Menceritakan seorang gadis remaja yang terlempar ke dunia lain. Dunia di mana yang paling kuat yang di junjung dan yang rendah akan di hina.
Cansu seorang gadis remaja cantik dan pintar ia sangat terkenal di sekolah nya. Bukan karena paras dan kepintaran nya tapi karena sifat nya yang friendly dan juga bar - bar itu banyak orang menyukai nya.cansu juga sangat pandai dalam ilmu beladiri.
Cansu juga merupakan seorang gadis yatim piatu. Suatu hari sekolah mereka mengadakan study tour ke suatu tempat dan di sana cansu terlibat pertengkaran dan jatuh dari tebing. Dan disitu lah kehidupan baru cansu di mulai.
Akan kah cansu bisa hidup dunia antah berantah tersebut. Terus simak kelanjutan nya dan jangan lupa like , dan comment ya.
Happy reading
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yunda anjani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bagian 5
Cansu terlihat sangat imut dan cantik bahkan kecantikan nya sangat mematikan. Kini cansu telah selesai membuat beberapa pil untuk para gege nya (binatang spirit).
Cansu membuat pil penambah kultivasi,pil kecantikan,pil pencerah akal dan pil pemurnian qi. Kultivasi cansu sekrang telah berada di timgkat langit dan bumi 5,dan juga telah menjadi alkemist tingkat master satu langkah lagi menjadi grandmaster.
''Cansu apakah kau tidak berniat menjual pil - pil itu ?''tanya golby.
''Sepeltinya tidak gege ,lagian disini aku sudah banyak koin ku hehehe,''.
''Ck kau ini bisa saja ''ucap golby.
''Gege kenapa aku tetap cadel dan tidak bisa belbicala huluf R ? bukan kah aku sudah kuat gege''tanya cansu.
''Ntah lah aku pun tidak tahu ''ucap golby.
''Aku tahu ''ucap Wolfy.
''Kau tidak.bisa bilang R karena kau masih kecil kau kan baru berumur 5 tahun hanya jiwa mu saja yang sudah besar tapi tingkah mu masih layak nya anak umur 5 tahun ''ucap wolfy.
''Ouh begitu ya ,baiklah tak apa bial aku tellihat menggemaskan hahahaha ''ucap cansu sambil tertawa.
''Kau lucu sekali sih ''ucap joy.
''Gege aku mau menjual telatai emas apakah boleh ?''.
''Boleh saja tapi jangan semua ya ''ucap winter.
''Oke kalau begitu aku akan mengganti pakaian lalu pelgi ke pasal ''.
''Kami ikut ya ''ucap red.
''Tentu kalian akan ikut tapi kalian tetap di dalam gelang hahaha''ucap cansu lalu pergi mengganti pakaian.
Cansu terlihat menggemaskan dengan pakaian nya Ia terlihat seperti peri kecil .
''Gege aku kelua dulu ya dada ''ucap cansu lalu menghilang.
''Cansu ku sangat menggemaskan ''.ucap mereka.
Cansu memainkan suling nya di sepanjang keluar dari hutan . Para binatang pun ikut mengantar cansu pergi mereka mengelilingi cansu seakan - akan cansu adalah berlian yang harus di jaga .
Akhirnya cansu sampai di pintu masuk hutan , hutan itu akan terlihat menyeramkan apabila di lihat dari luar dan akan terlihat indah apabila masuk kedalam nya.
Cansu berjalan ke arah pasar karena jarak pasar tidak terlalu jauh dari hutan tersebut. Semua orang menatap cansu seperti melihat peri kecil . Cansu segera mencari dimana tempat untuk menjual bunga obat nya itu.
''Permisi paman , apakah paman tahu dimana tempat untuk menjual tanaman obat ?''tanya cansu.
''Lebih baik kau menjual di rumah lelang itu nak karena di sana mereka menjual segala jenis barang apalagi jika barang tersebut langka maka akan di beli dengan harga mahal ''ucap paman tersebut.
''Ouh begitu baiklah telimakasih telah membelitahu ku paman kalau begitu aku pelmisi ''ucap cansu .
''Iya sama - sama nak ''ucap cansu.
Cansu berjalan ke rumah lelang yang di sebut orang tadi. Namun saat cansu ingin masuk ia di hadang oleh penjaga.
''Adik kecil , adik kecil mau ngapain disini ''tanya penjaga tersebut.
''Wah gege penjaga tampan sekali ''ucap cansu dengan mata berbinar .
Penjaga tersebut pun tersipu malu atas ucapan cansu yang begitu polos.
''Em gege aku mau menjual balang bisakah? ''tanya cansu.
''Emang barang apa yang mau adik kecil jual? ''tanya sang penjaga .
''Aku ingin menjual ini ''ucap cansu sambil mengeluarkan teratai emas.
''Te...te..teratai emas ,adik kecil serius ingin menjual nya ?''tanya penjaga.
''Iya gege bisakah ?''tanya cansu.
''Tunggu sebentar gege akan bicara kepada pemilik rumah lelang dan tetua houli ''.
Penjaga tersebut pun berlari meninggalkan cansu sendiri menunggu.
''Permisi tuan , salam tetua , hos ,hos tuan ada seseorang yang ingin menjual teratai emas kelopak 12 ''ucap penjaga tersebut kecapekan .
''Kau yang benar saja ''ucap tuan po pemilik rumah lelang.
''Sungguh tuan ''.
''Ayo , ayo kita datangi dia ''.ucap tuan po.
Mereka pun berjalan ke arah cansu.
"Mana di mana orang nya , kau bercanda ya ''ucap tetua houli.
''Maaf tetua dia orang nya dan saya tidak bercanda ''.
Tuan po dan tetua houli pun sontak melirik ke arah cansu yang masing memegang suling nya.
''Nak apakah kau yang berniat menjual teratai itu ''tanya paman po.
''Iya paman kenapa tidak laku ya telatai nya''tanya cansu.
''Ah tidak nak teratai itu sangat laku dan di jamin akan laku terjual mahal ,begini saja besok kau datang lagi kemari ya dan ambil kartu ini besok kita sama - sama melelang nya ya ''ucap paman po.
''Baik paman ''ucap cansu.
''Nak dari mana Kau mendapatkan teratai itu ,kau tahu teratai itu sangat langka bahkan itu teratai yang berusia ratusan tahun kau tidak takut rugi ?''tanya tetua houli.
''Tidak paman ,aku tidak takut lugi aku dapat dali hutan misteli Paman ''ucap cansu jujur.
''Kau masuk ke dalam hutan misteri nak '?''tanya tetua houli dan paman po .
''Iya paman , kalau paman ingin telatai lagi ayo kita cali sama - sama di hutan misteli ''.ucap cansu.
''Ah tidak nak terimakasih ''ucap mereka.
Bisa mati aku kalau masuk ke dalam sana.batin tetua houli.
Aku masih sayang nyawa ku .batin paman po.
Kruuuukk....krukkk
Sontak paman po ,penjaga ,dan tetua houli melihat ke arah cansu. Cansu pun yang di perhatikan menjadi malu.
''Hehehe maaf cansu lapal ''ucap nya.
''Ayo kita makan nanti biar paman yang bayar ''ucap tetua houli.
''Anda serius tetua , biasanya anda tidak pernah mau mentraktir orang ''ucap paman po.
''Diam kau ''ucap tetua houli.
''Aku ikut ya tetua ''ucap paman po.
''Iya tapi kau bayar sendiri ya ''ucap tetua houli .
''Baiklah tak masalah ''.
Mereka pun memakan di salah satu rumah makan terenak disini . Mereka makan dengan khidmat ah tidak lebih tepat nya hanya paman po dan tetua houli saja karena cansu tak selera melihat makanan ini .
Yang benel saja masa ikan di sup ini lasanya amis tidak enak sama sekali .batin cansu.
Cansu berusaha sebisa mungkin agar makanan itu bisa tertelan dan benar saja cansu mau muntah memakan nya.
''Paman makanan ini sangat tidak enak masih enak masakan ku lagi ''ucap cansu.
''Tapi disini ini makanan terenak nya ''ucap paman po.
''Paman nanti aku akan masakan paman sebuah makanan yang enak aku jamin paman jauh lebih menyukai nya''ucap cansu.
''Ouh ya cansu dimana orang tuamu ''tanya tetua houli.
''Aku hanya hidup sendiri di hutan misteli,olang tuaku telah tiada ''ucap cansu sedih.
''Kau hidup sendiri, ah maafkan atas perkataan ku ya ''ucap tetua houli.
Eh itu kaisar dan pangeran mahkota.
Benar mereka telah kembali.
Mereka kembali memenang kan pertempuran itu.
Iya benar lihat lah pangeran mahkota sangat tampan
Iya kau benar