NovelToon NovelToon
Haunted Doll'S

Haunted Doll'S

Status: tamat
Genre:Teen / Horor / Misteri / Petualangan / Tamat
Popularitas:48k
Nilai: 5
Nama Author: ☘️Irma

BONEKA BISA BERGERAK SENDIRI!

Latisha baru saja mendapatkan boneka dari kotak tempat sampah rumah kosong di sebelah rumahnya, dan boneka tersebut mencuri perhatian semua orang. Baik itu teman-teman, keluarga, maupun tetangga mereka. Sarah, adiknya merasa tersisih dan kesal karena dirinya menjadi diacuhkan. Sehingga ia sangat membenci boneka tersebut, terlebih saat boneka itu mulai membuat masalah dan hal-hal seram mulai terjadi dan mengganggu hidupnya.

Haunted Doll's

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ☘️Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter - 06

Keesokan harinya, saat pulang dari sekolah usai berlatih paduan suara untuk acara pentas seni sekolah, mereka sedikit heran melihat mobil uncle dan mommynya sudah berada di garasi.

"Uncle dan Mommy tumben pulang cepat!" seru Sarah, menghampiri uncle dan mommynya di dapur, ia melihat Nathan tengah membantu mommynya menyiapkan makan malam.

"I would get out of town, tomorrow" terang Nathan sambil mengupas bawang dengan pisau pengupas kecil. "I came home early today," lanjutnya.

"Mommy sengaja pulang setengah hari karena tadi Mommy mengurus asuransi Alm.Daddy," ucap Laura.

"Malam ini Mommy masak apa?" tanya Latisha.

"Roasted chicken," jawab Laura," itu pun jika uncle kalian bisa mengupas bawang," Laura melihat ke arah Nathan yang sedari tadi terlihat kesulitan mengupas bawang.

"Ayolah uncle, masa mengupas bawang saja tidak bisa. Bagaimana jika nanti uncle menikah?" tanya Latisha.

"Menikah? aku tidak ingin uncle menikah," ucap Sarah pergi menaiki tangga menuju kamarnya.

Sarah melemparkan ranselnya ke meja belajar, kemudian merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

"Oh, tidak!" Seruan terkejut keluar dari bibirnya, saat matanya tertuju ke arah Lilly yang sedang bersandar di kursi di depan jendela sambil menyeringai dengan tatapan tanjam ke arahnya, seolah ingin menerkamnya.

"Jangan ganggu aku boneka bodoh," teriak Sarah keras, ia beranjak dari tempat tidurnya dan berlari keluar kamar.

Sarah

Mendengar teriakan Sarah dari arah kamar, Laura dan Nathan berlari menghampiri Sarah, di ikuti oleh Latisha dari belakang, namun ia berjalan agak lebih santai.

Begitu Sarah membuka pintu kamarnya, di hadapannya sudah ada Mommy dan unclenya. "Are you okay?" tanya Nathan.

"Di-dia terus menatapku dengan tatapan tajam" ucap Sarah sambil menujuk ke arah jendela dengan tangannya, namun matanya tak mau melihat ke arah Lilly.

"Siapa Sarah?" tanya Laura.

"Siapa lagi kalau bukan boneka bodoh milik Latisha," ucapnya.

"Lilly?" tanya Nathan kembali.

"Dasar bayi cengeng," ucap Latisha, sambil mengelus Lilly yang berada di gendongan lengannya.

Sarah sangat terkejut melihat Lilly berada di gendongan Latisha "Ba-bagaimana boneka itu ada di tangan Tisha?" Sarah menggeleng-gelengkan kepalanya, ia sangat yakin jika tadi Lilly berada di depan jendela dan menatapnya tajam.

"Hei, apa kamu lupa jika tadi pagi aku hampir saja membawanya?" Latisha merotasikan matanya memandang ke arah Sarah.

Ya, tadi pagi Latisha hampir saja membawanya, namu karena teringat jika dirinya ada ulangan harian matematika maka ia tak jadi membawanya, ia ingin berkonsentrasi pada ulangan hariannya, sehingga ia menaruh Lilly di ruang keluarga kediamannya

"Sudahlah, kamu istirahatlah. Pasti hari ini kamu lelah sekali" Laura meminta Sarah untuk mengganti pakaiannya dan beristirahat, kemudian ia dan Nathan kembali ke bawah melanjutkan kegiatan mereka.

"Please, buang boneka itu!!" seru Sarah dengan wajah serius. "Dia sangat mengerikan, setelah kemarin aku memainkannya"

"Itu tandanya Lilly tidak mau bermain denganmu" Latisha tertawa meledek Sarah, dan berlalu meninggalnya.

Malam hari setelah makan malam, Latisha memperlihatkan kebolehannya dalam mendongeng di depan mommy dan unclenya.

Sentara Sarah sudah tidak tertarik lagi pada Lilly, ia merasa ada yang tidak beres dengan Lilly.

"Wait" bisik Nathan pada Laura, ia beranjak dari tempat duduknya menghampiri Sarah yang duduk di dekat anak tangga sambil bermain dengan Milo yang menyalak gembira, melompat - lompat di hadapan Sarah, namun sesekali Milo menggonggong ke arah Lilly.

"Bermain saja bersamaku, jangan pedulikan boneka bodoh itu" Sarah kembali memalingkan wajah Milo agar hanya berfokus pada dirinya.

"I have something for you," Nathan duduk di samping Sarah dan memberikan sekotak hadiah kepada keponakannya.

"Apa ini uncle?" tanya penasaran, sambil membuka kotak hadiah pemberian unclenya. Sarah terkejut sekaligus senang dengan hadiah sekotak Manik Meronce Gelang keluaran terbaru.

"So thank you uncle" Sarah memeluk dan mencium pipi unclenya.

"It was nothing! how was your choir practice?" tanya Nathan, ia mulai membuka obrolannya dengan Sarah karena ia tahu jika Sarah kesepian.

"Membosankan," keluh Sarah, melempar sebuah bola ke sembarang arah, agar Milo mengejar bola tersebut.

"Ya. Kita terus mengulang-ulang menyanyikan lagu yang sudah kita hafal di luar kepala," ucap Sarah. "Apa uncle akan menikah?" Sarah menatap mata Nathan.

"Yess of course," jawab Nathan. "If you're ready" Nathan tersenyum sambil mengelus kepala Sarah, ia mengerti akan kekhawatiran keponakannya yang baru saja kehilangan sosok ayahnya.

"Apa kau menyukai hadiah pemberian unclemu?" Laura mendekat ke arah Sarah.

"Ya, aku sangat menyukainya" teriak Sarah girang, kemudian menoleh ke arah Nathan "Thank you uncle," ucapnya sekali lagi.

"Jadilah dirimu sendiri, Mommy yakin kamu akan hebat di jalanmu sendiri"

"Aku akan mulai berlatih membuat manik-manik yang indah, hingga mengalahkan pamornya di sekolahnya" matanya tertuju pada Latisha.

"Sarah!" omel Laura. "Ini bukan kompetisi, mengerti!"

"Aku telah memiliki pekerjaan dengan Lilly," kata Latisha dengan mencibir unggul. "Dan kau baru saja mulai. Kau hanya pemula."

"Manik-maniku jauh lebih bagus dari pada boneka bodohmu yang menakutkan itu," Sarah membalas cibiran kakaknya.

"Girls, please stop!" Nathan menengahi keributan antara kakak beradik tersebut.

"Aku akan ke atas untuk melatih penampilanku dengan Lilly untuk pesta ulang tahun pada hari Sabtu ini," Latisha pergi meninggalakan ruang keluarga menuju kamarnya.

1
NEISYA M⃟3💋
Mampir, Semangat ya untuk berkarya
Bunda Elsa Caca
boneka hantu,,hii serem
Bunda Elsa Caca
nemuin apa yah
Bunda Elsa Caca
maaf y mbk Ir aq baru sempet. mampir
¢ᖱ'D⃤ ̐H❗V
HAUNTED DOOLS
Sebuah karya "HOROR" but "NICE"

Dari judulnya pasti kita menebak ini cerita tentang boneka horor...boneka jahat, dll.
Tapi ternyata focus Author bukan hanya di "horor" nya, tetapi juga "nice" story di balik semua itu...

Sajian cerita novel ala film, pembaca seolah diajak masuk ke dalam scene demi scene, dengan latar lokasi, suasana dan gambaran cuaca yang pas untuk cerita bergenre "HOROR"

"NICE" nya ada pada peran boneka Lilly : lambang hubungan kasih sayang antara daddy Yoseph dan Latisha...

Alur cerita sederhana, tapi sarat dengan pesan moral :
About Family,
Brotherhood (Yoseph & Nathan)
Sisterhood (Latisha & Sarah)
Parenting (Yoseph, Nathan, Laura & Caroline)
Persahabatan (Latisha & Mike)
Pendidikan anak dan tanggung jawab.

Ada sebab, ada akibat...
Pembalasan dan karma dalam cerita ini berlaku. Sesuai porsi masing2 tokoh dan logis, ga berlebihan.

Novel ini ditutup dengan manis, bahkan Lilly yang hororpun tersenyum manis melihat kebahagiaan keluarga itu telah kembali...

Great... your challenge mission complete...
Semangat berkarya Ai
Joe Petya: 👀👀👀👀👀
total 9 replies
¢ᖱ'D⃤ ̐H❗V
Latisha anak baik & berbakti...
berhati besar...👍👍👍
I᷍૨...: kek aku😅
total 1 replies
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Apa yang terkandung dalam makna novel haunted doll ini, mungkin para reader sudah bisa memahami akan suatu kaedahnya! Tidak ada manusia yang sempurna, mensyukuri apa yang telah kita daptkan dan jangan sampai kita menjadi manusia manusia serakah dengan ego yang membutakan mata hati dan nurani kita!
💜⃞⃟𝓛 ༄༅⃟𝐐🇺𝗠𝗠𝗜ᴰᴱᵂᴵ 🌀🖌: ada kang judul nya the best
total 5 replies
Mas Bagong
baca sekilas diawal sudah menarik
ide cerita yang soft horor bagus, terbelit kondisi realita disekeliling kita.
tapi mungkin bagus juga dimasukkan sentuhan spiritual atau metafisis kultur sekitar
lanjut Thor ditunggu next karyanya 👍👍👍🌟🌟🌟
I᷍૨...: Memang ga ngomongin spritual, bukan horror perdukunan.
total 1 replies
Mas Bagong
mantap karyanya
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Iya latisha, kamu harus kerjasama dengan sarah! Karena sarah adalah kunci semua tragedi ayahmu
Mas Bagong
semangat berkreativitas
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Memanggil nama LAURA terasa bulu merinding jadinya😈😈😈
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Welehhh apa sarah hasil gelap laura sama nathan ya! Pantass aja bera setahun😈
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Berarti sarah ini sebagai kunci perselingkuhan ibunya sama pamannya!
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Wehhh udah dari dulu nih benih benih maruknya
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Boneka itu hanya perantara tapi yang harus di cari itu siapa dalangnya!
💜⃞⃟𝓛🇩ᵉʷᶦbunga🌀🖌
ceritanya bagus, alur cerita jelas, bahasanya mudah di cerna
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Kok laura mommy nya latisha seperti ibu tiri aja yak😈
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Ini teka taki nya benar benar bikin bingung juga😇
𖣤​᭄ اندي وحي الد ين
Suara lily ketika sarah bermimpi kok berubah jadi suara cowok ya! Suara tak asing buat sarah juga ini masih menjadi tanda tanya? Dan apakah bintang tamu lawaknya itu boneka susan?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!