholat, dinda membuka mukena melihat meja makan hemm lupa masak disini,
Jam 4 subuh mencari tempat jual makan dimana jam segini' batin dinda.
Pesan aja lah dinda ngomong sendiri.
Mencari ponsel kemana sih ponsel, bikin kesel deh, tidak tau pemilik nya lapar," dinda ngomel sendiri.
dinda sudah menemukan ponsel nya.
Melihat pesan dari bagas.
Bagas: Sampai lupa sama mas?.
Dinda senyum melihat pesan ngambek bagas.
Dinda: Maaf mas aku tertidur.
Bagas : bagaimana tidak, kamu pasti kecapean.
Dinda kerut kan dahi nya. nas bagas sudah bangun tumben,batin dinda.
Bagas: tidak di balas lagi.
pink.
pink.
Bagas pun menghubungi dinda.
Asalamu Alaikum..,
Waalaikum salam...mas.
Kenapa tidak di balas?
Hemm sedang memesan makanan mas lapar.,
"Hah, bagas langusung bangkit dari tempat tempat tidur.
"Jangan keluar mas kesana antar makanan.
"Tidak usah mas merepotkan.
"Tidak kamu tunggu di rumah saja."
Apa yang di ucap kan bagas dinda selalu menuruti nya, sambil menunggu bagas dinda buat teh panas dua lalu duduk di kursi ruang tamu sambil membaca novell kesukan nya. tak terasa dinda tertidur di kursi.
Bagas datang membuka pintu, astaga Dinda! Bagas menggotong dan memindah kan nya ke dalam kamar. memandang dinda dalam tidur bagas tersentuh hati nya, jika kau suatu saat menjadi miliku, takan ku biar kan se tetes pun air mata mu jatuh di pipi mu.
Tiba-tiba mata dinda terbuka bagas mengalihkan pandangan nya.
"Mas bagas."
"Katanya lapar jadi makan tidak?"
"Iya mas jadi..perut ku sudah tidak tahan," ucap dinda sambil memegang perut nya.
"Tadi kenapa tidur di luar?
"Tertidur aku mas"
"Piih, menurut papih dinda gimana pih?"
"Baik cantik pintar"
Bukan itu maksud mami pih..!
"Apan mam?"
Mami suka loh pih sama dinda anak nya baik perhatian dan juga perngertian.
"Jika itu menurut mami papih sih setuju-setuju saja? apa dinda sudah siap mam? jadi seorang istri secara dinda usia sekarang masih 22 tahun masih gemar senang-senang.
"Papih salah loh"
'Salah bagai mana mam…?, yang sudah papih liat ya seperti itu remaja jaman sekarang.
'Dinda bukan gadis seperti itu pih, dinda dari keluarga sederhana pih ke dua orang tua nya sudah tidak ada, mami ko jadi kasihan ya pih!.
"Hooh bagus tuh mam! kita sekalian rawat dia anggap kita orang tua nya.
"Iya pih maksud mami juga seperti itu.
"Din di panggil bos tuh kamu suruh menghadap.
Ada apa ya apa ada kesalahan; batin dinda.
"Sudah cepat kesana!.
Ya allah salah apa aku dengan mereka sehingga mereka tak menyukai ku, meskipun aku sudah berusaha berbuat baik, tetep saja mereka tak menghargai ku, mereka tidak tau berapa lelah nya aku mengerjakan tugas mereka sampai aku lupa dengan tugas ku sendiri. dinda gumam dalam hatinya sambil jalan menunduk.
Tak melihat di hadapan ada orang dinda menabrak nya.
Aw…! astagfirlloh maaf….mas!.
"Kamu kenapa melamun?'
Kalau kamu lelah istirahat lah biar aku yang mengerja kanya.
"Tidak usah mas, aku nggak pa-pa ko. permisi mas." ucap dinda
Rio melihat dinda sepertinya lagi sedih kenapa ya.
Tok...tOk...tok"
"Masuk" terdengar suara dari dalam.
Dinda mendorong pintu ruangan bagas!
"Wajah mu kenapa sayang?
"Ti dak apa apa mas,
"Cerita lah sama mas"
"Tidak ada" ooh ya mas ada apa manggil? saya.
"Mas minta laporan bulan ini."
Ini mas sudah saya siap kan.
Seperti ada yang di sembunyikan dari aku. aku harus cari tau ada apa dengan dinda.
Bagus bulan ini peningkatan semakin tinggi!
Dinda senyum..iy mas.
"Masih aman dari keluarga merine" kata bagas.
"Ya mas' sebaik nya jangan senang dulu,
Mas harus lebih maspada ini bisnis mas banyak orang menggunakan akal licik." kata dinda.
"Betul kamu sayang,
"Saya permisi dulu ya mas."
"Din" nanti keluar makan siang ya?
"Iya mas,
Barat mengatakan iya, berat juga menghadapi omongan orang-orang kantor. batin dinda.
Setelah dinda keluar, Rio masuk.
Bro kamu tadi liat tidak dinda seperti sedang ada masalah.
"Pikir ku juga gtu yo." kamu cari tau dari diva.
"Diva lagi Rio tarik nafas,"
"Jangan terlalu benci nanti cinta beneran loh!.
Gue sih ogah! eyah gaya loe sok ganteng!. kata bagas. "
"Ngga tahan bawel nya bro!
"Hemm kan ngomongin dia semangat banget!
"Elah yang lain aja lah kalau cari info dari diva!
"Hanya diva, dinda suka cerita apa pun jadi kau tak ingin membatu dinda? atau bantu gue gitu?
"Serah lah nanti ku coba tanya diva!. kata Rio
"Gitu dong ini nama nya soib! bro..
Hemm Rio memajukan bibir nya..,
bagas pun tertawa.
Apa pun derita mu akan ku jadi kan derita ku. percaya lah aku sangat sangat mencintai mu Dinda! gumam dalam hati bagas sambil bersandat di kursi kebesaranya;
...----------------...
bye
Dheandar atmaja
lama ketunda dan ketimbun 😜