NovelToon NovelToon
My Obsessive Boyfriend

My Obsessive Boyfriend

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:7.2M
Nilai: 4.6
Nama Author: Citra Gtw

BUKAN KAWASAN ANAK DI BAWAH UMUR!

Di sebuah pesta, untuk pertama kalinya David bertemu Amelia, seorang pelayan yang datang ke pesta dengan undangan yang ditemukannya di jalan.

David jatuh cinta pada pandangan pertama kepada Amelia sehingga membawa perempuan itu ke dalam apartemennya dan menghabiskan malam bersama.

Enam tahun kemudian, David bertemu dengan seorang perempuan yang berwajah mirip dengan Amelia. David yakin kedua perempuan itu adalah orang yang sama, tetapi perempuan itu malah mengelak.

Siapakah perempuan itu? Apa yang sebenarnya telah terjadi pada enam tahun yang lalu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citra Gtw, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. Durian Berduri 2

Perempuan itu melangkah cepat menuju seorang pelayan yang membawa gelas berisi minuman senampan penuh. Kemudian dia membawa nampan itu ke tempatnya semula dan melemparkannya tepat mengenai gaun Amelia.

Amelia langsung bangun sehingga gelas-gelas itu jatuh ke lantai dan bergelinting.

“Kau memang tidak berbohong karena gaun itu sudah bukan milikku lagi.”

Perempuan itu pun pergi meninggalkan Amelia dengan melipat kedua tangannya di depan dada.

Amelia mulai menangis saat menemukan gaunnya telah kotor. Dia terus menunduk. Tanpa melihat pun, dia tahu kalau dirinya telah menjadi pusat perhatian para tamu.

Keberuntungan membuat Amelia lupa jika duri durian menyakitkan. Malam itu adalah yang terburuk sepanjang hidupnya. Dia pun berbalik dan mulai melangkah pelan-pelan untuk pulang. Berlama-lama di tempat itu hanya akan membuatnya semakin dipermalukan.

Tiba-tiba sebuah jas terjatuh di depan kakinya. Dia pun mengangkat kepalanya untuk menemukan pemilik jas itu. Saat menemukan pangeran yang mengajaknya menari tadi berjalan pergi tanpa mengenakan jas, saat itulah dia sadar kalau jas itu bukan terjatuh, tetapi memang dilemparkan untuknya. Jas itu membuatnya merasa lebih baik.

“Kau memang seorang pangeran,” gumamnya.

***

Selama beberapa menit, David terus tersenyum. Segelas minuman yang sempat diambilnya tak lagi disentuhnya. Pikirannya sudah terjebak akan bayang-bayang perempuan bergaun putih yang hampir menari dengannya tadi. Tangannya menyentuh dadanya.

Ini adalah kali pertama dia merasakan debaran kencang dari dalam dada itu.

Berulang-ulang pandangan David mengarah pada jalan menuju toilet. Barangkali perempuan itu sudah selesai membersihkan gaunnya yang kotor karena tumpahan minuman. Namun, sampai lama perempuan itu tak jua kembali. Atau mungkin, David hanya merasakan lambatnya waktu karena tengah menunggu?

Menatap tempat itu hanya membuat David lebih gelisah. Dia memilih bangun dan berjalan mengelilingi ruangan dengan sesekali melihat ke arah tempatnya duduk tadi. Jika perempuan itu selesai dengan urusannya, perempuan itu mungkin akan mencarinya ke sana.

Tidak lama, kerumunan para tamu menarik perhatian David. Apalagi mereka berkerumun di jalan menuju toilet. David teringat pada perempuan bergaun putih tadi yang belum kembali. Dia pun bergegas menyusupi kerumunan itu untuk mencari tahu apa yang tengah terjadi.

Dia langsung terkejut saat melihat perempuan bergaun putih tadi tengah duduk di lantai dalam keadaan yang menyedihkan. Dia pun bergerak cepat untuk menolong perempuan itu. Namun, seorang perempuan lain tiba-tiba menjatuhkan senampan minuman ke arah perempuan bergaun putih itu.

“Kau memang tidak berbohong karena gaun itu sudah bukan milikku lagi,” kata perempuan lain itu sebelum pergi.

Perempuan bergaun putih itu tidak melawan. Dia justru diam dan mulai menangis. David sama sekali tidak mengerti dengan keadaan yang tengah terjadi ini. Dia pun bertanya pada seseorang yang berada di sampingnya.

“Apa yang terjadi?”

“Perempuan itu.” Orang itu menunjuk perempuan bergaun putih itu. “ Ia mengenakan gaun curian ke pesta ini dan kebetulan pemiliknya juga datang ke sini.”

Jawaban itu meledakkan hati David. Meskipun dia baru mendengar dari orang lain, keterdiaman perempuan bergaun putih itu seakan menyetujui asumsi orang-orang di sekitarnya. David yang sebelumnya berniat menemui perempuan itu, mengurungkan niatnya. Dia berjalan kembali ke tempat duduknya sebelumnya. Untuk pertama kalinya dia tersenyum karena mengingat perempuan. Sayangnya perempuan itu terlalu rendah untuk dikenalnya.

Bukan kebenaran untuk menolongnya. Akan tetapi, perasaannya justru menyerang logikanya. Dia merasa tidak nyaman mengingat bagaimana perempuan itu dipermalukan dan harus menangis sendirian.

***

1
Wardani Lestari
Luar biasa
siccasiccasic
Kartika saposka thor?
raraprnc
g ngerti lgi gue ama lia,dah gdeg tingkat tinggi
raraprnc
lah???
raraprnc
gue yang malu 😭😭
Nurrohmawati Nurrohmawati
yess
Suzhy
up
Rahmaa_kim
sad ending dong😭
Nurhayati Hutagalung
alur cerita nya kok bolak balik Thor semangat ya
Ismail Hamdan Massaid
bingung
Fika Wulandari
mf sampai bab ini...aku gk ngerti ceritanya..pusing..🙏🙏🙏
Anonim
Visual nya thor?
Anonim
Visual nya siapa aja thor?
Su Sin
ibu nya kpn mati nya thor
Su Sin
masih blum paham tadi david skrg pangeran
Zaitun
🤔
Zaitun
lanjit
Zaitun
ceritanya gak hapoy ending
Zaitun
oh lala
Zaitun
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!