Sebagai seorang istri yang sangat mencintai suaminya Gabriel. Nandini rela hidup menderita batin dengan segala sikap buruk yang di lakukan keluarga sang suami padanya.
Sebuah skenario fitnah di lakukan oleh ibu Gabriel untuk bisa memisahkan anaknya dari menantu yang sangat ia benci.
Apakah Gabriel dan Nandini bisa melewati ujian cinta mereka?
Bagaimana kelanjutan rumah tangga Gabriel dan Nandini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Watilaras, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menantu yang tak di anggap
"Din kamu pintar banget ya. Sudah bisa mempengaruhi anak Mama. Jadi kamu kemarin ngadu soal apa yang kita bicarakan di dapur? Bisa bisanya kamu ini menyuruh El membuat Mama seolah-olah harus minta maaf sama kamu. Kamu jangan jangan sengaja ya. Membuat imej Mama jadi buruk sebagai Mama mertua untuk mu. Kejam sekali diri mu."
"Mama bicara apa sih?" tanya Nandini bingung dengan kata kata tuduhan sang Mama mertua yang tiba-tiba.
"Tidak usah pura-pura nggak tahu. Kamu ngadukan sama El. Dan cerita kalau Mama kalau menyuruh mu untuk mencuci baju, memasak dan mengurusi diri mu sendiri."
"Tidak Ma. Tidak seperti itu." sanggah Nandini.
"Kamu saja yang tidak mengerti maksud Mama. Sebagai seorang istri, di mata Mama. Mama tidak pernah melihat kamu tuh mengurus suami. Yang ada kamu cuman makan tidur, makan tidur. Pergi pagi pulang malam. Sedangkan semua keperluan kamu dan Gabriel semua sudah diurus sama pembantu. Baju disucikan, makan disediakan, kamar dibersihkan. Lah kamu! Apa tugasmu sebagai seorang istri? Memang salah kalau Mama menasehati kamu." Ujar Rohana, menggurui sang menantu Nandini.
Kata demi kata yang tajam menusuk yang Mama mertuanya katakan terhadap dirinya membuat Nandini menghela nafas panjang.
Ia sebisa mungkin menahan diri untuk tidak menyahuti kata-kata sang mertua. Karena perkataan sang mertua begitu mengena di hati Nandini.
Nandini tau, ada rasa ketidaksukaan sang Mama mertua terhadap dirinya. Jadi apapun yang ia katakan dan lakukan pasti semua akan salah.
Nandini pasrah jika dirinya di rumah itu dianggap sebagai ratu. Padahal dia tidak merasa dianggap sebagai ratu.
Justru jika bisa memilih. Nandini lebih memilih untuk tinggal terpisah dengan keluarga sang suami.
Tidak apa-apa jika dia harus melakukan semua tugas pekerjaan sebagai seorang istri. Seperti menyapu, mengepel, membersihkan tempat tidur, dan mengurus semuanya.
Nandini tidak akan keberatan melakukan tugas itu. Jika dirinya tingal terpisah dengan keluarga mertuanya.
Tanpa seorang pembantu pun Nandini bisa.
Tetapi apa daya ia tidak bisa keluar dari rumah itu. Sedangkan kini sang Mama mertua menuduhnya seperti ratu. Padahal kesan itu sama sekali tidak di rasakan oleh Dini.
"Ya sudah, Dini minta maaf ya Ma. Kalau di mata Mama Nandini belum bisa menjadi seorang istri yang baik. Dan yang melakukan tugas-tugas seorang istri sebagaimana semestinya. Baiklah, mulai sekarang. Nandini akan melakukan tugas-tugas itu. Tolong bilang sama ART di rumah ini untuk tidak mencuci baju-baju Mas El dan baju baju ku lagi. Dan untuk sarapan, setiap pagi Dini akan masak juga nanti. Untuk kamar, mulai sekarang biar Dini juga juga bereskan. Jadi nanti Mama bisa lihat, kalau Sini juga bisa melakukan itu. Jika hal itu bisa merubah pandangan Mama terhadap Dini." jelas Nandini lembut.
"Bagus kalau kamu punya pemikiran seperti itu. Seharusnya itu kamu lakukan dari dulu. Sekarang kamu sudah 6 bulan di rumah ini tapi sikap kamu kayak ratu. Kenapa baru sekarang sadar."
Rohana masih saya berbicara culas.
"Mama akan bicara pada art dan menyuruh mereka untuk tidak mengurusi keperluan kamu. Mama akan lihat bukti dari ucapan kamu. Dan ingat, jangan mengadu lagi sama Gabriel. Jika Gabriel melihatmu mencuci pakaian, memasak atau kamu sedang melakukan tugas-tugas mu sebagai istri. Buatlah alasan yang bisa diterima Gabriel. Jangan lagi melibatkan Mama. Nanti dikira Mama sudah jahat sama kamu."
"Iya Ma. Nandini paham." jawab Dini pasrah.
sudah tau mamamu membenci istrimu kok dengan mudahnya kamu terhasut akal bulusnya 😂
sudah melakukan kdrt kasar tidak menyesal malah pergi begitu saja 😏
jadi kesel sendiri 😤
tapi kalau sampai kdrt mendingan pergi jauh mungkin buat apa dipertahankan disisi suami sedangkan tidak ada yang perlu dipertimbangkan yang dipertahankan selama ini tega menyakiti perasaan dan fisikmu 🤕
kamu tau tidak dini menahan rasa sakit nya berbulan ² karena kamu EL dia bertahan diperlakukan semena² Sama mami dan sekarang kamu ikut²an Jangan harap kamu bisa mudah dimaafkan oleh nandini
siap² saja kamu ditinggalkan 🤣
hantubsaja kalah jahat dengan wanita tua renta ini
kok bisa² punya rencana rendah begitu 😂😂
padahal dapat mantu sabar ,baik, pintar ,mandiri kok disia²kan sih mau cari mantu seperti Clarissa yang tidak bisa apa² iya kalau keluarga nya kaya terus kalau ngak mana mau kamu tampung mantu tidak bisa apa² hayooo 🤣🤣🤣
bener² EL egois padahal rafael tidak sengaja dan tidak menyentuh secara langsung buat kamu marah
yang harus kamu marahin itu mama mu bukan dia 😏😅
padahal kamu punya anak gadis apa tidak mikir seadanya karma mu balik ke anakmu sendiri ...
apa dia tidak melihat secintrong apa Gabriel sama nandini kok semepet²nya punya niatan jahat sama dini sih gedek banget aku tuh 😤
mau dapat uang banyak ya sampai suka² mengurusi rumah tangga majikan sendiri 😏
kalau kamu sampai kecewa in dia bener² laki² lemah
dan untuk kau Rafael dimana² kalau dini ada kamu pasti muncul pasti kamu awasi dini terus ya selalu ada Seperti hantu saja 😂