'Nikmati masa mudamu selama kamu masih bisa'.
Bajingan!
Aku Nolan Farnley sangat membeci kata kata itu.
Setelah berpacaran dengan Irina selama 3 bulan, siapa sangka bahwa dia akan selingkuh dengan terang terangan di depanku?.
Tidak sampai disana, dia juga mempermalukan ku di depan banyak orang.
Hidupku kacau bukan?!
Tidak sampai disana, kesialan bajingan itu sekali lagi mendatangiku. Toko yang sudah susah payah kukembangkan malah berakhir terbakar oleh seseorang.
Apakah dewa benar benar membeciku?.
Namun, setelah aku berpikir bahwa para dewa membeciku, sebuah panel biru transparan tiba tiba muncul di depanku.
Itu adalah sesuatu yang akan berperan sangat penting dalam membuat hidupku menjadi luar biasa.
Baiklah! sekarang tidak ada cinta cinta! sekarang yang ada hanyalah Nolan Farnley dengan Bisnis nya!.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RyzzNovel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 6
Di siang hari yang cerah, dimana jalan raya yang ramai dengan banyaknya pengendara yang berlalu-lalang, berkendara menuju ke masing masing kesibukan yang mereka miliki.
Di tengah-tengah sebuah keributan, dimana para wanita muda maupun pria muda berkumpul dan mengepung dua orang pria tampan dan gadis cantik.
"Hei! siapa namamu? kau cantik sekali!, sudah punya pacar belum?"
"Nona! bagaimana jika kencan denganku?!"
"Jangan dengarkan dia..! bagaimana denganku?"
"Sekumpulan orang bodoh! mendekati gadis itu harus dimulai dengan meminta nomornya!"
Alisa yang tiba tiba dikepung oleh sekumpulan pria muda saat ini sedang terdesak dengan bingung dan resah, dia benar benar tidak menyangka akan menarik perhatian sebesar ini.
Dengan penuh rasa khawatir serta gugup, Alisa kemudian mencoba menenangkan mereka dengan berkata, "Ah.. anu, to-tolong tenanglah.. aku kesulitan jika kalian seperti ini.."
Bukannya malah diam, para pria itu malah semakin semangat saat mendengar suara gugup Alisa yang imut dan lucu menurut mereka.
Disisi lain, situasi yang sama juga sedang terjadi terhadap Albert, bedanya Albert masih mampu meladeni mereka.
"Jadi namamu Albert? itu nama yang cocok denganmu!"
Dengan senyumannya, Albert menjawab, "Terimakasih."
"Lalu! lalu! bisakah kami tau tentang apa yang kak Albert lakukan disini?"
Mendengar sebuah kesempatan, Albert secara langsung mengambil pertanyaan itu, "Hm.. untuk itu yah, itu karena aku bekerja di toko pakaian ini" Ucap Albert dengan menunjuk toko pakaian Nolan.
Para gadis yang mengerumuni Albert secara tidak langsung mengintip ke toko yang Albert tunjuk.
"Whoa... aku baru tau disini ada toko baju, apakah ini baru saja dibuka?" Tanya seorang gadis yang memiliki rambut hitam yang dikepang.
Mendengar itu Albert mengangguk, "Itu benar, bagaimana jika kita melihat dalamnya?"
"Ide bagus! aku juga penasaran!".
"Aku ikut!"
Albert kemudian berhasil membujuk dan menarik banyak pelanggan masuk ke toko pakaian Nolan, sedangkan Alisa sendiri saat ini masih dengan penuh raut wajah bingung di wajahnya.
Terlihat didalam bola matanya yang membentuk pusaran bingung karena desakan pertanyaan dari banyak pria sekaligus.
*
Di dalam toko Nolan, Nolan yang tiba tiba didatangi oleh banyaknya tamu wanita muda, tidak bisa menahan rasa terkejut diwajahnya.
"Ini.. bukannya ini benar benar luar biasa?" Gumam Nolan dengan senyuman yang langsung muncul di wajahnya.
Kaeya dan Alea yang mendapati banyaknya pelanggan, dengan cepat menuju ke pintu masuk pakaian itu dan menyambut para pelanggan.
"Selamat datang di toko pakaian kami, kami akan membantu Anda untuk pengalaman belanja yang lebih baik" ucap kedua nya bersamaan dengan membungkuk 90 derajat.
Wajah mereka yang cantik, juga kasir yang cantik, disudut ruangan juga terdapat pria yang cukup tampan.
Gadis gadis yang mengerumuni Albert sebelumnya benar benar terkesan dengan toko pakaian itu.
"Ini.. apa toko ini isinya hanya penuh dengan pria tampan dan wanita cantik saja?" Ucap salah satu pelanggan itu dengan penuh takjub.
"Aku juga berpikir demikian, ini benar benar luar biasa, apalagi cara mereka menyusun tiap pakaian yang ada.., susunan mereka benar benar unik namun sangat nyaman untuk dilihat.."
Seakan ketertarikan mereka dipindahkan kepada toko itu, sekitar 15 pelanggan gadis muda itu kemudian masing masing berjalan menelusuri dan mulai memeriksa kualitas pakaian yang ada.
"Hmm~, bahannya benar benar tidak berbeda dari toko toko yang lainnya, hanya saja.. apakah ini benar benar nyata?", seorang gadis yang menatap satu pakaian yang sering dia temui di toko pakaian pakaian lainnya, saat ini dia menatap pakaian itu dengan takjub.
Pakaian itu benar benar sama dengan yang ada di toko toko lainnya, hanya saja.., "Apakah harganya benar benar semurah ini? aku yakin di toko lainnya, pakaian ini di jual sekitar delapan juta lebih bukan?".
Dengan gugup di wajahnya, gadis itu menatap ke arah salah satu pelayan yang berada di toko itu dan mulai memanggilnya, "Anu.. saya ingin bertanya".
Alea yang mendengar panggilan itu segera menghampiri gadis barusan, "Ya? apa ada yang bisa saya bantu nona?".
Gadis itu mengangguk dengan gugup, "Apa saya bisa mencobanya dulu?."
Wajar bagi mereka untuk mencoba sebelum membelinya, apalagi tempat mereka belanja adalah toko yang baru saja terbit tanpa satupun ulasan atau rating yang ada.
Memikirkan mereka bisa saja tertipu dengan harga murahnya, maka dari itu, mencoba pakaian itu terlebih dahulu dan memastikan kenyamanannya saat dipakai akan menjadi prioritas untuk seorang pelanggan yang cerdas.
Karena Nolan juga sudah mengizinkan pertanyaan itu, Alea kemudian mengangguk ringan, "Tentu nona, Anda bisa mengganti pakaian Anda di bagian belakang sana".
Mendengar persetujuan itu, gadis muda itu tersenyum cerah, "Kalau begitu permisi" dan dengan pakaian yang menarik perhatiannya, dia berjalan menuju ke balik tirai yang digunakan untuk mengganti pakaian.
Disisi lain, Nolan yang tidak melihat kedatangan dari Alisa, dia mulai khawatir dan karena itu juga dia memanggil Serena yang saat ini masih bisa bersantai.
"Ada apa pak?" tanya Serena dengan suara lembut dan indah yang sudah menjadi ciri khas nya.
"Aku khawatir dengan Alisa, bisakah kamu menyuruhnya kembali?"
Mendengar itu, Serena mengangguk sebagai jawaban, Nolan juga tersenyum puas akan respon itu.
Serena pun berjalan dengan langkah ringan menuju ke tempat Alisa berada.
Melihat kerumunan pria yang masih sangat banyak, Serena kemudian berjalan menghampiri kerumunan itu.
"Permisi.." Ucap Serena dengan nada rendah
Dan yah, seperti yang diharapkan, mereka tidak bisa mendengar suara Serena karena keributannya.
Serena kemudian memutuskan untuk mencolek bagian pundak salah satu seorang pria sambil berkata, "Permisi.." dengan suara yang agak sedikit lebih keras.
Pria yang menyadari seseorang yang mencoleknya dengan suara indah, kemudian dia berbalik menatap sosok itu.
Saat berbalik dia tidak habis pikir dengan kecantikan yang sama dengan Alisa tiba tiba muncul.
"Ad-ada apa nona? apa Anda ingin kencan dengan saya? jika Anda memaksa, ten-".
"Aku mau lewat." Tidak sempat menyelesaikan ucapannya, Serena dengan segera memotong ucapan pria itu.
Sehingga hal itu menimbulkan sebuah kekecewaan dan rasa malu.
Melihat sebuah jalanan, dengan segera Serena menuju masuk ke kerumunan itu dan menghampiri Alisa yang terjebak.
"Alisa.." Ucap Serena dengan nada tenang.
Alisa yang mendengar suara familiar itu, secara reflek menoleh dan menatap Serena yang datang kepadanya.
"Serena!" Dengan segera Alisa berlari menuju ke arah Serena dan berlindung kepadanya.
Para pria itu juga dengan seksama melirik ke arah Serena.
"Woah!! yang satunya juga sangat cantik bukan?".
"Ini gila! dua kecantikan sekaligus!".
"Nona! siapa namamu?! bisakah kita kencan sekali saja?".
Mendengar suara mereka yang menyebalkan membuat Serena mendengus kesal, tapi demi bosnya, dia akan mencoba yang terbaik untuk menahan diri dan mencoba menggiring mereka agar masuk ke dalam toko.
*
*
*
Baiklah kesan pertamaku pada novel ini gak sesuai judulnya less 🤣🤣... kukira bakalan toko kecil sungguhan ternyata cukup gede, dari modal aja udah keliatan ( 33 juta 🗿 bahkan bibiku yang mulai bisnis aja cuman 10 juta )
Kedua, plotnya menurutku terlalu cepat. kukira bakalan berprogres gitu dari nol atau setidaknya dari kecil ( gak terlalu paham aku )
Ketiga, keknya lebih bagus gitu barang yang dijual agak dimahalin dikit gitu dari harga pasar.... Itupun kalo misalnya MC yang kamu ceritakan gak mau menonjol menonjol banget (kayaknya gak mungkin sih melihat sifatnya 😅)
Kesimpulannya sih ceritanya gak "wah" gimana gitu tapi untuk seukuran Noveltoon mah udah cukup 😁, intinya aku enjoy.
Sekian.
Semangat less