Jevandra Raksa Bumi, Seorang laki-laki tampan yang tidak banyak di ketahui orang jika di balik wajah tampannya terdapat sosok iblis yang sangat kejam.
Hidup dalam dendam masa lalu yang membuatnya begitu membenci keluarga besar Bagaskara hingga membuatnya terpaksa menikahi seorang gadis bernama Diara Bagaskara sebagai tumbal atas balas dendam masa lalu.
Akankah Diara berhasil membuat Jevandra melembut dan luluh akan kelembutannya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tessa Amelia Wahyudi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aturan
Setelah sama-sama diam, akhirnya Jevandra bicara pada Diara. "Angkat wajahmu jika bicara denganku!" ucapnya dengan tegas membuat Diara memberanikan diri menatap laki-laki itu.
"Ada apa, tuan muda?" tanya Diara setelah mereka mulai bicara.
Prak!
Jevandra melemparkan berkas ke meja kerjanya membuat Diara mengulurkan tangannya untuk mengambil berkas tersebut.
"Seperti yang sudah kau baca, jika itu adalah bukti atas pembelian saham Bagaskara group dan saat ini aku adalah pemegang saham terbesar disana." ucapnya pada Diara.
"Terima kasih atas kemurahan hati tuan muda." jawab Diara seraya berterima kasih pada suaminya yang telah membantu perusahaan keluarganya.
Jika bukan karena Jevandra, mungkin saat ini perusahaan mendiang kakeknya sudah gulung tikar.
"Kau tau bukan, jika di dunia ini tidak ada yang gratis?" kata Jevandra membuat Diara sudah siap dengan semua ini.
Bukankah beberapa hari yang lalu mereka sudah membicarakannya?
"Saya, paham tuan muda." jawab Diara mengerti akan semua ini.
"Jangan berpikir setelah kita menikah aku akan memperlakukan mu dengan baik layaknya seorang suami ke pada istrinya. Kau hanya ku tugaskan untuk menikmati harta ku. Tapi setalah ini, tidak ada lagi nama Bagaskara di belakang namamu, karena mulai saat ini namamu adalah Diara Jevandra Raksa Bumi."
Deg!
Diara baru mengetahui jika nama panjang suaminya adalah Jevandra Raksa Bumi. Dia tidak bodoh. Kakeknya pernah menceritakan tentang keluarga besar Raksa Bumi yang menjadi teman dekatnya. Tapi semua itu berubah drastis karena sebuah tragedi yang tidak bisa dia hindari.
"Kenapa, kau kaget?" tanya Jevandra menatap tajam ke arah Diara.
Berjalan ke arahnya, hingga tangannya terulur untuk mencengkram rahang gadis itu.
"Inikah keturunan perempuan satu-satunya di keluarga Bagaskara itu? Apa mereka sengaja menyembunyikan mu agar tidak terlihat oleh ku?" Diara tidak bisa melakukan apa-apa saat ini.
Di hanya bisa pasrah akan takdir ini. Jika memang ini jalan yang harus dia jalani, maka Diara siap melakukannya.
"Kau cantik, tapi kecantikan mu ini yang membuat ku semakin ingin melihat mata itu mengeluarkan air mata berdarah!" ucapnya dengan kejam membuat tubuh Diara bergetar hebat di buatnya.
Ini hari pertama mereka menjadi sepasang suami istri. Lalu bagaimana bisa dia sudah di perlakukan dengan begitu buruknya.
Brugh...
"Ahk..." tubuhnya di hempaskan begitu saja hingga membuat Diara terjerembab ke lantai mewah itu.
"Mulai sekarang, kau tidak di izinkan menghubungi keluargamu, tidak boleh pergi kemanapun tanpa pengawal, dan jika kau berani melanggar aturan itu, maka orang-orang yang berada di sekitar mu yang akan menanggung akibatnya. Jadi berpikirlah sebelum melakukan sesuatu!" ingatkan Jevandra.
"Satu hal lagi, kau tidak di izinkan mencari tau tentang kemana aku pergi dan apa yang akh lakukan. Selebihnya kau bisa menikmati semua fasilitas di rumah ini!" ucap Jevandra sebelum benar-benar pergi meninggalkan Diara disana.
Tes...
Setetes air mata jatuh ke lantai setelah Jevandra pergi. Hatinya benar-benar hancur. Di saat banyak wanita di luar sana menikah dengan pasangan yang enek cintai, hidup bahagia bersama keluarga besarnya. Namun, Diara tidak begitu.
Dia harus berkorban untuk seluruh masa depan keluarganya.
"Kakek, inikah yang kakek maksud?" tanya Diara berlinang air mata mengingat kakeknya.
Dari ruangan ini, Diara bisa melihat Jevandra yang baru saja memasuki mobilnya.
"Jalan!" titah Jevandra setelah dia masuk ke dalam mobil.
Dia juga bisa melihat jika gadis itu melihat ah dari balik kaca besar di ruangan kerjanya.
"Tempatkan semua pengawal terbaik untuk menjaganya. Kirim Roni untuk menjaga Villa. Pastikan jika dia tidak akan kabur." titahnya lagi membuat Roy langsung menganggukkan kepalanya.
"Saya mengerti Tuan. Lalu bagaimana soal perjodohan anda dengan Nadia yang telah di atur nyonya Erika?" tanya Roy pada bos besarnya.
"Itu tidak akan terjadi. Aku akan mengenalkannya pada ibu Minggu depan. Persiapkan juga media untuk memperkenalkan Nyonya Jevandra. Aku ingin membuat mereka semua mengetahui, jika apa yang sudah menjadi milikku tidak akan pernah bisa di miliki siapapun lagi!"
"Saya paham, tuan." jawab Roy penuh percaya diri.
Dia susah mengenal Jevandra sejak lama, jadi dia tau apa yang sedang di rencanakan oleh laki-laki berwajah dingin ini.
***
keren ini mah calon mommy banyak pikiran gampang di bikin hamil
biasanya cepat Up nya..
laki jg pny ksbrn.... jd jgn uji ksbrn ny... jk gk mau hal keras trjd
dgn wajah yg tak sama kau dgr...
kalo mdel yak gn trs ya mt kau🤣