NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Dibalik sikap ceroboh dan somplak di antara ketiga sahabatnya, Zahra menyimpan kisah hidup yang cukup memilukan. Masa kecil bersama Yudha di sebuah Panti Asuhan, membuat Zahra menganggap Yudha sebagai kakak bahkan Zahra sangat mengagumi lelaki itu dan berharap bisa menjadi pendamping hidup Yudha selamanya—kelak.

Di satu sisi, Zahra berusaha menghindar dari Arga karena tidak ingin 'sial' jika berada di dekat lelaki itu. Setelah sebuah penolakan terlontar dari mulut Zahra, Arga memilih untuk pergi.

Namun, bagaimana jika sebuah rahasia tentang Yudha terkuak dan hal itu membuat Zahra kecewa? Akankah Zahra bisa memaafkan Yudha, atau mengejar cinta Arga yang pernah dia tolak sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

06

Tubuh Zahra terjengkit karena terkejut mendengar suara Arga dari arah belakang Regar. Barusan dia tidak melihat lelaki itu, tetapi kenapa sekarang Arga sudah berada di dekatnya. Wajah Zahra kembali gugup meski dalam hati dia mengumpati Arga seperti setan.

Zahra bangkit berdiri lalu membungkuk hormat di depan Arga yang sedang berdiri tegak di depannya. Zahra berkali-kali meminta maaf dan Arga tidak memberikan respon apa pun. Dia justru berjalan mendekati Pandu dan menaruh makanan milik Pandu. Melihat itu, Zahra pun kembali duduk di tempat semula.

"Mas, aku mau turun." Rasya hendak turun dari pangkuan Pandu, tetapi dengan keras Pandu melarangnya. Pandu justru dengan tenang menyuapi Rasya.

Zahra menyenggol lengan Regar, memberi kode supaya lekas menghabiskan makanannya. Regar pun mengangguk mengiyakan. Sementara Arga yang melihat interaksi mereka berdua, hanya mengepalkan tangan saat merasakan hatinya memanas. Dengan tegas, Arga melangkah dan duduk di samping Zahra.

Uhuk uhuk!

Zahra tiba-tiba tersedak saat Arga baru saja duduk di sampingnya. Wajah Zahra memerah bahkan tenggorokannya terasa perih. Dengan sigap, Arga menyodorkan segelas air putih dan langsung ditenggak habis oleh Zahra.

"Bisakah kamu makan dengan pelan?" Arga mengomel.

"Tuan, semua karena Anda. Coba saja kalau Anda tidak duduk di sini pasti saya tidak akan tersedak," jawab Zahra santai.

"Kamu! Berani sekali kamu menyalahkanku!" Arga mendadak kesal, sedangkan Pandu dan Rasya justru tertawa melihat tingkah dua orang itu.

"Tuan, setiap saya berada di samping Anda, pasti saya kena sial! Kalau begitu saya permisi dulu." Zahra bangkit berdiri dan mengajak Regar untuk pergi dari sana.

"Ra, gue pergi dulu." Zahra berlalu begitu saja. Dia berjalan cepat sebelum Arga kembali memarahinya.

"Sial!" umpat Arga kesal. Bukan ucapan Zahra yang membuat Arga kesal, tetapi gadis itu berlari dengan menggandeng tangan Regar meski tanpa sadar.

"Kalau cinta katakanlah, Ga. Jangan sampai kamu menyesal karena dia jatuh cinta dengan yang lain," ucap Pandu. Masih sibuk menyuapi Rasya.

"Saya tidak cinta dengan gadis ceroboh itu, Tuan," kilah Arga. Sudut bibir Pandu tertarik bahkan tatapannya ke arah Arga begitu meledek.

"Lalu? Jangan sampai kamu menjilat ludahmu sendiri." Pandu berbicara dengan tenang, tetapi Arga justru terdiam. Ucapan Pandu tersebut terasa tidak asing baginya.

"Tuan ...."

"Pergilah, Ga. Aku ingin makan berdua dengan istriku." Pandu mengusir. Arga dengan segera bangkit berdiri dan berpamitan pergi.

Arga tidak menolak, tetapi dia juga tidak mau tetap berada di sana dan merasa iri karena keromantisan dua penyakit kulit yang digabungkan menjadi satu. Arga terkekeh, mengingat pertemuan Pandu dan Rasya dulu.

***

Jam kantor sudah tiba, Rasya sudah pulang terlebih dahulu sejak dua jam lalu. Zahra mengalungkan tas di pundak lalu berpamitan kepada Regar. Setelah ini, Zahra akan mencari Yudha untuk pulang bersama karena motor Zahra sudah diambil oleh Margaretha.

Cukup lama Zahra hanya berdiri menunggu di parkiran, lebih tepatnya di samping motor Yudha. Senyum Zahra mengembang saat melihat kedatangan Yudha dari dalam kantor. Akan tetapi, itu hanya bertahan sesaat karena Yudha datang bersama wanita yang tadi siang berjalan bersama Yudha.

Melihat Zahra yang sudah menunggu, dengan sopan Yudha berpamitan kepada wanita itu. Lalu dia mendekati Zahra dan tak lupa mengusap puncak kepala gadis itu.

"Kamu sudah dari tadi?" Yudha tersenyum. Zahra pun ikut tersenyum simpul.

"Dia siapa, Mas?" tanya Zahra sangat penasaran.

"Dia satu divisi sama aku," jawab Yudha. Zahra hanya membulatkan bibir lalu naik ke atas motor dan duduk membonceng. Setelah Zahra sudah duduk tenang, Yudha melajukan motornya meninggalkan area kantor.

"Aku akan merebutmu dari dia!" Salah seorang yang melihat motor Yudha berlalu, terlihat mengepalkan tangan dan gigi saling bergemerutuk.

1
Dulah Keweh
hai
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Rita Juwita
luar biasa...
kaki novel
/Good//Good//Heart//Heart/
falea sezi
kok be kena aids
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙪𝙙𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙘𝙗 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙪𝙝 𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙜𝙣 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙨𝙜𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙪𝙙𝙝𝙖 𝙟𝙙 𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙢𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝2𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙪𝙙𝙖𝙝𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙧𝙥𝙙 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙙𝙞𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙣𝙪𝙙𝙪𝙝 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙜𝙖𝙨𝙨 𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙟𝙡𝙨 𝙟𝙜 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙟𝙙 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙡𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪.
Marlina Malla Cessa
bagusss cerita nyah ga ngebosenin 🥰🥰
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
congrats Arga n Zainab 🌹
pipi gemoy
😆😆😆😆😆😆😆
pipi gemoy
Arga mulai baper seperti si panu😆😆😆👻
pipi gemoy
ya ampun nih si Zainab minta di sleding 😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ortu Arga noh👍🏼👏🏼🌹
pipi gemoy
Yudha memenuhi janjinya dengan menjaga Zahra sampai akhir hayat 🥀
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sempat sempat menjadikan Arga tumbal setan👻👻👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!