NovelToon NovelToon
My Lovely Customer

My Lovely Customer

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Tamat
Popularitas:104.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: ShasaVinta

Ada 12 bulan dalam satu tahun , maka sebanyak itu pula aku mengungkapkan perasaan cintaku dan sebanyak itu pula perasaanku ditolak .

Itulah sepenggal kenangan pahitku saat SMA .

Lama tak berjumpa dan kini kami kembali bertemu . Namun dia tak mengingatku .

Bagaimana jika aku mencoba membuatnya kembali mengingat kenangan pahitku saat SMA ? Apa dengan diriku yang sekarang , penolakan itu masih mungkin ku terima ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Kencan ?

Nino sangat bersemangat di hari minggu ini .

Sudah jelas alasannya kenapa , tanpa Ia duga pagi tadi Ia bertemu lagi dengan Cyrin di sebuah Fitness Center .

Nino makin senang setelah tahu jika Cyrin kini adalah member tetap baru di tempat itu dan akan rutin berolah raga di hari sabtu dan minggu pagi .

Nino juga sudah mencuri curi kesempatan untuk berdekatan terus dengan Cyrin saat mereka berolah raga .

Namun sayangnya kebersamaan mereka pagi itu tak lebih dari 2 jam saja , karena Cyrin langsung pergi setelah berolah raga .

Sesuai janji mereka , sore ini Nino sedang dalam perjalanan menuju ke apartemen Cyrin .

Tadi Cyrin sudah mengirimkan alamat dan lokasi apartemennya . Dengan mengikuti penunjuk arah dari ponsel pintarnya , Nino bisa dengan mudahnya sampai di apartemen Cyrin .

Ia memarkirkan mobilnya di halaman parkir yang dekat dari pintu lobby .

Nino tidak turun karena Ia tidak tahu nomor unit apartemen Cyrin . Akhirnya Ia memilih menghubungi Cyrin jika Ia sudah tiba .

Tak butuh waktu lama , Nino bisa melihat Cyrin keluar dari lobby .

Kembali lagi Nino di buat terpana dengan penampilan Cyrin yang simpel tapi sangat cantik .

Kali ini Cyrin mengenakan atasan berwarna hitam tanpa lengan berbahan brukat dan detail bunga . Dipadankan dengan rok denim berwarna hijau  .

![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1632286168876.jpg)

( OOTD Cyrin )

Menurut Nino , Cyrin terlihat sangat manis dan seksi secara bersamaan . Nino semakin bersemangat untuk mendekati Cyrin  .

Cyrin memilih berdiri di depan lobby karena Ia tidak tahu yang mana mobil milik Nino .

Nino yang paham segera melajukan mobilnya dengan pelan mendekat ke arah Cyrin .

Ia lalu turun dan segera membukakan pintu mobil untuk Cyrin .

Setelah itu kini mereka sudah membelah jalanan padat kota Jakarta .

Sepanjang perjalanan mereka berdua mengobrol santai , kadang membahas masa masa kuliah Cyrin atau juga masa masa SMA mereka .

Setelah 30 menit kini mereka sudah tiba di salah satu mall .

Nino membiarkan valet untuk memarkirkan mobilnya , sehingga kini Ia dan Cyrin sudah berjalan masuk ke dalam Mall .

" Kita langsung aja ke bioskop yuk . " Ajak Nino .

Cyrin mengangguk lalu mengikuti langkah Nino menuju bioskop .

Sebenarnya Nino sudah meminta Cyrin untuk duduk menunggunya , tapi Cyrin bersikeras agar menemani Nino mengantri membeli tiket .

Karena ini hari minggu, suasana bioskop cukup ramai oleh muda mudi yang menghabiskan akhir pekan mereka .

Itulah sebabnya Nino kini memanfaatkan kesempatan untuk semakin mengikis jarak antara dirinya dan Cyrin . Ia berdiri tepat di belakang Cyrin dengan kedua tangannya memegang lengan mulus Cyrin .

Nino menyadari respon Cyrin yang terkejut akan perlakuannya , tapi segera Ia berbisik jika Ia melakukannya karena ingin melindungi Cyrin dari segerombolan pria yang kini juga mengantri di belakang mereka berdua .

Dan syukurlah Cyrin menerima alasan Nino .

Setelah mendapatkan tiket film yang ingin ditonton , kini keduanya sedang membeli popcorn dan softdrink yang akan menemani mereka selama menonton film .

Karena masih harus menunggu beberapa menit lagi , akhirnya Cyrin dan Nino duduk di sofa yang ada di depan studio .

Mereka memanfaatkan waktu untuk mengobrol . Cyrin juga memberitahu Nino jika Ia sudah menerima pesan dari HRD perusahaan jika Ia diterima bekerja di perusahaan milik Nino dan besok adalah hari pertamanya .

Saat sedang asik mengobrol , Nino dikejutkan oleh seorang gadis muda yang menepuk pundaknya .

Ternyata dia adalah Stevi . Adik kandung Nino satu satunya .

" Kakak... kakak lagi ngapain disini ? " tanya Stevi, sekilas Ia melirik ke arah Cyrin .

" Kakak sedang nge gym . " Ucap Nino ketus .

" Yah karena ini bioskop tentu kakak akan menonton film lah. "  Lanjutnya .

" Kakak bersama siapa ? Hemm apakah kakak cantik ini calon kakak iparku ? " Ucap Stevi tanpa basa basi .

Cyrin yang menjadi topik pembahasan dua kakak beradik ini hanya bisa tersenyum saja .

" Huss... jangan asal bicara kamu . Kenalkan dia Cyrin . Dia karyawan sekaligus teman SMA kakak dulu . " Nino memperkanalkan Cyrin dan Stevi .

Cyrin mengulurkan tangannya untuk Stevi , tapi tanpa Ia sangka Stevi tidak menyambutnya . Stevi malah berhambur memeluk Cyrin .

" Kak Cyrin sangat cantik . Aku suka penampilan kakak . Sepertinya aku harus meminta nasihat kakak soal penampilan . " Ucap Stevi tanpa canggung .

" Kamu sendiri bersama siapa ? Bukanya besok kamu harus kuliah , kenapa masih keluyuran ? " selidik Nino untuk menghentikan ucapan tak penting Stevi .

" Kenalkan Kak , ini Romi kekasihku . " Ucap Stevi cuek .

" Apa kekasih ? Sejak kapan kalian berpacaran ? Dimana kalian saling mengenal ? Apa kamu benar benar menyukai adikku ? " Tanya Nino tanpa jeda .

Cyrin bisa melihat wajah cemberut Stevi dan raut wajah bingung pria yang berdiri di samping Stevi .

Untung saja bertepatan dengan pintu studio terbuka , jadi Cyrin bisa menghentikan interogasi dadakan Nino .

" Pak Nino sudahlah . Ayo kita masuk , pintu studionya sudah dibuka . " Bujuk Cyrin .

Dengan berat hati akhirnya Nino mengikuti ucapan Cyrin .

Saat mereka akan masuk ke dalam studio , Stevi kembali memanggil kakaknya dan berlari menghampirinya .

" Bisakah kakak memberiku uang ? Tadi aku melihat tas keluaran terbaru yang ku inginkan . " Pinta Cyrin .

" Tentu Kakak tak ingin Kak Cyrin tahu kalau kakak itu playboy cap buaya . " Lanjut Stevi sambil berbisik .

Mau tak mau akhirnya Nino memberikan sebuah kartu berwarna hitam miliknya .

Stevi pun akhirnya tersenyum penuh kemenangan lalu benar benar pergi meninggalkan Cyrin dan Nino yang masuk ke dalam studio .

Di dalam studio mereka berdua fokus menonton . Sesekali mengobrol hanya untuk membahas film saja .

Sungguh sangat jauh dari ekspektasi Nino dan setelah 2 jam 30 menit menonton akhirnya film usai .

Cyrin dan Nino kini berjalan menuju salah satu store brand internasional yang menjual pakaian pria maupun wanita .

Nino meminta Cyrin untuk memilihkannya beberapa kemeja . Dengan penuh kesabaran Cyrin membantu Nino yang berstatus sebagai atasan dan seniornya .

" Pak Nino pasti cocok jika menggunakan kemeja ini . " Ucap Cyrin pada Nino .

" Rin bisakah kamu memanggilku tampa embel embel Pak ? Aku merasa sangat tua . "

" Mana bisa , Bapak itu atasan saya . " Tolak Cyrin .

" Tapi kita sedang tak dikantor . " Sanggah Nino lagi .

" Baiklah , jika di kantor aku akan tetap memanggil Pak Nino . Tapi jika bukan di kantor aku akan memanggil Kak Nino . Bagaimana ? " Usul Cyrin .

" Begitu lebih bagus . "

Nino lalu mengambil kemeja yang di sodorkan Cyrin dan berjalan menuju fitting room .

Cyrin sendiri segera mengambil sebuah tas yang sudah lama Ia inginkan dan segera membayarnya di kasir karena Ia tak ingin Nino yang membayarkan .

Saat sedang di kasir , Cyrin terkejut melihat Aurora kekasih kakaknya sedang bergelayut manja pada seorang pria yang jauh lebih tua .

Sontak saja Cyrin mendatangi Aurora .

" Kak Aurora ... " seru Cyrin .

Aurora cukup terkejut . Ia tak menyangka akan bertemu dengan adik kekasihnya disini . Apalagi Ia sedang bersama dengan salah satu sugar daddy nya.

Secepat kilat Aurora melepaskan tangannya yang sedang menggandeng lengan sugar daddy nya .

" Kamu ngapain di Jakarta Rin ? " Tanya Aurora gelagapan .

Cyrin tak menjawab , tapi kembali mengajukan pertanyaan pada Aurora .

" Kakak bersama siapa ? " tanya Cyrin dengan tatapan curiga .

" Oh ini Om ku . " jawab Aurora .

Cyrin masih hendak bertanya lagi namun Nino sudah menghampirinya . Sepertinya Ia belum menyadari kehadiran Aurora .

" Aku akan mengambil yang ini . Pilihanmu pas sekali . " Ucap Nino pada Cyrin tanpa memedulikan dua orang yang ada di dekatnya .

" Nino... " seru Aurora .

" Kamu bareng Cyrin ? " Tanyanya .

Nino berbalik dan melihat Aurora . Tapi Ia nampak tak terkejut melihat pria paruh baya di samping Aurora .

" Iya . Aku bareng Cyrin . " Jawab Nino singkat .

Cyrin masih memerhatikan interaksi keduanya .

" Tapi mengapa bisa  ? Kalian kenal dari mana ? " selidik Aurora lagi .

" Memangnya apa urusannya denganmu . " Balas Nino ketus .

" Kita ke kasir yuk lalu kita makan . Aku sudah lapar . " Ucap Nino pada Cyrin tanpa memedulikan keberadaan Aurora .

Mau tak mau Cyrin mengikuti Nino .

Nino sempat protes karena Cyrin telah lebih dulu membayar belanjaannya . Padahal Nino berniat membelikannya untuk Cyrin .

Dalam hati Nino bertanya tanya , siapa Cyrin sebenarnya . Jika dilihat dari tempat tinggalnya , apartemen Cyrin termasuk salah satu apartemen mewah . Dari pakaian dan mobil yang Ia kenakan juga semuanya barang mewah . Bahkan sekarang Ia membeli tas yang Nino tahu harganya bisa mencapai 9 digit .

Tapi mengapa Cyrin yang lulusan luar negeri malah memilih bekerja di perusahaannya sebagai marketing . Bisa saja Ia melamar untuk posisi lain yang lebih bagus . Nino sudah bertekad akan mencari tahu jawaban itu semua .

Selesai membayar barang belanjaannya , Nino mengajak Cyrin untuk makan malam . Cyrin mengikuti langkah Nino keluar dari store tersebut dengan berat hati . Sebenarnya Ia masih ingin menginterogasi Aurora . Untung saja tadi Ia sempat mengambil beberapa foto Aurora bersama pria yang Ia akui sebagai Om nya .

Tanpa Cyrin sadari Nino ikut memerhatikan gerak gerik Cyrin . Nino jadi bertanya tanya apa hubungan Cyrin dan Aurora .

" Akan aku tanyakan saat kami di restauran . " Batin Nino .

Mereka berduapun segera memilih milih restauran apa yang akan menjadi tempat makan malam mereka kali ini .

.

.

.

.

.

" Jangan salahkan aku karena aku menyukaimu, itu salahmu karena memiliki semua yang aku suka! "

.

.

.

.

.

To be continue

\*\*\*\* terimakasih readers tersayang sudah membaca cerita ini . Terimakasih juga dukungan kalian semua . Tapi aku gak akan bosan ingetin kalian untuk like dan komen yang banyak yah .Stay healthy. Salam ❤ \*\*\*\*

1
Tri Rahayuningsih
bacaan ringan yg apik menarik.. mensntang tuk dibaca terus
Ilan Irliana
apkh Ciryn Amnesia??
Trias Widarto
sangat menarik
💋ShasaVinta💋: Terima Kasih kakak 🙏🙏
total 1 replies
Radiah Ayarin
mampir kk
Ara Ara>°༄㉿ᶻ⋆
semangat
Ara Ara>°༄㉿ᶻ⋆
Ini masih prolog wkkwwk
Ara Ara>°༄㉿ᶻ⋆
aku daftar kak
Neyna 🎭🖌️
banyak bgt karyanya kak keren 💪💕💕
El_Tien
happy ending.... barokallah farel....💓💓💓💓💓💓💓💓💓
El_Tien
cepat amat twmatnya
El_Tien
kak Mana lanjutannya?
El_Tien
semangat kak lanjut up lagi
Tanti Tanti
uo
💋ShasaVinta💋: makasih kk selalu mendukung 🙏💖💖
total 1 replies
pat_pat
❤️❤️
💋ShasaVinta💋: makasih kk selalu mendukung 🙏💖💖
total 1 replies
El_Tien
setuju
El_Tien
Jatmika itu tetanggaku wkwkwk
El_Tien
cinta butuh bukti
El_Tien
Farel, aku juga pernah loh heran banget sama takdir
Tanti Tanti
up
💋ShasaVinta💋: makasih kk selalu mendukung 🙏💖💖
total 1 replies
El_Tien
emang ada?
💋ShasaVinta💋: ada apanya kak?
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!