NovelToon NovelToon
Elang Samudra

Elang Samudra

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:25.3k
Nilai: 5
Nama Author: Andira

Elang Samudra seorang cowok berandal yang hobi balapan liar. Baginya, kehidupan malam lebih indah di banding kehidupan nya yang berantakan.

Walaupun Elang terlahir dari keluarga kaya raya namun Elang selalu merasa kesepian. Sang ayah terlalu sibuk dengan kerjaan nya. kakak nya yang bernama Revan juga sibuk mengajar di kampus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Andira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 8

Setelah pak Eddy dan Bunda Elina berbicara cukup lama dengan orang tua Elang, Eddy pun segera menemui Elang dan Elina di ruang tamu. "Besok kalian akan menikah" sontak Elina yang tadi nya hanya diam saja kini mulai membuka suara dan melayang kan protes pada keputusan orang tua nya.

"Tidak, Elina tidak mau menikah, ayah dan bunda salah faham" kata Elina "Elina tidak mengenal pria ini dan Elina juga tidak melakukan apapun dengan nya, kenapa kami harus menikah" protes Elina.

"Iya bener, ini semua hanya kesalah fahaman saja" ujar Elang.

"Keputusan ayah sudah bulat dan tidak bisa di ganggu gugat lagi" kata Eddy lalu melirik Elang sejenak "Elina, antar Elang ke kamar tamu untuk beristirahat" perintah Eddy lalu pergi meninggalkan Elang dan Elina.

Ternyata dulu, Ayah Elang dan Ayah Elina bersahabat sejak lama dan mereka juga tinggal di panti asuhan yang sama sejak kecil. Mereka berdua merintis perusahaan bersama hingga sukses sampai sekarang. Namun sayang nya saat usia Elina lima tahun, Orang tua Elina mengalami kecelakaan hingga di nyatakan koma selama beberapa bulan.

Waktu itu Elina yang masih berusia lima tahun tinggal bersama orang tua Elang. Selama orang tua Elina koma, Elina di rawat oleh orang tua Elang dengan penuh kasih sayang.

Elang dan Elina adalah sahabat semasa kecil, namun karena sering berbeda pendapat akhirnya mereka berdua tidak pernah akur dan sering berdebat.

Namun setelah beberapa bulan akhirnya orang tua Elina sadar dan di nyatakan sembuh oleh dokter. Setelah beberapa hari akhirnya orang tua Elina memutuskan untuk kembali tinggal di kampung, dan sejak saat itu pula mereka tidak lagi saling berkomunikasi sampai saat ini.

Dan siapa sangka, jika kepergian Elina membuat Elang jadi pribadi yang tertutup dan jarang bergaul dengan siapa pun lagi, apalagi saat itu orang tua Elang juga sering bertengkar.

.

.

Setelah Elang di antar oleh Elina ke kamar tamu, Elina langsung pergi begitu saja dan mungkin saja Elina sudah melupakan kenangan masa kecil nya bersama Elang. Namun berbeda dengan Elang yang masih mengingat Elina hingga saat ini.

Saat Elina sudah pergi, Elang lalu menelfon kakak nya. "Ya Lang kenapa"? tanya Revan setelah panggilan nya terhubung.

Elang agak ragu untuk berbicara pada Revan tapi mau tidak mau Elang harus meminta bantuan Revan. " Gue ada masalah bang" kata Elang lirih.

Revan menghela nafas kasar. "Masalah apa lagi lang? kamu tuh ngak ada capek nya ya bikin masalah" oceh Revan.

"Masalah kali ini agak runyam bang"

"Ayolah Lang, kau ini sudah dewasa, coba kau belajar untuk menyelesaikan masalah kau sendiri tanpa merepotkan orang lain" keluh Revan.

Elang tersenyum miris. "Baiklah" kata Elang lalu menutup panggilan nya.

"Ck, semua orang sibuk tanpa ada yang peduli dengan keadaan gue" Elang merebahkan tubuh nya yg lelah dengan rasa putus asa.

Ya begini Elang, selalu merasa sendiri dan kesepian karena semua keluarga nya terlalu sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Dulu Elang adalah anak yang sangat pendiam namun karena ingin mendapat perhatian dari orang tua nya, Elang rela melakukan apapun agar orang tua nya terlihat peduli.

Namun siapa sangka justru sifat Elang yang berubah drastis malah membuat seluruh keluarga nya semakin membenci Elang. apalagi ayah Elang yang selalu menuntut banyak hal dari Elang.

1
Pemulung Ellit
haduh... walaupun terkesan egois, tapi kayaknya aku lebih memilih anakku tinggal sama aku dulu. anak segitu loh...
Pemulung Ellit
itulah yang aku kecewa kan darimu. orang lain udah jadi korban malah gak peduli
Pemulung Ellit
haduh.. Elang itu gimana sih...
Pemulung Ellit
haduh... cari masalah lagi kamu bang. seenggaknya tengok dulu lah tuh istrimu
Pemulung Ellit
tapi nikah usia segitu emang dibolehin ama negara? harus nua in umur dulu gak sih?
Pemulung Ellit
mas kawin nya waw juga ya😅😅
Pemulung Ellit
ya Allah... kasian sekali anak ini. dia masih umur 15 tahun loh..
Pemulung Ellit
sebenarnya aku agak gedek juga sih ama nih bapak. tapi mungkin ya sikapnya dia karena kekhawatiran nya sama anaknya
Pemulung Ellit
karena jujur pun mereka gak percaya jadi sekalian aja lang. biar jantungan tuh pak Eddy
Pemulung Ellit
ternyata diam-diam perhatian juga si abang.
Pemulung Ellit
hayo loh.. gara-gara kamu sih maen nyelonong aja ngumpet di kamar anak gadis orang...
Pemulung Ellit
idih... minta ditempeleng gak nih orang. seenaknya banget. udah dibiarin ngumpet juga🙄
Pemulung Ellit
numpang ngumpet sampe segitunya bang? 🙄🙄 ngapain buka baju segala
Pemulung Ellit
waduh.. jangan diapa-apain itu anak gadis orang
Pemulung Ellit
aduh aduh... udah main curang malah kalah. dapat bonus jatuh pula... kasian
Pemulung Ellit
kapok tu yg ngetawain. malah jadi jongos kan lu😂😂😂
Pemulung Ellit
vano menantang sih.... bisa-bisa pingsan ntar vano nya. salah lawan sih kamu
Pemulung Ellit
ngakak bayangin ekspresi nya. mereka gak bersalah sekali ya kamu
Pemulung Ellit
ya. mereka sama-sama egois
Pemulung Ellit
nyesek banget dah...walaupun terkesan berandalan tapi kasian sekali berada di posisi anak ini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!