NovelToon NovelToon
Arumi Gadis Pemetik Teh

Arumi Gadis Pemetik Teh

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:9.2k
Nilai: 5
Nama Author: feby_mb

Arumi Kurnia Ningsih seorang gadis berusia dua puluh tahun. Dia bercita-cita ingin menjadi desainer terkenal. Namun harapan itu pupus ketika sang ayah menjodohkannya dengan anak juragan teh.

Bagaimanakah hari-hari yang dijalani Arumi setelah menikah, akankah bahagia atau menderita. Yuk segera baca🤗🤗

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon feby_mb, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebersamaan

Hallo sayang, kamu lagi dimana.

Lagi temenin mama belanja sayang. Kenapa?.

Kok kamu nggak bilang kalau sudah sampai di indo.

Maaf sayang, kemarin aku kecapean banget.

Iya nggak apa-apa. Kapan kamu ngajak aku liburan.

Aku lihat jadwal aku dulu ya sayang.

Kosongkan waktu untuk kita dong. Apa kamu nggak kangen sama aku.

Kangen sayang, kangen banget malah.

Besok malam jadikan kita pergi nongkrong sama teman-teman aku.

Iya sayang.

Ok, sampai ketemu besok sayang.

Panggilan pun berakhir. Yudha menyimpan kembali ponselnya, dan kembali ke cafe.

Sampai di cafe pesanan mereka sudah datang.

" Habis terima telpon dari siapa kamu"

" Klien Ma"

" Klien apa yang nelpon malam-malam. Bilang aja dari wanita itu"

Yudha tidak bisa menjawab pertanyaan mamanya. Entah kenapa mamanya tau siapa yang meneleponnya.

" Ingat ya Yudha, sampai kapanpun mama tidak akan pernah merestui hubungan kalian"

" Mama kenapa sih benci sekali sama Angel"

" Mama tidak benci, tapi mama tidak suka dengan sifatnya"

" Emang sifat Angel itu seperti apa Ma. Dia baik, lemah lembut dan juga penyayang"

" Itu kata kamu, karena cinta mata kamu jadi tertutup untuk melihat kebenaran. Tapi lanjutkan saja, nanti waktu sendiri yang akan membuktikan sama kamu"

" Coba mama kenalan lebih dalam lagi sama Angel. Maka mama akan merasakan hal yang sama dengan aku"

" Feeling seorang ibu tidak akan pernah salah"

" Yudha mohon Ma sekali ini saja penuhi keinginan Yudha. Mama kenalan dulu sama Angel "

" Cukup!, jangan bahas nama wanita itu lagi. Wanita itu merusak mood mama bersama Arumi. Mama ingin menikmati ice cream mama "

Yudha berharap mamanya mau mengenal Angel lebih dekat. Yudha ingin membuktikan apa yang dikatakan mamanya itu salah. Angel itu wanita yang baik.

" Gimana sayang, enaknya gelato-nya"

" Enak Ma, manisnya pas"

" Syukurlah kalau kamu suka"

Yudha menatap Arumi, tidak ada yang menarik satupun dari wanita itu. Penampilannya juga biasa saja. Tapi entah kenapa mamanya sangat menyukai Arumi.

Kenapa dia menatap aku seperti itu. Apa ada yang salah dengan penampilan aku.

Yudha mulai berpikir kalau Arumi hanya ingin harta orang tuanya. Ia yakin Arumi cuma pura-pura baik karena dia ingin mengambil hati mamanya. Setelah itu Arumi akan menguras uang mamanya.

 " Habis ini, kamu mau kemana sayang"

" Pulang aja yuk Ma" jawab Yudha.

" Mama nggak tanya kamu. Kalau kamu mau pulang, ya pulang aja sendiri. Nanti mama sama Rumi pulang naik taksi"

Yudha menghela nafasnya, lagi-lagi mamanya mengabaikannya. Yudha bingung bagaimana cara membujuk mamanya.

Gelato dan camilan yang mereka pesan, akhirnya habis juga. Mood mama Ranti juga sudah kembali membaik, walaupun belum sepenuhnya.

Yudha membayar semua pesanan mereka tadi. Setelah selesai membayar mereka keluar dari cafe.

" Mau kemana lagi sayang?"

" Pulang aja yuk Ma, lagipula udah malam. Angin malam nggak bagus buat kesehatan"

" Baiklah, kita pulang "

Yudha tidak menyangka kalau mamanya akan menurut sama ucapan wanita itu. Tadi dia yang minta mamanya tidak mau. Wanita itu benar-benar sudah menguasai mamanya.

Mereka pun memutuskan untuk pulang. Karena jam sudah menunjukkan pukul 21.15 WIB.

...***...

Anita sedang jalan-jalan bersama kekasihnya. Sudah tiga hari mereka tidak bertemu karena kesibukan Ardi. Apalagi sekarang Anita juga sudah bekerja.

" Maaf ya sayang baru bisa ngajak kamu keluar"

" Iya sayang nggak apa-apa "

" Oh iya, kemarin aku dengar cerita kalau Arumi dijual sama orang tua kamu"

" Itu nggak bener sayang. Warga aja yang melebih-lebihkan cerita. Arumi itu mau menikah "

" Menikah?"

" Iya sayang"

" Bukannya Arumi belum punya pacar. Kenapa tiba-tiba dia mau menikah"

" Aku juga nggak tau. Ibuk bilang, Arumi sendiri yang memutuskan untuk menikah. Mungkin dia sudah kebelet nikah"

" Syukurlah kalau berita itu tidak benar"

" Ya nggak lha. Mana mungkin ibuk aku tega menjual anak sendiri. oh iya hampir lupa, nomor handphone kamu berapa sayang"

" Kenapa kamu nanya nomor handphone aku. Apa kamu sudah beli handphone "

" Sudah, kemarin aku membelinya sama ibuk"

" Mana coba aku lihat handphone-nya"

Anita mengambil ponselnya dari dalam tasnya.

" Bagus handphone-nya "

" Iya, jadi sekarang kita bis telponan "

" Tapi kita nggak bisa sering-sering telponan "

" Kenapa sayang "

" Kan kita juga ketemu, jadi untuk apa sering-sering telponan. Nanti kita cepat bosan kalau telponan sering-sering "

" Bosan?. Emang kamu udah bosan sama aku"

" Bukan gitu maksud aku, sayang "

" Terus gimana?"

" Coba kamu pikir kalau kita telponan tiap hari. Apa topik pembicaraan kita tidak akan habis. Tapi coba kalau sesekali kita telponan topik pembicaraan kita akan ada terus. Jadi kita komunikasi-nya seperlunya saja. Toh kita juga bisa ketemu "

Apa yang dikatakan Ardi ada benarnya juga. Tapi ia lihat di film-film nggak seperti itu. Malahan hubungan akan semakin mesra kalau sering komunikasi.

" Ya udah deh sayang "

" Sini handphone-nya "

Ardi mengetik nomor handphone-nya. Terus ia menghubungi nomornya dengan handphone Anita.

" Nomor kamu sudah masuk, aku simpan ya"

" Iya sayang, nomor kamu aku simpan juga"

Anita memberi nama kontak Ardi dengan calon suami dan memberi stiker Love. Sedangkan Ardi memberi nama kontak Anita dengan nama Anita, tidak ada embel-embelnya di belakang.

" Gimana kerjaan kamu di kantor desa "

" Lancar-lancar aja sih sayang. Walaupun beberapa hari ini agak capek menemani pak kades pergi meninjau proyek jalan"

" Ya nggak apa-apa, itu kan tugas kamu sebagai sekretaris"

" Iya sayang, tapi panas-panasan. Kamu kan tau aku nggak suka kepanasan "

" Emang nggak dikasih payung"

" Nggak sayang. Makanya aku malas pergi melihat proyek jalan "

" Nggak apa-apa, Walaupun kulit kamu nanti menjadi gelap, aku tetap sayang dan cinta kok sama kamu"

" Tapi aku yang nggak mau kulit aku menjadi gelap"

" Kalau mau pergi kelapangan, bawa payung"

" Emang nggak masalah kalau kita pake payung"

" Ya nggak lha "

" Besok deh aku akan bawa payung "

" Aku punya sesuatu untuk kamu "

" Apa sayang "

" Coba tutup matanya dulu"

Anita menutup matanya.

" Sekarang buka matanya "

" Ah sayang, apa ini?"

" Kamu bilang ingin skincare. Jadi pas pergi ke kota kemarin aku beli "

" Makasih sayang "

Anita tidak menyangka kalau Ardi benar-benar membelikan skincare untuknya. Skincare ini sangat terkenal dan juga bagus.

" Pasti harganya mahal"

" Lumayan, uang segitu nggak masalah untuk aku. Yang penting pacar aku bisa terlihat cantik "

Ini yang Anita suka dari Ardi. Laki-laki itu tidak pernah perhitungan. Dia selalu memberi apapun yang Anita minta. Jadi Anita tidak akan melepaskan laki-laki seperti Ardi.

Setelah puas jalan-jalan dan juga makan, Anita dan Ardi memutuskan untuk pulang. Karena hari juga sudah malam.

To be continued.

Jangan lupa tinggalkan jejak sayang kalian banyak-banyak 💞

Happy reading guys 🤗 🤗

1
Marie Louis AK
selamat Arumi segera ketemu lagi dg sahabatnya. kasihan.
sunshine wings
🤲🏼🤲🏼🤲🏼🤲🏼🤲🏼
sunshine wings
Yeayyy..👍👍👍👏🏻👏🏻👏🏻😍😍😍
sunshine wings
Iri aja kerjanya..
Harniati Rifqy
Lanjut lagi
Sari Supriyanti
Semangat thooor up nya...cerita bagus,no typo typo...👍👍semangat...semangaaaaat 💪💪💪
AsLan 🦁
jadi ke mantu wae, terus sekolah ke ben si Usman kambi bojoe nyesel
Sulastri Mawardi.87
kk feby sy setuju jika Arumi di jadikan anak angkat sm tuan kusuma..
AsLan 🦁
semoga yang denger pak Kusuma,
Sulastri Mawardi.87
pasti Arumi ini bukan anak kandung nya mungkin...yg sllu di pedulikan hanya si nita aja..
Marie Louis AK
dasar ibu tdk punya akhlak. karma baru tahu rasa. kasihan Arumi.
sunshine wings
Sialan.. ups kelepasan makinya..
ibuk macam apa itu pilih kasih..
Arumi diruh itu ini diambik lagi gajinya..
sunshine wings
Tinggalkan mereka Arumi biar tau rasa..
Memeras aja kerjanya.. huh..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!