NovelToon NovelToon
The Housemaid

The Housemaid

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Romansa-Percintaan bebas / Hamil di luar nikah / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial / Tamat
Popularitas:75.9k
Nilai: 5
Nama Author: Black in Light

Claire, kepala pelayan mengalami kejadian tragis yang menimpa dirinya. Ia hamil.
Kehamilannya yang mengejutkan membuatnya sangat frustasi.
Kehadiran dua majikan pria yang sama-sama menginginkannya, membuat Claire tambah bingung dengan perasaannya Bisakah Claire melewati semua drama ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black in Light, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 5

Claire terbangun di pagi hari dengan kepala yang sangat pusing. Ia tau kalau ini semua

diakibatkan oleh dirinya yang terlalu banyak minum. Jika saja dia tidak menuruti nafsunya untuk meminum sampanye sebanyak yang dia bisa pada pesta tadi malam, Claire meyakinkan kalau dirinya sudah bangun lebih pagi dari pada yang dilakukannya hari ini. Jam di dinding menunjukkan pukul enam pagi. Masih belum terlambat untuknya menyiapkan sarapan seluruh anggota keluarga di rumah ini. Ia yakin, meskipun dirinya tidak ada, pelayan lain sudah melakukannya dengan sangat baik, meskipun begitu Claire masih tidak yakin jika ia tidak mengawasi semuanya sendiri.

Bunyi pintu diketuk dengan sangat teratur membuat Claire menatap pintu dengan dahi berkerut. Tapi begitu mendengar suara yang mengiringi ketukan pintu itu, kerutan didahinya mulai sirna. Sara memanggil-manggilnya dengan suara yang agak berbisik. Mungkin Sara masih kurang nyaman untuk berteriak-teriak di rumah ini. Dengan bermalas-malasan Claire bangkit dari ranjangnya dan menyadari bahawa dirinya masih mengenakan gaun pesta semalam. Bagian bawah perutnya sedikit sakit sehingga Claire mengerenyit. Tapi ia masih berusaha untuk mendekati pintu dan membukanya dengan perlahan.

"Bagaimana keadaanmu?" Sara bertanya dengan ekspresi yang sangat cemas. "Bolehkah aku masuk ke kamarmu?"

Claire memandanginya sejenak lalu mengangguk. Dengan tangkas Sara masuk ke dalam kamar itu dan mengambil posisi diatas ranjang. Claire segera menutup pintu rapat-rapat dan mengikuti Sara mengambil posisi disana.

"Kau belum menjawab pertanyaanku, bagaimana dengan keadaanmu?" Sara mengulangi pertanyaannya sekali lagi sambil menatap Claire dengan sorot mata penuh selidik.

"Apa yang terjadi semalam? Aku menemukanmu di halaman belakang berbaring di atas rumput dalam keadaan yang sangat kacau. Apakah sudah terjadi sesuatu? Kau terjatuh? Atau..."

"Aku tidak yakin." Claire memotong. "Aku tidak bisa mengingat apa-apa. Yang ku ingat…"

Claire terdiam lama. Ia berusaha mengingat-ingat apaa yang terjadi pada dirinya semalam dan ia tidak berhasil mengingat apa-apa selain.

"Sebuah ciuman?" ujar Claire.

"Ciuman?" Sara kaget.

"Entahlah, Ada seseorang yang menciumku disana. Tapi aku terlalu mabuk untuk mengingatnya." ungkap Claire.

"Hanya itu?" tanya Sara.

Claire mengangguk.

"Kau yakin tidak apa-apa?" Sara kembali bertanya.

"Aku sangat berterima kasih karena kau masih bersedia memperdulikanku. Tapi aku benar-benar tidak apa-apa. Sedang apa kau di halaman belakang? Kenapa bisa

sampai disana?" Claire balik bertanya.

"Aku juga tidak tau kenapa bisa kesana. Aku mendengar sesuatu malam tadi sehingga aku

berfikir untuk menyelidikinya. Kau yakin tidak apa-apa?" Sara terus khawatir.

"Hentikanlah, sikap khawatirmu sangat berlebihan. Kau mengingatkanku pada Lavender!" ujar Claire.

Sara menyeringai mendengar ucapan Claire tentangnya. Tapi Sara yakin ia mendengar sesuatu semalam. Ia mendengar suara teriakan dari dalam kamarnya di lantai dua saat Sara berusaha membuka jendela kamar pengantinnya. Karena itu Sara sangat khawatir pada Claire karena setelah ia menyelidikinya, Sara menemukan Claire dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ia segera memanggil suaminya malam itu dan Hubert pun membantu Sara memindahkan Claire ke kamarnya. Ia sangat tenang karena tidak terjadi hal yang menakutkan kepada gadis itu.

"Maaf Sara, kau bisa keluar? Bukan maksudku mengusirmu tapi aku masih harus menyiapkan sarapan dan..."

"Ya, aku mengerti." Jawab Sara sambil bersiap-siap untuk pergi dari kamar pelayan utama itu sekali lagi ia menatap Claire dengan pandangan penuh selidik.

"Kau benar-benar tidak apa-apa?"

"Sejauh ingatanku, semuanya baik-baik saja." ujar Claire.

"Kalau begitu katakan padaku jika terjadi sesuatu padamu, mengerti?"

Claire mengangguk lalu tersenyum.

"Apakah aku harus membereskan kamarmu setelah sarapan?" tanya Claire pada Sara.

-----------------------

1
Ooreoenakloo
menunggu saat saat seth tau kalau claire hamidun anaknya🤗🤗
Ooreoenakloo
tunggu tanggal mainnya seth 🤣😎
ummi zia
sabar ya claire
ummi zia
mulai ad cinta si noah
mummy_aling
critanya bgus skli🥰truskn brkarya. sokongan dri malaysia ☺☺
mummy_aling
cerita yg bagus😍
Mira Anggraini
waahhhh udah tamat aja... tapi seneng, happy ending 😍
Dasti Rukiah
lanjut Thor keromantisannya Seth dan Claire
lusi
bgus kak , 🤩
Anna Mariana
bagus ceritanya kk
Diana Susanti
kok tamat kak extra part kak👍👍👍
Dasti Rukiah
semangat dan lanjut Thor semangat 💪
BiancaRD
hhhhhhhh.. suka suka josss thorrr. meskipun luama update nya aku setia menunggu. menunggu warna biru. 😘😘😘
Toshi
terima kasih ya doa nya. km juga sehat selalu ya.. memang sempet menghilang soalnya harus isolasi di RS.
Anna Mariana
smg sehat sll kk
Mira Anggraini
baru sempet mampir lagi.. ditunggu kelanjutannya Author
Diana Susanti
apapun itu seth ayahkandungnya Gallian
Diana Susanti
lanjuuut kak
Mira Anggraini
makasih T
author... udah Up 2 chapter☺☺☺
Mira Anggraini
yeaayyy Up juga😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!