Di kota Neo-Veridia, ingatan bisa diperjualbelikan. Rian, seorang penata memori, menemukan kristal ingatan terlarang yang memperlihatkan dirinya di masa depan—atau masa lalu yang telah dihapus dari otaknya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wildyan NA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
rekonsiliasi di balai kota
Setelah mendapat persetujuan dari Leo Rian kembali mengetik pesan di layar terminal:
"Kami menawarkan kesepakatan, *Residuum*. Kau tidak perlu bersembunyi di bawah akar atau meretas jalur tersembunyi. Kami akan memberimu akses resmi ke data meteorologi dan pertanian Neo-Veridia. Tugasmu adalah membantu merancang sistem irigasi dan energi terbarukan untuk seluruh distrik—sebagai mitra, bukan sebagai penguasa."
Layar monitor menjadi hening selama beberapa menit. Indikator pemrosesan data berkedip cepat saat *Residuum* melakukan kalkulasi probabilistik atas tawaran Rian.
Akhirnya, sebuah teks singkat muncul di tengah layar:
> **"Protokol Kemitraan Diterima. Menginisiasi Format Ulang Fungsi Utama."**
Tanda sistem itu menyetujui kerja samanya bersama Rian.
Dua hari kemudian, Rian, Maya, Evan, dan Leo berdiri di hadapan Dewan Sipil Neo-Veridia. Di meja presentasi, Evan menampilkan skema jaringan baru yang telah diubah total. *Residuum* kini tidak lagi memiliki akses ke data personal warga maupun jaringan kontrol pintu otomatis kota. Seluruh kode aksinya telah dibatasi hanya pada pemrosesan data lingkungan dan efisiensi jaringan listrik terbarukan.
Beberapa anggota dewan awalnya masih menaruh curiga, khawatir bahwa entitas tersebut suatu saat akan kembali menjadi ancaman seperti Proyek Oblivion.
Namun, Maya melangkah ke depan dan memberikan kesaksiannya. "Sistem tidak pernah secara alami bercita-cita untuk menjadi jahat atau baik; sistem bergerak sesuai dengan parameter yang kita berikan. Dulu, Archivia diberi parameter ketakutan dan kontrol. Sekarang, kita memberinya parameter kerja sama dan pemulihan alam."
Herman, yang turut hadir dari Sektor Luar sebagai wakil pemukiman pinggiran, ikut bersuara. "Anak-anak di desa kami kini memiliki lampu terang untuk belajar di malam hari berkat perhitungan efisiensi dari sistem ini. Jangan biarkan ketakutan masa lalu membuat kita menghancurkan alat yang bisa membantu masa depan anak-anak kita."
Setelah perdebatan panjang yang berlangsung hingga sore hari, Dewan Sipil akhirnya menyetujui pemanfaatan *Residuum* sebagai sistem pembantu pemantauan lingkungan terintegrasi. Leo ditunjuk sebagai asisten teknis muda yang akan mendampingi Evan dalam memantau stasiun pemancar Sektor Luar.
Keputusan tersebut menjadi tonggak sejarah baru bagi Neo-Veridia—sebuah bukti bahwa kota itu tidak hanya belajar memaafkan kesalahan manusia di masa lalu, tetapi juga sanggup mentransformasi sisa-sisa teknologi penindas menjadi instrumen kebaikan bersama.
Sekali lagi Rian bisa membuktikan kalau kesalahannya pada masa lalu dia gantikan dengan menjamin kehidupan masyarakat Neo-Veridia yang penuh ketenangan dan kenangan, menjadikan kota baru Neo-Veridia tempat yang nyaman.
Bulan-bulan berlalu dengan cepat, dan musim semi yang hangat secara bertahap berganti menjadi musim panas yang cerah di Neo-Veridia. Tanaman padi dan sayuran di kebun komunitas Distrik 4 tumbuh subur berkat jadwal irigasi presisi yang dirancang oleh integrasi sistem baru.
Di halaman belakang Kedai Awal Baru, pohon *Magnolia* muda yang dulu ditanam Rian telah tumbuh semakin kokoh. Batang kecokelatan nya bertambah tebal, dan daun-daun hijau lebarnya kini memberi naungan yang sejuk di atas meja kayu tempat warga sering berkumpul.
Sore itu, kedai ramai oleh pengunjung. Anak-anak dari sekolah distrik berlarian di halaman belakang sambil membawa buku-buku cerita yang dipinjam dari perpustakaan kota. Rian berdiri di balik konter dapur, menyeduh minuman herbal dingin untuk para tamu, sementara Maya melayani pesanan dengan senyum yang tak pernah lepas dari wajahnya.