NovelToon NovelToon
PENANTIAN ISTRI SHOLEHAH

PENANTIAN ISTRI SHOLEHAH

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Siti Jenab

Kisah seorang gadis cantik yang bernama Siti Humaira Adiba Ahmad yang akrab disapa Adiba. Ia menikahi pria tampan dan kaya yang usianya 15 tahun lebih tua darinya

Gibran Adelard Wijaya seorang Presiden Direktur yang harus menikahi gadis yang sama sekali tidak dikenalnya karena hutang nyawa kepada orang tua gadis tersebut. akankan pernikahan yang sama sekali tidak diinginkan kedua belah pihak itu berlanjut? saksikan terus kisanyanya
Happy Reading😍😘


ig :sitijenab451

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Jenab, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pingsan

Tak lama

kemudian....

"Selamat siang kawan, kanapa lagi kau?"

Tanpa permisi

dokter Rino nyelonong masuk dan mengejutkan Gibran.

"Apa kau tidak mempunyai sopan santun hah?”

Tegas Gibran ketika sudah membalikan badan, menatap tajam Rino. Dokter pribadi

sekaligus sahabatnya tersebut

"Hey, hey. Kenapa marah? aku tidak mencuri dirumah platinummu ini"

Menjawab dengan

santai diiringi dengan cekikikan sedikit suara.

"Periksa dia"

Gibran

menggerakan tangannya menunjuk kearah Adiba.

"Hah?"

Dokter Rino

beralih menatap mengikuti arah pandang yang dutunjuk Gibran, matanya terbelalak

melihat gadis tengah berbaring dikamar sahabatnya.

"Cepat periksa!!" Suara Gibran

kembali dengan nada tinggi memerintah.

"Iya, iya aku periksa sekarang. Ternyata kau punya hoby baru ya sekarang,

membawa anak gadis kekamar." Ejek Dokter Rino sambil tertawa, tapi

Gibran tak menjawabnya dia hanya memasang wajah datar.

Aktifitas

Dokter Rino terhenti ketika hendak memegang lengan Adiba.

"Hey, apa yang kau lakukan?!!"

Gibran menepis

tangan Dokter Rin kasar.

"Hey ada

apa denganmu?”

“Hahaha, tenanglah. aku kan hanya mematuhi perintahmu untuk

memeriksanya tuan muda...!" Jawab Dokter Rino dengan menekan kata ‘tuan muda’ kemudian tertawa

terbahak-bahak melihat reaksi sahabat gilanya.

Mendengar hal

itu wajah Gibran langsunberubah merah, bisa-bisanya ia melakukan hal sebodoh

itu.

bodoh, bodoh, bodoh! Apa

yang kulakukan tadi.batinnya

Gibran

melangkahkan kakinya keluar dari kondisi yang sangat memalukan dan merendahkan

harkat dan martabat seorang Gibran adelard Wijaya itu.

Memalukan!!!!.Umpatnya lagi dalam hati.

Dokter Rino

yang melihat reaksi sahabatnya itu semakin tertawa, tetapi ia tetap memeriksa

Adiba.

***

Dokter Rino

keluar kamar menemui Gibran dan sekertaris Vino yang sedang duduk di sofa yang

tak jauh dari kamar Gibran.

Melihat

kedatangan Rino, Gibran hanya memasang wajah yang sangat datar. Gibran sangat

malu dengan kejadian tadi, tetapi dia bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.

"Kondisinya baik-baik saja, ia hanya kelelahan

dan syok. kejadian apa yang

membuatnya sampai syok seperti itu?" Dokter Rino menatap sekertaris

Vino meminta penjelasan.

"Bukan urusanmu!"

Jawab Gibran

secepat kilat sambil menatap Dokter Rino dengan mata elangnya

"Ahh yayaya" Memutar bola matanya

malas, karena sudah dapat dipastikan jika dia akan kalah tanduk jika berdebat

dengan seorang Gibran.

"Apa ada obat khusus untuknya"

Sekertaris Vino

menengahi bergelutan dingin itu.

"Tidak ada, ia hanya pingsan biasa. Jika sudah sadar beri saja ia vitamin, sudah

aku sediakan di atas nakas.” Jelas Dokter Rino

"Baiklah, terima kasih Dokter" Jawab

sekertaris Vino lembut dengan senyuman.

 

Namun dokter

Rino tidak menjawabnya, pria itu menatap kepergian Gibran yang sedang berjalan

memasuki kamarnya.

Sadar dirinya

terus di perhatikan, Gibran berbalik.

"Kenapa masih disini? pergi sana!”

“Kau-“

“akan aku transfer uangnya." Jawab

Gibran ketus kemudian berbalik lagi tanpa menghiraukan wajah Dokter Rino yang

sudah merah.

Bukannya berterima kasih, malah nyelonong maen pergi aja.gue

sumpahin lu jadi bucin Gibran angkuh!!"

Dokter Rino

meninggalkan sekertaris Vino yang masih mematung di tempatnya. Ia melangkah

dengan senyum penuh kemenangan karena telah mengutuk sahabatnya itu, meski

hanya di dalam hati tentunya. Lagipula siapa yang tidak sayang nyawa, bukan?

***

Di dalam kamar

Adiba masih

dalam keadaan pingsan. Gibran menatap Adiba guna memeriksa keadaannya, ketika

dirasa ia baik-baik saja ia melangkah keluar lagi menghampiri sekertaris Vino

"Bawa semua dokumen tentangnya!" Titahnya

sembari melangkah ke arah lift.

"Baik tuan muda" Menunduk ketika

Gibran melewatinya dan langsung mengekor dibelakangnya.

Tingg

Pintu Lift

terbuka, tampak wanita paruh baya sedang duduk bersimpuh di dekat sofa sembari

memeluk bingkai foto.

"Hiks, hiks, hiks. Dia sudah menepati janjinya Mahendra. Tetapi aku tidak dapat membalas jasanya dan

putra kita malah membunuhnya"

Tangisnya pecah

mengingat masa lalunya.

"Mama!! bangunlah, kenapa duduk dilantai seperti ini?"

Berlari menghampiri Alexa dan memapahnya agar kembali duduk di sofa.

"janji apa maksudnya tadi ma?" menggenggam tangan sang mama

dan menatapnya sendu.

1
Vivi Oktaria
Penulisan nya perlu di perbaiki lagi thor 🙏🏻
Herna Wati
gampang amat irayu
arzetti azra
Buruk
arzetti azra
Kecewa
Hilmiya Kasinji
bagus
Leerienna
seru ceritanya
guntur 1609
seharusnya sdh jatuh talak atas diba. krn gibran sdh berbicara ingin bercerai setelah 3 bulan.talak 1 tu
Rini Haryati
ceritanya bagus dan keren
sukses thor
semangat
mksh
Lienda nasution
bukankah wanita baik baik diberi Allah suami yang baik. tapi ini cerita menyalahi wanita baik mendapatkan suami penzina hi...
AwanMendung26: Assalamu'alaikum. 🌻
Halo, kak. Jika berkenan mampir di cerita aku juga, yuk! judulnya cinta seluas samudera. 🌻

Terima kasih. 🌻
total 1 replies
Lienda nasution
ini anak yatim piatu habis dikerjain sama si iblis Gibran
Lienda nasution
cerita aneh kok Adiba diam saja dipeluk dicium sama lelaki yang bukan suami
Lienda nasution
kok gak ada rasa marahmu adiba Gibran kan bukan muhrim
Lienda nasution
do'a untuk ayahnya mana adiba
Lienda nasution
ngapain habiskan tenaga buat 2 orang khianat rugi sekali tenaganya mending melakukan yang berguna. orang selingkuh gak perlu diperjuangkan. ayoo gibran katanya lulusan S3 pake otakmu
Yani
Jangan main nuduh licik selediki dulu .udah jelas dia yang bersalah
Yani
Gibran yang licik itu kamu
Yani
Adiba usia 21 masa masih putih abu"
Yani
Di Gibran bodoh udah di selingkuhin masih aja cinta bener" bodoh
Yani
Afa janji apa ya?
Yani
Udah lama juga ni novel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!