NovelToon NovelToon
The Story Of Agatha

The Story Of Agatha

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Sistem / Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Identitas Tersembunyi / Dunia Lain / Chicklit
Popularitas:311.3k
Nilai: 5
Nama Author: Neisa_sa

Agatha Davonna Federica, yang sukses diusianya yang terbilang masih muda. Namun sayang kesuksesannya tidak bertahan lama, akibat ikut terseret dalam kecelakaan beruntun saat akan menuju lokasi syuting.

Bukannya masuk ke Surga ataupun ke Neraka, Agatha malah masuk kedalam sebuah novel yang sempat ia baca dan berakhir ke Kolam renang yang ada di rumahnya. Parahnya lagi, Agatha masuk kedalam raga seorang Antagonis yang akan berakhir tragis.


bisakah Agatha mengubah takdirnya untuk menjadi lebih baik?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Neisa_sa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

06. Perkara Pakaian

"Mommy," panggil Zaqiel.

"Ada apa, El?" tanya Agatha seraya mendudukkan Zaqiel pada kursi di sebelahnya.

"Tidak, Mommy. Qiel, hanya bosan," jawab Zaqiel dengan mempoutkan bibirnya. Ah sungguh menggemaskan sekali.

"El mau jalan-jalan ke Mall?" tanya Agatha yang membuat Zaqiel memandangnya dengan berbinar.

"Mau, mau, Mommy," jawab Zaqiel semangat.

"Baiklah. Kau tunggu saja Mommy di sini, Mommy akan bersiap," ucap Agatha sebelum meninggalkan Zaqiel di ruang tamu sendirian.

Tidak membutuhkan waktu yang lama, Agatha telah turun dan seger menghampiri Zaqiel yang sedang duduk tenang di sofa.

"Kalian akan kemana?" tanya seorang pria yang baru saja datang, yang membuat Agatha memutar bola mata malas.

"Kami akan ke Mall, Dad." Ya, pria itu tentu saja adalah Xavier. Memang siapa lagi yang masuk ke dalam mansion ini sekian Xavier?

"Apakah kau akan menggunakan pakaian seperti itu ke Mall?" tanya Xavier dengan memperlihatkan pakaian Agatha dari bawah hingga atas.

"Memang nya apa yang salah?" tanya Agatha balik dengan memandangi pakaiannya, yang menurutnya tidak terlalu terbuka.

"Tentu saja saja, itu terlalu terbuka, Agatha," jawab Xavier dingin.

"Salah dari mana? Dari Hongkong?" tanya Agatha, memperhatikan ulang pakaiannya. Rok mini A-line hitam diatas lutut, dipadukan dengan crop top putih dan kemeja putih. Apanya yang salah?

"Rok mu terlalu pendek dan sedikit ketat," jawab Xavier yang memang benar sih.

"Biasa aja kali, sedikit ketat kan, nggak terlalu ketat," balas Agatha dengan wajah kesalnya.

"Tetap saja, itu tidak baik Agatha," timpal Xavier lagi.

"Ganti, atau ... " Perlahan Xavier berjalan mendekati Agatha dan berbisik.

"Aku akan menciummu dan ... Lebih,"

Kan, ni orang main nya ngancem mulu, bikin tambah tambah kesel aja.

"Fine, gue ganti," ketua Agatha.

Dengan perasaan yang dongkol Agatha melangkahkan kakinya menuju lift. Padahalkan style nya sudah kece dan cantik, masa disuruh ganti, mana pake diancam segala lagi.

"Sudahlah Nona, anda tidak perlu seperti itu. Lagian ini demi kebaikan Nona sendiri,"

"Sidihlih Nini, indi tidik pirli sipirti iti. Ligiin ini dimi kibiikin Nini sindiri," cibir Agatha.

"Endas mu, buat kebaikan gue," ketus Agatha.

Sistem yang mendengar itupun hanya perlu bersabar, karena tuannya itu memang sangat julid dan garang saat sedang dongkol, jadi sistem harus mempunyai kesabaran yang setebal dompet Raffi Ahmad.

Agatha telah mengganti pakaiannya menjadi sedikit tertutup. Rok Autumn hitam hingga lutut, dipadukan dengan baju rajut putih dan sepatu snikers putih.

"Gini maksud Lo?" tanya Agatha sedikit ketus yang dijawab anggukan pelan oleh Xavier. Sungguh Hingga sekarang kedongkolan Agatha masih ada.

"Sekarang ayo kita berangkat," ajak Xavier dengan menarik salah satu tangan Zaqiel.

"Kita? Lo juga mau ikut, gitu?" tanya Agatha yang dijawab dengan anggukan oleh Xavier.

"Kenapa memangnya?" tanya Xavier dengan menaikkan satu alisnya.

"Tidak," jawab Agatha lalu berjalan mendahului Xavier dan Zaqiel.

\*\*\*

Disinilah merek sekarang, disebuah Toko pakaian terkenal di Mall. Agatha berencana untuk membeli baju couple dengan Zaqiel, tetapi sepertinya Xavier juga ingin ikut.

"El, yang ini kau suka tidak?" tanya Agatha pada Zaqiel dengan memperlihatkan baju nya.

"Suka, Mommy," jawab Zaqiel.

"Baiklah, Mommy akan mengambil ini dua," ucap Agatha.

"Mengapa dua? Aku juga ingin," ucap Xavier.

"Baiklah." Agatha mengambil satu pakaian yang sama dengannya dan Zaqiel tadi, hanya saja ini lebih besar dari punya Agatha. Tentu saja lebih besar dari pada punya Agatha, karena tubuh Xavier dan Agatha sangat beda.

Setelah membeli beberapa pakaian couple dan pribadi Agatha mengajak Xavier dan Zaqiel ke Gramedia. Agatha akan membeli banyak buku kali ini, karena di mansion sangatlah membosankan, Agatha juga sudah membeli sebuah lemari buku untuk tempat novel-novelnya.

"Agatha, apakah kau tidak lelah membawa banyak sekali buku seperti itu?" tanya Xavier pada Agatha yang membawa lumayan banyak buku ditangannya.

"Tentu saja lelah," jawab Agatha seraya meletakkan satu novel lagi pada tumpukan ditangannya.

"Lalu mengapa kau menambahkannya lagi? Bukankah kau lelah," tanya Xavier saat melihat Agatha menambahkan satu novel pada tumpukan novel ditangannya.

"Kau ini ya, sangat tidak peka menjadi pria. Lihatlah Zaqiel, dia sangat peka, hingga membawakan beberapa novelku," ucap Agatha guna menyindir Xavier.

"Baiklah, kemarikan novel-novelnya, biar aku yang membawanya," balas Xavier, bila boleh jujur Xavier sedikit tersinggung.

Dengan senang hati Agatha memberikan novel-novel yang berada di tangannya pada Xavier.

Setelah itu mereka kembali berjalan, namun Agatha mengambil beberapa novel lagi. Yang Xavier duga bila novel-novel itu ia yang membawa, Agatha akan langsung membayarnya, ternyata tidak, dugaannya sangat salah.

Karena lelah sedari tadi berkeliling membawa novel-novel, Xavier memanggil salah satu pegawai disana dan menyuruhnya untuk membawakan novel itu ke kasir. Setelah itu Xavier lanjut mengikuti Agatha yang sedang sibuk memilih novel.

Setelah menghabiskan waktu selama tiga jam lebih di Gramedia, mereka bertiga pulang ke mansion, karena hari juga sudah hampir sore.

"Kau ingin berjualan novel? Hingga membeli sebanyak itu," tanya Xavier pada Agatha yang sedang sibuk pada handphonenya.

"Tentu saja tidak. Untuk apa aku menjual novel, bila uang mu sangat banyak," jawab Agatha.

"Lalu untuk apa kau membeli sebanyak itu?" tanya Xavier dengan memandangi wajah cantik Agatha.

"Tentu saja untuk ku baca, Xavier. Asal kau tahu, berada di mansion itu sangat membosankan," jawab Agatha.

"Tidak biasanya, kau seperti ini. Kau dulu sangat suka keluar mansion," gumam Xavier yang didengar oleh Agatha.

"Ye kan, beda jiwa ngab, ya beda kebiasaan dong. Gimana sih," gumam Agatha yang tidak Agatha ketahui bahwa didengar oleh Xavier. Saat Xavier akan bertanya Agatha segera keluar dari mobil, kebetulan mereka telah sampai di mansion.

🧸🧸🧸

Setelah makan malam mereka semua berkumpul di ruang tamu, dan entah kesambet apa, si kutub Utara ikutan juga. Mereka tidak mengobrol, mereka duduk anteng, ayem, aman, tentram dan damai dengan aktivitasnya masing-masing.

Agatha yang telah bosan memainkan ponselnya pun menoleh ke kanan dan ke kiri, saat menoleh ke arah kiri tak sengaja dia melihat Xalzero yang sedang mengerjakan tugas matematikanya dengan segelas gerutuan. saat melihat pada soal matematika tersebut, Agatha tersenyum miring.

"Yaelah, soal begituan doang, masa, kaga bisa," batin Agatha.

"Masa gitu aja nggak bisa, padahal gampang loh ngerjainnya," celetuk Agatha yang membuat Xalzero melirik sekilas pada Agatha, lalu berkata.

"Bila menurutmu gampang, maka coba kerjakanlah."

Agatha pun mengerjakannya dengan santai, tidak sampai sepuluh menit soal itu telah selesai. Xalzero melihatnya dan ternyata benar, jawaban yang sedari tadi dirinya cari dapat. Tidak hanya satu, melainkan semua soalnya Agatha kerjakan.

"Coba lihat," ucap Xavier mengambil buku yang dipegang oleh Xalzero.

"Tidak ku sangka, ternyata kau sangat pintar, bahkan mengerjakannya tidak sampai sepuluh menit," puji Xavier. Karena soal yang dikerjakan oleh Agatha memang tidak hanya satu melainkan ada lima soal, dan semua itu termasuk susah.

"Waw, Mommy sangat pintar," puji Zaqiel.

"Itu hal biasa, jangan terlalu dipuji," balas Agatha.

"Menurutku tidak, Mommy," timpal Zaqiel.

"Baiklah."

Setelah itu terjadi keheningan diantara mereka semua, hingga Agatha berkata bahwa ia akan naik karena telah mengantuk. Setelah kepergian Agatha mereka pun kembali ke kamar masing-masing untuk mengistirahatkan diri mereka yang lelah karena beraktivitas seharian.

***

1109 Kata

***

Semoga Idak bosan lah Yo, dengan ceritanya

Bantu ramein ya

bila ada yang typo atau kesalahan dalam penulisan tolong di komen, jangan sungkan.

See you next part

1
A_annisaHairun@
novel nya keren banget aku suka 😊
viaa_kaiserrr
sama, gatau siapa xalzero asal usul mereka ga tau deh
viaa_kaiserrr
wahh suka nih sma novel yg kek gini dlu juga pernah baca novel yg kek gini
nury
Luar biasa
nury
Lumayan
Narimah Ahmad
lanjutt semangat
mustika ikha
semangaaaat thor dan jangan berhenti update, gaje aja thor klw km berhenti up,, semangaaaat, semangaaaat ok gambante 👊👊🦾🦾🦾
Bubu_Nisa: hai kak, ini saya penulis nya. sebenarnya saya mau lanjutin cuman karena faktor ponsel keriset dan akun googlenya yang nyambung sama akun noveltoon hilang jadi nggak bisa aku lanjutkan. maaf-maaf banget yaa 🙏🏻🙏🏻😞
total 1 replies
mustika ikha
jgn berhentilah thor, up lagilah, sy kasi 5 Bintang deh thor, semangaaaat
cerita nie kan transmigrasi n nelalui sistem.tp napa ga perna jalani tugas seperti awal cerita malah ngawur
Aza
maksudnya lu,lu mau berhenti gitu ,gak boleh lu harus update,gw masih kepo masa si Xavier belum dapat karma apa' terus Agatha juga belum nikah sama zelgaro ,juga gw belum puasss ,maksud lu gak bakal update tanggung jawab gak lu ,gw pengen tau lanjutannya,oyyy author yang paling cantik,imut,manis,baik hati,suka menabung ,dan pinter banget pliss deh lanjut update ya plissss gw belum puasss gw rasanya pengen kali si Xavier tu dapat karma yg banyakkk banget trs si zelgaro nikah sama Agatha trs punya anak trs trs gak mau tau Thor pokoknya lanjutin yahhh plisssss 🥺🥺🥺🥺🥺
Aza
emm..........btw ini sistemnya dimana kok gak nongol' emang Agatha gak ada misi lagi ya?? munculin sistem dong gw kangennnn
Aza
dicium gak tuh
Aza
Elga fiks itu zelgaro iyakan
Siti Maisaroh
muter" kayak. sinetron ikan terbang maless /Panic//Panic/
Ummi Rizki
pusing gak jelas... mau dibawa kemana nih novel...jadi ibu sambung... dicerai... trus disukai cowok... kecelakaan... trus... cintanya agatha berlabuh ke siapa... n bagaimana dengan anak sambungnya kok jarang dimunculkan...
silent reader🤫
alurnya mau gimana sih sumpah gk ngerti aku
silent reader🤫
ini si agatha perannya apaan dah thor ko gk di jelasin sih cuman tau di pemeran antagonis doang
Icha Arsy
next up
Wiwik Retno Eni
mantan suami agata gakdbahas,dan pemainnya makin banyak jadi mumet saya bacanya
kog nasib xaiver mantan ny ga d bg tau boss
Neisa_sa: di bab sebelumnya udah ada saya gambarkan nasibnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!