NovelToon NovelToon
Sang Pemilik Hati

Sang Pemilik Hati

Status: tamat
Genre:Duniamasadepan / Cintamanis / Teen / Romantis / Komedi / Teen School/College / Diam-Diam Cinta / Persahabatan / Romansa / Tamat
Popularitas:74.7k
Nilai: 4.7
Nama Author: patrickgansuwu

Sahabatmu juga menyukai orang yang sama denganmu? Gimana tuh?

Sahira dan Keira sudah berteman cukup lama sejak mereka masih bersekolah di bangku sekolah dasar, namun karena sesuatu hal Keira terpaksa harus pindah dari sekolah tersebut dan berpisah dengan sahabatnya yakni Sahira dalam waktu cukup lama.

Bertahun-tahun kemudian, Sahira sudah remaja dan mendapat beasiswa untuk bersekolah di sekolah menengah atas terfavorit di kota tempat ia tinggal. Disana Sahira memiliki banyak teman baru yang dapat membuatnya melupakan Keira sahabat lamanya itu.

Tidak hanya sahabat, Sahira juga bertemu dengan seorang pria dingin idaman para wanita di sekolahnya yang selalu membuat dirinya jengkel dan sial setiap kali bertemu dengan pria bernama Elargano itu.

Lambat laun Sahira merasakan sesuatu yang berbeda pada Elargano, ya gadis itu rupanya jatuh cinta. Sayang sekali Sahira tak tahu bahwa Elargano juga adalah pria yang disukai oleh Keira alias sahabat masa kecilnya.

Baca yuk kisah selanj

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perpisahan dua sahabat

Masih Flashback

Lingga masih mencoba untuk menyakinkan Keira agar mau diajak berobat ke Amerika, begitupun dengan Zahra yang juga sudah sangat cemas pada kondisi putrinya itu.

Namun, Keira tetap saja kekeuh tidak ingin pergi ke Amerika karena ia tak mau jauh-jauh dari Sahira. Keira sudah terlanjur dekat sekali dengan Sahira yang merupakan temannya sejak lama, ia juga belum mengerti memang apa penyakit yang dideritanya.

"Keira cantik, kamu itu harus berobat dulu disana! Cuma sebentar kok sayang, kalau nanti proses pengobatan kamu udah selesai pasti kita balik lagi kesini!" ucap lingga membujuk Keira.

"Iya sayang, itu benar!" sahut Zahra.

Keira pun menatap wajah kedua orangtuanya dengan muka cemberut.

"Aku gak mau pah, mah!" ujar Keira.

"Sayang, emangnya kamu gak mau cobain naik pesawat? Bukannya dulu kamu kepengen banget ya naik pesawat terbang?" ujar Lingga.

"Nah iya tuh, seru banget loh sayang naik pesawat! Kamu pasti bakalan suka deh, ya kamu mau ya ikut kita ke Amerika! Nanti disana kamu kan bisa puas jalan-jalan juga sayang!" ucap Zahra.

"Tapi, aku gak bisa jauh dari Sahira walau cuma sebentar papa, mama!" ucap Keira.

"Tenang sayang! Kita pasti kembali lagi kok kesini, asalkan kamu udah sembuh dan enggak sakit kayak sekarang! Keira pasti mau kan sembuh terus main sepuasnya sama Sahira tanpa takut kecapekan?" ucap Lingga.

Keira terdiam memikirkan perkataan papanya, menurutnya itu benar juga karena selama ini ia seringkali merasa kelelahan dan akhirnya hidungnya mengeluarkan darah.

"Umm, mau sih pah. Tapi, aku—"

"Nah yaudah, Keira ikut papa sama papa ke Amerika! Disana Keira bakal dapetin pengobatan yang bagus, jadi Keira bisa cepat sembuh!" potong Lingga.

"Benar sayang! Nanti kalau Keira udah sembuh, kan Keira bisa sepuasnya main sama Sahira! Kamu nurut ya sama mama dan papa, kita sebentar aja kok di Amerika nya!" sahut Zahra.

Akhirnya Keira si gadis kecil yang cantik dan imut itu memilih untuk ikut bersama kedua orangtuanya.

"Iya deh mah, pah. Aku mau ikut sama mama dan papa ke Amerika, tapi mama papa harus janji sama aku kalau kita gak lama disana dan bakal pulang lagi ke Indonesia! Kalau enggak, aku tetep gak mau ikut sama mama dan papa!" ujar Keira.

"Iya sayang, mama janji kok!" ucap Zahra.

Lingga dan Zahra tersenyum senang karena putri mereka akhirnya mau diajak berobat ke Amerika.

Flashback end

Menyadari sahabatnya melamun, Sahira pun penasaran dan kemudian menegur Keira agar tidak melamun lagi disana dan bermain perosotan kembali dengannya seperti saat mereka main tadi.

"Kei, kamu itu kenapa sih? Tadi katanya gak ada yang lagi dipikirin, terus kok kamu malah ngelamun kayak gitu mulu sih?" tanya Sahira penasaran.

Keira pun terkejut dan sadar dari lamunannya.

"Eh Sahira, maaf maaf aku gak denger! Ini loh aku sebenarnya emang ada sesuatu yang pengen aku sampein ke kamu, tapi aku bingung dan takut kalau kamu nanti bakal sedih pas dengar cerita dari aku ini!" ucap Keira.

"Hah? Emangnya kamu kenapa, Keira? Udah cerita aja sama aku, aku penasaran nih!" ucap Sahira.

Keira terdiam sejenak sembari menunduk dan menyatukan jari-jarinya, ia tampak bingung apakah ia harus bercerita pada Sahira tentang penyakitnya atau tidak.

"Eee se-sebenarnya a-aku itu..." ucap Keira menggantung dan membuat Sahira penasaran.

"Sebenarnya apa, kenapa Kei?" tanya Sahira.

"I-i-iya Sahira, aku ini sebenarnya mau dibawa papa sama mama aku ke Amerika. Disana aku bakal berobat, karena aku kena penyakit tapi aku gak tahu penyakit apa itu! Maaf banget ya Sahira, dua hari lagi aku harus ikut papa mama ke Amerika dan tinggalin kamu disini!" jawab Keira.

"Hah??" Sahira menganga terkejut.

Singkat cerita, Keira dan kedua orangtuanya sudah bersiap untuk pergi ke bandara di siang hari ini. Ya ceritanya saat ini sudah dua hari dari kisah sebelumnya ketika Sahira dan Keira ada di taman.

Terlihat Keira, Lingga serta Zahra sudah tampak rapih di depan rumahnya dan memasukkan barang milik mereka ke dalam bagasi mobil dengan bantuan dari sang supir dan juga para satpam yang bekerja disana, termasuk juga asisten rumah tangga yang sangat sedih karena ditinggal majikannya.

Keira masih terus celingak-celinguk mencari keberadaan Sahira sahabatnya, ia berharap dapat bertemu dengan Sahira untuk yang terakhir kalinya sebelum ia berangkat ke Amerika. Namun, hingga kini tak ada tanda-tanda kalau Sahira akan muncul disana menemuinya.

"Keira sayang, kamu nyariin siapa sih? Udah yuk, kita masuk ke mobil! Itu barang terakhir milik kamu yang belum dimasukin ke bagasi, yuk!" ucap Zahra.

"Eee sebentar mah, aku masih mau nunggu Sahira sampai datang. Dia kemarin bilang katanya mau dateng kesini buat temuin aku, boleh kan mah? Sebentar aja deh!" ucap Keira memelas.

"Umm, tapi pesawat kita terbang tiga jam lagi sayang. Kalau telat, nanti kita bisa ketinggalan pesawat loh!" ucap Zahra.

"Aku mau nunggu Sahira dulu disini, mah. Aku janji gak akan lebih dari satu jam kok! Malahan setengah jam juga gak ada, boleh ya mah? Please, ini kan terakhir kali aku tinggal disini dan aku pengen ketemu sama Sahira dulu!" ucap Keira.

Zahra terdiam memejamkan mata, kemudian ia pun mengangguk memberi izin pada Keira.

"Iya deh, kamu boleh tunggu Sahira dulu!" ujar Zahra.

"Yeay asik! Makasih ya mah, aku sayang banget sama mama!" ucap Keira spontan memeluk Zahra dengan erat sambil tersenyum manis.

Lalu, Lingga yang bingung melihat istri serta anaknya malah saling berpelukan disana langsung berjalan menuju ke arah mereka dengan tatapan kesal dan ingin menegur keduanya itu.

"Sayang, Keira! Kalian ngapain sih malah pelukan disini kayak gitu? Ayo masuk!" ucap Lingga.

"Sabar mas! Keira katanya mau tunggu Sahira dulu, sebentar aja kok! Kasihan Keira mas, dia dan Sahira itu kan dekat banget!" ucap Zahra.

"Iya pah, boleh ya?" rengek Keira.

"Huft, iya deh boleh. Papa kasih waktu lima belas menit buat kamu tunggu Sahira!" ucap Lingga.

"Makasih papa!" ucap Keira tersenyum.

Tak lama kemudian, orang yang ditunggu-tunggu oleh Keira akhirnya sampai. Ya Sahira muncul disana bersama abangnya dan langsung berlari mendekati Keira sambil berteriak kencang.

"Keira...!!" teriak Sahira dengan wajah sedihnya.

Sontak Keira langsung menoleh dan tersenyum senang melihat kehadiran sahabatnya, ia pun menghampiri Sahira disana.

"Sahira!" ucap Keira tersenyum haru dan tanpa sadar menitikkan air mata.

Sementara Lingga serta Zahra hanya memandangi kedua bocil itu yang berdrama layaknya orang dewasa, namun entah mengapa mereka juga ikut merasa sedih karena Sahira dan Keira adalah dua sahabat dekat.

Hugg...

Sahira langsung memeluk Keira dengan erat sambil menangis penuh kesedihan di dalam pelukan itu, begitupun dengan Keira yang tak kalah sedih.

"Aku sedih banget kamu harus pergi, aku gak bisa jauh dari kamu Keira! Cepat kembali ya, aku pasti bakal rindu banget sama kamu! Aku harap kamu juga bisa sembuh Keira!" ucap Sahira sesenggukan.

"Iya Sahira, kamu sehat-sehat ya disini! Tunggu aku kembali!" ucap Keira juga sedih.

"Pasti Keira, pasti! Aku akan selalu tunggu kamu disini, sampai kamu kembali dan kita bisa main bareng lagi!" ucap Sahira.

Mereka melepas pelukan dan saling menghapus air mata satu sama lain.

"Sebentar ya Sahira, aku ada sesuatu buat kamu!" ucap Keira tersenyum lalu berbalik dan pergi mendekati kotak berisi mainannya.

Keira mengambil sebuah boneka kucing warna pink miliknya dari dalam sana, boneka itu adalah boneka kesayangannya yang selama ini selalu ia peluk ketika tidur dan selalu menjadi teman mainnya dikala kesepian, Keira berniat memberikan boneka itu pada Sahira sebagai kenang-kenangan.

"Ini buat kamu Sahira, kalau kamu kangen aku jadi kamu bisa peluk boneka ini!" ucap Keira.

"Makasih Kei! Oh ya, aku juga punya sesuatu loh buat kamu!" ucap Sahira menampani boneka itu, lalu mengambil sesuatu dari kantong celananya. "Tara! Ini ada album foto yang aku buat sendiri, itu isinya foto-foto kita berdua loh!" sambungnya.

Keira pun makin bersedih melihat hadiah yang diberikan Sahira padanya, walau tak seberapa itu sangat berarti untuknya.

...~Bersambung~...

...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...

1
Siti Nurjanah
lumayan. kalo intinya sih bagus. persahabatan yang tak tak kan putus meski badai ataupun ombak datang. 👍👍👍
Ety Chandra
Buruk
endang
bagus ceritanya lucu, menghibur banget ..semoga ada sesi 2 nya...Sahira sama El y...
pat_pat: makasih kak
total 1 replies
Dehan
pass banget visualnya
cantik
Dehan
SAHIRA
jd sah.. 🤣🤣
Dehan
suka sama nama tokohnya, elargano
Dehan
seru nih ceritanya.. sayang kalo dilewatin gitu aja
Dehan
penjahit cantik hadir
park jum
sebenarnya bagus, tp cerita nya kaya main" dan peran utamanya sahira, el atw keira sih, agak plinplan, q kira endingnya sahira sm el, dan keira akan ikhlasin el buat keira. dan nyatanya tdk, kecewa para readers 😭
pat_pat: hiks sekali2 ada novel yg pemeran utamanya ga bersanding😁
total 1 replies
Fransiska Siba
kalau dilihat dari sinopsisnya Sahira yg seharusnya pemeran utama, dari ceritanya lucu.
endang: yaah seseion 2 dong Sahira sama El
total 3 replies
Erna Ningsih
ko ada batasan lesti nya kakak idola lesti jg yah wkwkwkwk
pat_pat: hanya mengikuti trend😂
total 1 replies
Dehan
buktinya sahira gak kenal..

penjahit cantik mampir
Dehan
jejak ❤❤
mom mimu
yahhh... sayang banget harus tamat kak, semangat terus berkarya ya kak 💪🏻💪🏻💪🏻
pat_pat: kn ada yg baru kak😍
total 1 replies
Terra Chi
yeay, pertama!
Terra Chi
lanjut lagi...
semangat!

mampir juga yaa
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 😍
Elisabeth Ratna Susanti
mampir tuk taburkan like 👍😍
mom mimu
El rese banget sih, urusannya apa coba kalo Sahira beneran atau engga nya pacaran sama Farhan... situ siapa??? gak ada kerjaan banget urusin pacarnya Sahira...
pat_pat: dia kn mau godain Sahira trs😁
total 1 replies
mom mimu
bener kei gak usah dengerin si Ibrahim... penghasut tuh orang... 😬
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!