Intan, memiliki sifat pemalu, inscure, dan selalu menghindar dari keramaian. Penampilannya selalu menggunakan kacamata, rambut yang selalu diikat satu, membuat penampilannya terkesan culun. Intan dinikahkan oleh Mama dan Papanya dengan laki-laki narsis, hanya dikarenakan hutang keluarganya. Namun siapa sangka, ternyata hutang adalah sebuah kebohongan agar Intan mau menikah.
Begitu pula dengan sebaliknya, Rifal, pria narsis yang memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi karena ketampanannya yang membuat kaum hawa ingin menjadi istrinya.
Akankah pernikahan Intan dan Rifal menjadi sebuah keluarga yang harmonis? Setelah semuanya terbongkar, akankah Intan dan Rifal memilih untuk berpisah?
Update tidak menentu, tapi saya akan usahakan untuk update setiap hari😉
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon maililiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Drama Keluarga
"Halo," ucap Rifal setelah menggeser tombol hijau pada layar ponselnya.
"Lo di mana, Fal?" tanya Kelvin dari seberang telepon. "Kumpul yuk," ajaknya.
"Lo gila ya? Tengah malam gini ngajak kumpul?" tanya Rifal yang tadinya matanya terpejam kini membuka.
"Ya maaf, Fal. Gue lagi stres nih," ucap Kelvin cengengesan.
"Sorry, gue gak bisa dan gue bener-bener sibuk. Maaf yah," kata Rifal.
"Lo kenapa sih? Lagi ada masalah, sini cerita sama gue." Kelvin menjadi penasaran dengan perubahan sikap sahabatnya.
"Gue bener-bener sibuk, Kel. Gue mohon lo ngertiin gue. Nanti juga lo tahu kenapa gue sesibuk ini." Rifal langsung mematikan sambungan teleponnya.
"Punya teman enggak peka sama sekali!"
...***...
Keesokan paginya, Rifal beserta orang tuanya pamit pulang untuk menyiapkan apa yang harus disiapkan. Sebelum benar-benar menunggalkan kediaman Ferdian, Nahla memeluk calon menantunya begitu erat. Ia tidak sabar untuk menjadikan Intan menantunya dan memberikan cucu yang lucu dan imut.
"Bunda benar-benar tidak sabar ingin menjadikan kamu menantu bunda," ujar Nahla masih memeluk Intan dengan sangat erat. Gadis yang ada dipelukannya hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya. "Kami pamit yah." Nahla melepaskan pelukannya. Intan mencium punggung tangan kedua calon mertuanya dengan senyuman ramahnya.
"Hati-hati," ucap Intan.
"Nie, Ferdian, kami pamit pulang." Nahla kini beralih memeluk sahabatnya yang akan menjadi calon besannya.
Mobil Rifal sudah meninggalkan kediaman Ferdian. Dan kini Intan, Nie dan Ferdian sudah duduk di ruang keluarga. Melihat wajah Intan yang cemberut membuat sepasang suami istri itu saling menatap dengan pandangan penuh tanda tanya.
"Apa yang kamu pikirkan, Intan?" tanya Nie.
"Mama, apa dengan Intan menikah akan membuat kalian bahagia?" Sungguh sebuah pertanyaan yang membuat kedua orang tuanya merasa bahwa Intan tidak bahagia menerima pernikahan yang akan dilaksanakan.
"Papa dan Mama akan sangat bahagia. Kenapa kamu bertanya seperti itu?" tanya Ferdian dengan tatapan mata yang begitu intens. "Kalau boleh jujur, Intan bicarakan semua sebelum terlambat. Jika kamu keberatan, papa akan membatalkan pernikahan ini. Dan papa akan pergi dari Indonesia untuk melakukan bisnis baru supaya hutang papa berkurang," ucap Ferdian yang benar-benar berhasil membuat Intan menitikan air matanya.
"Jangan, Pa." Intan memeluk Ferdian begitu erat. "Jangan tinggalkan Intan lagi, maafkan Intan telah bertanya begitu," lirih Intan yang masih memeluk sang Papa.
"Nak, mama akan bahagia melihat kamu menikah dengan anak temen mama. Tapi jika kamu tidak ingin melanjutkan hubungan ini, mama bisa membatalkannya demi kamu," ujar Nie yang merasa bahwa Intan tidak bahagia melanjutkan hubungannya dengan Rifal dan akan menuju kejenjang yang lebih serius.
"Tidak, Ma! Intan bahagia kok. Nih Intan tersenyum." Intan menunjukan senyum paksanya agar orang tuanya tidak merasa sedih.
Sebuah drama yang terjadi di dalam keluarga membuat Intan menikah dengan pria narsis yang tidak pernah ia bayangkan. Gadis itu merasa beruntung memiliki calon suami yang begitu mapan dan ganteng. Tapi, Intan juga tahu diri bahwa ia hanya seorang gadis pemalu dan selalu inscure atau tidak percaya diri ketika berada dikeramaian. Intan juga memiliki banyak kekurangan, berawal dari makanan yang banyak tidak ia sukai dan kurang update sesuai zaman.
Bersambung ....
Jangan lupa like, komen dan vote. Terima kasih yang sudah menyempatkan untuk memberikan like.
merasa paling laki aja klo bgn..😅😅😅
red velvet bukan red valvet
berjibaku bukan bercibaku.
semngat trus nulis ny ya thor