NovelToon NovelToon
I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Natalie Ernison

Apakah diriku hanya sebatas patung tak berharga dimatamu, atau kah aku hanyalah mainanmu dikala bosan.

Semua kisah masa lalu yang terlalu pahit untuk dijalani namun tetap berharap hadirnya sebuah kebahagiaan yang akan menjemputku.

Hentikan, aku tidak mencintaimu aku mencintai pria lain...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Natalie Ernison, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagitu mudahnya kau mengakhiri

 

“Maafkan jika sikapku telah membuatmu menjadi terpuruk seperti ini, maafkan aku kasih yang tak pernah memahami kedalaman dirimu sesungguhnya."

 

Sunny sangat menyesal atas semua perkataan maupun sikapnya terhadap Adrian yang selama ini telah setia dan tulus mendampinginya dalam suka mau pun duka. Semua yang direncanakan Kenjo dan juga Kenan ialah demi kebaikan Sunny, akan tetapi hal tersebut merupakan seuatu cerita bohong yang begitu membuat Sunny semakin bersedih pilu.

“Sunny tolong kamu pikirkan dirimu sendiri, jangan hanya karena cinta kamu menjadi buta segalanya Sunny!!"

Kenan menahan kepergian Sunny.

Iyaa aku tahu kak Kenan, tapi cara kalian jahat banget buat aku!! hiks hiks..

“Sunny aku janji akan membahagiakanmu please Sunny!!" pinta Kenan

Maaf kak Kenan, aku tak bisa!! aku harus pergi!!

“Sunny!!!"

Sunny pergi meninggalkan Kenan yang kini hanya terduduk murung tak tahu harus berbuat apa lagi, Kenan pun tak ingin memaksakan Sunny namun Kenan pun lebih tak ingin melihat Sunny harus bersedih.

Aku harus menyelesaikan semua masalah ini, Sunny pun pergi ke alamat rumah Adrian dengan mengendarai mobil miliknya berwarna merah maron. Sepanjang jalan Sunny terus gemetar saat sedang mengendarai mobil, sesekali Sunny hampir kehilangan konsentrasinya akibat permasalahan yang kini harus Sunny hadapi.

Tiba di kediaman Adrian…

Sunny memarkir mobilnya tepat dihalaman rumah kediaman Adrian, lalu menekan bel rumah.

Setelah menunggu beberapa menit kemudian mucullah seorang pria dari balik pintu.

“maaf dengan siapa??" tanya sang pria tersebut yang berdiri di depannya

Kni benar alamat rumah pak Adrian?? balas Sunny sambil mengeluarkan ponselnya yang telah tertulis alamat tersebut.

“ohh iyaa betul ini rumah pak Adrian, saya asisten pribadinya!!" ucap sang pria

Saya ingin bertemu dengan pak Adrian!! pinta Sunny

“baik, tapi saya harus beritahu beliau dulu, maaf dengan siapa??" tanya sang asisten dengan ramah.

Bilang saja, Sunny!!

"Sunny!! "sentak pria tersebut terlihat terkejut.

Ohh oke langsung masuk dan duduk dulu.

Sunny pun duduk di sebuah ruang tamu

Sembari duduk menunggu Sunny pun menyempatkan untuk melihat layar ponselnya.

"Maaf nona Sunny bisakah nona langsung ke kolam belakang!!" asisten tersbeut meminta Sunny untuk ke halaman belakang rumah yang terdapat sebuah kolam renang.

Baik pak..

Sunny pun mengikuti perintah pria tersebut

“nah silakan non itu pak Adrian sedang menunggu, saya pergi dulu ada urusan sedikit."

Oke pak.

Asisten tersebut pun pergi meninggalkan Sunny, seolah-olah dia mengerti akan situasi saat ini yang membutuhkan waktu untuk bicara secara empat mata.

Kak Adrian!! Sunny terkejut melihat keadaan Adrian yang kini berada di sebuah kursi roda.

Sunny pun perlahan menghampiri Adrian, lalu memeluk Adrian dari belakang.

Kak Adrian… maafkan aku kak!!!

Sunny menangis ketika memeluk Adrian, lalu Adrian mengulurkan tangannya dan menarik Sunny hingga ke hadapan Adrian.

“Sunny aku tidak salah lihat ini benar kamu?" tanya Adrian dengan wajah tersenyum bahagia

Hmmpp…

Sunny hanya menganggukan kepala sambil menggenggam tangan Adrian lalu meletakkan ke wajahnya.

“kenapa menangis Sunny??" tanya Adrian lembut sambil tersenyum dengan mata berkaca-kaca

“Sunny!!" Adrian menarik tubuh Sunny lalu mencoba mendekapnya dengan penuh kerinduan.

Sunny masih menangis tergugu tak mampu berkata-kata

Kak Adrian aku sudah mengetahui semuanya kak, kenapa kakak harus berbohong kak? kenapa kakak harus menjalani kehidupan seperti ini??

Sunny menangis di hadapan Adrian sambil menggenggam kedua tangan yang besar dan juga terlihat urat-urat tangan Adrian dikarenakan tubuhnya yang berotot cukup besar.

“Sunny asalkan kamu bahagia, aku rela berkorban bahkan nyawaku pun tak bisa menebus perbuatan keluargaku padamu!!"

Tidak kak, jangan bicara seperti itu!! aku mohon kak!!

Sunny masih terisak, lalu Adrian mengulurkan tangannya dan menyapuh air mata Sunny dengan lembut.

“jangan menangis lagi yah!!" pinta Adrian lembut.

Kak Adrian apakah semudah itu kak menjauh??

“sudahlah Sunny, aku tak ingin mengganggu hidupmu lagi!!"

Maksud kakak??

“Iya Sunny, kamu lihat sekarang bagaimana kita berdua, lebih baik kita hidup masing-masing!!"

Sunny hanya terdiam saat mendengar pernyataan Adrian.

“Sunny maaf, tapi akan lebih baik jika kita tidak saling bersama lagi!! sementara itu Sunny masih terdiam kaku dan berhenti menangis.

“Sunny!! Adrian memalingkan wajah Sunny ke arahnya.

Baik kak Adrian, aku mengerti sekarang, aku tak akan mengganggu kakak lagi, maaf di saat kakak seperti ini aku tak bisa mendampingi kakak!!

“iyaa Sunny tak masalah!! balas Adrian sambil tersenyum. Aku yakin kamu akan bahagia di masa depanmu!!"

Baik kak Adrian, asal kakak tahu aku sangat menyayangi dan mencintai kakak!!

“terimakasih Sunny!!"

Sunny pun pergi meninggalkan Adrian dengan hati yang hancur namun harus rela menerima keputusan Adrian.

Adrian pun begitu sedih akan kenyataan hubungan mereka, Adrian terpaksa melakukannya karena tak ingin Sunny terus mengharapkannya lagi. Selepas dari semua yang mereka telah lalui, Adrian memilih jalan perpisahan walau perasaan keduanya masih sangat sulit menerima.

Adrian

***

Kediaman Sunny

Sepanjang malam Sunny terus menangis meratapi perpisahannya dengan Adrian, selama berjam-jam Sunny terisak hingga membuat wajahnya sembab dan air hidungnya terus meleleh.

Jadi semua berakhir seperti ini, semua pengorbanan cinta yang kita lalui kini telah berakhir hanya dengan kalimat perpisahan darimu.

Sunny kembali bekerja seperti biasanya seakan tak ingin larut dalam kesedihan, Sunny terus bangkit dan mencoba melangkah dengan segala impian harapannya di masa depan. Waktu terus bergulir namun bukan berarti diri terus terperangkap dengan bayang-bayang masa lalu yang mungkin sedikit pahit tapi biarlah semua menjadi pembelajaran berharga bagi setiap insan.

Hidup ini harus terus dijalani dengan segala upaya mau pun kemampuan yang ada, masa lalu biarlah menjadi kenangan yang tak perlu lagi menjadi sebuah alasan keterpurukkan. Perjalanan cinta tak selalu mulus, karena jika tanpa adanya jalan berbatu maka tak akan akan mampu memahami arti cinta sesungguhnya.

Kisah Adrian dan Sunny cukup menjadi sebuah pembelajaran berharga dan berarti, bahwa cinta mau pun pengorbanan tak selamanya bisa bersatu, walau harus diakhiri dengan kata-kata perpisahan. Kata-kata perpisahan bukan berarti akhir dari segalanya, melalui semua yang telah terjadi sungguh memberikan sebuah makna indah.

Keputusan Adrian tak sepenuhnya salah yaitu dengan mengakhiri perjuangan dan perjalannya bersama Sunny, namun Adrian mengambil keputusan pun melalui pertimbangan yang matang. Sunny memiliki keluarga yang begitu menyayanginya dan tak ingin Sunny kembali terluka karena cinta butanya, dan juga Adrian yang begitu mencintainya pun tak boleh egois.

Adrian mengambil jalan perpisahan sehingga Sunny dapat melanjutkan kehidupannya, Adrian menyadari statusnya yang kini telah menjadi seorang duda, dan perjalanan hidup Sunny yang masih cukup cerah di masa depan. Meski pilu menyelimuti keputusan yang telah Adrian pilih, Adrian tak menyesal dengan pilihan tersebut.

1
Hello_Clo
Niken Hapsari
ceritanya terlalu datar kurang greget nya.
Dwi Miza
thank's Thor....
Sabarina Sitepu
belum terasa keseruannya, semoga bab selanjutnya semakin seru ya thor...tetap semangat thor
Sabarina Sitepu
ada yg kurang jelas thor, kapan pacarannya kayaknya datar2 aja knapa tiba2 josep putus? terus respon sunny ndak jelas thor, apakah mrk tu pacaran atau gmn? masak reapon sunny anteng aja. begitulah persepsi reader membaca tulisanmu thor, semoga lebih baik kedepannya supaya reader paham ide cerita nya kemana gitu thor
N@t@ D€ ©o©o: maaf mengganggu klo sempet mampir ya ke novel q judulnya

"Asisten Nona Muda"

thanks 🌸🌸🌸🍀🍀🍀🍀
total 1 replies
Sumintiari Widiastuti
hilangkan kata *amazing
Atiek Catink
masi mutar"🤭🙏
Ida Blado
,toi mengecewakan krn akhirnya sama kenan
Ida Blado
aneh,tinggal bawa adiknya pergi knp hrs bikin cerita yg merugikan satu pihak.kakak macam apa itu
Ida Blado
aneh,tinggal bawa adiknya pergi knp hrs bikin cerita yg merugikan satu pihak
Ida Blado
ternyata emang keluarga bejat,parahnya sunny yerlalu lemah sama perasaanya jadi mudah di bodohin
Ida Blado
cowok gila,gk jelas
Ida Blado
masa gitu,udah di caci maki di hina di depan umum,,,semudah itu bilang iya,,,oh my god,,,,andai di susun lbh rapi pasti cerits ini punya nilai plus,syg'a berlalu bgitu aja
Ida Blado
saking gk bertele2nya ini cerita jdi langsung to the point,bahkan kdg aq jg bingung,,,seperti di part sebelum2nya,,,di satu waktu ada di mobil sambil ngobrol lalu tiba2 ngobrol dpn komputer,,,intinya gk ada feel nya,krn buru2 dn kurang terkonsep ceritanya
Ida Blado
nah gitu dong sadar diri,jgn nyoba2 jdi pelakor
Ida Blado
kok sunny gk tahu malu bgt sih,udah tahu cowoknya punya pacar tpi masih kegeeran.apa mau jdi pelakor,,,
Ida Blado
katanya prolog,,,tpi isinya percakapan 2 org dn lbh
Nisrina Munayasira
ceritanya bagus tp kok yg ngasih jempol cuma dikit,ayo dukung cerita ini,bagus lho???👍👍👍👍
Febria Jane
kenapa cewekny terlalu baperan
Salsadila
Aku suka ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!