Tia adalah Seorang perempuan Desa yang merantau ke kota untuk memperbaiki perekonomian keluarga.Dia perempuan cerdas, tangguh,dan menyayangi ibunya.Singkat cerita Dia menemukan jodohnya dan membawa ibunya tinggal di kota bersamanya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yantiri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35 Pengakuan Lusi
Alex bersembunyi di belakang dinding mendengar semua pengakuan Lala.Dia berdiam diri tanpa bersuara.
Tia:"Mamah tak akan melarang kamu berhubungan dengan siapapun.Namun mamah tak mau ada kesalahan pahaman diantara kalian."
Tiba-tiba Alex muncul di belakang dinding
"Aku mencintainya,mah.... Izinkan aku memilikinya...."
Alex mengungkapkan isi hatinya kepada Lusi di depan mamah Tia.Lusi malu dan bingung.Posisi yang tidak menguntungkan baginya.
Mamah Tia berdiri menepuk bahu Alex.
Tia:"Itu hak kamu, mamah tak akan melarangmu.Lusi Bagaimana?".
Lusi:"Ma'af mah, kak Alex... beri saya waktu untuk memikirkannya, permisi...''
Lusi meninggalkan mereka berdua.Dari atas tangga,Nayla menertawakan kak Alex yang di tolak Lusi.
Nayla:''Hahaha....sabar kak Alex, kalau jodoh tak akan kemana."
Tia:"Gak boleh seperti itu,itu gak baik."
Tia meninggalkan Alex.Alex sangat frustasi.Baru pertama kali dia jatuh cinta pada seorang wanita.Namun wanita yang dia cintai belum meresponnya.Sebagai seorang laki-laki dia merasa terhina.
Alex menuju kamar Lusi
Tok...tok
Lusi membuka pintu kamarnya,dia terkejut Alex masuk kedalam kamarnya.
Lusi:"Kakak mau ngapain,jangan masuk kesini."
Alex menarik tangan Lusi.Dia membawa paksa Lusi kedalam mobilnya.Tanpa ekspresi,tanpa berkata -kata dia terus melanjutkan mobilnya ke puncak.
Lusi sudah berteriak di dalam mobil.Dia takut Alex yang seperti itu.3 jam kemudian mereka tiba di villa Alex.
Alex:"turun."
Lusi mengejar Alex dari belakang.Mereka masuk ke villa itu.Pemandangan yang sangat indah dan udara yang dingin menyejukkan membuat Lusi tenang.Ia duduk di dekat pohon dekat villa itu.Sedangkan Alex berdiri di sampingnya.
Alex:"Aku tahu Narendra menyukaimu.Dan aku juga tahu kamu tidak menyukainya."
Lusi:"Maksud kakak?."
Alex:"Kakak sudah tahu semuanya.Kita belum kenal lama,tapi kamu selalu ada dalam pikiranku.Aku baru pertama kali mengatakan kepada seorang wanita bahwa aku mencintaimu Lusi ....".
Lusi:"Tapi aku takut, aku masih sekolah."
Alex:"1 bulan lagi kamu ujian bearti sebentar lagi kamu lulus SMA.Aku berjanji tidak akan melarang mu untuk melanjutkan pendidikan.Kejarlah cita-cita mu dan jadilah pendampingku.Maukah kau menjadi kekasihku?."
Lusi seolah - olah tersihir ucapan Alex.Dia menganggukan kepala nya begitu saja tanpa memikirkan akan seperti apa kedepannya.
Mereka saling tersenyum, Senyum bahagia terukir di mata mereka.Walaupun Lusi belum membalas cintanya.Tapi Alex yakin suatu saat Lusi akan membalasnya.Mereka menjalani hubungan saja dahulu.Saling memahami dan saling mengenal lebih dalam lagi.
Alex percaya kalau Lusi jodohnya maka tak akan kemana.Untuk saat ini Alex tak mau jauh dari Lusi.Alex merasa nyaman dengan kehadiran Lusi.
Lusi dan Alex menikmati pemandangan alam di puncak. Alex berencana malam ini pulang ke Jakarta.Dia takut mamahnya khawatir.Namun semua tak sesuai prediksi.Puncak di guyur hujan besar,sinyal telepon pun hilang.Alex susah untuk menghubungi mamah dan papahnya.
Lusi:"Kakak, ini gimana? Aku takut mamah Tia mencariku, apa kita tidak bisa pulang hari ini?."
Alex:"Tidak bisa Lusi, diluar hujan sangat deras.Aku takut di jalan ada apa-apa.Di villa ini ada 3 kamar.Kamu beristirahat saja di kamar bawah sebelah Bi Nunik biar saya di kamar atas.Saya janji akan menjagamu."
Di kediaman Rumah Jason
Tia mondar mandir, uring-uringan mencari Lusi kesana kemari.Hp Lusi tertinggal di kamarnya.Dia takut Lusi pergi dari rumah.
Jason menghubungi Alex, namun tak bisa dihubungi.Mereka semua sangat panik.Tia menyalahkan Narendra atas kepergian Lusi .
Tia:"Ini gara-gara kamu Rendra, kenapa kamu membuat Lusi tak nyaman?."
Narendra:"Iya ma'af kan Rendra , mah..."
Nayla:"Apa jangan Kak Alex dan Lusi kawin lari, mah...."
Tia:"Hush ...kamu makin kesini ngaco banget."
Malam sudah larut,namun mereka belum dapat kabar dari Alex dan Lusi.Jason menyuruh Nayla dan Narendra untuk beristirahat di kamarnya.Sementara dia dan istrinya masih duduk di ruang tamu
Tia:"Pah, sebenarnya...."
Jason:"Papah sudah tahu....Tapi papah khawatir Alex ngapa-ngapain Lusi , mah..."
Tia:"Ya.... tinggal dinikahin.
Jason tak habis pikir dengan pemikiran istrinya.Bisa-bisanya menyuruh Alex menikahi Lusi.Lusi belum tamat SMA, dia berjanji akan menyekolahkan Lusi sampai S1.
Baginya Bi Minah adalah orang tuanya.Dari kecil Bi Minah yang merawatnya.Bi Minah yang mengajarkan dia ngaji dan shalat.Tanpa bi Minah ,Jason tak tahu apa-apa tentang agama.
Dia berjanji akan selalu menjaga dan melindungi Lusi kepada mendiang bi Minah.
Jason mengajak Tia beristirahat.Jason akan menghubungi Polisi agar ditindak lanjuti kehilangan Lusi dan Alex.
Esok harinya Lusi dan Alex kembali ke rumah. Perasaan Lusi sudah tak tenang, namun Alex meyakinkan dia bahwa orang tuanya tidak akan marah.Mereka masuk ke ruangan tamu. Semua orang berkumpul disana.Lusi tak berani mengangkat kepalanya.Ia meremas tangannya.
Jason:"Berhenti disitu!."
Deg, badan Lusi lemas.Kakinya gemetar, dia merasa hari ini terakhir di rumah itu .
Alex:"Ma'afkan aku pah, ini semua salahku."
Jason:"Nikahi Lusi secepatnya!".
Nayla:"What! Menikah...."
Nayla memandang Lusi dan Alex bergantian.Di usia 18th Lusi harus menikah dengan kakaknya.
Lusi:"Ma'af pah,aku masih sekolah.Aku tak mau menikah..."
Alex:"Besok aku akan menikahinya pah, aku akan urus semuanya."
Alex tersenyum bahagia, akhirnya Lusi menjadi miliknya.Sementara Lusi merasa kecewa terhadap papah angkatnya.Tanpa berpamitan,Lusi pergi ke kamarnya.Ia menangis meratapi hidupnya.
Hidup yang sebatang kara tidak punya keluarga.Dia teringat pesan Neneknya bahwa ia harus menuruti keluarga pak Jason.Tapi kenapa hatinya sesak.Bukannya dia tak menyukai Alex, namun ia tak mau putus sekolah.Ia ingin mencapai cita-citanya.
Tok...tok
Tia:"Sayang,boleh mamah masuk?".
Tia memeluk Lusi.Dia menenangkannya.Dia pelan-pelan memberikan nasihat kepada Lusi.Tia pun memberitahukan bahwa Suaminya mengatakan seperti itu karena takut terjadi apa-apa antara Lusi dan Alex di puncak.
Tia berjanji walaupun mereka sudah menikah,Lusi akan tetap melanjutkan pendidikannya.Lusi akan mengejar cita-citanya.
Sore hari, seperti biasa Lusi memasak untuk menyiapkan makan malam.Tiba-tiba Alex berada dibelakangnya.
Alex:"Lusi ma'af kan papah ku sudah memaksamu menikah denganku.Jujur aku sangat mencintaimu."
Lusi:"Aku mengerti kak,aku bisa apa?."
Alex:"Jujurlah padaku apakah kamu mencintaiku? Aku tidak akan memaksamu."
Lusi:"Aku mencintaimu,tapi aku takut setelah menikah Kakak tidak akan mengizinkan aku untuk sekolah lagi."
Alex:"Terimakasih sayang,aku berjanji tidak akan menghalangi cita-citamu."
Alex memeluk Lusi.Akhirnya Lusi menerima cintanya.
Akankah Rendra mengikhlaskan Lusi?.
💪 terimakasih