NovelToon NovelToon
The Mall System

The Mall System

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Fantasi / Petualangan / Sistem / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: la_ziap11

[ SEASON 1 TAMAT ]



Lyon: "Makanan apa ini? Perlu menunggu lama untuk memasaknya dan rasanya tidak enak, Sistem aku akan menukar Pop Mie!"

[Selamat Pop Mie telah disimpan di penyimpanan]

Lyon: "Alat transportasi macam apa ini? Rasanya sangat tidak nyaman dan sangat lambat, Sistem aku akan menukar BMW!"

[Selamat BMW telah disimpan di penyimpanan]

Lyon: "Apa? Kalian semua ingin memotongku dengan pedang? Baik, Sistem aku akan menukar RPG-7!"

[Selamat RPG-7 telah disimpan di penyimpanan]

-

Lyon Daneka seorang cleaning service di sebuah mall tanpa terduga pindah ke dunia lain dimana semua orangnya memiliki roh yang terikat sejak lahir untuk meningkatkan kekuatan mereka.

Ikuti Lyon dengan Sistem Mall nya untuk membuat dunia itu menjadi lebih menarik.

===========================================
Semua tokoh, nama, tempat, dan lainnya di novel ini hanya semata-mata khayalan dan imajinasi author.
===========================================

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon la_ziap11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 35 - Membuat Keterampilan Elemen Petir

"Sepertinya Mao Yu benar saat dia berkata bahwa leluhurnya menyerap Wind Orb hanya dalam waktu seminggu"

"Itu semua karena roh perang leluhurnya memiliki intensitas elemen yang tidak jauh berbeda dengan orb yang diserap" gumam Lyon mengerti.

"Setelah ku pikir-pikir, semua orang yang kulihat memiliki roh perang tingkat atas memang mempunyai suatu elemen yang terikat"

"Haah... Satu-satunya alasan aku dapat menyerap Thunder Orb adalah karena adanya sistem, karena seharusnya aku tidak bisa menyerap Thunder Orb tanpa roh perang ber elemen petir" gumam Lyon sambil menghela napas.

Tiba-tiba Lyon terpikirkan sesuatu yang menarik "Tunggu... Jika aku tidak memiliki elemen... bukankah itu berarti jika aku menggunakan sistem... aku dapat menyerap semua jenis Orb?" tanya Lyon pada dirinya sendiri dengan bersemangat.

'Aku akan mencobanya! Aku harus menemukan orb lain untuk memastikan apakah pemikiranku ini benar!' pikir Lyon dalam batinnya dengan bersemangat sambil meremas kedua tangannya dengan erat.

Setelah itu Lyon menggelengkan kepalanya untuk berhenti memikirkan tentang hal itu lalu mengeluarkan sebuah gulungan keterampilan dari penyimpanan.

[Ingin mempelajari keterampilan 'Lightning Control' ke level mahir menggunakan 100 Poin? Ya/Tidak ]

Ini adalah keterampilan yang diberikan oleh Yu Jia sekitar satu bulan yang lalu.

Tetapi Lyon tidak punya waktu mempelajarinya karena dia sibuk berlatih meningkatkan keahliannya menggunakan Lightning Spear Technique.

Lyon mengklik 'Ya' lalu pikirannya terisi dengan cara mengendalikan petir secara efisien, dia sudah tidak mengalami sakit kepala lagi saat mempelajari keterampilan baru karena telah terbiasa.

Kemudian Lyon menyuruh Whitti pergi bermain tidak terlalu jauh, agar Whitti tidak terluka saat dia berlatih keterampilan yang baru saja dia pelajari.

Lyon membuka bajunya lalu mengaktifkan Thunder Orb, kemudian dia mengalirkan energi petir untuk masuk ke jaringan kulit di bagian atas tubuhnya sampai ke bagian leher.

Setelah itu Lyon mencoba memadatkan energi petir yang membuat kulit bagian atas tubuhnya mengeras dan menjadi berwarna ungu.

"Dengan menggunakannya seperti ini, aku dapat melindungi tubuhku sekaligus memperkecil penggunaan energi petir" kata Lyon dengan puas.

[Selamat! Anda telah berhasil menciptakan sebuah keterampilan]

[Silakan beri nama keterampilan yang anda buat: . . . . . . ]

Lyon melihat layar di hadapannya dengan kaget dan sedikit bersemangat.

"Aku dapat menciptakan keterampilan yang berhubungan dengan petir saat menggunakan Lightning Control?"

"Kenapa guru tidak memberitahuku soal ini? Apakah mungkin guru tidak tau?" tanya Lyon bingung.

Lyon memikirkannya sebentar dan mengambil kesimpulan "Hmm... Sepertinya guru memang tidak tau tentang hal ini"

"Aku yakin ini ada hubungannya dengan Thunder Orb dan Sistem yang membuat aku dapat membuat keterampilan semudah ini" kata Lyon sedikit yakin atas pemikirannya.

Setelah itu Lyon kembali melihat layar sistem "Karena keterampilan ini menggunakan petir untuk menguatkan kulitku, kalau begitu kunamakan keterampilan ini Lightning Skin" kata Lyon sambil mengisi nama yang dia pikirkan di layar sistem.

[Selamat karena anda telah membuat keterampilan Lightning Skin dan mendapatkan 'Batu Keterampilan']

"Batu keterampilan?" tanya Lyon bingung.

Lyon membuka penyimpanannya dan melihat gambar sebuah batu berwarna putih bersih, kemudian Lyon mengklik gambarnya untuk melihat deskripsi batu tersebut.

[Batu Keterampilan]

Deskripsi:

Pembuat keterampilan dapat menyalin dan memasukkan keterampilannya ke dalam batu.

Seseorang yang memecahkan batu ini dengan tangannya dapat langsung mempelajari keterampilan ini ke tingkat mahir tanpa perlu berlatih.

'Aku dapat menyalin keterampilan yang aku buat dan memasukkannya ke dalam batu?' tanya Lyon dalam pikirannya.

"Barang ini tidak terlalu berguna untukku sekarang, mungkin aku akan memberikannya pada muridku jika suatu saat nanti aku memiliki seorang murid" kata Lyon pada dirinya sendiri.

Setelah itu Lyon menutup layar penyimpanannya dan kembali fokus untuk berlatih.

Lyon berhenti menggunakan Lightning Skin, kemudian dia mengalirkan energi petir dari Thunder Orb hanya ke area telapak tangannya saja.

Kemudian Lyon mencoba memisahkan segumpal energi petir dari telapak tangannya yang membentuk sebuah bola, lalu melemparkannya ke batu besar yang berada agak jauh darinya.

"Duar!" batu besar itu meledak dan mengeluarkan asap hitam.

[Selamat! Anda telah berhasil menciptakan sebuah keterampilan]

[Silakan beri nama keterampilan yang anda buat: . . . . . . ]

"Wow... Aku tidak tau kalau aku bisa melakukan ini, Aku akan dengan mudah memenangkan pertarungan jika sebelumnya aku menggunakan ini untuk melawan murid Sekte Langit Terbakar"

"Aku tidak perlu berlama-lama melakukan hal sulit, bahkan sampai aku harus menyakiti diriku sendiri seperti sebelumnya" kata Lyon sedikit menyesal.

Lyon kembali melihat layar sistem dan memberikan nama 'Lightning Bomb' karena cara kerja keterampilan ini mirip seperti bom yang dilemparkan.

[Selamat karena anda telah membuat keterampilan Lightning Bomb dan mendapatkan 'Batu Keterampilan']

Setelah itu Lyon duduk di sebuah batu untuk minum air dan memikirkan tentang keterampilan seperti apa lagi yang ingin dia buat.

"Aku sudah memiliki keterampilan bertahan, menyerang, dan bergerak"

"Jadi keterampilan apa lagi yang aku butuhkan sekarang?" tanya Lyon mengelus dagunya.

"Tunggu sebentar... Apa yang paling dibutuhkan di tempat dimana orang-orangnya hanya memiliki tingkat kultivasi di bawah tahap 5... "

Lyon berdiri dengan bersemangat dan berkata "Sayap! Sayaplah yang paling kubutuhkan sekarang! Jika aku memiliki sayap, aku dapat menyerang dan melarikan diri dari lawan dengan mudah"

"Walaupun aku memiliki Kyutti, itu tidak sepraktis memiliki sayap sendiri"

"Kalau begitu sudah kuputuskan! Aku akan membuat keterampilan yang membuatku memiliki sepasang sayap!" kata Lyon dengan tegas dan mulai mengaktifkan Thunder Orb nya.

Kemudian Lyon mengalirkan energi petir ke bagian punggung atasnya dan mencoba untuk membentuk dua sayap besar.

"..."

"Walaupun aku bisa membuat energi petir jadi berbentuk sayap, sayap ini tidak bisa bergerak dan mengangkat tubuhku... " kata Lyon melihat sayap di belakangnya.

Lyon memikirkan sebuah cara agar dia dapat menggerakkan sayap ini seperti layaknya seekor burung.

"Sepertinya aku harus menghubungkan sayap ini ke saraf dan tulang di bagian punggungku agar aku dapat menggerakkannya" gumam Lyon dan membuat sayap petir itu membuat cabang kecil lalu menusuk punggungnya.

"Aghh... Seharusnya aku tau kalau ini akan sangat sakit!" kata Lyon menggigit bibirnya menahan sakit.

Kemudian dia terus mengendalikan cabang dari sayap petir untuk terhubung dengan semua saraf gerak bagian punggungnya.

Dia juga mengendalikan dua cabang yang lebih besar dari cabang lainnya untuk menusuk dan melekat pada tulang punggungnya.

"Aghh... Hah... Hah... Fyuh... " Lyon menenangkan sarafnya yang tegang dan menghela napas lega.

Tak lama, Lyon merasakan sesuatu di bagian punggungnya dan melihat sayap di belakangnya dengan harapan lalu mencoba menggerakkannya dengan perlahan-lahan.

"Berhasil! Haha aku berhasil membuat sayap!" Lyon berdiri dengan bersemangat sambil melihat sayap yang bergerak di belakangnya.

...—...

Jangan lupa Like, Komen & Rate 🌟🌟🌟🌟🌟 nya untuk menambah semangat author untuk melanjutkan novel ini.

1
Bryan
when yah
doaibu serang03
hanya 100, . . bukan dapat dari bos 200 . . lanjuttttttt
Elok Fauziah
lanjutannya mana thorrrr
Elok Fauziah
setelah
Elok Fauziah
Banyak banget poinnya
Elok Fauziah
Tenang aja saya bacanya waktu sebelum puasa dan di tahun yang berbeda, lebih tepatnya 1 bulan sebelum puasa. 🥰🥰
Elok Fauziah
Lucu juga saat dalam keadaan menyedihkan
Elok Fauziah
Hahaha... Sungguh gadis sombang yang malang/Sweat//Sweat//Applaud/
Elok Fauziah
Haha.. Sabar Tem, sensi amat pms ya 🤭🤭🤭
Elok Fauziah
/Chuckle//Sneer//Sneer/
Elok Fauziah
/Facepalm//Facepalm//Hey//Hey//Tongue/
Elok Fauziah
Oh, faktor biaya toh. Memang kebanyakan kasus anak putus sekolah karena ekonomi keluarga.
Kedua, karena lingkungan yang kurang mendukung, entah karna keluarga, sekolah, atau masyarakat.
Kebanyakan juga karena kasus bullying, yang buat anak depresi dan tertekan jadinya anak nggak mau sekolah. Memang Bullying dapat berdampak negatif pada kesehatan mental korban. /Frown//Frown//Whimper//Whimper/
dhani satria
Luar biasa
dhani satria
yuyu ngangkang
dhani satria
kepala atas apa bawah ni
Aisyah Suyuti
bagus
SHEN
author lu buat jebakan batman..🤣🤣🤣
Kangee
,2🗿
Andri Suwanto
ah jadi males kalau ada orang ke2
Ymmers
soooo simple yaaaa..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!