NovelToon NovelToon
(New Story) Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

(New Story) Pengasuh Cantik Sang Putri CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:44.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sekar Laveina

Mentari Handoyo, seorang putri angkat dari Mirna Arzeta Wijaya. Ia harus menyembunyikan identitas aslinya dari Laura, putri kandung Mirna. Mentari bekerja sebagai seorang pengasuh untuk mengelabui kakak angkatnya itu.

Ia hanya menandatangani surat kontrak kerja selama setahun. Siapa sangka, ia terjebak dalam jeratan ayah dari anak yang diasuhnya. Waktu setahun itu bertambah panjang, karena ia melakukan pernikahan kontrak dengan sang majikan.

Siapa sebenarnya Mentari? Mungkinkah mereka bisa saling jatuh cinta?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekar Laveina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak berkutik

Jangan lupa like sebelum/sesudah baca ya reader. Dukungan kalian adalah penyemangat. Klik like, kasih rate, post komentar, dan banyak cara untuk mendukung. Love u reader😘

*^*^*

Mentari marah besar setelah mendengar jawaban Pramuda, asisten pribadi dari William Prasetyo. Pewaris tunggal PT. JAD yang bergerak di bidang konstruksi, memiliki impian membangun sebuah rumah kecil untuk keluarga kecilnya kelak. Siapa yang bisa menolak takdir? Tidak ada.

Impian hanya tinggal impian. Ia menikah dengan seorang model terkenal yang namanya tengah melambung sampai ke mancanegara. Setelah menikah, hamil, lalu melahirkan, semua job fashion show dibatalkan.

Emilia Crizt frustrasi. Tubuhnya yang semula indah jadi terlihat mengendur setelah melahirkan. Tanpa memedulikan tangisan bayi yang dilahirkannya, ia pergi meninggalkan William dan Monica.

Demi karir, dia meninggalkan bayi mungil berusia satu bulan itu, dan tidak pernah menemui mereka lagi sampai saat ini. 

Sebenarnya, Will memiliki tunangan. Namun, Monica sangat membenci gadis itu. Wanita pilihan ayahnya, masih memiliki hubungan kerabat, meski bukan kerabat dekat.

William mencari calon ibu yang baik untuk putrinya. Wanita yang bisa tahan dengan kenakalan Monica, bisa disukai, dan disayangi oleh putrinya. Itu kenapa, ia berniat menjadikan Mentari sebagai istrinya, karena Monica menyukainya.

Tari turun dari ranjang dan menarik jarum infus di punggung tangan secara paksa. Dia harus menemui William dan meminta penjelasan. Tidak peduli darah mengalir di punggung tangan bekas jarum.

Ia mengusap sedikit darah yang mengalir itu, lalu menutupinya dengan telapak tangan yang lain.

"Anda mau kemana, Nona?"

"Menemui tuanmu yang gila itu!" Mentari menjawab dengan sinis. 

Ia pergi dengan langkah cepat, tidak menghiraukan panggilan dokter yang menahannya. Pramuda terpaksa mewakili bicara dengan dokter. Asisten pribadi itu juga membayar biaya rumah sakit.

***

Brak!

"William! Keluar kamu!" seru Tari dengan suara lantang. Sebelumnya, ia pergi ke kantor 'Dam Art', tapi laki-laki itu tidak ada di sana. Mentari menghubungi pembantu di rumah William, ternyata laki-laki itu memang sedang ada di rumah.

"Apa kau terbiasa bersikap bar-bar saat masuk ke rumah orang lain?" tanya William yang berdiri di lantai atas. Pandangannya menatap lurus ke bawah tangga, tempat Tari berdiri.

"Masuk ke rumah orang sepertimu, aku tidak butuh kesopanan. Apa maksudmu dengan surat kontrak ini?"

Mentari melempar surat kontrak yang direbutnya dari Pramuda. Kertas itu beterbangan di lantai dan anak tangga. Alih-alih menjawab, laki-laki itu justru terkekeh.

"Jawab pertanyaanku! Kenapa malah tertawa?" Tari sudah dibuat pusing dengan sikap William yang tidak peduli sama sekali. Tak hanya itu, Tari bahkan ditertawakan.

"Aku akan Jawab, tapi bawa kertas-kertas itu. Kita bicara di ruang baca," jawab William sambil menuruni anak tangga. Ia berjalan dengan tegak, kedua tangan dimasukkan ke saku celana panjangnya. Sikap angkuh yang mengintimidasi itu tidak bisa dibantah oleh Mentari.

Mentari mengikuti perintahnya. Satu-persatu, ia pungut kertas itu, lalu menyusul William ke ruang baca. Untung saja Monica tidak ada saat Tari marah-marah tadi.

Brak! 

Ia menaruh surat kontrak itu sambil menggebrak meja. Namun, hal itu membuat Mentari kesakitan. Rasa sakit itu harus ditahan, atau dia menjadi bahan olok-olok William. 

"Sakit?" William bertanya dengan nada mengejek.

"Aku tidak mau berbasa-basi. Cepat katakan! Apa maksudnya dengan ini?" 

Mentari membuka map itu kembali. Beberapa lembar kertas yang sudah ditandatangani oleh William di atas materai. Hanya butuh tanda tangan dari gadis itu, maka mereka akan menjadi sepasang suami istri kontrak.

"Pendidikan kamu tinggi. Saya rasa … yah, kamu pasti tahu sendiri." 

"Jangan bicara berputar-putar seperti itu. Justru karena saya mengerti isinya, makanya bertanya kepada Anda, Tuan Will yang terhormat. Saya tahu, ini adalah surat perjanjian untuk pernikahan kontrak. Yang saya tanyakan, kenapa Anda harus memaksa saya?"

Bahkan jika itu pernikahan kontrak, tetap harus atas persetujuan kedua belah pihak. Sementara yang dilakukan Will adalah pemaksaan dengan ancaman, membuat gadis itu merasa direndahkan. Mentari tidak suka jika harga dirinya diinjak-injak.

"Simple. Putriku menyukaimu dan aku butuh seorang ibu pengganti yang disukai olehnya."

"Ch! Jika dia memiliki pengasuh lain, dia juga akan menyukainya asalkan pengasuh itu baik padanya. Kenapa harus aku? Kenapa kamu mengancammu dengan urusan resto dan menyembunyikan identitas?"

Mentari berdiri tegak dan memijat keningnya. Semua alasan itu tetap tidak masuk akal baginya. Apa yang ia sembunyikan, sama sekali tidak ada hubungannya dengan laki-laki itu.

"Aku menyembunyikan identitas, itu tidak merugikan kamu. Soal menyembunyikan bisnis resto dari keluargaku, itu juga tidak merugikan kamu. Kamu pikir aku peduli dengan ancamanmu? Kamu pikir aku takut? Tidak! Aku tidak takut dan aku tidak akan tanda tangan!"

William tertawa sinis saat Mentari melangkah pergi. "Kakak angkatmu, Laura, dia …. Kira-kira, kalau dia tahu soal resto itu …." Laki-laki itu sengaja menggantung ucapannya. Kata-katanya berhasil membuat langkah Tari berhenti tepat saat kedua tangan gadis itu memegang gagang pintu.

Mentari tertegun, tangannya yang semula hendak membuka pintu tiba-tiba terkulai lemas di kedua sisi tubuhnya. Ia berbalik menghadap William yang berdiri di depan meja kerja. Tatapannya semakin membuat gadis itu gemetar.

Sorot mata merah menyala, dengan bibir menyeringai bak monster yang siap melahap manusia kecil di hadapannya. Ia berjalan pelan, menciptakan suara sepatu yang beradu dengan lantai. Selangkah demi selangkah, sampai ia berdiri dua jengkal dari Mentari.

Gadis yang memiliki tinggi dua puluh senti lebih pendek dari William itu menengadah. Aura dingin menyeruak di sekujur tubuh Mentari. Otaknya tidak dapat memikirkan hal apa yang akan dilakukan laki-laki itu padanya.

*BERSAMBUNG****

Jangan lupa mampir di cerita lainnya ya teman2 reader.

Dukung penulis, biar semangat update🤭

Terima kasih.

1
RhinYani25
Kak Sekar 😍 Sengaja aku komen di episode paling baru, siapa tau ke baca Kakak. Apa kabar?
siti Hasanah
ceritanya sederhana tp mantap thor
SOO🍒
nakal amat ya tu bocah giliran ditinggal mewek dasar drama
Sekar Laveina: kudu dijewer🤭🤭
total 1 replies
IVONNOVA
lhaaa ditunggu² ngilang😅😄
Sekar Laveina: 😁😁😁😁😁
total 1 replies
Lesmiaw Amoi
mohon bersabar.. ini adalah ujian.. 😅😅

next chap.. jgn terlalu panas thor.., diluar cuaca nya udh panas.. 😁😁
Sekar Laveina: 🤣🤣🤣🤣kipasan kak🤭
total 1 replies
IVONNOVA
wiiiii,,malam pertama. Ditunggu ya thor,aq persembahkan like,komen,vote&hadiah buat kamyu supaya semangat up. klo bisa crazy up🤭
Sekar Laveina: 🤭🤭

ma kasih kak sdh dkung karyaku😘😘😘♥️♥️♥️
total 1 replies
Lesmiaw Amoi
wow double up.., mantap thor.. seru.. 👍👍😘

dear Laura.., knp Will milih Tari.., krn hati nya Tari putih bersih jd terpancar di aura nya.. sementara lau.. hati lau hitam kotor penuh dengki.. jd nya aura lau tuh gelap.. 😡😡
#readersebel (😂😂)

semangat othor.. ☕
Sekar Laveina: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Widia Hasbi
lnjut
Sekar Laveina: hari ini sudah kirim naskah tp belum lulus kak🙏ditunggu updatenya ya kak ♥️♥️
total 1 replies
Lesmiaw Amoi
pasti salah rumah.., ya kan thor.. 😁
bakalan malu tuh si model karbitan.. 😁😁
ayo thor.. lanjut.. 😍😍
Sekar Laveina: siap kakak 😘😘 ditunggu updatenya ya kak♥️♥️
total 1 replies
Lp.Ww
lanjut ,,,,,,,,,pingin liat pelakor menjerit.....
Sekar Laveina: 🤭🤭🤭siap kak. ditunggu updatenya ya kak ♥️♥️
total 1 replies
Widia Hasbi
lanjut thor
Sekar Laveina: asiyap kk😘😘terima kasih
total 1 replies
IVONNOVA
menggelinjang🤣🤣cacing kali🤭😅. Ditunggu episode panas nya ya thor🤭😊
Sekar Laveina: ampun kk🤭🤭takut disentil. Jangan panas"an 🤣🤣🤣
total 1 replies
Lesmiaw Amoi
gaskeun bang will.., jgn kasih kendor.. 😅😅
tengah hari dibikin makin panas.. hahay.. 😂
Sekar Laveina: 🤭🤭🤭🤭makin keringatan deh Tari nya🤣
total 1 replies
Susy Abby Susanty
Bapaknya pasti naik pitam itu, anaknya ngak mau nikah sama yang pilihan nya
Susy Abby Susanty: Iya author
total 2 replies
Lesmiaw Amoi
baek2 si dedek nya masuk angin ntar bang will.., malam2 di rendem.. 🙈🙈

mmng yg paling enak itu belah duren yg jatuh dr pohon nya.. (bkn terpaksa) 😁😁
kuy.. ditunggu bunyi gedebuk nya duren yg jatoh.. 😅😅
Sekar Laveina: 🤣🤣🤣🤣🤣awas jangan di bawah pohonnya kak, takut ketiban duren🤭🤭
total 1 replies
IVONNOVA
Dibawa bulan madu atau klo g slh ke rumah baru,,spy g ketauan org tuanya william ya thor. Trs semangat nulisnya ya thor,,tak usahakan selau like buat kamyu😅.. Ditunggu kelanjutannya👍
Sekar Laveina: 😍😍😍terima kasih kak.
total 1 replies
Lesmiaw Amoi
waduh.., mau dibawa kemana tuh? bulan madu? 😍
btw, gimana reaksi ayah nya william.. klo tau anaknya nikah dgn wanita lain yg bkn pilihan nya.. 🤔🤔
next>> 😁
Sekar Laveina: pasti ayahnya will keluar taring sama tanduk🤣🤣
total 1 replies
Lp.Ww
tengil si monic
Sekar Laveina: 🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
Lesmiaw Amoi
up lg othor.. 😭😭🙏😁
GPL yak.. 😁😁 pinisirin nih.. 🙈
Sekar Laveina: ditunggu updatenya ya kak😘😘terima kasih♥️♥️
total 1 replies
Elin
lanjut ka. penasaran
Sekar Laveina: siyap 🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!